<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<GoodreadsResponse>
	<Request>
		<authentication>false</authentication>
		    <method><![CDATA[]]></method>
	</Request>
	<review id="14595862">
    <user id="875915">
    <name><![CDATA[Unisa]]></name>
    <location><![CDATA[Jakarta, Indonesia]]></location>        
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/user/show/875915-unisa-reni]]></url>
    <image><![CDATA[http://photo.goodreads.com/users/1202194334p3/875915.jpg]]></image>
  </user>
    <book>
  <id type="integer">1362193</id>
  <isbn>9793062797</isbn>
  <isbn13 nil="true"></isbn13>
  <ratings_count type="integer">3827</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">1008</text_reviews_count>
  <title>Laskar Pelangi (Tetralogi Laskar Pelangi, Buku 1)</title>
  <average_rating></average_rating>
  <image_url>http://photo.goodreads.com/books/1182998517m/1362193.jpg</image_url>
  <link>http://www.goodreads.com/book/show/1362193.Laskar_Pelangi</link>
<author>
  <id type="integer">647438</id>
  <name>Andrea Hirata</name>
  <ratings_count type="integer">10802</ratings_count>
  <text_reviews_count type="integer">2470</text_reviews_count>
</author>
</book>

    <rating>4</rating>
  <votes>0</votes>
  <spoiler_flag>false</spoiler_flag>
  <shelves>
        <shelf name="fiction-literature" />
      </shelves>
  <recommended_for><![CDATA[]]></recommended_for>
  <recommended_by><![CDATA[]]></recommended_by>
  <read_at>Mon Feb 04 23:46:22 -0800 2008</read_at>
  <date_added>Mon Feb 04 23:17:42 -0800 2008</date_added>
  <date_updated>Mon Feb 04 23:44:03 -0800 2008</date_updated>
  <read_count></read_count>
    <body><![CDATA[Saya harus menunggu membaca separuh buku ini untuk benar-benar bisa menikmatinya dan mengacungkan 2 jempol untuk isinya. Terus terang sempat dilanda kebosanan di chapter-chapter pertama karena deskripsi yang terlalu detil terhadap setiap tokoh, tanpa jelas apa yang menjadi konflik cerita. Saya baru paham kemudian bahwa buku ini memang sempat ditulis untuk keperluan pribadi penulisnya saja<br/><br/>Setelah melewati separuh cerita baru saya benar-benar bisa menikmati buku ini. Saya terhanyut dalam ketegaran dan semangat membara anak-anak di sekolah Muhamadiyah pulang Belitong (yang malamnya menjadi kandang ternak) dalam menuntut ilmu. Semangat yang mestinya berlipat2 dimiliki oleh kita yang punya fasilitas jauh lebih baik dari itu. Saya juga terpesona oleh sosok guru-guru di sekolah miskin tersebut yang begitu menginspirasi anak-anak didiknya. Sebuah cerita yang luar biasa dan berbeda.<br/><br/>Untuk anda-anda yang haus bacaan bermutu dengan topik yang berbeda, serta agak bosan dengan boomingnya teenlit, bahkan fiksi-fiksi islami yang akhir2 ini terkesan 'maksa', wajib membaca karya2 Andrea Hirata, esp &quot;Sang Pemimpi&quot;<br/><br/>Dikemudian hari setelah menamatkan &quot;Sang Pemimpi&quot; dan &quot;Edensor&quot; sebagai lanjutan tetralogi Laskar Pelangi, saya benar-benar terpukau oleh kelihaian Andrea Hirata dalam bermain kata-kata dan menganalogikan banyak hal dengan begitu cerdas dan tidak biasa. ]]></body>
    <url><![CDATA[http://www.goodreads.com/review/show/14595862]]></url>
</review>

</GoodreadsResponse>