Marchel's Reviews > City of the Rats: Kota Tikus

City of the Rats by Emily Rodda
Rate this book
Clear rating

by
4296702
's review
Jan 25, 11

bookshelves: adventure, fiksi, terjemahan, remaja
Read on January 24, 2011 — I own a copy, read count: 25

Cerita petualangan Lief, Barda, dan Jasmine yang ketiga.

Di awal cerita, tiga sekawan itu dikejar-kejar 11 anak Thaegan yang ingin membalas kematian ibu mereka dan kedua saudara mereka, Jin dan Jod. Setelah berhasil lolos, berkat kecerdikan Lief, mereka mengenal TOM, seorang pedagang yang menyuplai para pemberontak, dan juga menyuplai Pengawal Kelabu. Dari Tom, mereka membeli berbagai perlengkapan aneh tapi serba guna seperti tali yang bisa menggulung sendiri, satu paket "Tanpa Dipanggang" (lingkaran-lingkaran putih yg bisa mengembang menjadi sebongkah roti bila disiram air, wuih enaknya kalo beneran ada yg begini ^_^), satu botol "Murni dan Jernih" (semacam serbuk yang mampu mengubah segala macam air menjadi layak minum dan beberapa pasang kaus kaki berbantalan.

Di toko Tom pula, mereka bertemu pertama kali dengan pejuang bernama Doom (Siapa Doom? akan diceritakan lebih banyak di buku berikutnya ^_^). Karena mereka tampak mengenali simbol yg dituliskan Doom di meja Tom, maka Tom menambahkan manik-manik kecil pembuat api dan pipa gelembung cahaya. Serta "Pemakan Air" sebagai bonus.

Mereka akhirnya mengendarai muddlet, yang akan mencelakai mereka karena langsung berlari tepat di depan kota Noradz. Di Noradz mereka mengenal Tira, dan 9 Ra-Kachar. Dan hukum anehnya, serta salam anehnya:
Menumpahkan makanan adalah suatu kejahatan. Noradzeer. Kejahatan ini hukumannya seratus kali cambukan. Noradzeer.

Apa itu Ra-Kachar? Kota aneh apa pula yg dinamakan Noradz ini? dan apa hubungannya dengan Kota Tikus, yang dijaga Reeah, si Ular Raksasa penjaga batu Opal, simbol harapan dan dapat memberikan pandangan ke masa depan.
likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read City of the Rats.
sign in »

No comments have been added yet.