Q. Baihaqi's Reviews > The Necromancer

The Necromancer by Michael Scott
Rate this book
Clear rating

by
197599
's review
Jan 21, 11

(Review from the author)
bookshelves: translator-editor
Read in September, 2010

Ini adalah novel terjemahanku yang ketiga :)

Masih melanjutkan cerita dari buku sebelumnya. Dee kini berbalik menjadi buronan para Tetua untuk dihukum karena telah sekian kali gagal melaksanakan tugas menangkap Flamel dan si Kembar. Dee tidak lagi membutuhkan lembaran Codex yang ada di tangan Josh, dia membangun rencananya sendiri. Untuk melaksanakan rencana itu dia memerlukan kekuatan si Kembar. Sehingga dia masih terus mengejar-ngejar si Kembar. Sedangkan pasangan Flamel kini memusatkan perhatian melatih si Kembar dengan lebih banyak lagi ilmu untuk merebut kembali Codex dan menggagalkan rencara para Tetua Gelap yang ingin menguasai kembali dunia.

Dengan gaya dan ramuan cerita yang masih seperti buku sebelumnya dalam serial "The Secret of the Immortal Nicholas Flamel", Michael Scott menyusun buku ini dengan multiplot yang beritme cepat. Adegan demi adegan bergulir silih berganti dalam jarak waktu yang tidak terlalu lama, dengan kejutan-kejutan yang kadang tidak tertebak. Michael Scott memang cukup piawai meramu cerita yang seru dengan kemampuan imajinasinya yang luas.

Buku keempat ini terasa agak mengendur actionnya. Itu karena Perenelle dan Nicholas semakin melemah karena menua dengan cepat sehingga tidak dapat berbuat banyak. Sementara Sophie dan Josh memang semakin menguasai kemampuan sihirnya, tapi seiring dengan terkuaknya masa lalu pasangan Flamel tentang apa yang mereka lakukan terhadap pasangan kembar yang lain, keduanya mulai diliputi kebimbangan. Tidak yakin harus berada di pihak mana. Sedangkan tokoh yang lain dalam keadaan terkungkung, Scathach dan Joan masih tersesat di masa lalu, dan Dr. John Dee harus bersembunyi dari kejaran para Tetua Gelap.

Karakter yang ditampilkan semakin banyak, karakter baru dimunculkan sedangkan karakter lama masih dipertahankan, sehingga terasa agak terlalu ramai. Selain tokoh utama pasangan Flamel dan si Kembar, dari buku satu ada Dee, Scathach, dan Penyihir Endor; dari buku dua masih bertahan Machiavelli, Saint Germaine, dan Joan of Arc; dari buku tiga ada Palamedes, William, dan Billy the Kid. Semuanya muncul kembali di buku empat. Dan masih ditambah karakter baru: Aoife, Niten, Prometheus dan Virginia. Penuh sesak :p

Memang masih cukup seru, seperti biasanya, hanya saja agak tidak mengenakkan di ujung akhir cerita. Josh yang dari awal memang selalu menjengkelkan menutup cerita ini dengan sangat tidak menyenangkan. Sementara pada plot yang lain kisahnya digantung begitu saja dengan ending yang hambar. Di versi bahasa Inggris, disisipkan preview bab pertama dari buku berikutnya, "Warlock". Preview "Warlock" ini cukup menarik sehingga bisa sedikit mengangkat kekecewaan dari ending buku keempat ini. Cuma sayangnya di versi bahasa Indonesia sepertinya tidak akan diikut sertakan :(

Bagaimana pun, buat yang sudah mengikuti dari buku pertama, sudah pasti buku keempat ini tidak boleh dilewatkan. Dan pasti akan semakin geregetan untuk menunggu terbitnya buku kelima satu tahun lagi :D
1 like · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Necromancer.
sign in »

Comments (showing 1-3 of 3) (3 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by Asriani (new) - added it

Asriani Aoife, Niten, Prometheus dan Virginia <<< yang manusia abadi yang mana bah? Koq asing semua namanya :D


message 2: by Q. (new) - rated it 4 stars

Q. Baihaqi Aoife (baca Efa, jadi inget Wall-E :D) adalah Generasi Selanjutnya. Langsung muncul mengejutkan di bab pertama ;) Niten rekannya Aoife, asal dari Jepang dengan nama asli yang pasti udah pada kenal ;) Niten manusia abadi.
Prometheus, ini kan dewa dari legenda Yunani, disini jadi Tetua, adik dari Penyihir Endor.
Virginia Dare, manusia abadi, orang Amerika yang akhir hidupnya tidak diketahui, silakan cek namanya di wiki :)


Peni Astiti hmm... aku belum baca yang kedua dan ketiganya, nih, tapi udah punya... hihihi...


back to top