Mery's Reviews > Room
Room
by Emma Donoghue (Goodreads Author)
by Emma Donoghue (Goodreads Author)
Coba bikin reviewnya, semoga ga spoiler. :D
Buku ini diceritakan dari sudut pandang anak berumur lima tahun, Jack.
Bagi Jack, Room adalah dunianya. Dia tinggal di Room bersama Ma. Mereka hanya berteman dengan TV, Wardrobe, Rug, Table, Roof, Watch dan berbagai benda lainnya yang berada di Room. Untuk makan dan pakaian mereka mengandalkan Sundaytreat yang dibawa setiap Minggu oleh laki-laki yang disebut Old Nick. Jack juga punya Plant, yang setiap hari disiramnya agar tumbuh. Plant punya sembilan daun, dan suatu hari tumbuh daun kecil yang dihitungnya sebagai daun kesepuluh.
Jack fans sejati Dora. Setiap kalau ada Dora dia selalu setia di depan TV. Dia juga Spongebob. Kesehariannya selalu dijalani dengan bangun pagi, sarapan, mandi, main sama Ma. Baginya itu dunianya, dan dia tak pernah merasa bosan.
Saat malam tiba, Jack harus tidur di Wardrobe, kalau-kalau Old Nick datang. Namun setelahnya, ketika pagi tiba, Jack selalu terbangun di atas tempat tidur. Kemudian melakukan rutinitas yang sama seperti sebelumnya.
Jack ga pernah ketemu makhluk hidup yang berjalan-jalan selain Old Nick. Yang dia tahu tentang orang-orang di TV, komputer, es krim, mobil, dll itu adalah hal yang hanya ada di TV. Dan sekalinya dia ketemu makhluk hidup itu pasti Ant, atau Spider, tapi Ma selalu membunuh mereka, kata Ma mereka itu mengotori Room. Maka ketika muncul Mouse, Jack ga bilang-bilang ke Ma. Sayangnya Ma ngelihat Mouse dan langsung mengusirnya, alhasil Jack nangis kejer.
Suatu hari segalanya berubah. Tak ada lagi Room, Jack sang superhero cilik beraksi.
Suka banget suka banget suka banget buku ini... Sebenarnya ini buku udah dari Maret dibaca, cuma selalu kesela kerjaan. Emma Donoghue memang pintar memainkan kata dan gaya bahasa Jack. Bahkan Jack menyebutkan teman-teman sekamarnya dengan he dan she. Ga pernah pake it.
Selain itu, Jack ga pernah nyebut laki-laki dengan the man. Dan perempuan dengan the woman. Dia hanya menyebutnya the he atau the she.
Yang paling aku suka adalah cara Jack berpikir. Polooos banget. Dia juga banyak nanya layaknya anak-anaka seumurannya. Dan syukurnya Jack ini cerdas. Dia jago berhitung dan pintar membaca. Mungkin karena Ma dari kecil ngajarin dia kali ya...
Ah satu lagi: dia selalu menyebutkan dirinya dan Ma kayak benda mati. Misalnya kayak Tidur dia nyebutnya Switch Off. Kalau masih melek disebutnya Switch On.
Ini salah satu kepolosan dia:
"Give me five."
I pretend I don't see. I'm not going to give my fingers, I need them for me.
lima bintang untuk Jack :)
Mungkin begitu kali ya siapa pun yang sedari lahir hanya tahu itulah dunianya, maka dia ga ingin hal lain selain apa yang ada di sekitarnya itu...
Night night, Jack, don't let the bugs bite.
http://resensimer.blogspot.com/2012/0...
Buku ini diceritakan dari sudut pandang anak berumur lima tahun, Jack.
Bagi Jack, Room adalah dunianya. Dia tinggal di Room bersama Ma. Mereka hanya berteman dengan TV, Wardrobe, Rug, Table, Roof, Watch dan berbagai benda lainnya yang berada di Room. Untuk makan dan pakaian mereka mengandalkan Sundaytreat yang dibawa setiap Minggu oleh laki-laki yang disebut Old Nick. Jack juga punya Plant, yang setiap hari disiramnya agar tumbuh. Plant punya sembilan daun, dan suatu hari tumbuh daun kecil yang dihitungnya sebagai daun kesepuluh.
Jack fans sejati Dora. Setiap kalau ada Dora dia selalu setia di depan TV. Dia juga Spongebob. Kesehariannya selalu dijalani dengan bangun pagi, sarapan, mandi, main sama Ma. Baginya itu dunianya, dan dia tak pernah merasa bosan.
Saat malam tiba, Jack harus tidur di Wardrobe, kalau-kalau Old Nick datang. Namun setelahnya, ketika pagi tiba, Jack selalu terbangun di atas tempat tidur. Kemudian melakukan rutinitas yang sama seperti sebelumnya.
Jack ga pernah ketemu makhluk hidup yang berjalan-jalan selain Old Nick. Yang dia tahu tentang orang-orang di TV, komputer, es krim, mobil, dll itu adalah hal yang hanya ada di TV. Dan sekalinya dia ketemu makhluk hidup itu pasti Ant, atau Spider, tapi Ma selalu membunuh mereka, kata Ma mereka itu mengotori Room. Maka ketika muncul Mouse, Jack ga bilang-bilang ke Ma. Sayangnya Ma ngelihat Mouse dan langsung mengusirnya, alhasil Jack nangis kejer.
Suatu hari segalanya berubah. Tak ada lagi Room, Jack sang superhero cilik beraksi.
Suka banget suka banget suka banget buku ini... Sebenarnya ini buku udah dari Maret dibaca, cuma selalu kesela kerjaan. Emma Donoghue memang pintar memainkan kata dan gaya bahasa Jack. Bahkan Jack menyebutkan teman-teman sekamarnya dengan he dan she. Ga pernah pake it.
Selain itu, Jack ga pernah nyebut laki-laki dengan the man. Dan perempuan dengan the woman. Dia hanya menyebutnya the he atau the she.
Yang paling aku suka adalah cara Jack berpikir. Polooos banget. Dia juga banyak nanya layaknya anak-anaka seumurannya. Dan syukurnya Jack ini cerdas. Dia jago berhitung dan pintar membaca. Mungkin karena Ma dari kecil ngajarin dia kali ya...
Ah satu lagi: dia selalu menyebutkan dirinya dan Ma kayak benda mati. Misalnya kayak Tidur dia nyebutnya Switch Off. Kalau masih melek disebutnya Switch On.
Ini salah satu kepolosan dia:
"Give me five."
I pretend I don't see. I'm not going to give my fingers, I need them for me.
lima bintang untuk Jack :)
Mungkin begitu kali ya siapa pun yang sedari lahir hanya tahu itulah dunianya, maka dia ga ingin hal lain selain apa yang ada di sekitarnya itu...
Night night, Jack, don't let the bugs bite.
http://resensimer.blogspot.com/2012/0...
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Room.
sign in »
Reading Progress
| 04/03/2012 | page 15 |
|
5.0% | |
| 05/13/2012 | page 15 |
|
5.0% | "mari lanjut ini ;D" 2 comments |
Comments (showing 1-3 of 3) (3 new)
date
newest »
newest »
message 1:
by
Farah
(new)
Jun 01, 2012 05:32pm
Kyaaa... lucu kayanya nih buku.. Di Times ya?
reply
|
flag
*

