Femmy's Reviews > The Five People You Meet in Heaven

The Five People You Meet in Heaven by Mitch Albom
Rate this book
Clear rating

by
87906
's review
Jul 27, 07

bookshelves: fiction-and-literature
Read in January, 2005

Buku ini berkisah tentang Eddie, seorang pria tua yang merasa terperangkap menjalani hidup yang dianggapnya tidak terlalu berharga. Pekerjaannya "cuma" memperbaiki wahana di taman hiburan semacam dufan. Pada hari ulang tahunnya yang ke-83, dia meninggal ketika mencoba menyelamatkan seorang gadis kecil dari salah satu wahana yang rusak. Nah, setelah itu dia terbangun di surga, dan dia bertemu dengan lima orang yang membantunya memahami arti kehidupannya di dunia, plus memberinya lima pelajaran hidup.

Cara berceritanya cukup unik, berselang-seling antara perjalanan Eddie di surga, terus flashback tentang kehidupannya yang berkaitan dengan salah satu orang di surga itu, terus ada juga serangkaian cerita tentang beberapa hari ulang tahun Eddie, sejak kecil hingga dia udah tua.

Lumayan juga sih, bahwa kehidupan Eddie dijadikan ilustrasi untuk menyampaikan setiap pelajaran yang diberikan oleh setiap orang di surga itu. Tapi kok pelajarannya rasanya kebanyakan "biasa-biasa aja" gitu, udah pernah kita denger ribuan kali, barangkali sudah kita sadari sejak lama, sedangkan cara penyajiannya di dalam buku ini ngga baru. Si Eddie-nya juga begitu getir soal kehidupannya, lama-lama jadi sebel juga sama dia. Selalu mengasihani diri sendiri. Ya pantes aja kehidupannya ngga bahagia, orang dia ngga bersyukur begitu. Payah dah pokoknya. Sampe tengah-tengah bukunya, aku udah mulai bosen bacanya, apalagi plotnya datar-datar aja. Tapi endingnya yaa lumayanlah.
1 like · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Five People You Meet in Heaven.
Sign In »

Comments (showing 1-2 of 2) (2 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by Irwan (new)

Irwan Saya nonton versi film dari buku ini. Penuh klise dan agak menggurui. Tidak menggerakkan saya untuk baca bukunya..


Femmy Bukunya pun seperti itu... penuh klise dan agak menggurui :-)


back to top