Mery's Reviews > Once a Witch

Once a Witch by Carolyn MacCullough
Rate this book
Clear rating

by
1961006
's review
Nov 15, 2010

really liked it
bookshelves: punya, gift
Read from November 15 to 17, 2010

EDIT: punyaaaa. Hadiah ultah dari Angelic Zaizai :D


Tamsin Greene lahir dari keluarga penyihir. Saat lahir, Neneknya sudah mengatakan bahwa Tamsin akan menjadi the most powerful Beacon.

Tapi ternyata hingga umur 17 tahun, Tamsin tak memiliki kekuatan apapun.
Di saat keluarganya melanjutkan kehidupan mereka sebagai penyihir atau mereka biasanya menyebut Talent people. Memakai kekuatan mereka untuk menolong orang seperti membaca masa depan orang, mencari benda-benda hilang, membuatkan ramuan untuk orang, dan lain-lain. Tamsin malah menjadi seperti orang buangan dalam keluarganya sendiri karena tak memiliki kekuatan apapun.


Suatu hari ada seorang pria bernama Alistair Callum, dia datang ke toko buku milik Aletha, neneknya Tamsin yang kebetulan sedang dijaga oleh Tamsin.
Pria itu mencari seseorang yang bisa mencarikan benda-benda hilang. Dan atas rekomen seseorang, Alistair ditunjukan toko buku itu untuk mencari Rowena Greene, kakak Tamsin. Di sini, Tamsin berbohong ke pria itu kalau dia adalah Rowena dan kemudian mencari benda yang hilang itu.

Kenapa Tamsin berbohong? Karena dia ingin dianggap bukan Talentless. Dan dengan bantuan Gabriel, temannya sedari kecil, Tamsin berusaha mencari benda tersebut.

Setelah berhasil dapat benda itu, Alistair gak sengaja ketemu Tamsin yang lagi sama Rowena di kafe dan kebongkar deh rahasia Tamsin bahwa dia bukan Rowena.

Tapi setelah pertemuan itu, Rowena jadi aneh, dan ternyata benda yang dicari dan diberikan oleh Tamsin ke Alistair bukan lagi benda yang dimaksud, dan Alistair minta Tamsin buat mencari benda itu lagi.

Benda yang ternyata bukan benda biasa. Benda itu adalah Domani. Benda keramat yang menyimpan kekuatan dari masa lalu.
Dan dalam pencarian itu, Tamsin akhirnya menemukan sesuatu yang selama ini disimpan keluarganya dari dirinya sendiri. Dia juga dengan bantuan Gabriel yang bisa menembus waktu, pun akhirnya mendapat jawaban kenapa selama ini dia tak punya kekuatan seperti yang lainnya. Yeaah karena kekuatannya lebih sakti...



Seruuuuu
Pertama baca ini karena lihat di fotonya zaizai di FB, ada cover buku cantik amat.
Akhirnya baca daaaaaan pas baca, aku malah gak bisa berhenti.
Suka banget sama gaya penceritaannya. Dan Tamsin nyaaaaa. Ih nih anak lucu banget jadi abg. Hehe. Apalagi pas dia nyebut rumah sebagai Hellcrater ;D
Suka ama Gabriel juga... pokoknya suka semuanya deh di buku ini. Bahkan si Alistair pun aku suka ... :D


Kekuatannya juga kayak film charmed gitu...
Ibunya bisa jalan secepat kilat.
Kakaknya Rowena bisa bikin benda mati bicara.
Neneknya bisa baca pikiran orang.

dan Tamsin???? baca ajaaaaaa
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Once a Witch.
Sign In »

Reading Progress

11/15/2010 page 125
40.0% "wooow, they travel through the time..."
11/16/2010 page 157
50.0% "LMAO.... I like Tasmin, really... *sakit perut lihat tingkahnya*"
11/16/2010 page 178
57.0% "hmm what happen with Rowena? T_T"
11/16/2010 page 188
60.0% "Oh Gabriel... *smitten*"
11/16/2010 page 312
100.0% "i like this book"

Comments (showing 1-7 of 7) (7 new)

dateDown arrow    newest »

Ivanna ini bakalan di terbitin indonya ga Mo?


message 2: by Mery (new) - added it

Mery Ivanna wrote: "ini bakalan di terbitin indonya ga Mo?"

katanya sih iya. :D


Ivanna hooo... di terbitin siapa dan kapan? taukah


message 4: by Mery (new) - added it

Mery ga ngerti hehe.


message 5: by Mery (new) - added it

Mery Ivanna wrote: "hooo... di terbitin siapa dan kapan? taukah"

eh udah diumumin tuh. katanya diterbitin UFUK


message 6: by Mery (new) - added it

Mery Rini wrote: "Kirain udah kelar baca yang dikasih Zaizai, siap keplok-keplok, hihihi..."

hehehe ga Teteh. yang dikasih zaizai ga akan aku baca. dikoleksi doang. *plaak* hehehe... ;D


message 7: by Mery (new) - added it

Mery Rini wrote: "Ya ampuun, dipajang di etalase dan dikasih minyak wangi gitu?:D"
iya buat display *heh*
buku2ku banyak yg belom dibuka plastiknya. *krik krik*


back to top