Bunga Mawar's Reviews > Sekantong Tulang
Sekantong Tulang
by Stephen King, Tanti Lesmana
by Stephen King, Tanti Lesmana
Bunga Mawar's review
bookshelves: translated-into-indonesian, fiction
Nov 02, 10
bookshelves: translated-into-indonesian, fiction
Read from October 25 to 31, 2010, read count: 1
Buku ini menyeramkan.
Curhat bagian 1: 28 Oktober 2010.
(Ditujukan untuk Ibu Dokter Iyut dan saudara Rauf).
Saya sudah tahu sejak SMA, bahwa Stephen King memang nama jaminan untuk kisah2 menegangkan yang berbau hantua2an. Namun kontak saya dengan karya King pertama malah baru tahun 2009 lalu lewat film "1408", yang jujur saja saya beli karena pemeran utamanya adalah John Cusack, hehe... Film itu, yang DVD-nya sendirian saya tonton di kamar (untungnya sore2!) membuat sebentar2 tangan saya naik menutup mata, deg2an mengira hantu jahat akan segera datang...
Jadilah saya penasaran pada karya tulis Pak King ini. Hati pun girang bukan buatan manakala dihadiahi Rauf Hearts in Atlantis. Namun oh namun... buku tebal itu berbahasa emaknya King, padahal kan saya sekarang ini sudah susah mengerti hal2 yang tidak dituliskan dengan bahasa emak saya (yaitu Betawi dialek nusantara). Sehingga dengan tidak mengurangi rasa hormat dan terimakasih pada Ufuf, si Hati Atlantis itu saya pinggirkan dulu... *merasa bersalah*
Dan minggu lalu Sekantong Tulang kiriman bu dokter Iyut dari Yogya sah diterimakan kepada saya lewat Didiet. Nggak kok, nggak langsung saya baca karena di tangan masih ada Theodore Boone-nya John Grisham. Setelah Theo selesai, baru kantong tulang ini saya lirik2... baca bagian depannya (hey! Pak King ternyata juga baca Rebecca-nya du Maurier!) *lirik2 juga ke Rauf*
Wah, bakal asik kayaknya nih, ada Rebecca, Mrs Danvers dan Max de Winter... walau ternyata buku ini melebihi Rebecca, memang sangat menyeramkan! Bayangkan, dari hanya dua bab yang saya habiskan di pagi hari Selasa, jadi 12 bab di Rabu pagi. Lalu sampai menjelang tidur malamnya, 250an halaman pun lewat. Harus berhenti. Seram sekali kalau tidak berhenti. Bisa2 hari ini saya tidak bekerja karena ingin segera bertemu hantu jahatnya dan menyaksikan mereka dihukum. Atau mungkin menghukum Mike Noonan dan seantero TR.
Eh iya, saya sempat tertawa saat membaca halaman 61, di salah satu mimpi buruk Mike.
Aku takut, kataku pada suara itu.
Takut apa?
Eh... bagaimana kalau di sana ada Mrs Danvers?
Pasti Rauf ga tertawa kalau baca bagian ini... *vera tertawa lebar kepada rauf*
Curhat bagian 1: 28 Oktober 2010.
(Ditujukan untuk Ibu Dokter Iyut dan saudara Rauf).
Saya sudah tahu sejak SMA, bahwa Stephen King memang nama jaminan untuk kisah2 menegangkan yang berbau hantua2an. Namun kontak saya dengan karya King pertama malah baru tahun 2009 lalu lewat film "1408", yang jujur saja saya beli karena pemeran utamanya adalah John Cusack, hehe... Film itu, yang DVD-nya sendirian saya tonton di kamar (untungnya sore2!) membuat sebentar2 tangan saya naik menutup mata, deg2an mengira hantu jahat akan segera datang...
Jadilah saya penasaran pada karya tulis Pak King ini. Hati pun girang bukan buatan manakala dihadiahi Rauf Hearts in Atlantis. Namun oh namun... buku tebal itu berbahasa emaknya King, padahal kan saya sekarang ini sudah susah mengerti hal2 yang tidak dituliskan dengan bahasa emak saya (yaitu Betawi dialek nusantara). Sehingga dengan tidak mengurangi rasa hormat dan terimakasih pada Ufuf, si Hati Atlantis itu saya pinggirkan dulu... *merasa bersalah*
Dan minggu lalu Sekantong Tulang kiriman bu dokter Iyut dari Yogya sah diterimakan kepada saya lewat Didiet. Nggak kok, nggak langsung saya baca karena di tangan masih ada Theodore Boone-nya John Grisham. Setelah Theo selesai, baru kantong tulang ini saya lirik2... baca bagian depannya (hey! Pak King ternyata juga baca Rebecca-nya du Maurier!) *lirik2 juga ke Rauf*
Wah, bakal asik kayaknya nih, ada Rebecca, Mrs Danvers dan Max de Winter... walau ternyata buku ini melebihi Rebecca, memang sangat menyeramkan! Bayangkan, dari hanya dua bab yang saya habiskan di pagi hari Selasa, jadi 12 bab di Rabu pagi. Lalu sampai menjelang tidur malamnya, 250an halaman pun lewat. Harus berhenti. Seram sekali kalau tidak berhenti. Bisa2 hari ini saya tidak bekerja karena ingin segera bertemu hantu jahatnya dan menyaksikan mereka dihukum. Atau mungkin menghukum Mike Noonan dan seantero TR.
Eh iya, saya sempat tertawa saat membaca halaman 61, di salah satu mimpi buruk Mike.
Aku takut, kataku pada suara itu.
Takut apa?
Eh... bagaimana kalau di sana ada Mrs Danvers?
Pasti Rauf ga tertawa kalau baca bagian ini... *vera tertawa lebar kepada rauf*
Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Sekantong Tulang.
sign in »
Reading Progress
| 10/27/2010 | page 261 |
|
47.0% |
Comments (showing 1-28 of 28) (28 new)
date
newest »
newest »
message 1:
by
Rauf
(new)
Oct 27, 2010 09:26pm
Loh ada apa ini? Nama saya disebut2....Bentar baca dulu.
reply
|
flag
*
Harus berhenti. Seram sekali kalau tidak berhenti. iya kan.. serem banget kan buku ini.. hihihi, kirain saya aja yang merasa demikian *maklum, penakut:P*
Bunga Mawar wrote: "Rauf wrote: "Wows. Masa sih?"*getok ufuf*
kamu tidak kontekstual. huh!"
Weh? Kontextuil banget kok.
Kalo komentar gue soal kalimat ini:Aku takut, kataku pada suara itu.
Takut apa?
Eh... bagaimana kalau di sana ada Mrs Danvers?
Butuh paragraf lengkapnya untuk tahu ini lebayy atau stupid atau bener2 pas :)
Rauf wrote: "Butuh paragraf lengkapnya untuk tahu ini lebayy atau stupid atau bener2 pas :) "
Lu baca sendiri aja uf... Inga...inga... si "aku" lagi mimpi. Yang di halaman 61, ya... soalnya dia kebanyakan mimpi :)
*masih pengen getok ufuf*
" Harus berhenti. Seram sekali kalau tidak berhenti. "justru jangan berhenti, cepat2 selesaikan biar ga serem :(
Bacanya tahun depan aja. Kalo novel cuma bisa baca 3 lagi kayanya tahun ini :P (Komik mah sikat terus)
Nanny wrote: " " Harus berhenti. Seram sekali kalau tidak berhenti. "justru jangan berhenti, cepat2 selesaikan biar ga serem :("
Seramnya justru kalo dibaca sekarang, saya bisa dipecat karena ga nyiapin diri buat ngajar...
Tapi kalo cuma bikin riviu-nya siy ga seram, para bos pada ga ikut goodreads kan, hehehe...
Rauf wrote: "Bacanya tahun depan aja. Kalo novel cuma bisa baca 3 lagi kayanya tahun ini :P (Komik mah sikat terus)"hiyaaah... dia pake ada kuota buat baca novel...
tukang kue keren wrote: "hikhik....emang seram....hiyyyy *sampe gak pengen mengingat-ingat apa isinya*"iya sereeem.. sampe gak berani baca ulang.. *alasan*
Td blm ada bintangsnya Ketua...Weh, 4 bintangs. Berarti segera melanjutken ke buku King berikutnyah?
@ibutio: serem tapi nyandu, kayak ciskek, wohohohoho.... *pengen dikirimin ciskek oleh ibutio*@dok iyut: lanjutan riviu (aka curhat), belum akan muncul dalam 20 jam mendatang *mikir alasannya*
@ufuf: baiklah, saudara ufuf, akan saya pertimbangkan itu si Heart in Atlantisnya *membungkukkan badan pada pembaca ahli tulisan2 King*
Bunga Mawar wrote: "membungkukkan badan pada pembaca ahli tulisan2 King"/=I
Iyut wrote: "@ Ufuf: kalo ada buku King lagi yang akan dihibahkan.. akan saya PM-kan alamat rumah :D *ngarep*"
Udah baca dan punya Duma Key...mengecewakan.

Tapi kalo dikasih ke orang, nanti koleksi King gue (yang masih dikit) makin nggak lengkap dong :P
miaaa wrote: "kalo aku dikirimin buku apa aja deh uf *siap pm alamat* :D"
Oke. Tapi tunggu tgl. 5 Desember :)
oh iya, Hearts of Atlantis (paperback) dikasih ke Ketua karena gue nemu edisi hardcovernya di TIM. Jadi yang dobel cuma itu :)


