Titi Estiningrum's Reviews > Bumi Cinta

Bumi Cinta by Habiburrahman El-Shirazy
Rate this book
Clear rating

by
3577677
's review
Oct 27, 10

Read on October 21, 2010

Membaca buku buku Kang Abik, seperti membaca buku siraman rohani yang "membangun jiwa" seperti iklannya. Begitu pula membaca si Bumi Cinta ini.

Buku ini menceritakan seorang Ayyas, mahasiswa dari Indonesia yang mengambil S2 di Moskwa. Ayyas yang masih bujangan ini, tinggal satu apartemen dengan Yelena dan Linor atas usaha David -teman SMP Ayyas- yang mencarikan apartemen.

Yelena yang ternyata seorang pemandu wisata merangkap perempuan bayaran, sering mengumbar aurat di depan Ayyas. Linor pun tidak jauh berbeda, ternyata seorang penganut free sex.
Godaan yang dialami Ayyas tidak hanya itu, di Kampusnya pun ternyata Dosen Pembimbingnya -kebetulan- ada tugas luar negeri sehingga harus diganti Dr. Anastasia, doktor sejarah perempuan - gadis, cantik, pintar dan penganut kristen yang kuat.
Aih, ada banyak kebetulan di dalam buku ini,
Kebetulan Linor adalah gadis yang Ayyas lihat di jalan pas pertama kali datang
Kebetulan Linor adalah seorang agen Mossad
Kebetulan Ayyas ketemu Yelena pas lagi 'tugas' sebagai pemandu wisata.
kebetulan Ayyas yang diajak menolong Yelena pas kecelakaan
Kebetulan Ayyas diminta menjadi panelis seminar
Kebetulan siaran langsung di tivi dimajukan jadwal tayangnya.
halah... masih ada lagi kali, tapi berhubung buku itu udah kusimpan, aku lupa lagi. hehe

Satu lagi catatanku, sebagaimana pas aku baca AAC, novel ini seperti buru buru mau diselesaikan.
Tengok saja setelah Linor merekayasa pengeboman dan dia pulang, trus Linor dikasih tau Mama-nya bahwa sesungguhnya dia adalah anak Palestina, trus tobat, trus berhijrah.
Trus David juga insyaf, dengan penjelasan yang singkat.
Trus juga kuliahnya, yang pada awal novel diceritakan hari per hari, belakangan tiba-tiba udah tinggal beberapa hari lagi harus meninggalkan Moskwa.

Tapi apapun, Kang Abik tetap hebat, menurutku ini agak berbeda dengan AAC maupu KCB justru di ungkapan ungkapan atau penjelasan penjelasan non fiksi yang diceritakan Ayyas. Bagi pemalas sepertiku, enak juga baca novel sekaligus dapat ilmu ilmu laen
Agak kurang sreg dengan Ayyas yang katanya santri salaf eh jalan berdua sama Yelena, trus seruangan berdua sama Anastasia dan makan siang bareng juga (sampai lebih dari sekali).
Kurang sreg juga karena ternyata Ayyas rada 'centil' dengan gayanya memuji-muji Anastasia.
Agak kecewa dengan ending yang tiba-tiba, ya, tiba-tiba Linor alias Sofia ditabrak mobil merah

Dari semua hal di atas yang paling berkesan sampai sekarang adalah kata - kata Ibnu Athailah yg diinget terus sama Ayyas :
"Orang yang lalai adalah orang yang ketika terbangun di pagi hari memikirkan apa yang akan dia perbuat hari itu.
Tapi orang yang tidak lalai adalah orang yang ketika bangun tidur memikirkan apa yang akan diperbuat Allah terhadapnya pada hari itu"
Gak persis banget, tapi kurang lebih begitu.

Parantoooossss......
1 like · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Bumi Cinta.
Sign In »

No comments have been added yet.