Vini's Reviews > Private Arrangements

Private Arrangements by Sherry Thomas

by
4026792
's review
Aug 25, 10

Recommended for: penikmat, pegiat, dan produsen sinetron :p
Read from August 19 to 20, 2010, read count: 3

"Kau merindukanku?" - Gigi Rowland
"Selama ini, bukan itu masalahnya, kan?" - Camden Saybrook

Pasangan Tremaine merupakan salah satu pasangan dengan figur pernikahan paling dikagumi di seantero London. Bukan karena mereka sangat mesra dan langgeng, namun karena pernikahan mereka yang sopan, tidak mengikat, dan bebas-segala hal yang membuat pasangan mana pun iri setengah mati. Memang mengesankan, namun bagaimana jika itu semua dikarenakan Lord dan Lady Tremaine memang tinggal di benua berbeda?

Dulu, Gigi dan Camden pernah saling jatuh cinta. Cinta mereka begitu membara hingga akhirnya api itu padam akibat terbongkarnya tipu muslihat yang dilakukan Gigi guna memiliki Camden seutuhnya. Camden yang merasa ditipu pun segera menjauh dari London dan pergi ke Amerika-sehari setelah pernikahan berlangsung. Dengan perasaan cinta yang terkoyak, Camden bertekad akan membalas perbuatan Gigi, sementara Gigi pun tak kalah berjibaku untuk meredam cintanya pada Camden.

Sepuluh tahun berlalu, dan Camden kembali ke Inggris ketika Gigi mengajukan cerai agar ia dapat menikah lagi. Camden bersedia, namun ada satu syarat : ia menginginkan pewaris dari rahim Gigi. Kedua orang yang larut terjebak dalam labirin cinta dan benci ini lagi-lagi harus melalui pergulatan batin dan pertarungan akal sehat, yang berujung pada pilihan pencarian jalan keluar : jatuh cinta lagi dan kembali bersama, atau merelakan pasangannya pergi untuk selama-lamanya.

Saya awalnya membeli dan membaca buku ini sebagai bahan untuk menerjemahkan. Setelah saya selesai membacanya, saya mengakui bahwa ini sebuah debut yang mengesankan dari Sherry Thomas. Ia berhasil membawa level roman sejarah ke level yang lebih tinggi. Gaya penulisannya elegan, intriknya berliku, dan tokoh-tokohnya sangat manusiawi. Bisa jadi penggemar HR akan terpecah menjadi dua kubu, love it or hate it, mengingat pelahap HR umumnya gandrung dengan kesempurnaan kisah cinta, sementara kisah cinta Gigi-Camden bisa dikatakan tidak sempurna, penuh gores dan memar di sana-sini. Namun, menurut saya, justru di sinilah kekuatan novel ini. Jalinan karakter dan perasaan yang rumit dari tokoh-tokohnya sukses membuat saya larut dalam setiap halamannya. Dan saya jelas segera mencemplungkan diri ke dala kubu pertama : love it-so much.

NOTE : saya jatuh cinta dengan karakter Gigi di sini. Cerdas, kuat, tegas, manipulatif, sepertinya tipe pendobrak pada masa itu. Dan kalau saya jadi Camden, gila aja kalau saya nggak sampai jatuh cinta setengah mati-atau minimal naksir mampus-pada Gigi. Auranya itu lho, sangat prospektif untuk menjaga alur permainan 'kejar daku kau kutangkap' berlangsung tidak membosankan *wink-wink*

After all, buku ini layak dibaca. Terutama sebagai teman peredam sepi di malam Minggu atau melewati hari Kasih Sayang seorang diri. No Boys No Cry? Hell yeah!

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Private Arrangements.
sign in »

No comments have been added yet.