Ellya Khristi's Reviews > Sister of My Heart

Sister of My Heart by Chitra Banerjee Divakaruni
Rate this book
Clear rating

by
170039
's review
Aug 21, 10

Read in August, 2010

Dua wanita, yang dilahirkan dalam waktu yang hampir bersamaan, mengikat janji sebagai saudara sehati, menjalani takdirnya masing-masing sesuai jalan yang mereka pilih. Diceritakan dengan menggunakan sudut pandang dua orang tokoh utama di buku ini, Anju dan Sudha, masing-masing mengungkapkan rahasia-rahasia yang selama ini mereka pendam. Anju, putri keluarga berkasta tinggi di Calcutta. Penampilannya biasa-biasa saja, cerdas, keras kepala, dan suka membangkang. Sepupunya, Sudha, adalah putri “kambing hitam” keluarga itu. Penampilannya cantik, serius, berhati lembut, dan penurut.

Suatu ketika kehidupan mereka berubah total. Mereka dijodohkan dan diharuskan segera menikah. Anju menikah dengan pemuda yang disukainya saat perjodohan, dan Sudha menikah dengan orang yang dijodohkan dengannya walau ia mencintai orang lain, dengan alasan ini demi Anju. Keluarga mertua Anju tak akan menerima Anju kalau ada anggota keluarga Anju yang bermasalah. Demi kasihnya pada Anju, Sudha mengorbankan perasaannya sendiri… Lalu tragedi menimpa mereka berdua, dan mereka akhirnya menyadari, walau terpisah jarak, mereka terhubung satu sama lain.

Dengan latar belakang kultur dan budaya India yang kental, buku ini mengingatkanku pada The Hundred Secrets yang pernah aku baca dulu, yang juga kaya dengan kultur dan budaya Cina masa lampau.

“…Kalau memikirkan masa laluku, aku paling sering teringat Anju. Begitu banyak bayangan terjalin dalam benakku. Anju bermain lompat-lompat bersamaku di teras kami, bertekad ingin menang, tetapi selalu menghadiahi aku pelukan erat dan ciuman basah bila ternyata aku menang. Anju, matanya berbinar dengan niat nakal, membujukku untuk makan piajis bawang dari para penjaja di pinggir jalan. Kemudian, matanya gelap penuh penyesalan ketika ia memegang kepalaku sementara aku muntah di kamar mandi. Anju dengan wajah merah karena marah, membelaku terhadap bentakan Ibu. Anju dengan impiannya untuk bisa kuliah yang hancur, menangis di tempat tidurku. Anju dengan wajah seperti malam penuh bintang ketika menceritakan Sunil padaku. Tetapi selalu pada akhirnya aku melihat Anju pada saat pesta pernikahan kami. Di balik kerudungnya yang tipis, berkilau keemasan, matanya seolah terpahat dari marmer hitam ketika ia memandang Sunil lalu aku lalu kembali lagi.” (hal.176)
Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Sister of My Heart.
Sign In »

No comments have been added yet.