Irwan's Reviews > Polemik Kebudayaan

Polemik Kebudayaan by Sutan Takdir Alisjahbana
Rate this book
Clear rating

by
183639
's review
Dec 26, 10

bookshelves: 2010, finished
Read from December 25 to 26, 2010

Saya menghormati semangat para pelaku polemik ini akan pembentukan identitas dan budaya bangsa.

Menurut saya polemik ini sangat normatif dengan argumentasi yang didasari observasi bebas dan disusun dengan berbagai kiasan ("peradaban ibarat kulit pohon") dan peribahasa. Tidak ada perangkat analisa yang bisa membuatnya menjadi lebih "mendalam".

Debat semacam ini dengan mudah akan melebar kemana-mana. Dan kalo sudah begitu ego penulis pun akan terusik: saling menuduh kerancuan pikiran, mempreteli pemakaian kata atau istilah-istilah yang memang sejak awal tidak ketat dan berbagai tuduhan normatif lainnya.

Dengan adanya media semacam internet (milis, forum, dll) debat semacam ini sangat mudah terjadi sekarang. Mungkin jaman dulu hanya "orang-orang terkemuka" yang punya akses ke media dan akhirnya terlibat pada debat macam ini. Dan jadilah "polemik yang dramatis".

Agak prihatin kalau memang ini adalah "Pergulatan Pemikiran Terbesar dalam sejarah kebangsaan Indonesia", seperti yang dituliskan di kulit bukunya.


PS. Terima kasih untuk Lita atas kiriman bukunya :-)
3 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Polemik Kebudayaan.
sign in »

Reading Progress

12/25/2010 page 28
16.0%
12/25/2010 page 47
27.0% "..bahasa dan klaim diawang-awang ala politisi..."
12/25/2010 page 68
39.0% "omg, polemik kedua ternyata "hanya" masalah deskripsi semboyan yang redaksinya berupa negasi atau sesuatu yang tidak diinginkan. kok jadi bertele2 dengan bahasa yang sangat tidak tajam (terbuka untuk interpretasi yang mengakibatkan "ketersinggungan")..."
12/25/2010 page 72
41.0% ""Namun, jangan lupa bahwa bangsa Barat sendiri tidak mengenal kesabaran, tidak mengenal dan tidak tahu akan ketenteraman hati" (Tjindarbumi) --> halah!..."

Comments (showing 1-2 of 2) (2 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by nanto (new) - added it

nanto tema humanisme universal muncul tak dalam polemik ini?


Irwan nggak secara langsung sih... tapi aku kalo dah baca pikiran di awang-awang dengan bahasa campuran antara (suposed-to-be) ilmiah dan sastrawi suka gampang kelewatan....


back to top