cindy's Reviews > The Boy in the Striped Pyjamas: Anak Lelaki Berpiama Garis-garis

The Boy in the Striped Pyjamas by John Boyne
Rate this book
Clear rating

by
1454002
's review
Jul 31, 10

bookshelves: about-living, org-europian, indonesian
Read in July, 2010

Harus saya akui bahwa sebelum mulai membaca buku ini, saya sudah memiliki bayangan tentang isinya, bahwa ini bukan dongeng anak-anak, ini kisah kamp konsentrasi. Oke, bukan masalah, meskipun belum pernah benar-benar membaca kisah kekejaman Der Fuhrer dalam bentuk buku, saya sudah melihat beberapa film tentang ini, Schlinder's List (hiii...masih merinding mengingatnya), La Vita e Bella (yang kocak tp tragis) dan The Pianist (yang sangat menyentuh hati).

Pertama memegang bukunya, kesan yang saya dapat adalah, cukup tipis, tidak setebal sangkaan saya semula. Sampulnya yang bergaris-garis biru pucat-abu-abu (sesuai dengan judulnya), langsung menangkap ingatan saya tentang seragam para tawanan di film-film yang pernah saya lihat. Yang lebih menggelitik adalah sinopsisnya di sampul belakang.
... Dan cepat atau lambat, Anda akan tiba di sebuah pagar, bersama Bruno...
Hhmmpphhh.....

Saya tidak berharap banyak dari buku ini, tapi saya mendapatkan lebih. Jauh melebihi ekspektasi saya.

Buku ini mengambil sudut pandang yang sangat tidak lazim. Kisah kesengsaraan dilihat dari mata seorang bocah. Bukan bocah yang mengalaminya, tapi bocah lain yang seumur dengannya, berada di dekatnya, tapi sangat sedikit bersentuhan dengannya. Bermain bersamanya tapi selalu berada di dua sisi pagar nasib yang berbeda. Bahkan ayah bocah inilah yang sedikit banyak bertanggung jawab akan kesengsaraan sekian ribu jiwa di halaman sebelah.

Kenaifan yang murni berasal dari ketidaktahuan ini yang memungkinkan terjalinnya persahabatan aneh antara kedua bocah tersebut. Ketiadaan rasa marah ataupun sombong, absennya patriotisme dalam arti sempit, ideologi ataupun kesadaran akan kebangsaan, menciutkan rasa curiga dan membuahkan jalinan kepercayaan kanak-kanak yang melampaui batas-batas peperangan.

Jika ini semua berujung pada pilihan yang dilakukan Bruno di pagar itu, apakah kita harus menilainya sebagai kebodohan fatal seorang yang tak tahu apa-apa, ataukah ini adalah sebuah pelajaran berharga (pahit memang, tapi sangat berharga) yang ditujukan pada orang-orang dewasa yang merasa tahu semuanya.

Akhir kisah yang dituturkan sangat pendek dari klimaksnya, justru membuat buku ini sangat berkesan. Bahkan setelah buku ditutup, gaung rasa sesalnya masih terngiang-ngiang dalam benak.

****

A pure naivete which come from cognisances, made it possible for those two children to tangled an outlandish friendship. The absence of anger nor arrogance, ignorance of narrow patriotism, ideology or nationalism, diminished any suspicion that may arose and gave away for childish trust which went beyond the boundaries of war.

If all of these ended in a choice which Bruno took in that fence, must we judged it as a fatal stupidity from someone who knew nothing, or should we took it as valuable lesson (bitter as it was, still priceless as it is), a lesson for all adults who felt to know everything.

The ending which recite very shortly from its climax, made the impression even harder. In fact, after the book has closed, the rue still lingers in readers' mind.
7 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Boy in the Striped Pyjamas.
Sign In »

Comments (showing 1-7 of 7) (7 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by Kerlip (new) - added it

Kerlip Bintang menarik reviewnya.
terus terang udah sejak lama buku ini ada dalam daftar yang mau dibeli. tapi terus ragu ketika sudah dekat kasir.
setelah baca review ini, saya jadi semakin yakin untuk menjemputnya di toko buku.
dan thanks ya udah gak ngasih bocoran ceritanya.


cindy Yup, sama-sama. Ini satu buku yg sebaiknya gak dintip-intip, mendingan lgs nyebur ajah.


Bunga Mawar ...dan bagusnya, baca buku ini duluan aja,, jangan tergoda nonton film-nya duluan :)


message 4: by Sarina (new) - added it

Sarina i don't understand inonesian language, i had to translate ur review via google....and your thoughts on this book...were very much helpful. i'd seen the movie based on it, so..


message 5: by cindy (last edited Sep 01, 2011 08:35AM) (new) - rated it 4 stars

cindy hey... hope u can grasp the idea, even through goo-trans :D

**I rewrote some paragraphs in english, check it out...**


message 6: by Sarina (new) - added it

Sarina cindy wrote: "hey... hope u can grasp the idea, even through goo-trans :D

**I rewrote some paragraphs in english, check it out...**"


Thank u!


Lila Cyclist Aku minjem, Cin.... *kedip2*
Abis baca Weedflower, bagian akhir halaman, promosinya buku ini. Hiks... sudah mewek nonton filmnya, pengen baca bukunya. Plisssss.......


back to top