Roos 's Reviews > Warna Tanah

Warna Tanah by Kim Dong Hwa
Rate this book
Clear rating

by
138700
's review
Jul 19, 2010

it was amazing
bookshelves: 2010, furious, comiculun
Recommended to Roos by: Curious
Recommended for: Syl and Palsay
Read on July 18, 2010 , read count: 1

Buku ini membuatku merindukan seseorang yang masih dalam mimpiku. Buku ini juga membuatku merindukan aroma tanah saat bercengkerama dengan hujan, serta wanginya bunga-bunga yang bermekaran di setiap musimnya.

KIM DONG HWA. Pertama membaca buku Graphic Novel seri Chinken Soup, langsung membuatku jatuh cinta pada karya-karya ilustrasinya. Terkenal akan kemampuannya di dunia Manhwa atau Manga di Jepang. Pak Kim, tidak saja menyajikan gambar yang cantik tapi juga kisah yang menyentuh di buku Warna Tanah ini, dan ternyata Trilogi ( dengan Warna Air dan Warna Surga), mempersembahkan proses kedewasaan baik pikiran dan tubuh seorang perempuan dari kecil hingga belasan. Dan Pak Kim, kembali membuatku makin mengagumi dan mencintainya.

Kisah unik mengenai kedalaman ikatan antara si gadis kecil Ehwa dan Ibunya seorang Janda di Namwon, membuatku terkagum-kagum. Mereka bertumbuh dan berubah seiring berjalannya musim-musim yang mereka hadapi, saling mendukung satu sama lain saat menghadapi tetangga-tetangga ataupun pelanggan kedai minum si Ibu yang tidak pernah ramah.

Aku menyukai gambar cantik Ehwa juga bunga-bunga, pohon, kupu-kupu, tanah dan hujan di buku ini. Bisa dibilang Pak Kim melukis kehidupan para perempuan disini dengan bunga berikut hujan. Kisahnya bertutur dengan kata-kata yang indah, berbunga-bunga tanpa meninggalkan kesan yang berlebihan. Ada beberapa dialog antara Ehwa dan Ibunya yang bagus atau lebih tepatnya cantik dan pintar seperti:

Wanita dan bunga hanya merekah ketika mereka mendambakan sesuatu atau seseorang. (Hal.110)

Atau Ibu Ehwa yang menanam Tanaman Labu dan selalu menyukai bunganya.

Dari jutaan bunga di dunia, tak ada yang seperti bunga labu. Bunga labu merekah hanya ketika semua orang telah tertidur. Menghias dirinya dengan warna putih yang diciptakan debu bulan, bunga labu dengan penuh hasrat menantikan kekasihnya sepanjang malam. (Hal.76)

Juga saat Ibu Ehwa mendapati anak gadisnya yang selalu gundah setiap kali melihat bunga Tiger Lily.

Tiger lily adalah satu-satunya bunga yang dengan senang hati menghadap ke arah matahari dan mekar meskipun tidak ada siapa-siapa di sekatnya untuk menyaksikan. (Hal.111). Aku juga sangat suka kata-kata Ibu Ehwa yang ini: Kalau kau tahu-tahu menyukai bunga, itu artinya ada rahasia di dalam hatimu.

Juga percakapan Kakek Dorbang dengan Ehwa mengenai Pohon Ginko di Hal.45, Pohon ginko sangat menakjupkan. Hanya dengan menatap si pohon lelaki di sana, pohon perempuan ini langsung berbuah.. Nah loh, bisa bayangkan apa yang ada di pikiran Ehwa kecil mendengar kata-kata si kakek ini khan?

Ehhhhmmm, entahlah tapi perasaan jadi berbunga-bunga setiap kali membaca buku ini, tidak bisa ditaruh semenit pun, selama perjalanan ke Depok hari minggu kemarin, pikiran selalu tertuju pada buku ini. Pokoknya buku yang bagus. Tidak sabar menunggu buku kedua dan ketiganya... Semoga tidak lama.

Dan sebagai penutup sebait puisi dariku,
Kusimpan sepiku, di gurun, di kaki gunung, dan di bayang-bayang wajahmu..

Sekian, selamat hunting dan membaca bukunya!

10 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Warna Tanah.
Sign In »

Comments (showing 1-8 of 8) (8 new)

dateDown arrow    newest »

e.c.h.a bayang-bayang wajah siapa tuhhhhhhhh....


*melenggang pergi*


Roos Doh...kok ya koment yah?...perasaan dah kasih warning deh...*ngasah golok*


e.c.h.a Goloknya buat belah kelapa ya...asikkkk minum es kelapa kita :)


Roos *jedotin kepala*...ketua-ketua...harap LPM makan siang hari ini!

*dewanmerindukansecangkirkopi*


e.c.h.a Wah menu makan siang ketua hari ini nggak sedep...nggak OK untuk dilaporkan..

*ketua yang masih kelaparan*


miaaa eh menuku hari ini tempe sambal ijo dan empal plus sayur lapaaaaaaaaaaaaaaaaaar *baru kelar ngurusin peserta ToT*


lita laporan juga ah. menu makan siangku hari ini:ayam kremes...hehehe...*siap-siap siaran*


e.c.h.a ayam kremes...maaaaaauuuuuuuuuuuu


back to top