an's Reviews > Gajah Mada

Gajah Mada by Langit Kresna Hariadi
Rate this book
Clear rating

by
983292
's review
Jul 21, 10

bookshelves: novel
Read from July 13 to 21, 2010

untunglah rhe bukan seperti salah satu teman (yang kita tau siapa). sebenar na tidak banyak kesalahan tulis yang terdapat pada naskah ini. hanya... tetap saja perlu menjaga tangan untuk tetap diam, untuk tidak melempar, membuang, apalagi menyobek buku barang pinjaman milik penghuni radal. kenapa ini buku bisa membuat rhe ingin menggigit-gigit na?

1. gaya bahasa
ntah gaya bahasa mana yang diacu oleh penulis, tapi tampak sangat tidak konsisten. menulis bahasa indonesia dengan pola jawa, atau menulis jawa dengan pola indonesia? frase-frase seperti: hanya sejak setelah..., segenap para prajurit..., dalam pada itu..., seakan tidak efektif sebagai kata ganti. terlebih lagi penggunakan 'dalam pada itu' dapat ditemui di hampir semua bag, tak jarang digunakan sebagai awal kalimat sebuah bab (2 bab sekali). bahasa yang terlalu populer untuk masa itu dan terlalu kuno untuk masa sekarang. seperti itulah.

2. pengulangan
penggunaan kata ganti selama kisah ini sangat menjengkelkan. diulang-ulang dan panjang. memang mana muda jayanegara itu kalagemen. tapi tidak perlukan kerap menyebutkan jayanegara dengan: jayanegara yang semada mudanya bernama kalagemen. arh! bener-bener pengen teriak. ditambah lagi untuk mengungkapkan kesekasalan ra kuti cukuplah penulis menggambarkan dengan makian, namun penulis juga memberikan gambaran seperti ini: andai ada orang yang bersedia dipukul na pasti ra kuti sudah memukul na. sayang tidak ada yang mau dipukul. sukur, tau rasa! bahkan ada 1 paragraf yang semua kalimat na menyebutkan salah satu tokoh, apakah tidak bisa diganti dengan 'dia'? atau mungkin tanpa perlu disebut tokoh itu karena pembaca cukup tau bahwa paragraf tersebut sedang membahas orang itu.
dari penemuan-penemuan ini, seakan penulis bukan menulis novel melainkan skripsi, tesis or karya ilmiah lain. mengapa? karena terkesan tulisan ini memiliki inti yang sempit tapi mencoba di perluas or diperbanyak oleh penulis na. seperti dalam skripsi, pembahasan harus lebih banyak dibanding tinjauan pustaka. maka sedikit cerita yang dia punya dikembangkan sebanyak-banyak na untuk memperbanyak jumlah halaman. tanpa peduli dengan cara apa memperbanyak na, termasuk mengulang-ulang keterangan yang ada. tidak menarik!

3. rasionalitas
tidak terlalu banyak klaim untuk bagian ini, tapi tetap mengganggu. seperti penyebutan 'tuhan' saat konsep dewa dewi masih merupakan ajaran dominan dalam masyarakat. candaan tentang kepala-kelapa, itu permainan kata bahasa indonesia, bukan bahasa jaman majapahit. pada bab terakhir, 7 tahun kemudian di bilik baginda, penulis masih membahas muntahan ra kuti yang telah dibersihkan. jelas aja telah dibersihkan, memang na berapa lama waktu untuk membersihkan muntahan, kurangkan waktu 7 tahun itu? ditambah lagi, mengapa tribuanatunggadewi dan rajadewi masih ditemani calon suami na? apa mereka belum menikah juga 7 tahun kemudian?

4. cerita
ntahlah apa yang aneh dicerita ini. melihat deskripsi jayanegara selama pelarian, wajar jika ra kuti melakukan makar karena memang jayanegara tanpak sebagai raja yang tidak mandiri, manja, kurang bijaksana, pantas saja jika penguasa seperti itu ingin digulingkan. namun cara ra kuti terlalu kejam dan egois untuk mewujudkan keinginan na. dan gadah mada terlalu sempurna dan hebat dalam kisah ini. oklah kalau judul buku ini memang diambil dari nama na. tapi tidak berarti tokoh utama itu tanpa cela kan? tentu na dia juga manusia, tak mungkin sesempurna itu. lagi pula, ini perlawanan dalam politik, namun strategi yang ada tidak menampakan demikian, keputusan-keputusan yang diambil hanya berdasarkan keputusan fisik, adu hantam, kurang ada na permainan strategi, permainan otak. yang ada sekedar permainan pedang dan warastra. membunuh atau dibunuh. jadi na sama aja bukan antara pemberontak dan kelompok yang ingin mengembalikan kekuasaan. bahkan ketika cerita sudah mulai mendapatkan jiwa na, penulis memutus na dengan kemonotonan yang sama. menghilangkan na begitu saja untuk tidak nongol kembali tu jiwa cerita.

5. ending
mengingat cerita ini terdiri dari 5 buku (info na), maka sangat mengecewakan kisah ini harus berakhir demikian. berakhir tanpa teriakan ingin tahu... mana cerita lanjutan na. hanya.. ow, sudah selesai ya. dan sudah.. tutup buku. tuntas. pufh...

terlebih dari semua point yang ada, 1 bintang karena walaupun banyak sekali kejanggalan dan ganjalan sampai keinginan ngegigit n jedot-jedotin ke kepala, rhe berhasil menyelesaikan na dan meripiu 'sedikit' dengan gaya membosankan penulis na.

-39-
8 likes · Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Gajah Mada.
Sign In »

Comments (showing 1-25 of 25) (25 new)

dateDown arrow    newest »

Roos Waaaaaaaaaah mulai mantap. Makanya aku suka protes kalo kau pake nanananana, Rhe...hehehe.


message 2: by an (new) - rated it 1 star

an hihi.. kata ijul, typo klo disengaja ga papa :D


Roos Bapak yang satu ini memang gaya nulisnya kayak pas dia nulis saur sepuh yg buat sandiwara radio...dan baca buku ini gak tahu kenapa berasa orang orde barunya...jadi inget bahasa Mbah Harto, Rhe...hehehe.


Speakercoret jadi lanjut buku kedua rhe?
:))


message 5: by Pandasurya (new)

Pandasurya hehe sayah aja buku ini minjem. trus skimming2 bentar..
beeugh..langusng ditaro lagi, tinggalin, dan dibalikin..heuhue..untunglah gak buang waktu baca buku yg gak bisa dinikmatin baca na..:-p


message 6: by an (new) - rated it 1 star

an dari bahasa na sebener na ga pengen lanjut. tapi karena dorongan melengkapi koleksi ingatan cerita sejarah, maka na lanjut mpe kelar ;)
-walo butuh waktu lama, pake banget-


message 7: by indri (new)

indri oh, buku ini pengen saya swap tanpa membacanya. asli masih clean. (tapi ada nama gw)
jadi pengen baca kakawin gajahmada aja..


message 8: by Iyut (new)

Iyut nana nana nanana nananana.. *numpang nyanyi aja*

rhe.. diselipin huruf y dunk.. :D


ijul (yuliyono) untunglah rhe bukan seperti salah satu teman (yang kita tau siapa).

*manyun*

siapa? gak kenal sama teman itu kyknya aku....


message 10: by an (new) - rated it 1 star

an kliatan na kau plu kenalan jul. ntar na rhe kenalin d. orang na hobi banget ma typo, mpe rela" nyatet di kerkas gitu

-ngebayangin bakar tu catatan :D-


Speakercoret laleur wrote: "kliatan na kau plu kenalan jul. ntar na rhe kenalin d. orang na hobi banget ma typo, mpe rela" nyatet di kerkas gitu

-ngebayangin bakar tu catatan :D-"


kemaren bukan kamu mo buang ke tong sampah rhe? :p


message 12: by an (new) - rated it 1 star

an bukan tong sampah, tapi t4 nampung putung rokok. sapa tau masih ada yang nyala, kan kebakar langsung. habis... :P


message 13: by Iyut (new)

Iyut laleur wrote: "bukan tong sampah, tapi t4 nampung putung rokok. sapa tau masih ada yang nyala, kan kebakar langsung. habis... :P"

ah, kalaupun kebakar abis atau ilang, paling2 dia baca ulang trus nyatetin typo lagi :D


message 14: by indri (new)

indri ooh, ada ya orang kayak gitu?
ama nyatetin typo riviu?


message 15: by Iyut (new)

Iyut indri wrote: "ooh, ada ya orang kayak gitu?
ama nyatetin typo riviu?"


kalo nyatetin typo buku emang ada..tapi dia gak nyatetin n gak memprotes typo riviu..

walau ada juga sih (beda orang) yang suka nyatetin typo riviu dan typo komen :D


message 16: by Palsay (new) - added it

Palsay  berarti memang wajar kalau sayah mogok baca buku ini..:D

Rhe...besok2 jangan lupa selipin "y" yah...rada mumet bacanya...hehehe...terima kasih...


Roos Tuh khan Rhe...yang protes banyak. Tulisanmu tuh bagus, tapi lupa 'y'...pajang yah!...*ini perintah*


message 18: by Pandasurya (new)

Pandasurya hehe..seperti na memang udah gaya bahasa na seorang rhe ya, rhe?? :-p


Roos Wah tumben memaklumi, Pan. Biasanya...:-p
*kabuuuuuuuuuuur menghindari bambu runcing*


message 20: by an (new) - rated it 1 star

an pencatat typo buku dan pemerhati ripiu memaklumi. jadi ga papa ya teman-teman ;;). plu edit ulang buat nyelipin 'y' na :D


Roos yang ini gak usah di edit Rhe, next review ajah.


message 22: by an (new) - rated it 1 star

an -cemberut-

semoga ga lupa ya di ripiu selanjut na :D


Roos Biarin!! hahahaha...*kasih es grim si laleur*


message 24: by an (new) - rated it 1 star

an -mencok di es krim-
tau aja kelemahan na laleur. wah... ga mau tergoda, ga mau tergoda...


Roos Halah...makan aja kenapa...lumayan biar gak manyun di pojokan.


back to top