Anne Mariane's Reviews > Duo Hippo Dinamis : Tersesat di Byzantium

Duo Hippo Dinamis  by Trinity
Rate this book
Clear rating

by
690214
's review
Jun 19, 10

bookshelves: graphicnovel, illustrated-book, indonesian, my-fave, my-library, fiction, funny, travelling
Read in June, 2010

** spoiler alert ** Buku kedua yang kubaca karya Trinity setelah Naked Traveler, dan buku kedua yang kubaca dari karya Sheila 'Lala' Rooswitha setelah graphic novelnya "Cerita si Lala".

Aku ngga langsung baca buku ini. Yang kunikmati dulu adalah ilustrasi sampulnya, karena memang keunggulan ilustrator buku ini adalah detail gambar dan tarikan garisnya yang sungguh rapi.

Tapi tentu aku tambah penasaran pengen tahu petualangan apalagi yang akan dialami Trinity dan teman traveling-nya Erastiany. Yang aku tahu kisah Trinity selalu nyeleneh, heboh dan kocak, tulisan perjalanannya agak di luar pakem cerita traveling yang ngga jauh dari wisata kuliner dan keindahan panorama. Begitu ketahuan destinasi jalan-jalan berikutnya adalah ke Turki-gerbang benua Asia dan Eropa, cerita menjadi semakin menarik.

Ternyata bukan Duo Hippo Dinamis kalau ngga selalu berurusan dengan wisata air (itulah salah satu alasan negara Turki dipilih), berenang dan makan-makan. Salut dengan semangat berjalan-jalan mereka, dan sungguh sentilan yang amat kocak ketika menggambarkan betapa mereka bangga dengan bentuk tubuh yang besar, tidak minder bahkan mereka yakin orang bertubuh normal pun akan iri melihat betapa banyak lautan, sungai, danau dan perairan di belahan bumi manapun hampir semua sudah pernah mereka kunjungi. (Bukan yang langsing aja kok...aku juga iriiii! Hahaha...)

Mengunjungi negara sebagai backpacker tentu beda dengan wisata liburan yang udah diatur rapi sebuah tur perjalanan, tapi justru inilah yang bikin kisah Duo Hippo menjadi dinamis.
Siapa yang menyangka untuk ke mencari pemandian khas Turki aja mereka terpaksa harus menyiksa diri naik turun tangga bawah tanah, pakai nyasar di daerah dimana penduduknya ga ngerti bahasa Inggris, heboh terpisah pas naik kereta dan menemukan hal-hal unik dan juga menyebalkan di tengah jalan?
Seperti belum cukup heboh, bukan Nekad Traveler namanya kalau ngga berani mengikuti ajakan pemuda asing asal Turki untuk pergi ke Cappadocia.

Meski demikian setelah baca dan menikmati gambar-gambar graphic travelogue (istilah mereka buat novel grafis ini) Duo Hippo Dinamis pasti pembaca jadi pengen ke tiap tempat yang digambarkan mereka.

Uh, seru banget ya, jadi backpackers.




Likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Duo Hippo Dinamis .
Sign In »

No comments have been added yet.