Nilam Suri's Reviews > Biro Jodoh Khusus Kaum Elite

Biro Jodoh Khusus Kaum Elite by Farahad Zama
Rate this book
Clear rating

by
444013
's review
Jun 22, 10

bookshelves: pop, romance
Read from June 18 to 22, 2010

Buku ini memberi saya cara pandang baru dalam melihat kebudayaan India, yang selama ini hanya saya lihat secara sekilas dari film-film Bollywood.

Masyarakat India memiliki pandangan yang cukup konservatif dalam memandang pernikahan, bahkan anak yang mencari sendiri jodohnya dianggap kurang ajar,dan melanggar tradisi.

Dan bagi mereka, jatuh cinta dilakukan setelah menikah. Menikah karena cinta dianggap sebagai sesuatu yang memalukan. Lucu juga ya.

Buku ini mengambil point of view Mr.Ali, seorang pensiunan pegawai negeri yang akhirnya membuka sebuah biro jodoh untuk mengisi masa pensiunnya. Ternyata biro jodohnya berkembang pesat, sampai-sampai dia membutuhkan seorang asisten untuk membantunya, dan terpilihnya Aruna.

Aruna adalah seorang gadis muda dari Kasta Brahmana, dan memeluk agama Hindu, sedangkan Mr.Ali sendiri adalah seorang muslim, tapi hal ini sama sekali tak menganggu interaksi mereka.

Dari Mr. Ali dan istrinya, Mrs. Ali sepertinya kita bisa belajar banyak bagaimana seharusnya menyakini perbedaan yang ada, karena mereka meyakini bahwa semua agama menyembah Tuhan yang sama, dan agama adalah buatan manusia. Karena menyembah Tuhan yang sama tak semestinya para pemeluk agama yang berbeda meributkan perbedaaan mereka.

Dari buku ini kita juga bisa melihat kekonsevatifan para orangtua di India dalam usaha mencari jodoh bagi anak mereka. Mereka menghendaki calon menantu dengan latar belakang yang setara, seperti agama, kasta, tingkat pendidikan, dan juga kemampuan bebahasa Inggris. Banyak orangtua yang nggak menginginkan menantu perempuan mereka menikah setelah bekerja. Tapi dari sini saya bisa merasakan, betapa masyarakat India, walah kadang terkesan modern, masih sangat menghormati orangtua mereka.

Oh, dan mereka juga, sayangnya memandang rendah para Janda. Seorang janda bisa dikucilkan oleh keluarganya, dianggap tak ada dan tak pernah diundang menghadiri acara keluarga apapun. Agak menyeramkan. Membuat saya teringat bahwa ada yang mengatakan saat seorang suami meninggal, sang istri diharapkan untuk ikut membakar diri bersama jasad suami mereka. Hal ini cukup bikin saya merinding hanya dengan membayangkannya saja.

Tapi yang paling saya suka dari buku ini adalah kisah cinta antara Aruna dan salah seorang klien potensial, bernama Ramanujam. Ramanujam adalah calon suami impian. Dari kasta Brahmana, keluarganya kaya raya, pendidikannya tinggi, seorang dokter, dan juga tinggi dan tampan. Makanya, wajar saja kalau keluarga Ram mengharapkan calon istri yang sempurna bagi anak mereka.

Ternyata Ram jatuh cinta pada Aruna. Gadis yang bagi kebanyakan orang biasa saja, keluarga miskin, kulitnya gelap, bahasa inggrisnya tak terlalu bagus, dan tak terlalu tinggi (kriteria2 yang penting bagi mereka). tapi kalau sudah cinta, apa mau dikata? Walau tentu saja hal ini membuat ngamuk keluarga Ram...

And then Mr.Ali came and saved the day.

Dan cerita pun berakhir bahagia, persis seperti kesukaan saya. *big grin*

Pesan yang saya pelajari dari buku ini adalah, betapa keras pun kita mencari, kalau yang kita kehendaki adalah kesempurnaan, maka kita tak akan pernah menemukannya.
Menemukan seseorang yang baik dan sesuai bagi kita jauh lebih penting dan membahagiakan dibanding ngoyo mendapatkan seseorang yang kita inginkan.

Pilihannya ada pada kita, ingin terlihat bahagia dengan memiliki sesuatu yang sempurna, atau benar-benar bahagia dengan sesuatu yang istimewa?
7 likes · likeflag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Biro Jodoh Khusus Kaum Elite.
sign in »

Reading Progress

06/21/2010 page 135
30.0% "Mr.Ali is adorable!"

Comments (showing 1-5 of 5) (5 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by Pandasurya (new)

Pandasurya jadi gak doyan lagi sama Gabriel Aubry nih??:-p


Nilam Suri mwuahaha,panda inget aja siiiih xP
masih dooong,kalau sekedar suka2 aja mah boleh,hohoho...


message 3: by Pandasurya (new)

Pandasurya Pesan yang saya pelajari dari buku ini adalah, betapa keras pun kita mencari, kalau yang kita kehendaki adalah kesempurnaan, maka kita tak akan pernah menemukannya.
Menemukan seseorang yang baik dan sesuai bagi kita jauh lebih penting dan membahagiakan dibanding ngoyo mendapatkan seseorang yang kita inginkan.


kok mirip2 curhat sekaligus menghibur diri yah??:-p *nuduh*


indri ripiunya mengandung spoiler abis..
gw juga sukaa buku ini..


message 5: by Am4liah (new)

Am4liah B39um "... ingin terlihat bahagia dengan memiliki sesuatu yang sempurna, atau benar-benar bahagia dengan sesuatu yang istimewa?"

Dat closing comment -in form of question- is hot :):)


back to top