ucha's Reviews > Lagu Untuk Sang Perawan

Lagu Untuk Sang Perawan by Jeffery Deaver

by
1641422
's review
Jul 23, 10

bookshelves: novel-terjemahan
Read from June 13 to July 21, 2010

Review #2

Bahasa isyarat dan teknik negosiasi sandera

Jahat itu sederhana dan baik itu rumit. Dan yang sederhana selalu menang. Pada akhirnya segala sesuatu berakhir di sana. Sederhana selalu menang.. (hlm 607)

Inilah buku Jeffery Deaver yang pertama kubaca, setelah sebelumnya pernah menonton film The Bone Collector yang ternyata dibuat berdasar karyanya.Kisah tentang delapan siswi tuna rungu dan dua guru Sekolah Laurent Clerc dalam perjalanan untuk menonton teater di Topeka dijadikan sandera oleh tiga narapidana yang baru melarikan diri. Membaca buku ini ternyata tidak kalah tegang dan menariknya dari menonton film yang bertema serupa. Bahkan kita dapat menemui hal-hal yang lebih detil dibandingkan ketika melihatnya dalam bentuk tontonan.

Bahasa isyarat
Bahasa isyarat sangat metaforis (hlm 248)-itulah yang dijelaskan Frances – penerjemah bahasa isyarat pada pihak polisi. Selama disandera mereka menggunakan penamaan sendiri untuk berkomunikasi. Mereka menamai masing-masing penjahat itu “Brutus”, “Musang” dan “Beruang” sesuai dengan sifat yang ditunjukannya. Untuk Arthur Potter- negosiator dan ketua barikade pembebasan, mereka menamainya de l’Epee mengacu pada Abbe Charles Michel de l’Epee – “santo” bagi kaumnya-pendiri sekolah tuna rungu pertama dan penggagas ASL. Juga berandai mereka adalah tokoh komik kesayangan mereka X-Men, berandai Jean Grey & Cyclops segera menolong mereka dari jeratan Magneto dan Mr.Sinister- para penyandera itu.
Jenis-jenis bahasa isyarat juga bermunculan sepanjang buku ini. Yang pertama adalah ASL (American Sign Language) yang dikembangkan oleh de l’Epee, yang pemikirannya sama seperti Rousseau : “ada bahasa manusia yang primordial, Bahasa murni, mutlak, dan tak tergoyahkan kejernihannya. Bahasa yang bisa mengekspresikan setiap emosi secara langsung dan begitu transparan hingga tidak bisa digunakan untuk berbohong atau menipu siapa pun”(hlm 391). Selain itu adalah SEE (Signed Exact English)- yang banyak ditolak penggunaannya dan juga bahasa isyarat ciptaan Melanie-tokoh guru muda di buku ini- yang terinspirasi dari gerakan seorang konduktor orkestra.

Dunia Tuna rungu
Ada perbedaan antara tuna rungu dan Tuna rungu (dengan huruf T besar). Kata ‘tunarungu’ dengan huruf kecil , merupakan kondisi fisik tak mampu mendengar. Tunarungu, dengan huruf besar digunakan oleh kaum Tunarungu untuk mewakili komunitas dan kultur mereka.(hlm 198). Komunitas ini pun punya hierarki di dalamnya. Yang paling tinggi adalah tunarungu pralingual- dilahirkan tunarungu, apalagi tunarungu Sejati – lahir dari kedua orangtua tunarungu dan menolak semua keahlian oral (contoh dalam kasus ini adalah tokoh Susan). Berikutnya adalah tunarungu yang pernah punya kemampuan mendengar dan tahu cara bicara dan membaca bibir (Melanie). Dan yang lebih rendah adalah tunarungu yang berusaha tampak mampu mendengar (Jocylyn).

Teknik negosiasi sandera
JD lewat Arthur Potter- negosiator senior di FBI- dengan piawai menggambarkan teknik negosiasi sepanjang barikade Crow Ridge ini. Operasi yang dinamakan “operasi perut babi” ini terinspirasi dari kisah Sheriff setempat dalam membujuk peternak babi untuk menyerah setelah menyandera anaknya sendiri dalam puluhan jam. Potter termasuk dalam aliran “kolot” yang mengusahakan semaksimal mungkin penyandera menyerah tanpa adanya penyerangan langsung dengan unit polisi khusus. Tentunya ini bertentangan dengan pihak yang tak sabar untuk menyerbu dan melumpuhkan langsung para penyandera. Mengulur-ulur waktu termasuk dalam upaya memunculkan efek Stockholm Syndrome, satu istilah yang sering disebut dalam buku ini yang mengacu pada efek munculnya perasaan dekat dari para sandera dan penyandera itu. Komunikasi yang dibangun antara Potter dan Handy – ketua penyandera- dan banyaknya intrik serta kepentingan sepanjang belasan jam di rumah jagal tempat penyanderaan itu memunculkan ketegangan pada beberapa titiknya.

Sebagai buku dengan genre “suspense” buku ini layak dibaca, alurnya mengalir lancar, dengan ketegangan yang naik turun. Adegan favorit adalah ketika adegan telepon antara Lebow juga Budd dan Lou Handy. Kejutan justru hadir pada bagian ¾ buku, sedangkan ending sudah pasti bisa tertebak.

Memang benar bahwa indra penglihatan adalah keajaiban dan yang terutama (hlm.515), namun kemampuan mendengar(kan)juga anugerah tak terkira.
Membaca buku ini serasa diingatkan kembali, selama masih mampu, dengarkanlah sekitarmu, juga hatimu, dan berbuatlah baik, serumit apapun itu.

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Lagu Untuk Sang Perawan.
sign in »

Reading Progress

06/27/2010 page 29
5.0% "delapan burung kelabu tanpa tempat tujuan.. musang, beruang dan rumah penjagalan"
07/14/2010 page 151
24.0% "operasi "perut babi" dimulai. potter memimpin negosiasi dengan H.T-lou handy. ketegangan mulai meningkat ketika sandera pertama : susan - golongan tertinggi dalam hierarki dunia tuna rungu - dibunuh.."
show 1 hidden update…

Comments (showing 1-5 of 5) (5 new)

dateDown_arrow    newest »

message 1: by Indira (new)

Indira Iljas wow... bintang 4. Bagus ya Cha?? Udh lama pengen coba baca deaver tp ragu2 terus... takut kuciwa...tp stlh bc reviewnya ini jd pengen beli...


ucha ya indira, banyak yang bilang buku ini karya terbaiknya Deaver. aku juga tahu Deaver dari temanku yang penggemar beratnya, dan belakangan juga baru tahu dia yg nulis the bone collector- salah satu film favoritku :) jadi pengin baca semua the lincoln rhyme series

ada beberapa bagian yg menurutku agak aneh sih di cerita ini, tapi overall bagus kok :) takut kecewa belinya? boleh kok pinjem punyaku klo mau baca dulu..


Indira wrote: "wow... bintang 4. Bagus ya Cha?? Udh lama pengen coba baca deaver tp ragu2 terus... takut kuciwa...tp stlh bc reviewnya ini jd pengen beli..."


message 3: by Indira (new)

Indira Iljas Ucha... aku penasaran bgt sm karyanya si Jeffrey ini yg judulnya Air mata iblis sm the blue nowhere. kt tmn2ku ini bagus bgt... apakah dirimu sudah baca??


message 4: by Indira (new)

Indira Iljas coba liat deh rating 2 buku yg aku sebutkan td..lumayan tinggi2 ratingnya di sini... pastilah yah 80 % recommended bgt utk di baca


ucha aku baru baca a maiden's grave aja, yang lainnya belum, iya liat ratingnya tinggi-tinggi semua, mungkin memang kebanyakan dari penggemar deaver semua nih..


back to top