Mia Prasetya's Reviews > The Worry Tree

The Worry Tree by Marianne Musgrove
Rate this book
Clear rating

by
2664067
's review
May 04, 2010

liked it
bookshelves: kids-just-wanna-have-some-fun
Read in May, 2010

Saya jatuh cinta dengan covernya!! Dan yang pasti kelak suatu saat nanti anak saya pasti akan saya bacakan buku ini :)

Seandainya saja sewaktu kecil saya memiliki gambaran pohon cemas di tembok kamar, mungkin mia yang sekarang bakal menjadi mia yang berbeda.
Sewaktu kecil saya mencemaskan banyak hal dan tidak ada teman yang bisa diajak berbagi.

Tidak pernah disangka kehidupan saya berubah total saat mama meninggal. Tanggung jawab terbesar dari yang hanya berusaha mendapat ranking 3 besar di sekolah pun menjadi terasa sangat ringan.
Secara tiba-tiba semua yang terjadi di rumah seakan-akan menjadi tanggung jawab saya.

Adik kecil berusia 3 tahun yang bandelnya ampun-ampunan.
Setiap hari saya mencemaskannya (bahkan terkadang sampai sekarang masih)
Saya cemas saat ia mulai masuk sekolah, saat ia ulangan sumatif, saat ia terima raport. Karena kalau raportnya jelek saya bakal kena marah bokap, dan seringnya raportnya jelek *doooh*
Saya cemas dengan bokap yang mulai marah tak menentu.
Saya cemas jika hasil ulangan matematika saya anjlok *berusaha niru tanda tangan bokap*
Cemas lagi gara-gara takut ketahuan guru malsu tanda tangan ortu (dan sudah jelaslah ketahuan) :D
Cemas jika teman di kelas tidak ngajak saya ngomong, karena saya paling ga tahan didiemin.
Cemas kalau anjing saya di rumah lari keluar dan ga balik lagi, secara si manis ga pernah mau dirantai.
Cemas ini itu ga penting.
Seandainya saja ada binatang-binatang pohon cemas yang dapat membantu mengurangi kecemasan saya.

Berkaca dari review teman-teman gudrit yang juga membaca buku ini, sepertinya memang jaman kecil kita senderung mencemaskan yang tidak perlu dicemaskan. Mungkin 5 tahun ke depan, ketika saya membaca blog ato diary, saya bisa ngekek-ngekek sendiri kali? Ngapain juga mencemaskan hal yang ga penting :p
Siapa yang tau sih apa yang bakal terjadi di depan nanti, selama kita melakukan yang terbaik, well just let Him do the rest. Kesusahan sehari, cukuplah untuk sehari.

Behold the fowls of the air: for they sow not, neither do they reap, nor gather into barns; yet your heavenly Father feedeth them. Are ye not much better than they?


7 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read The Worry Tree.
Sign In »

Comments (showing 1-7 of 7) (7 new)

dateDown arrow    newest »

ijul (yuliyono) repiunya manaaaaaaaaaaaaaaa?/????????/?


Mia Prasetya sabar jullll :P
seharian sibuk, sekarang inet lagi lambatsulambat, buka GR aja suweeenya minta ampun :(


message 3: by melissa (new)

melissa madjid queen m.k.k.b yah...
:D

iya stuju, covernya sangat imut...!


ijul (yuliyono) Saya jatuh cinta dengan covernya!! Dan yang pasti kelak suatu saat nanti anak saya pasti akan saya bacakan buku ini :)

buku ini sudah masuk daftar warisan buku yang saia siapkan buat calon generasi penerus...:)

*berusaha niru tanda tangan bokap*

*jitak ratu mia*...ih, bandelnya


message 5: by melissa (new)

melissa madjid queen m.k.k.b yah...
:D

iya stuju, covernya sangat imut...!


Mia Prasetya Bubub : wakakaka, iyaaa itu juga, dipikir-pikir saya juga keringet dingin waktu ke dokter gigi. Untungnya sih ga sampe jejeritan di lantai bub :P *berkaca pada anak-anak jaman sekarang* hihihi.

Mel : mkkb itu apa non :p

Ijul : kekekek, habisnyaaa Julll nilai 6 itu amat berbahaya kalau diliat bokap, apalagi dulu soalnya cuma 10, terus nilai ditulis dengan spidol merah pulakk. Arrrgghh...


 Δx Δp ≥ ½ ħ hallo Mbak MKKB :D


back to top