Sungguh sangat beruntunglah hidup manusia yang pernah bertatap muka baginda Rasulullah SAW. Menyaksikan langsung dengan mata kepala sendiri bagaimana...moreSungguh sangat beruntunglah hidup manusia yang pernah bertatap muka baginda Rasulullah SAW. Menyaksikan langsung dengan mata kepala sendiri bagaimana beliau beribadah, bagaimana beliau menjalani hidup sampai bagaimana beliau bertutur kata. Sungguh sangat beruntung!
Di masa sekarang ini, kita hanya bisa mendengar cerita bagida Rasulullah SAW dari hadist, ceramah agama atau buku yang menuliskan kisah semasa hidup Rasulullah SAW.
Aku hanya ingin menjadi umatnya yang mengenal lebih dekat sosok panutan umat Muslim seantero dunia ini. setiap malam selasa aku selalu berusaha selalu datang ke acara Dhiba’an di desa untuk bersama-sama bershalawat kepadanya. Selain itu, aku juga sangat senang membaca berbagai macam literatur seperti buku yang menceritakan kehidupan beliau. Seperti halnya dua buku yang mempunyai kemiripan desain cover ini.
Buku pertama berjudul 10 Kisah Kehidupan Sahabat Nabi yang Paling Heroik dan Inspiratif. Buku kedua berjudul Sahabat-Sahabat Cilik Rasulullah. Kedua buku memberiku pengetahuan baru tentang kehidupan sehari-hari baginda Rasulullah SAW. Beberapa kali harus sempat berkaca-kaca membaca salah satu bab yang menceritakan tentang kecintaan sahabat-sahabat Nabi yang rela mati syahid demi membela agama Allah. Tutur kata beliau sangat halus, selain itu beliau bukan hanya pemimpin luar biasa tetapi juga seorang Ayah dan Suami yang baik. Kita harus banyak belajar dari kehidupan Rasulullah SAW.
Buku ini mengambil dari berbagai literatur di timur tengah. Setiap perkataan Rasulullah seperti sangat nyata. Mengandung sejuta makna dengan penuh kandungan sastra. Aku ngga bisa membayangkan jika aku hidup di masa itu. Keinginan besar tumbuh begitu lama dalam hati. Keinginan untuk bertatap muka dengan Rasulullah SAW. Meski merasa sangat tidak pantas, tapi hal ini yang sering membuat aku dan milliaran umat Muslim dunia menitikan air mata saat rindu berjumpa denganNya.
Wahai teman-teman yang masih muda. Sekarang zaman sudah sangat “bahaya” ancaman dan godaan di sekitar kita. Tidak ada cara lain kecuali mempertebal ilmu dan iman guna menangkal segala macam bahaya dan ancaman tersebut. Imbangi kehidupanmu dengan membaca buku-buku islami yang bisa memperkokoh tiang agama. Allahumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad!(less)
Indonesia Mengajar, pasti sudah tahu tentang gerakan yang satu ini. Sebuah gerakan yang digagas Anis Baswedan aku kenal lewat tanyangan Kick Andy, kem...moreIndonesia Mengajar, pasti sudah tahu tentang gerakan yang satu ini. Sebuah gerakan yang digagas Anis Baswedan aku kenal lewat tanyangan Kick Andy, kemudian mengenal lebih dekat dengan para Pengajar Muda yang bertugas di pelosok negeri lewat buku edisi pertamanya. Tidak lama setelah membaca beberapa buku yang lain, buku Indonesia Mengajar sudah ada untuk edisi kedua. Judulnya Indonesia Mengajar 2. Buku ini, bukan sekadar memberikan wawasan tentang pendidikan di negeri ini. Tetapi juga memberikan pengetahun kepada pembacanya, bahwa Indonesia, di pelosok-pelosok sana, banyak pemandangan cantik dengan sejuta kearifan lokal yang terbentuk begitu saja. Buku ini lebih membuka mata kita, masyarakat Indonesia tentang keberadaan saudaranya di pelosok negeri. Indonesia Mengajar sudah ada angkatan ke-5 saat buku angkatan kedua ini terbit. Lebih tebal dari buku yang pertama, ada cerita menarik tentang bagaimana aku mendapatkan buku ini. Buku ini aku dapatkan dari sebua lelang yang diadakan di grup penerbit BentangPustaka. Aku sangat menunggu buku ini, bahkan aku rela memberikan harga lebih dari harga aslinya, saat lelang. Karena itulah, buku Indonesia Mengajar 2 ini aku dapatkan dengan tanda tangan khusus dari ketuanya, Anies Baswedan. Sayangnya, entah mengapa, saya lebih cepat membaca buku yang edisi pertama dari yang kedua ini. Namun yang jelas, kedua buku Indonesia Mengajar ini sangat baik untukku yang bekerja sebagai guru muda. Beberapa strategi pembelajarannya, aku terapkan di kelas-kelas yang aku ajar. Tidak hanya di SMA, tetapi juga aku terapkan saat menjadi dosen kontrak di kampus UTM. Membaca buku itu seperti minum vitamin saat tubuh kelelahan. So, tetap semangat membaca buku ya..! (less)
Sungguh sangat beruntunglah hidup manusia yang pernah bertatap muka baginda Rasulullah SAW. Menyaksikan langsung dengan mata kepala sendiri bagaimana...moreSungguh sangat beruntunglah hidup manusia yang pernah bertatap muka baginda Rasulullah SAW. Menyaksikan langsung dengan mata kepala sendiri bagaimana beliau beribadah, bagaimana beliau menjalani hidup sampai bagaimana beliau bertutur kata. Sungguh sangat beruntung!
Di masa sekarang ini, kita hanya bisa mendengar cerita bagida Rasulullah SAW dari hadist, ceramah agama atau buku yang menuliskan kisah semasa hidup Rasulullah SAW.
Aku hanya ingin menjadi umatnya yang mengenal lebih dekat sosok panutan umat Muslim seantero dunia ini. setiap malam selasa aku selalu berusaha selalu datang ke acara Dhiba’an di desa untuk bersama-sama bershalawat kepadanya. Selain itu, aku juga sangat senang membaca berbagai macam literatur seperti buku yang menceritakan kehidupan beliau. Seperti halnya dua buku yang mempunyai kemiripan desain cover ini.
Buku pertama berjudul 10 Kisah Kehidupan Sahabat Nabi yang Paling Heroik dan Inspiratif. Buku kedua berjudul Sahabat-Sahabat Cilik Rasulullah. Kedua buku memberiku pengetahuan baru tentang kehidupan sehari-hari baginda Rasulullah SAW. Beberapa kali harus sempat berkaca-kaca membaca salah satu bab yang menceritakan tentang kecintaan sahabat-sahabat Nabi yang rela mati syahid demi membela agama Allah. Tutur kata beliau sangat halus, selain itu beliau bukan hanya pemimpin luar biasa tetapi juga seorang Ayah dan Suami yang baik. Kita harus banyak belajar dari kehidupan Rasulullah SAW.
Buku ini mengambil dari berbagai literatur di timur tengah. Setiap perkataan Rasulullah seperti sangat nyata. Mengandung sejuta makna dengan penuh kandungan sastra. Aku ngga bisa membayangkan jika aku hidup di masa itu. Keinginan besar tumbuh begitu lama dalam hati. Keinginan untuk bertatap muka dengan Rasulullah SAW. Meski merasa sangat tidak pantas, tapi hal ini yang sering membuat aku dan milliaran umat Muslim dunia menitikan air mata saat rindu berjumpa denganNya.
Wahai teman-teman yang masih muda. Sekarang zaman sudah sangat “bahaya” ancaman dan godaan di sekitar kita. Tidak ada cara lain kecuali mempertebal ilmu dan iman guna menangkal segala macam bahaya dan ancaman tersebut. Imbangi kehidupanmu dengan membaca buku-buku islami yang bisa memperkokoh tiang agama. Allahumma Sholli ‘ala Sayyidina Muhammad!(less)
Tanpa disengaja aku membaca tips mendapatkan beasiswa ke luar negeri di portal berita KOMPAS.com. tidak sengaja juga terdapat di artikel itu menjelask...moreTanpa disengaja aku membaca tips mendapatkan beasiswa ke luar negeri di portal berita KOMPAS.com. tidak sengaja juga terdapat di artikel itu menjelaskan kalau ada peluncuran buku Erasmus Mundus. Wah. Aku harus membaca buku itu, lumayan buat mengetahui bagaimana di balik cerita orang-orang beruntung yang mendapatkan beasiswa kuliah ke Eropa. Berikut sinopsis yang tertulis di belakang buku dengan cover dominan hijau itu.
Belajar di Eropa dengan beasiswa Erasmus Mundus merupakan kesempatan untuk merasakan bagaimana hidup mandiri di Eropa, jalan-jalan dan bertemu teman-teman baru, serta mengalami berbagai suka-duka sebagai pelajar perantuan di negeri asing. Di buku ini, tidak hanya mengenai proses bagaimana kami mendapatkan beasiswa yang bergengsi itu, melainkan kami juga akan membawa Anda menjelajahi cerita-cerita seru yang kami alami setiap harinya.
Mulai dari pengalaman bersosialisasi yang menyebalkan dengan sesama mahasiswa Indonesia sendiri, menghadapi sistem perkuliahan yang sangat konservatif di negerinya mendiang Mussolini, makan tiram hidup-hidup!, menyetir kursi kemudi yang berbeda dengan Indonesia, menyaksikan pertandingan bola di Milan dengan David Beckham sebagai bintangnya, melakukan ekspedisi a la Magella, mencicipi Churros, membagi waktu untuk mengurus keluarga kecil sembari kuliah, hingga bertemu mantan sekjen PBB!
Semua kisah itu bisa Anda nikmati dalam buku ini, senikmat melahap nasi komlit dengan lauk-pauknya. Buku ini akan menjadi inspirasi Anda. Selamat membaca!
Kalau berbicara inspirasi, ya buku penuh dengan inspirasi. Pun imajinasi. Kita disodorkan cerita bagaimana merasakan kuliah di beberapa negara sekaligus. Tidak hanya menuntut ilmu, tapi cerita jalan-jalan di Eropa cukup untuk tenggoroka menelan ludah sendiri.
Ada dua hal unik yang aku berikan stabilo di buku ini. pertama adalah ilustrasi jeruk dan jus jeruk. Ilustrasi ini sangat inspiratif. Jus jeruk harganya lebih mahal daripada jeruk biasa. Andai bisa berbiacara mungkin jeruk akan memilih menjadi jus jeruk saja. Tapi tidak semudah itu menjadi jus jeruk. Jeruk harus melalui proses yang dilalui. Jeruk itu diperas (sakit), ditekan (tidak enak), dipencent (mungkin sampai peyot) supaya sarinya keluar dan bisa menghasilkan jeruh yang segar yang mahal harganya. Begitulah perumpaan dalam meraih beasiswa Erasmus Mundus, bagiku tidak hanya dalam meraih beasiswa Erasmus Mundus saja, ilustrasi jeruk dan jus jeruk sangat menginpirasiku. Kedua adalah adanya orang Madura yang menulis buku ini. itu artinya orang Madura yang keren ini lolos beasiswa Erasmus Mundus. Siapa dia? Dia adalah M. Mushthafa. Lulusan UGM asli Sumenep tepatnya di Guluk-guluk. Sebenarnya aku pernah mendengar ceritanya dari muridnya yang kebetulan anggota Plat-M. tapi ngga menyangka saja, ada orang Madura ada di buku keren ini. itu semakin menguatkanku bahwa orang Madura juga bisa Mendunia. Meski belum bertemu, tapi aku turut membaca kata Madura di dalam buku ini.(less)
Ya, buku merupakan buku yang aku buat dengan teman-teman KKN. berawal dari tugas KKN sampai untuk kenang-kenangan kelompok dan akhirnya dibukukan di n...moreYa, buku merupakan buku yang aku buat dengan teman-teman KKN. berawal dari tugas KKN sampai untuk kenang-kenangan kelompok dan akhirnya dibukukan di nulisbuku.com, permulaan dan pasti masih banyak kekurangan.(less)
Menonton film dengan kisah yang menceritakan perjalanan ke luar negeri merupakan sebuah motivasi tersendiri buatku. Selain film, aku sangat senang mem...moreMenonton film dengan kisah yang menceritakan perjalanan ke luar negeri merupakan sebuah motivasi tersendiri buatku. Selain film, aku sangat senang membaca buku atau novel yang menceritakan perjuangan orang biasa menjadi ‘orang luar biasa’ ketika berhasil menggapai mimpi-mimpinya mengarungi dunia. Beberapa buku yang bercerita tentang topik ini sudah tamat aku baca seperti Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna, dan Negeri van Oranje. Atas rekomendasi dari penulis Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna, Ahmad Fuadi; aku membeli satu buku lagi yang menceritakan perjuangan seorang untuk meraih mimpi. Buku itu berjudul 9 Summers 10 Autumns.
Novel yang ber-tagline Dari Kota Apel ke The Big Apple karya Iwan Setyawan ini begitu segar dengan kalimat yang sederhana namun syarat akan makna. Novel ini menceritakan bagaimana kehangatan keluarga dapat menjadi kekuatan yang super dahsyat untuk menggapai mimpi dan berjuang menembus keterbatasan yang dimiliki.(less)