Ulasan Buku: The Curious Incident of The Dog in The Night-Time
"I think prime numbers are like life. They are very logical but you could never work out...moreUlasan Buku: The Curious Incident of The Dog in The Night-Time
"I think prime numbers are like life. They are very logical but you could never work out the rules, even if you spent all your time thinking about them".
Kenapa saya suka buku? Karena ia bisa membaya saya ke negeri lain, atau menjadi orang lain, atau berada dalam keadaan yang tak akan pernah mungkin saya berada di dalamnya.
Buku ini membawa saya ke dunia seorang anak laki-laki berumur 13 tahun bernama Christopher. Seorang pengidap autisme akut. Dimana di dunia itu, semua makanan di piringnya tidak boleh saling menyentuh. Hari baik didefinisikan jika ia melihat tiga buah mobil berwarna merah berturut-turut di jalanan menuju sekolah. Di hari baik ia membolehkan diri untuk makan siang dan bersosialisasi. Sebaliknya, jika ia melihat mobil berwarna kuning tiga kali berturut-turut, maka untuk hari itu ia tidak akan berbicara kepada siapapun, dan hanya menghabiskan hari mengerjakan soal-soal matematika.
Kehidupannya berubah menjadi menarik ketika suatu hari ia menemukan anjing peliharaan tetangganya --bernama Wellington-- mati tertusuk garpu pembersih halaman. Christopher merasa perlu mencari pembunuh sebenarnya, dan mendokumentasikan seluruh kegiatan kedetektifannya dalam sebuah buku, buku yang saya baca ini.
Kenapa saya suka buku ini? Karena sosok Christopher, dengan segala ketidakmampuannya mencerna reaksi orang lain membuatnya begitu unik. Christopher yang tidak bisa berbohong, karena itu ia membenci novel dan film. Christopher yang terkadang memerlukan secarik kertas berisi berbagai macam air muka dan emosi yang mewakilinya, hanya untuk mengerti apa maksud lawan bicaranya. Christopher yang akan melakukan pengalian pangkat tiga, untuk menenangkan dirinya. Christopher yang menulis bab bukunya bukan dengan urutan angka numeral, tapi angka prima. Christopher yang berhasil menemukan pembunuh Wellington dengan segala keterbatasannya, ketika orang lain tidak peduli dengan kematian seekor anjing peliharaan. Karena bagi mereka nyawa seekor anjing tidaklah berarti.
Christopher yang begitu unik, membuat siapapun yang membaca buku ini menjadi begitu curious.
============ Judul: The Curious Incident of The Dog in The Night-Time Penulis: Mark Haddon Penerbit: Vintage Books(less)
“And yet she was leaving the world as a woman who had loved and been loved back. She was leaving it as a friend, a companion, a guardian, A mother. A...more
“And yet she was leaving the world as a woman who had loved and been loved back. She was leaving it as a friend, a companion, a guardian, A mother. A person of consequence at last”
Dulu saya pikir tidak akan ada yang mengalahkan The Joy Luck Club-nya Amy Tan. Siapa yang bisa mengalahkan momen seorang gadis muda yang berjalan berpuluh-puluh kilometer dengan menggendong seekor angsa untuk melintasi benua berimigrasi ke Amerika? Tapi novel ini sudah mengunggulinya. Rasanya pantas Khaled Khosseini, sang pengarang, meninggalkan profesinya sebagai dokter penyakit dalam untuk terjun total dalam menulis. Ia punya sebuah anugerah. Anugerah untuk dapat menulis cerita yang begitu sederhana, indah, dan membumi.
“Like a compass needle that points north, a man’s accusing finger always finds a woman. Always.”
***
“A man’s heart is a wretched, wretched thing, Mariam. It isn’t like a mother’s womb. It won’t bleed, it won’t stretch to make room for you”.
Novel ini menceritakan kisah dua orang wanita berbeda generasi yang hidupnya saling bertemu dan berkaitan dalam situasi yang tidak disangka-sangka. Dua orang wanita yang disatukan oleh kata bernama poligami. Mengisahkan perjalanan hidup Mariam dilatarbelakangi sejarah bangsa Afghanistan mulai dari invasi Rusia hingga pasca jatuhnya taliban. Berkisah mengenai perjalanan hidupnya sebagai anak haram yang tidak diakui sang ayah, sebagai istri mandul yang kerap dipukul suami, dan sebagai istri pertama yang menjadi pelindung bagi madu dan anak-anak madunya. Perjalanan Mariam dalam mencari “pengakuan” akan eksistensinya. Dimana akhirnya ia mengorbankan hidupnya sendiri untuk mencapai sebuah eksistensi hakiki. Memberi tanpa harus menuntut sebuah pengembalian.
“One could not count the moons that shimmer on her roofs, or the thousand splendid suns that hide behind her walls” - Saib e-Tabrizi
Ia telah membuat saya menangis. Menangis bombay orang bilang.
Saya menemukannya di satu siang, ditengah kekesalan baru ditinggal kereta untuk menuju kot...moreIa telah membuat saya menangis. Menangis bombay orang bilang.
Saya menemukannya di satu siang, ditengah kekesalan baru ditinggal kereta untuk menuju kota sebelah. Akhirnya memutuskan untuk membunuh waktu di toko buku stasiun. Disanalah saya bertemu dengannya. Saya memutar-mutarnya untuk melihat lebih dekat, tapi kemudian meletakkannya kembali setelah melihat stiker kecil bertuliskan 10.99 Euro.
Ia menjadi buku mahal yang terlupakan.
Saya menemukannya kembali empat hari yang lalu. Setelah mengantar teman di airport Schipol,masih dalam rangka membunuh waktu menunggu kereta selanjutnya. Tapi kali ini saya melakukan kesalahan, saya membaca halaman pertama, yang berarti saya telah terkena jampi-jampi yang harus menamatkan buku ini. Saya keluar dari toko buku itu dengan plastik di tangan dan 10.99 Euro lebih miskin.
Saya membacanya di stasiun, di atas kereta api, dan di jalan menuju parkiran. Ketika saya bertemu orang pertama yang saya kenal, saya menurunkan buku ini dan mengatakan. “This is good, very good”. Saya kembali menekuri halaman-halamannya.
Ia telah membuat saya menangis. Menangis bombay orang bilang.
Ia tidak bercerita mengenai kisah cinta tragis atau perjalanan antar galaksi yang mengherankan. Ia bercerita mengenai kisah sederhana, sangat sederhana. Mengenai persahabatan antara dua orang anak manusia yang berbeda ras dan berbeda kedudukan. Antara Hassan Jan dan Amir Agha dilatarbelakangi sejarah panjang bangsa Afghan. Dimulai dari sebelum pendudukan Russia hingga terusirnya Taliban dari bumi Afghanistan.
Malam ini saya menghabiskan waktu di kamar untuk menyaksikan pertandingan layang-layang di daerah wazir akbar khan, bagian dari kota Kabul. Anak laki-laki dengan goresan-goresan berdarah di tangan dari gesekan dengan tali layangan berjejer di atas atap-atap rumah mereka yang datar. Layang-layang dengan warna-warna terang menghiasi langit biru Afghanistan.
Saya membalik halaman terakhir dari buku itu. Meneliti sampul belakangnya. Seketika saya mengelupasi stiker harga 10.99 euro. Rasanya tak pantas ia diberi harga. Karena ia mampu membuat saya menangis, dan di dalam dunia amir agha, satu tetes air mata ditukar dengan mutiara.
Ia telah membuat saya menangis. Menangis bombay orang bilang.
Ini salah satu novel aneh yang pernah saya temui, tapi saya tidak bisa meletakkannya sebelum saya membaca sampai halaman terakhir! Burn books! burn bo...moreIni salah satu novel aneh yang pernah saya temui, tapi saya tidak bisa meletakkannya sebelum saya membaca sampai halaman terakhir! Burn books! burn books!(less)
Walaupun buku ini merupakan sebuah cerita fiksi, tapi menggambarkan latar belakang sejarah yang sangat akurat. Menggambarkan ketika inggris masih berc...moreWalaupun buku ini merupakan sebuah cerita fiksi, tapi menggambarkan latar belakang sejarah yang sangat akurat. Menggambarkan ketika inggris masih bercokol di daratan India. Hingga sampai akhirnya India (dan pakistan) berada pada ujung kemerdekaannya. Dibumbui dengan cerita pertautan hati antara sang Maharani dengan sahabatnya sejak kecil, sayangnya perbedaan ras (yang satu ningrat india, sementara yang lain adalah pejabat Inggris) menghalangi mereka. Perjalanan Maharani dari sejak kecil, kemudian kehilangan kakaknya, ibu dan ayah, hingga akhirnya ditinggal suaminya sangat menarik disimak. Karena setiap momen dibubuhi latar belakang sejarah yang kuat. Sehingga anda tidak hanya mendapatkan cerita fiksi, tapi juga pelajaran sejarah pada saat yang sama. :)(less)
Harry Potter yang ini lumayan. Kalau gak salah ngabisin bacanya dua hari, langsung sakit mata ;p Sayangnya sirius meninggal di buku ini.. oh maap ya s...moreHarry Potter yang ini lumayan. Kalau gak salah ngabisin bacanya dua hari, langsung sakit mata ;p Sayangnya sirius meninggal di buku ini.. oh maap ya spoiler (less)
Bukunya bercerita mengenai kehidupan negro amerika wilayan selatannya. Dari cerita lumayan ironis. Cuma yang paling aku suka itu bahasanya sangat puit...moreBukunya bercerita mengenai kehidupan negro amerika wilayan selatannya. Dari cerita lumayan ironis. Cuma yang paling aku suka itu bahasanya sangat puitis.
"Since why is too much to handle. One must take refuge in how"(less)
Sungguh fiksi yang sangat menyegarkan. Tau kan biasanya buku fiksi bule yang sering dibaca itu selalu punya pola: Dead-White-Male. Yang artinya para p...moreSungguh fiksi yang sangat menyegarkan. Tau kan biasanya buku fiksi bule yang sering dibaca itu selalu punya pola: Dead-White-Male. Yang artinya para penulisnya biasanya sudah meninggal, ras kulit putih, dan bergender laki-laki (contoh: The great gatsby, the hobbit, great expectation, memoirs of geisha, dll). Nah buku ini dengan latar belakang penulisnya memberikan warna baru: seorang wanita, keturunan imigran cina, dan she is still very much alive ;)
Yang sangat mengagumkan dari buku ini adalah kemampuan mengkhayal sang penulis. Ia bisa menciptakan sebuah dunia kompleks, hobbit, goblets,dll. Sampai...moreYang sangat mengagumkan dari buku ini adalah kemampuan mengkhayal sang penulis. Ia bisa menciptakan sebuah dunia kompleks, hobbit, goblets,dll. Sampai ia menciptakan peta dunia sendiri. Membuat karakter Bilbo menjadi sebuah karakter yang hidup. Dan seperti biasa, membaca bukunya selalu jauhhh lebih keren daripada filmnya :)(less)
Buku ini mempunyai tema yang sangat aneh. Yang dimana sekumpulan anak-anak terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni. Tak lama kemudian mereka menjadi...moreBuku ini mempunyai tema yang sangat aneh. Yang dimana sekumpulan anak-anak terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni. Tak lama kemudian mereka menjadi dua kelompok yang saling bermusuhan dan berubah menjadi sangat liar. Bukan buku fiksi biasa yang anda baca, tapi ia mempunyai sesuatu magnet yang jika anda tidak mengerti dan mencoba menggali lebih dalam maknanya, maka akan sulit bagi anda untuk menamatkan buku ini(less)