Sri, adalah salah satu remaja di sebuah SMP. Ia dipilih mewakili kelasnya untuk mengikuti lomba gerak jalan sekabupaten, Sri justru merasa sedih dan s...moreSri, adalah salah satu remaja di sebuah SMP. Ia dipilih mewakili kelasnya untuk mengikuti lomba gerak jalan sekabupaten, Sri justru merasa sedih dan sangat keberatan. Ia tak memiliki sepatu warrior untuk digunakan sebagai salah satu seragam sepatu. Sepatunya sudah jebol.
Sri tak mau membebankan ibunya dengan meminta uang untuk membelikan sepatu untuknya. Dengan usahanya, Sri mampu mengumpulkan uang untuk membeli sepatu tersebut, sayangnya, ketika uang sudah terkumpul, justru ada keperluan lain yang lebih penting dari sekedar membeli sepatu waarior.(less)
Membaca buku ini, seolah kembali ke masa kecil. Di mana bertemu dengan sebuah dongeng, tentang seekor tikus kastil bernama Despereaux. Sejak dilahirka...moreMembaca buku ini, seolah kembali ke masa kecil. Di mana bertemu dengan sebuah dongeng, tentang seekor tikus kastil bernama Despereaux. Sejak dilahirkan, ia tak begitu beruntung dibandingkan saudara-saudaranya. Badannya lebih kecil berbanding tikus kastil kebanyakan, tapi telinganya lebar. Beranjak membesar, saat saudara-saudara tikus mengajarinya bagaimana hendak mencari makan dengan menggigit ujung-ujung buku, Despereaux justru lebih suka membacanya.
Pun saat tak sengaja mendengar suara musik yang dimainkan oleh sang raja, ia justru mendekat dan mendengarkannya serta berbicara dengan Raja anak sang raja. Desperaux, merasa jatuh cinta dengan sang putri. Malangnya, ketika ia melakukan itu semua diperhatikan oleh saudara-saudaranya. Serta merta, kelakuannya itu membuat para ketua tikus yang terhormat memberinya hukuman, karena telah melakukan sebuah kesalahan karena telah berbicara dengan manusia.
Sejak saat itulah Desperaux mulai menjalani hukuman yang diterimanya, dibuang di penjara bawah tanah, bertemu dengan sekelompok tikus got, yang menjadi musuh tikus kastil. Mampukan tikus kastil kecil ini bertahan di bawah tanah? Lantas apakah Desperaux akan bertemu kembali dengan sang putri?
Kadang, terlintas juga kalau aku merasa hidup sesekali menderita. Itu, hanya sesekali tak juga kerap datang. Tapi, membaca buku ini, membuatku berinai...moreKadang, terlintas juga kalau aku merasa hidup sesekali menderita. Itu, hanya sesekali tak juga kerap datang. Tapi, membaca buku ini, membuatku berinai air mata. Dan sungguh membuka mata kalau aku harus menysukuri nikmat Illahi yang saat ini masih kukecapi.
Kisah seorang gadis berumur 13 tahun. Lakhsmi namanya dari pegunungan Himalaya asalnya. Ia hidup bersama dengan seorang ibu, ayah tiri dan adik tirinya. Kemiskinan begitu melilit keadaan keluarganya. Sang ayah, yang tak memiliki pekerjaan tetap setiap harinya hanya bermain judi di kedai terdekat. Tanpa menghiraukan keluarganya.
Sementara sang ibu, digambarkan seorang wanita yang kuat. Mengambil air dari jarak yang beribu-ribu meter jaraknya. Bahkan, ketika musim kemarau tiba, ia dan Lakhsmi harus lebih jauh hanya untuk mendapat beberapa ember air. Atap seng yang selalu bocor ketika musim hujan, perut lapar saat kemarau panjang melanda, membuat Lakhsmi terbiasa dengan didikan kemiskinan. Menahan lapar, adalah hal yang wajar untuknya.
Untuk merubah nasib, Lakhsmi tak menolak, ketika ayah tirinya hendak mengantar ke kota, untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Awalnya, sang ibu keberatan. tapi, akhirnya Lkhsmi pergi juga ke kota dengan seorang tetangga kenalan ayah tirinya.
Kebahagiaan yang hendak dicari, rupanya duka yang menyelimuti. ternyata, Lakhsmi justeru di jual sebagai komoditas pelacuran di sebuah negeri nunjauh dari Himalaya. India tempatnya, beribu-ribu mil jaraknya Tak hanya pedih kaki ia berjalan, tak hanya nyeri dihati ia rasakan. lakhsmi, kehilangan seluruh kebahagiaan yang diimpikannya.
Patricia McCormick, berhasil membawa pembaca seolah merasakan betapa dahsyat luka yang Lakhsmi alami. Lagi-lagi ini tentang trafikcing..(less)
cerita yang kocak abis, seru! macam-macam dunia anak kos, ditulis secara blak-blakan. Gak bosenin untuk dibaca. Dewi Dedew Rieka berhasil membawa pemb...morecerita yang kocak abis, seru! macam-macam dunia anak kos, ditulis secara blak-blakan. Gak bosenin untuk dibaca. Dewi Dedew Rieka berhasil membawa pembaca ke alam kos. Aku, yang gak pernah kos jadi pengen ngekos hehehehe...(less)
Cukup lama aku membaca novel ini. Setiap helai lembar baru, aku menemukan beberapa kesamaan dengan cerita Laskar Pelangi dan itu, membuatku sedikit da...moreCukup lama aku membaca novel ini. Setiap helai lembar baru, aku menemukan beberapa kesamaan dengan cerita Laskar Pelangi dan itu, membuatku sedikit dan bertambah lagi sedikit kecewa. keluarnya Baso dari PM, mengingatkan aku pada sosok Lintang, yang memiliki nasib hampir serupa. Bedanya, baso bernasib lebih baik, ia mampu menhapal Al-Qur'an justeru setelah keluar dari PM dan berhasil kuliah di Arab saudi.
Juga, kepandaian Fikri, yang tak seberapa pandai mengingatkan aku pada Ikal. Seorang kanak-kanak biasa-biasa saja. Mungkin hanya perasaanku saja, kalau aku berkata ia serupa dengan novel Andrea Hirata. Meskipun banyak perbedaan di sana sini (perbedaan kultur dan tempat). Apapun, selamat untuk A Fuadi. Sukses dengan novelnya, semoga sukses dengan filmnya. Harapanku, cuma satu, "AKU INGIN DISKUSI LANGSUNG AMA PENULISNYA" Bah, ngaco gak seh aku...??
Hmmm... Semoga Klub Buku Online mampu merealisasikannya. Insya Allah...(less)
Tatkala bulir-bulir kesedihan tercipta ketika membacanya. Sungguh perjuangan yang sulit. Betapa usaha keras dan kemahuan harus tertanam untuk merubah...moreTatkala bulir-bulir kesedihan tercipta ketika membacanya. Sungguh perjuangan yang sulit. Betapa usaha keras dan kemahuan harus tertanam untuk merubah nasib kehidupan.(less)