coki coki's comments (member since Mar 24, 2008)


coki's comments from the Goodreads Indonesia group.

(showing 1-20 of 40)
« previous 1

Jan 04, 2009 05:29AM

345 sebagai orang yang selalu bangun pagi, olahraga, dan membantu ibu.. gue liat, keren..
lanjuuuuuuuutt....

cheerioo..

Oct 07, 2008 04:43AM

345 Toast..
Sep 10, 2008 10:03PM

345 Udah terbit tahun lalu kan?

ya, lumayanlah buat naekin pamor nih buku lagi, bukannya malah bagus. jadi, otomatis orang penasaran n pengen tau bukunya. Minimal ga dapet bukunya (karena dibredel) tapi tau materi bukunya, dari info2 kaya gini ini.

Tapi yang jelas, pembredelan ini ga bener. Kalo didiemin, bakalan gini trus. Tiap ada buku yang kritis dihajar.
Maklum lah, kita memang sedang hidup di rezim yang paranoid, alias rezim parno.

Hanya ada satu kata - LAWAN

Ya sudah, lawan saja dengan memperbanyaknya..
hehe, jadi bagi yang sudah punya, ehm.. boleh dooong..
Sep 10, 2008 09:31PM

345 Waaks.. sori telat, baru dapet napas lega nih setelah badai ddline,hehe..

benerin dikit ah, Sefryana itu no.27, jadi Azia no. 28, truuus..

29. coki, cqluciano@yahoo.com
Sep 08, 2008 12:55AM

345 nomor 2 kaya gambar-gambar program pemerintah
nomor 3 aneh, bentuknya kaya judul komik

jadi, nomor 1 aja lah..

nyoblosnya dimana nih?
Aug 27, 2008 05:19AM

345 pasti meja biru..
Aug 25, 2008 04:34AM

345 waaks..
Aug 25, 2008 03:53AM

345 hehe.. nggak lah, sebenernya saya yang nyamar jadi Ugit, lho.. kok.
ya udah, saya turun duluan ya..
Aug 25, 2008 02:59AM

345 op.. op.. depan stop kiri pir...
Aug 24, 2008 09:01PM

345 maapin juge ye kalo ade saleh-saleh kate..

@-syl-
itu apaan sih?

Aug 18, 2008 11:23PM

345 waah.. perlu bantuan naga-nya dahlia nih buat nangkep maskot.
Aug 18, 2008 10:47PM

345 @Amang

eit.. eit.. mo kemana.. mo kemana, ga boleh cabut..
tenang kawan2, maskotnya dah gue pegangin nih..

*halah.. lebih jayus lagi gue..*
Aug 07, 2008 05:38AM

345 menarik tuh..
Jul 30, 2008 11:37PM

345 weks...
345 kukik..kukik.. basis depok bergerak!

9.Coki
Jun 18, 2008 11:59PM

345 sepakat bung Ron,
baiklah, untuk pertanyaan diawal discuss mengenai kenapa bisa mahal? dan kenapa harus mahal? sudah banyak informasinya.
bagaimana cara mengupayakan kualitas dg harga lebih murah dari sekarang? saya pikir sinergis dengan kampanye buku murah.

dalam kerangka pengupayaan buku lebih murah.

lalu, bagaimana dengan pihak distributor, adakah indikater 'serakah dalam mencari untung' disana? melalui diskon2an mungkin? kelihatannya kan ada bos bos penerbit besar yang juga memiliki anak perusahaan distributor (tolong dikoreksi bila saya salah)

perlu diketahui juga kawans,
topik ini ga berarti ingin menyudutkan beberapa pihak di dunia 'industri buku' ini.
hanya ingin check forum, apakah Pengupayaan buku murah bisa masuk dalam step step Gerakan Literasi, selain apa yang sudah dikatakan oleh Coqueline, yaitu wacana perpustakaan RT/RW, yang harus ada dan tentunya lengkap.

Gerakan Literasi akan sempurna bila semua elemen dalam industri buku ini ketemu dan berbicara mengenai action nya, mulai dari negara, penulis, penerbit, sampai distributor, dan seterusnya.
saya yakin, pengupayaan buku lebih murah dari sekarang dan berkualitas bisa terealisasi. ga menutup kemungkinan juga, bila kita tekan rame-rame, negara akan memberikan subsidi untuk kertas (pembuktian apakan negara concern dalam mencerdaskan kehidupan bangsa). Tapi subsidi jangan sampai diselewengkan, dan harus dikontrol.
dikontrol oleh? sebuah dewan yang bekomposisi pelaku-pelaku dunia buku ini, Dewan Gerakan Literasi, dari mulai wakil diknas, penulis, penerbit, distrbutor, sampai perwakilan kelompok2 yang concern, termasuk klub-klub buku.

*angkat topi untuk Komunitas Bambu, FreshBook, Marjin Kiri, Resist Book*

cherioo..
Jun 18, 2008 04:29AM

345 untung kecil kalo kali-kaliannya banyak gimana?
Slurrp juga kan..

bagaimana kalau mulai gerakan 'Jangan Takut Rugi'?
:)




Jun 17, 2008 09:35PM

345 logika penerbit dengan logika pembaca akan selalu berseberangan jika persepsi ilmu dalam buku masih dalam kategori komersil untuk keuntungan. agak mengawang memang, tetapi akan lebih baik bila semua berbicara mengenai upaya pengkampanyean buku murah secara merata. tentunya penulis buku memiliki keinginan untuk men'spread' ide dan gagasannya ke publik, namun ide takkan mampu diakses merata jika terhambat oleh harga yang selangit. (kecuali memang orientasinya sekedar royalti,hehe).
Hitung-hitungan produksi? tidak, ini masalah bagaimana mengupayakan agar ilmu tidak mahal dan komersil. Pembajakan buku, 'pencurian' buku, dalam hal ini halal untuk diwacanakan.
Jun 17, 2008 06:43AM

345 Sepertinya perlu ada Gerakan Literasi yang konkrit di negeri ini. Gerakan yang lebih dari sekedar kampanye 'mari membaca'.
lalu, apa yang mau dibaca bila harga buku mahal?

kenapa bisa mahal? dan, kenapa harus mahal?


Jun 14, 2008 10:57PM

345 Max Havelaar - Multatuli
truus..
Babad Tanah Jawi

« previous 1