mina's comments
(member since May 12, 2008)
mina's comments from the Goodreads Indonesia group.
(showing 1-20 of 56)
gara-gara nanto bilang "main ke perpus kantor bonyok", jadi inget satu perpus lagi yang berkesan waktu kecil, dekat kantor mom. dulu pas SD, pulangnya ke kantor mom dulu, trus siang diajak ke Perpustakaan Balai Wartawan. di sana paling berkesan: buku-buku Hans Christian Andersen yang tipis-tipis dan gambarnya bagus-bagus. Juga inget dulu sebuah buku berjudul "Si Penidur". ketemu lagi buku ini barusan pas pameran buku besar-besaran di Senayan kalo gak salah, di standnya Balai Pustaka. amboi, nanya ni buku dijual gak, malah dijudesin sama penjaganya yang ibu-ibu tua :p
eh eh perpus kampus kok suka spooky gitu ya. perpustakaan UGM yang depan BNI itu juga seram. mana dari batu bangunannya, jadi dingin, gelap, kosong, sepi. ke sana gara-gara pas mau lulus harus bebas pinjaman perpus sana. padahal bukan anggota, jadi disuruh daftar jadi anggota, lalu langsung ngurus surat berhenti jadi anggota dan tanda bebas pinjaman. dasar aneh :p
semua perpustaaan sejak kukecil sampai sekarang semua berkesan, kecuali perpustakaan kampus di UGM karena buku pelajaran semua hihihi... (eh tapi di perpus FK-UGM ada seorang makhluk keren, jadi berkesan juga kok hihihhi).
SD: gak lengkap, kecil, tapi namaya juga baru kenal buku, apa aja hayuk.
SMP 2 Banjarmasin: ini manajer perpusnya benar-benar tahu selera siswa, di sini baca lengkap semua Lima Sekawan, Trio Detektif, Sidney Sheldon, Marga T, dsb.
SMA 2 Banjarmasin (dan saat itu masa Perpustakaan Bergulir antar SMA oleh Depdiknas kayaknya): sastra Indonesia banyak bacanya di sini, ah, aku suka sekali. Paling suka: "Salah pilih" dan "Turun ke Desa". Ada yang punya buku ini? Aku bersedia membelinya kok.
Lainnya yang berkesan: Senopati Pamungkas, Musashi, dan buku-buku Pearl S. Buck. Juga ensiklopedia Disney :p
Pas kuliah: Perpustakaan Daerah Kalsel, mulai yang kecil dan gelap gulita di Jalan Pierre Tendean sampai terang benderang dan besar di Km. 6. paling berkesan: Reader's Digest Condensed Books (3-4 novel berkualitas yang di-abridged oleh RD). Buku-buku kereeeen! masih ada gak sih RD menerbitkan versi abridged novel-novel seperti ini?
sekarang? lebih suka ke toko buku daripada perpustakaan :)
aku sama sekali tidak terkesan dengan Dengarlah Nyanyian Angin itu. mungkin aku memang tidak bisa memahami buku seperti itu hihihi
ada buku Ken Arok (lupa siapa pengarangnya) mirip juga gambarnya dengan buku Langit Kresna Hariadi yang 1 dan 3, kebetulan LKH juga mengeluarkan buku berjudul Ken Arok dengan cover berbeda.
juga ada buku yang covernya mirip-mirip buku Langit Kresna Hariadi, di rak juga ditaruh bersebelahan
itu loh, sampul berwajah perempuan, walaupun ceritanya bukan tentang perempuan. perempuan berkerudung, perempuan berbaring di rumput, perempuan sedang menebarkan pashmina, dsb dsb.
@silvana:
oh aku sudah tergila-gila dengan Hanlin ini sudah sejak 2 tahun lalu, waktu itu masih v.2, silakan baca di blogku:
http://mave.wordpress.com/2006/05/08/e-b...
ketika muncul v.3-nya, tambah semangat lagi, karena tampilannya jadi jauh lebih oke dari v.2. waktu itu udah ngomong-ngomongin ini dengan Luag dan aku terus berkeluh-kesah tentang susahnya dapat barang ini. gak nyangka akhirnya ada thread itu. sayang harganya bahkan di produsennya sendiri masih gak turun-turun.
ayooooo kita berharap bersama agar Jinke Hanlin v.3 segera masuk Indonesia dan murah rah rah.... -konsisten promosiin Jinke Hanlin-
