Gratcia Gratcia's comments (member since Dec 25, 2007)


Gratcia's comments from the Goodreads Indonesia group.

(showing 1-20 of 25)
« previous 1

Nov 12, 2009 09:09PM

345 Wow.... keren2 tulisannya... *tersepona*
SOLO (131 new)
Jun 10, 2009 07:13PM

345 Hayo teman2 GRI Semarang, kita udah ngantri niy :D
SOLO (131 new)
Jun 10, 2009 07:02PM

345 @ReSti: Ada markas GRI ga di Semarang, soalnya ada teman yg mau gabung, tp pinginnya langsung ketemu anak2 Goodreads, jadi teman itu nanya ada tempat kongkow2 or ngumpul2nya ga, atau event2 yg diselenggarakan. Bgitu :D
SOLO (131 new)
Jun 10, 2009 06:54PM

345 Ngintip :) Ada jawaban ga ya? (^__^)
SOLO (131 new)
Jun 09, 2009 08:47PM

345 Ada markasnya GRI ga di Semarang? Ada teman org semarang yg pingin gabung, hehe...
Oct 08, 2008 12:35AM

345 OOOOhhh......giling boooy.....udah pada nonton Laskar Pelangi, boy... yawdah gw nonton bareng ponakan2 yg emang pada boy boy semua boy... (^_-)
Jun 18, 2008 02:10AM

345 Nomer 2 juga, sbb udah punya bukunya dan pengen baca2 lagi (^^,)
May 20, 2008 03:54AM

345 Peri Kecil di sungai Nipah ajah ah... soalnya judulnya enak dengernya, huheuheuehueee... en blum punya juga, wakakaka... Tapi ai ikut en akan usaha beli (kapan sempet deh.. ^^,)
May 12, 2008 05:18AM

345 HUHUHUUUUUU AIRMATA-ku bercucuran.... *sedih ga bisa dateung*
May 06, 2008 03:52AM

345 Hihihihi....wiiiy jadi ikutan semangats.... :P Tapi tapi, ai pasti datangnya telats, huhuhuhuuuu....gapapa yak, jgn ditimpuk bakiak yak dan jgn sampeeeee ditinggal poto2 (deilee...narcis.com mode: ON bangeuts) secara udah nyalonin kaki dan jempol... huehuehueee...
May 01, 2008 05:24AM

345 Siiiip ;)
Feb 10, 2008 09:56PM

345 Waaah, iya betul, nanti saya dan rekan kolaborasi akan bikin yg lebih detil ya, en kalo jadi buku beli ya? Hahahaaa...nodong! Kalo dijadiin pilem, ikut jadi salah satu pemeran yah...*ini berkhayal*

And makasih, ternyata ada yg baca!!! *seneneeeeng seneneng*

Ow ini thread yg baru, kalo mo ikutan monggo-monggo mas...:)

http://www.goodreads.com/topic/show_grou...
Feb 06, 2008 12:40AM

345 OK....yg banyak ya inspirasinya siapa tau di meeting itu ada org2 yg bisa jadi tokoh antagonists, protagonists, dan gonis2 yg laennya... hehe...

Met kerja Syl!
Feb 06, 2008 12:00AM

345 Hahaaa...kalo Aryo ngetop kayak Harry Potter yg main pilem semuanya ambil dari GoodReads yah, hahahaaa...

Siip siip...

:D
Feb 05, 2008 11:58PM

345 Sementara Jingkat-Jingkut sedang memutar otak mencari jalan supaya bisa bebas dari ikut serta terlibat dalam rencana pertempuran Aryo Putro melawan Tuan Bengis Hati, kedua anak ini tidak menyadari bahwa percakapan mereka menarik perhatian dari sosok yang tidak mereka perkirakan keberadaannya. Sedari tadi ia diam-diam mengamati gerak-gerik keduanya, sebentar dia tersenyum, sebentar dia mengernyitkan wajahnya mendengar pembicaraan mereka, sejenak kemudian dia mengangguk-anggukan kepalanya.

Siapakah sosok misterius ini? Apakah dia hendak mencelakakan Aryo Putro atau malah akan menjadi malaikat pelindungnya? Entahlah, karena sosok ini sendiripun belum dapat menentukan, apakah Aryo Putro ada gunanya buat kepentingannya atau tidak.

Mahluk ini menggerakkan ekornya sedikit, tanpa menimbulkan suara, begitu ringan bagaikan angin gerakkannya, walaupun begitu, Aryo Putro dapat merasakan desiran angin tersebut dan ia langsung waspada.

"Ada apa Yo?" Jingkat-Jingkut melihat wajah temannya yang tiba-tiba nampak serius. Dia merasa hatinya mencelos, waduh... jangan2 Tuan Bengis Hati sudah mencium kedatangan mereka? "Tuan Bengis Hati ya?" Bisiknya dengan suara tersendat, "Yo..." Jingkat-Jingkut merapatkan tubuhnya ke batang pohon, Aryo meletakkan telunjuknya ke bibir, mengisyaratkan Jingkat-Jingkut untuk tidak bersuara.

Aryo menajamkan pendengarannya, seperti yg diajarkan di kelas Mata-Telinga-Telinga-Hati-Awas-awas yang diajarkan oleh Miss EmangGWPikirin?, yaitu guru paling cantik, dan paling dikaguminya. Dia berkata lirih, "Angin-angin diamkan diri, biarkan aku mampu mendengarkan yang tidak terdengar."

Mahluk misterius itu tersenyum, hebat juga anak ini, batinnya, dia mampu merasakan kehadiranku. Namun tidak akan ada gunanya ilmu itu, karena mahluk misterius itu bukan tunduk kepada penguasa angin, dia mungkin saja terdeteksi melalui angin kalau dibiarkannya begitu, namun ia bisa saja tidak membiarkan dirinya diketemukan kalau dia mau.

Apa yang kira-kira akan dilakukannya. Dia berpikir sejenak, lalu matanya yang keunguan itu tiba2 bersinar seperti pelangi. Jingkat-Jingkut terkesiap, "Aaaaahhh....Aryo!" Tiba-tiba saja dia sudah diangkat sangat tinggi. Aryo menoleh dan berteriak, "Jingkaaaat!" Namun sebelum ia dapat bergerak sebuah pukulan angin yang keras menerpanya dan dia dibawa berputar-putar dalam angin puting beliung yang sangat dahsyat.

Apa yang terjadi ya??? Ayo Syl....apa hayooo yang terjadi? :P LANJUUUT....
Feb 05, 2008 11:57PM

345 "TAHAAAN! Tahaan! Tahan dulu, Aryo Putro....ini aku Jingkat-Jingkut," terdengar suara dari balik dedaunan, lalu sesosok tubuh dengan jalan berjingkat-jingkat muncul, badannya agak gemetaran karena dia takut terkena YOYO berapi tersebut, "tolong jangan serang aku dong..." Aryo segera menghentikan permainan YOYO-nya, padahal sudah asyik2 keluar api pikir Aryo agak menyesal belum berhasil mencoba keampuhan senjata ajaib pamungkasnya yang baru saja diperolehnya dari Mang CakBecak Ayo Bwaku, yaitu guru dhoekhoen yang diam2 mengajarinya dari rumah apung diatas kali Cliwungkhoen, tempat Aryo berlatih diam2 pula setiap subuh.

"Lho, bagaimana kamu bisa ada disini?"
"Aku disuruh mengikuti kamu Yo, karena Tauntie BhieBhie, kuatir kalau terjadi sesuatu kepadamu."

Walah, pikir Aryo masam, memangnya aku masih anak kecil ya? Tapi....

"Lho, tapi darimana kamu tau aku pergi, kan aku tidak memberitahu siapa2 dan aku sangat berhati2 tadi? Terus, kok bisa kamu tidak tertangkap oleh radar di becakku ya? Dan naik apa kamu mengikuti aku?" Tanya Aryo Putro bertubi-tubi.

Jingkat-Jingkut tersenyum, "Itulah kehebatanku, makanya aku dinamakan Jingkat-Jingkut, dan tentang kendaraan, lihat saja apa yang aku bawa," Katanya sambil menarik sesuatu dari belakangnya, terdengar suara: "embeeeeek...." dan seekor kambing coklat, belang2 hitam dan bertanduk perak serta bersayap sangat cantik muncul dari balik dedaunan, kambing itu nampak agak jengkel karena terganggu dari keasyikannya menikmati daun-daun pohon disekelilingnya.

"Kambing terbang," Jawab Jingkat-Jingkut, tersenyum bangga melihat si kambing yang asyik memamah dedaunan.

Mata Aryo melebar, "Waaah, itu kan Kambing Terbang Doel-Doel si Anak Betawkhoen, loh...jangan-jangan kamu..."

"Eits, enak saja, saya tidak nyolong, cuma pinjam sebentar kok, karena dia pasti ga ngasih ya saya pinjam diem2."

"Ya ampyuuun, itu sama aja nyolong Jingkat-Jingkut, ngerti ga, tidak seharusnya kamu membawa barang milik orang lain tanpa persetujuan pemiliknya?!? Selain tidak sopan, itu juga melanggar aturan!" Ingin rasanya dia menjitak kepala Jingkat-Jingkut, tapi dia mampu menahan diri karena hal itu tidak sopan tentu saja.

Jingkat-Jingkut menggaruk-garuk kepalanya lalu menggeleng2kan kepala, "Kan nanti dikembalikan juga? Wah konsep kita beda ya bro tentang hal ini." Katanya dengan polos. "Tapi yang lebih penting, strateginya kamu apa Yo untuk melawan Tuan Hati Bengis? Kamu harus punya strategi Yo untuk bisa menang."

Aryo gantian menggaruk2 kepalanya, betul juga ya? Wah, pusing deh...! Lalu tiba2 diatas kepala Aryo Putro menyala sebuah bohlam lampu, 'klik', dan segera dia menatap ke arah sini, iya ke arah sini, dan katanya, "Ayo Syl...kan kamu yang nulis, strategi saya apa doong???"

Lanjuuut....
Feb 05, 2008 11:53PM

345 Aryo menggigil sedikit karena udara malam terasa menggigit kulitnya, kriuk kriuk, kenapa bunyinya seperti kerupuk, pikir Aryo, ternyata itu adalah bunyi rantai becaknya yang lupa diberikannya CAIRAN ROKET LAJU, yaitu oli khusus untuk becaknya yang kemarin diketemukannya di PASAR LOAKHOEN, tempat dia biasa berkeliaran tanpa tujuan, sekedar melihat2 benda2 ajaib yang kadang2 banyak juga gunanya. "Wah...bagaimana ini?" Aryo menggumam, apa yang akan terjadi kemudian?

Ayo Syl...lanjuuut....
Feb 04, 2008 09:50PM

345 Syl....okey pindahin ajah yah, klo ga ntar binun... Thanks... tapi spy ga dobel2 siapa yg bikin threadnya niy?
Feb 03, 2008 02:03AM

345 Sementara Jingkat-Jingkut sedang memutar otak mencari jalan supaya bisa bebas dari ikut serta terlibat dalam rencana pertempuran Aryo Putro melawan Tuan Bengis Hati, kedua anak ini tidak menyadari bahwa percakapan mereka menarik perhatian dari sosok yang tidak mereka perkirakan keberadaannya. Sedari tadi ia diam-diam mengamati gerak-gerik keduanya, sebentar dia tersenyum, sebentar dia mengernyitkan wajahnya mendengar pembicaraan mereka, sejenak kemudian dia mengangguk-anggukan kepalanya.

Siapakah sosok misterius ini? Apakah dia hendak mencelakakan Aryo Putro atau malah akan menjadi malaikat pelindungnya? Entahlah, karena sosok ini sendiripun belum dapat menentukan, apakah Aryo Putro ada gunanya buat kepentingannya atau tidak.

Mahluk ini menggerakkan ekornya sedikit, tanpa menimbulkan suara, begitu ringan bagaikan angin gerakkannya, walaupun begitu, Aryo Putro dapat merasakan desiran angin tersebut dan ia langsung waspada.

"Ada apa Yo?" Jingkat-Jingkut melihat wajah temannya yang tiba-tiba nampak serius. Dia merasa hatinya mencelos, waduh... jangan2 Tuan Bengis Hati sudah mencium kedatangan mereka? "Tuan Bengis Hati ya?" Bisiknya dengan suara tersendat, "Yo..." Jingkat-Jingkut merapatkan tubuhnya ke batang pohon, Aryo meletakkan telunjuknya ke bibir, mengisyaratkan Jingkat-Jingkut untuk tidak bersuara.

Aryo menajamkan pendengarannya, seperti yg diajarkan di kelas Mata-Telinga-Telinga-Hati-Awas-awas yang diajarkan oleh Miss EmangGWPikirin?, yaitu guru paling cantik, dan paling dikaguminya. Dia berkata lirih, "Angin-angin diamkan diri, biarkan aku mampu mendengarkan yang tidak terdengar."

Mahluk misterius itu tersenyum, hebat juga anak ini, batinnya, dia mampu merasakan kehadiranku. Namun tidak akan ada gunanya ilmu itu, karena mahluk misterius itu bukan tunduk kepada penguasa angin, dia mungkin saja terdeteksi melalui angin kalau dibiarkannya begitu, namun ia bisa saja tidak membiarkan dirinya diketemukan kalau dia mau.

Apa yang kira-kira akan dilakukannya. Dia berpikir sejenak, lalu matanya yang keunguan itu tiba2 bersinar seperti pelangi. Jingkat-Jingkut terkesiap, "Aaaaahhh....Aryo!" Tiba-tiba saja dia sudah diangkat sangat tinggi. Aryo menoleh dan berteriak, "Jingkaaaat!" Namun sebelum ia dapat bergerak sebuah pukulan angin yang keras menerpanya dan dia dibawa berputar-putar dalam angin puting beliung yang sangat dahsyat.

Apa yang terjadi ya??? Ayo Syl....apa hayooo yang terjadi? :P LANJUUUT....
Jan 23, 2008 05:36AM

345 Ayo Yue kalo mau ikutan...silakan2, rame2 kita jadi DHOEKHOEN...hahaha...
« previous 1