ninus's comments
(member since Jun 02, 2008)
ninus's comments from the Goodreads Indonesia group.
(showing 1-20 of 262)
Teman-teman... haha, rada telat infonya nih, maap.
Besok (7/11/09) Benny dan Mice ngajak semuanya untuk ikut nentuin ke mana mereka 'nyasar' setelah di Bali (dalam Lost in Bali dan Lost in Bali 2).
Lokasi penentuan: Toku Buku Gramedia Matraman, pukul 14-16 WIB. Konon banyak hadiah menanti ;)
Daripada manyun di rumah dateng yuuuk!
no 2 karena font ronin-nya keren. no 1 karena pedang dan bayangan di bilahnya keren... hehe.
*plin-plan*
iya ya, kadang bingung ngasih bintang berapa. kadang bukan krn ga suka ceritanya, tp krn emang ga suka aja dgn satu buku biarpun buku itu bagus. sudah gitu, kalo gue kadang mikirnya jd per genre. buku anak2 misalnya, bintang gue banyak yg 4, pdhal coba apa hebatnya dibanding novel yg top2 itu misalnya. tp karena gue suka banget buku anak2 jd bintangnya boros. subyektip banget memang :P
@indrihmmm, ga bisa ya gudrids bikin halaman profile cuma buat foto doang? hihi..
bbj=bentara budaya jakarta, jl palmerah selatan, seberang gedung kompas.
intermezzo:neneknya temen pengen bahas kabar2 aktual. berikut pembukanya, "eh gimana tu bintang porno jepang yg mau main film di indonesia itu? siapa namanya, walubi?"
*ROTFL*
mas tomo pacaran??? wah gue ketinggalan gosip banget nih :D siapa manggil2 kang? #@$@$@#.... tar gue kasi foto profile gue pake gaun & high heels!
@mbak endah
tapi tetep bagus kaaan? *ngeyel aje* kalo aku yg kurang puas karakterisasi nadira-nya. antara hero sama antihero gitu jadinya... tp leila memang one of a kind ya. anaknya, rain, juga jago lho, masih smp tp cerpennya udh dimuat di jakpost, dan ga kayak cerpen2 abege yg pernah kubaca. like mother like daughter.
oya, bocoran info, sayang banget kita ga dapet tempat di goethe. kayaknya jadinya di bbj, yg hrs diakui, susah diakses dr mana2....
dark banget nic, kalo dibaca malem2 ga pake lampu :Dpeluncurannya kalo ga bulan november ya awal desember, doain ya semua, hehe. lagi nyari jadwal kosong di Goethe nih.
emang unik bukunya. kumpulan cerpen, tapi semua cerita tentang nadira, dgn narator yg beda2. mau dibilang novel bukan, tp pembaca bisa ngikutin kisah nadira dan ngelengkapin apa2 yg kececer dgn imajinasi masing2... *caelahhh, promosiii
9 dari Nadira
Gadis itu bermimpi ia harus berkali-kali mencelupkan kepalanya ke lubang kakus yang baru saja dikencingi. Ataukah itu satu penggal kisah yang ia lakoni semasa kecilnya? Nadira harus memastikannya.
Mari kita kumpulkan 9 penggal kisah itu bersama-sama...
Tepat 20 tahun yang lalu Leila S. Chudori menerbitkan kumpulan cerpennya, Malam Terakhir. Kini ia kembali dengan 9 dari Nadira.
Mulai 3 hari lagi akan beredar di toko-toko buku terdekat :) enjoy!
@Mbak LitaGue pernah berangkat kantor naik ojek nembus perkampungan padet antara Pasar Minggu-Mampang. Kayaknya taktik yg lo sebut di atas masih bisa berlaku deh, hehe.
Cerpen yg paling melekat di ingatan gue ya Kunang2 itu sih. Ambience-nya nempel banget.
"Pahlawan Zaman Kita, Tuan-tuan yang terhormat,... adalah potret yang tersusun dari cacat-cela seluruh generasi kita dalam perkembangan penuhnya."
Sosok pahlawan itu, oleh Lermontov ditampilkan melalui tokoh Grigorii Pechorin, perwira muda yang bertugas di kawasan Kaukasus abad ke-19 yang masih buas. Lelah dan bosan dengan kehidupan masyarakat sekitarnya, Pechorin memuaskan hasratnya dengan cara apapun agar kekosongan hatinya terobati. Tak peduli bila itu berarti harus bersaing merebut perhatian Mary, sang putri bangsawan, mencuri hatinya, lalu meninggalkannya begitu saja. Tak peduli pula bila itu berarti menghancurkan kasih sejati Vera, atau menghabisi nyawa Grushnitskii, kawannya. Apakah Pechorin bahagia setelah berada di puncak kemenangannya?
Novel ini, ditulis oleh Mikhail Lermontov, penyair besar Rusia abad ke-19, menggambarkan suasana keterasingan kaum muda Rusia sezamannya. Reformasi awal abad ke-19 di sana berkiblat ke Barat. Tradisi dan ortodoksi Rusia yang khas berhadapan dengan nilai-nilai modernitas pasca-Revolusi Industri. Dalam buku ini, melalui kisah-kisah perjalanannya, intrik percintaannya, dan duel ala bangsawan masa itu, termuat pertarungan antar nilai tadi. Inilah fenomena yang terus ada sampai sekarang, yang dapat menimbulkan apatisme dan nihilisme akut dalam hidup manusia.
Lermontov bukan nama yang akrab di telinga pembaca Indonesia. Tapi novel yang ditulisnya ini terasa dekat dengan kita, manusia-manusia abad ke-21. Sampai hari ini sebagian dari kita masih juga merasakan keterasingan yang sama dengan Pechorin, sang Pahlawan Zaman Kita.
Keren pergulatan Teto-nya... Pembaca mau nggak mau jd bersimpati sama tentara KNIL, hehe. Romo Mangun paling bisa deh :P
lita sama syl buka konsultasi pembangunan perpus pribadi dong, hehe... iya, gue pernah nyoba pake DDC buat buku2 sodara yg jumlahnya ga sampe 500. Bingung juga, koleksinya lintas bidang, tp DDC kegedean, jd sampe sekarang masih belum jelas, main kumpulin sesuka hati :P
