za's recent posts
Recent public posts
(showing 81-100 of 177).
Pusing kenapa? Kok aku sepertinya tak asing dengan penulisnya ya. Barangkali ada buku lain yang ditulis oleh Vonnegut.
Wah aku belum baca buku ini. Cuma sempat lihat aja, sewaktu itu teman bawa ke ruang kuliah. Jadi buku ini tergolong buku berat, atau buku ringan ya, Enira?
Oh ya? Mengapa aku tidak suka mengklasifikasikan ke dalam golongan-golongan tertentu. Kesannya terlalu simplistik. Dapatkah manusia dikatakan dengan mudah, "bukan A", maka "B". Ya, aku suka buku ini. Buku ini aku baca berulang kali. Aku baca acak, pada setiap bab, sesuai kondisi ku pada saat membacanya.
Quraish Shihab adalah salah satu orang yang aku kagumi.
Lutfi, aku malah belum sempat baca Misteri Solitaire. Yang aku tahu, bab-bab dalam Misteri Solitaire, dibagi berdasarkan kartu-kartu kan ya.
Lutfi, seperti sudah aku katakan, buku ini dijadikan semacam buku acuan bagi mereka yang bergerak di bidang media. Tentu dalam artian formal akademik.
Dasarnya aku tidak terlalu suka komik. Namun entah mengapa, aku memilih untuk mengambil buku seri Buddha ini dari taman bacaan. Akibatnya? Aku terkena virus candu untuk menghabiskan satu seri buku Buddha ini. Gambarnya bagus. Hanya saja, seharusnya diberi keterangan, buku ini untuk dewasa.
Aku lupa hasil pembagian tiga orang Jawa menurut kriteria Geertz. Namun yang aku tahu, Geertz cukup dikenal akan penelitiannya ini. Dapat dimana buku ini, Lutfi Retno? Eh panggilannya siapa sih? Salam kenal.
Wow, Mbak Ratna tahu juga Tobucil. Wah seru topik ini. Kebetulan aku pernah tinggal di kota Yogya dan Bandung. Jadi sedikit banyak, tahu atmosfer kota ini. Di Jakarta, tentu sudah pada tahu, Perpustakaan Diknas Senayan, atau lebih populer dengan nama Library@Senayan. Aku belum menemukan perpustakaan senyaman ini, dengan interior yang sungguh modern. Aku memimpikan di setiap kota ada perpustakaan seperti ini.
Kemarin tak sengaja, di Bandung aku menemukan tempat yang juga nyaman untuk membaca. Persisnya di Reading Lights, Siliwangi.
Senang bisa berkenalan dengan pegiat-pegiat buku Indonesia.
Hai Diana! Iya, aku juga tidak tahu mengapa cover-nya tidak muncul. Covernya berwarna hijau, lalu ada gambar tangan mengepal. Menurut Diana mengapa buku ini bagus? Karena kejujuran kata-kata Ahmad Wahib dalam mengarungi pergolakan pemikiran yang begitu mendalam?
Hai Mas Irwan! Aku menamatkan codebook dengan speed reading! ;-) Aku belum baca buku ini. Tahu-nya ya dari buku Code Book. Jadi penasaran juga sama buku ini, soalnya dibumbui "kecap" buku bagus di halaman awal Code Book.








