Indonesia-Anonymus Indonesia-Anonymus's recent posts
Recent public posts
(showing 1-10 of 10).
Boleh... boleh... dengan senang hati...Tapi kalau boleh usul, bagaimana kalau kita tunggu sampai khalayak yang kebetulan memang berniat untuk baca buku ini agar selesai dulu membacanya. Supaya semua bisa tenang membaca dan mencerna tanpa beban latar belakang penulisnya. Setuju?
Kang Amang, walau anonim, kami bukan berarti lalu kami tidak ingin kenal dengan teman-teman semua di sini. Juga tidak ingin teman-teman harus menebak2.Terus terang kami tidak se-anonim itu. Teman teman kantor semua tahu, keluarga juga tahu, tentu tidak akan lama sebelum semua tahu...
Yang lucu nanti begitu Kang Amang & rekan Andri tahu siapa kami, komentarnya justru: "Eh? siapa pula orang-orang ini?"
Ternyata tetap gak kenal juga... :))
..."kejelasan penulis, yang dinyatakan dalam jati diri dan sikap itu penting."Memang betul. Tapi kalau boleh kami menawarkan utk melihat dari sisi lain: Review Kang Amang menyebut buku ini sebagai suara kelas menengah Indonesia.
Tapi coba andaikata di buku ini nama pengarangnya dicantumkan sebagai Prof. Dr. Ir. H.Anu LLM Msc PhD yang pakar ini dan pejabat di departemen itu. Apa masih mau menyebut buku ini sebagai suara kelas menengah? Mungkin tidak.
Jangan jangan boro-boro membaca, lihat sampulnya saja sudah malas.
Dengan tanpa nama, kami berharap pembaca menelaah buku ini tanpa dibebani prasangka. Bila ada pemikiran yang pembaca anggap bagus, maka pembaca bisa menganggap pemikiran itu sebagai pemikiran mereka, bukan pemikiran kami. Bila ini tercapai, maka tujuan buku ini sudah tercapai.
Toh pada akhirnya semua untuk kita juga. Untuk Indonesia. Bukankah begitu?
Wow...(Kami tentu bias karena ini review tentang buku yang kami tulis, jadi sebaiknya kami tidak menulis panjang-panjang. )
Terimakasih sekali atas review nya, Kang Amang. Sebuah review yang bukan main.
(kami juga berencana akan menyambangi & mendukung Coin a Chance. Terimakasih infonya).
Selamat datang Maey...Di sini memang tidak seramai FB, tapi kalau FB itu shopping mall, maka goodreads itu perpustakaan, jadi tidak ramai tidak apa-apa, selama bisa bertemu teman2 baru yang juga gemar buku. Selamat bergabung.
Rekan Wirotomo, terimakasih (dan terimakasih juga untuk teman kost nya yang sudah berbaik hati berpromosi..)Mengenai nama yang Anonymus, penjelasannya ringkasnya begini:
Di musim kampanye kemarin rekan Wirotomo tentunya capek mendengarkan banyak caleg yang heboh 'menjual' diri, supaya dikenal, supaya populer.
Kami juga sama capeknya, jadi kami ingin buku ini menawarkan sebaliknya. kami tidak menulis buku ini untuk jadi terkenal, untuk jadi populer, untuk disukai, untuk dianggap mampu, atau untuk jadi caleg. Kami tidak cari nama. Jadi kami pilih tanpa nama. Anonim.
Jadi ini bukan karena takut, karena sekarang sudah tidak ada lagi yang ditakuti. Kami hanya ingin pembaca menangkap pesan yang ada di buku tanpa terpaku siapa dan apa jabatan penulisnya.
Siapa tahu dengan cara ini pesan yang ada di buku bisa lebih sampai ke hati pembaca. Dan bila pesan tersebut dianggap layak untuk diteruskan ke yang lain, kami ingin pembaca bisa ikut merasa memiliki pesan tersebut dan meneruskannya.
Halo, perkenalkan kami dari Indonesia Anonymus, blogger dan penulis buku berjudul Kopi Merah Putih. Senang bisa bergabung di sini.
Setelah baca, boleh juga kalau mau diskusi tentang isinya. Kami penulis bukunya ada di sini dan akan dengan senang hati untuk ikutan...
