The Swordless Samurai
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

The Swordless Samurai

3.96 of 5 stars 3.96  ·  rating details  ·  357 ratings  ·  73 reviews
Jepang abad ke-16 merupakan zaman pembantaian dan kegelapan. Zaman dimana satu-satunya hukum yang ada adalah hukum pedang.

Dalam tatanan masyarakat hierarkis yang kaku dan melarang keras penyatuan kelas sosial, Hideyoshi lahir sebagai seorang anak petani miskin. Hideyoshi yang hanya setinggi 150 senti dan berbobot lima puluh kilogram serta tidak memiliki kemampuan bela diri...more
Hardcover, 280 pages
Published February 2011 by Zahir Books (first published 2005)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 722)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
nanto
Jika saja buku ini dibikin lebih detil, tentunya akan mendebarkan membayangkan tokoh dalam buku ini berkiprah di jamannya. Saya akan kasih bintang lima, yang jarang saya kasih itu.

Beberapa pertempuran yang dia menangkan bisa jadi dengan taktik biasa. Tapi yang jelas itu adalah sebuah taktik yang membutuhkan ketekunan luar biasa dari orang yang sabar menjalani. Gak gampang itu. Teorinya bisa semua tahu, njalaninya? Doh mana tahaaaaaaannn!!!

Buat saya yang awam tentang Jepang, buku ini sangat memba...more
Nenangs
Hideyoshi Toyotomi. Para pembaca dan penggemar Taiko karya Eiji Yoshikawa tentunya akrab dengan nama ini. Dialah sang Taiko, sang Mantan Wakil Kaisar. Tokoh sejarah Jepang ini memang sangat luar biasa. Berasal dari keturunan petani, dengan tubuh kecil dan wajah buruk rupa sampai-sampai dijuluki “si monyet”, Hideyoshi berhasil menyatukan dan mencapai puncak kekuasaan de-facto Jepang abad ke-16, yang bagi kebanyakan orang adalah hal yang mustahil dicapai tanpa adanya keturunan bangsawan atau minim...more
mahatma
ungkapan “historia magistra vitae est" [kisah sejarah adalah guru bagi kehidupan:] adalah ungkapan yang muncul dalam masyarakat yang meminta agar teks-teks kisah sejarah itu punya manfaat edukatif. kisah yang dibikin dengan berbahankan peristiwa masa lalu musti ditulis dengan tujuan untuk mendidik, tidak sekadar dikisahkan ‘apa adanya’. konon, ungkapan itu kali pertama dimunculkan oleh cicero.

salah satu contoh operasi penyusunan kiash seperti itu bisa kita jumpai dalam buku kitami masao “the swo...more
Jimmy
Apa yang terbersit di benak Anda ketika mendengar kata JEPANG? Menjajah Indonesia selama kurang lebih tiga setengah tahun. Ya, bolehlah. Apa lagi? Oshin, ninja, bunga sakura, kimono, origami, ikebana, dan … SAMURAI!!! Pffuhh...akhirnya, saya sebenarnya menunggu kata “samurai” itu. Waktu kecil, saya berpikir kalau samurai itu nama sejenis pedang. Sekarang setelah remaja, akhirnya saya tahu kalau samurai itu merujuk pada orang, bukan pedang. Tapi, seorang samurai tentu saja memiliki pedang.

Sejarah...more
Dhiratara
Sebagai seorang self-proclaimed penyuka hal-hal berbau Jepang, membaca literatur tentang sejarah Jepang adalah wajib hukumnya. Buku The Swordless Samurai inilah yang saya dapatkan ketika mata saya sedang belanja di deretan rak buku-buku bertema sejarah Asia Timur di Gramedia. Saya amati bukunya yang didominasi warna biru dan diletakkan di rak urutan terbawah, memang bukan termasuk buku best seller atau pendek kata underrated.

The Swordless Samurai mengisahkan tentang pemersatu Jepang di abad ke-...more
Weni
Sang samurai tanpa pedang adalah Toyotomi Hideyoshi. Ia hidup pada abad ke-16, zaman peran antar klan dimana satu-satunya hukum yang ada adalah hukum pedang. Hideyoshi lahir dan tumbuh dengan segala kekurangan yang seharusnya membuat dia sulit bertahan pada masa itu. Anak petani miskin, pendek, kurus, tidak berpendidikan, jelek, tidak atletis, tidak bisa bertarung. Mau jadi daimyo (tuan tanah), bukan turunan ningrat. Mau jadi samurai, pendek, kurus, nggak bisa bela diri. Mau jadi foto model, jel...more
robin
Mengisahkan perjalanan Wakil kaisar abad 15-an, jaman dimana pertama kali jepang tanpa peperangan..

Dibuku ini sebenarnya ingin mengungkapkan rahasia2 kepempimpinan beliau,
beliau mempunyai latar belakang keluarga yang miskin. Pernah dengan terpaksa disuruh bekerja leh ibunya. Mempunyai badan yang kecil dan muka yang agak jelek, sehingga beliau waktu kecil akrab disapa "si monyet".
Kemudian beliau memutuskan pergi mengelana demi tujuan menyatukan Jepang dan membebaskan perderitaan rakyat zaman pepe...more
Bunga Mawar
*masih belum sempat bikin review seriusnya ni. Sayang kalo dibikin bercanda, walau ada bagian yang bikin saya nyengir sih dari kehidupan Hideyoshi*

Kutipan bikin nyengir #1
"...aku akan diperintahkan untuk melakukan seppuku dan setelahnya seorang samurai akan memenggal kepalaku.
Tapi apa gunanya, kupikir, bila aku mati sekarang? Monyet tanpa kepala tidak akan menguntungkan Lord Nobunaga dan visi penyatuan Jepang."

Theresia
Many, many fictional stories about Sengoku Jidai forgot the presence of this political giant for the sake of Oda or Tokugawa. In fact, The Monkey (as he was popularly called) one of the most, if not the most, interesting figures during the chaotic era.
Ichanx nugrov
anda ingin menjadi pemimin, ini salah satu buku sakunya
Yekti Pratiwi
Buku hasil menang doorprize pas kopdar kemaren nih..
Hadi Wijaya
Generally I like this book, these are several comments:

1. It more like an autobiography rather than novel, but it actually is. It came from history of Japan, Legendary Hero Hideyoshi Toyotomi. It’s being told from first person perspective so it like Hideyoshi himself tells this wonderful story.

2. The story is not in chronological order, but it’s based on the main theme of each chapter. For example if the theme is about Hideyoshi trustworthy friend, it tells all about them without considering whe...more
Nidya Astrini
I tried to read more books about the Japanese and luckily (or unluckily? Have no idea) I found a book in Gramedia (biggest bookstore chain in Indonesia) called Swordless Samurai. It was written by Masao Kitami and edited by Tim Clark. As you can read all over the internet, the book was about leadership advices taken from Toyotomi Hideyoshi. Toyotomi Hideyoshi was a peasant who becomes the supreme leader of Japan in 16 century. You can see the official site here.

But this entry won’t be about the...more
an
rhe ini seoarang cuma seorang karyawan. yah... mungkin pikiran seperti itu sering muncul saat hari ga ada libur, saat waktu ga ada luang atau saat jalan-jalan mendadak dibatalkan. namun apakan kita pernah bertanya sebenar na mo jadi apakah kita ini? dari kisah hideyoshi yang punya hati bulat untuk meraih impian na rhe mulai berpikir ulang dengan pernyataan yang ada di atas.

rhe ini ga sekedar karyawan lho. rhe oarang yang punya kehendak bebas. tau kapan waktu untuk kerjaan n kapan awaktu untuk di...more
kluina ai
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Abah
May 12, 2009 Abah marked it as to-read  ·  review of another edition
Sedari dulunya abah suka banget sama yang namanya pedang Jepang. Ada hubungan emosi diantara masa muda abah dengan benda antik yang kayaknya asyik aja buat dipake menyembelih leher itu. Selagi bujangan dirumah ortu abah pernah ngontrak satu keluarga Jepang dengan 2 anak perempuan yang ibunya seorang wanita Solo yang rupanya amat menarik minat dan hasrat.

Ken Matsuda, seorang insinyur sipil dari perusahaan kontraktor bangunan, ternyata suka banget dalam memburu pedang Jepang eks PD II. Makanya dal...more
Andri
Tadinya gw kira biografi. Tapi ternyata lebih ke inti-inti pesan yang disampaikan oleh sang swordless samurai ini, tentang esensi kepemimpinan.

Menarik untuk dibaca secara cepat, direnungi belakangan. Karena memang kepemimpinan adalah sesuatu yg mesti kita pelajari, mengingat sesungguhnya, kita semua adalah pemimpin... minimal untuk diri masing-masing.

Atau jadi topik diskusi.. tentang kepemimpinan. Bukankah leadership training adalah salah satu topik yang paling laku dalam personal development....more
Rizky Triputra
buku yang saya presentasikan di kantor, beruntung saya tak salah memilih buku ini. Semangat, kerja keras, dan ketekunan Hideyoshi akan menularkan ke para pembaca. Satu-satunya pemimpin di Jepang tanpa garis bangsawan.
Joditya Ruben
awalnya saya mengira buku ini adalah sebuah novel yang menceritakan kehidupan seorang Hideyosi, setelah saya baca buku ini adalah sebuah buku biografi yang ditulis dengan sudut pandang orang pertama, seolah-olah Hideyosi sendiri yang bercerita.
Buku ini banyak mengupas cara Hideyosi menjadi seorang pemimpin, strategi yang dipakainya untuk menundukkan wilayah, dan kemampuan diplomasinya yang luar biasa. Cukup memberikan inspirasi bagi anda yang mau jadi pemimpin.

bagi yang ingin membaca kisah Hide...more
Tengku Syarifah Nabila
Buku ini sangat menginspirasi, Toyotomi Hideyoshi adalah seorang pemimpin legendaris Jepang di abad 16. Ia lahir dengan segala kekurangannya, berasal dari keturunan petani miskin, tidak berpendidikan, tidak atletis, tidak bisa bertarung, tubuhnya kecil dan memiliki wajah buruk rupa, orang memberinya julukan “monyet” seumur hidupnya. Pesan-pesan yang disampaikan dalam buku ini sangat bagus, dan bisa merubah cara pandang kita bahwa tidak ada satu pun di dunia ini yang mustahil. The Swordless Samur...more
Andrea Ika
Buku ini bukan buku autobiografi biasa dan menjadi sangat penting serta berhasil karena mengandung pembelajaran filosofi manajemen kepemimpinan yang kuat. Dengan metode ekstrapolasi, membaca kisah Hideyoshi sama dengan membaca sejuta kearifan petuah kepemimpinan yang inspiratif.

Pembelajaran
Seorang pemimpin yang tangguh lahir dari sejumlah bentukan pengalaman hidup, berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Ia juga muncul bukan hanya karena bakat yang menaunginya, tetapi juga olah rasa kebulatan t...more
Faris Azzam
saya kurang mengetahui sejarah jepang, tapi buku ini tetap keren. Hideyoshi berhasil menantang status quo, bukan status quo biasa.
Ivan Kusuma
The Swordless Samurai is very good book I recommended to read in the middle of leadership crisis now.
This book tells history about Toyotomi Hideyoshi. He is son of a poor farmer from Nakamura, Owari Province. He had a dream to became a samurai. Although, he had short body, bad face, and didn't get education adequately, he never give up to reach his dream. Then, after fatality of Nobunaga Oda, his Lord, he takeover Oda's clan and became the king of the Japan. He never wants to kill his enemy by s...more
KucingBertopeng
Buku yang sangat menginspirasi. Bahwa kekurangan yang ada pada diri kita, bisa jadi adalah tercipta karena persepsi saja.

Mengisahkan perjalanan hidup Hideyoshi dari seorang pelayan yang akhirnya menjadi pemimpin besar yang menyatukan Jepang.

Buku ini berisi banyak sekali pelajaran tentang kepemimpinan dan pelajaran hidup. Karena berani menceritakan sang tokoh dalam sisi hitam dan putih, serta secara sederhana memberikan penilaian atas tindakan yang sudah dilakukannya. Sehingga saya pikir layak u...more
Famega Syavira
Buku ini adalah campuran antara biografi dan pelajaran tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Ditulis dengan sudut pandang orang pertama sehingga terkesan seperti otobiografi. Serasa seperti ada kakek-kakek yang cerita tentang kehidupannya dari muda sampai tua, sudut pandangnya sangat personal tapi tidak dengan fakta sejarah yang detil jadi kadang-kadang bingung sama backgroundnya dan ceritanya sesuai ingatan, jadinya melompat-lompat. Bikin pengen cari tahu lebih lanjut tentang dia.
Anggraeni Purfita Sari
saya dapet buku ini gratisan dari Kick Andy :D
seperti biasanya buku dari acara itu, buku ini bertujuan untuk membuat kita termotivasi dan terinspirasi. untungnya buku ini berbentuk fiksi-biografi, jadi tidak membuat saya yang nggak mempan dikasih motivasi ini nggak ngantuk :D

overall, buku ini bagus, layak untuk dibaca anda yang butuh motivasi untuk mengatasi rasa minder terhadap diri sendiri, juga anda pecinta sejarah, khususnya sejarah jepang.
Budiasih
Comes in a handy size, this book mesmerize me from the start by the story of Toyotomi Hideyoshi. I finished it just in a day.
It tells us about the journey of a poor boy who became one of Japan's greatest leader. The best part is, Kitami Masao also put points about leadership in every chapter which summarize Hideyoshi's leadership style. A very good book to read for everyone who wants to be a leader, or just to improve oneselves personality.
Helga Soenimanggar
Read this book really make me thinking to treat people better and know what we have to do to the others. This book valued by advice to be a good leader, but not only a good leader, but also teach me to be a good person by story and Hideyoshi's story of life.Also show us that hard works is more important than just luck. :) Preparation and thinking out of box is needed. Also show me about loyalties and integrity, respect and appreciation.
Iksandi Lojaya
The Swordless Samurai akan terus menjadi bacaan berharga bagi siapa saja. Lewat buku ini, Toyotomi Hideyoshi mengajarkan prinsip-prinsip kepemimpinan yang sangat sederhana namun sering sekali diabaikan. Inilah buku yang memberi pencerahan sekaligus inspirasi, Hideyoshi membuktikan bahwa segala kekurangan dan kelemahan fisik yang ada bukanlah alasan untuk tidak bisa mencapai prestasi setinggi mungkin.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 24 25 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • The Last Shogun: The Life of Tokugawa Yoshinobu
  • The Heike Story: A Modern Translation of the Classic Tale of Love and War (Tuttle Classics)
  • Furin Kazan
  • Saga no Gabai Bachan (Nenek Hebat dari Saga)
  • Live Through This: A Mother's Memoir of Runaway Daughters and Reclaimed Love
  • Mafalda 1
  • Kedai 1001 Mimpi: Kisah Nyata Seorang Penulis yang Menjadi TKI
  • Notes From Qatar
  • Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Dua Tangis dan Ribuan Tawa
  • Entrok
  • Married with Brondong
  • Totto-chan's Children: A Goodwill Journey to the Children of the World  (Anak-Anak Totto-chan: Perjalanan Kemanusiaan untuk Anak-Anak Dunia)
  • Kangen Indonesia: Indonesia di Mata Orang Jepang
  • Garis Batas: Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
  • From Emperor To Citizen: The Autobiography Of Aisin Gioro Pu Yi
  • Heaven is Full So I Came Back!: My Stupid Boss 3
The Swordless Samurai: Leadership Wisdom of Japan's Sixteenth-Century Legend---Toyotomi Hideyoshi Kılıçsız Samuray

Share This Book

“Apabila burung kukuk tidak mau berkicau, bujuklah.” 1 likes
More quotes…