Empat Musim Cinta
by
Adhitya Mulya (Goodreads Author),
Andi F. Yahya (Goodreads Author), Hotma Juniarti, Okke Sepatumerah, Rizki Pandu Permana (Goodreads Author), S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti, Dwi Anissa Anindhika
Ketika bangun di pagi hari, aku memikirkan dirimu. Ketika bersiap-siap tidur, aku memikirkanmu juga. Dan di antara rentang waktu itu, aku memikirkan kita...
Bersiap-siaplah dibuai oleh 16 buah cerita manis karya 8 orang penulis berbakat. Bebaskan dirimu untuk tersipu-sipu, tergelak, bahkan mungkin sampai menangis. Kenapa tidak? Tak ada yang salah atau benar. Karena cinta ya...more
Bersiap-siaplah dibuai oleh 16 buah cerita manis karya 8 orang penulis berbakat. Bebaskan dirimu untuk tersipu-sipu, tergelak, bahkan mungkin sampai menangis. Kenapa tidak? Tak ada yang salah atau benar. Karena cinta ya...more
Paperback, 171 pages
Published
November 15th 2010
by Gagas Media
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
This book is not yet featured on Listopia.
Add this book to your favorite list »
Community Reviews
(showing
1-30
of
248)
Kumcer ini disusun oleh 8 pengarang berbeda dan ada 16 cerita di dalamnya, berarti tiap penulis menulis 2 cerita.
Dari judulnya, saya kira semua cerita ini pasti berhubungan dengan cinta. Tapi ternyata tidak. Khususnya untuk cerita kedua oleh Adithya Mulya, yang berjudul 'Scene 40 Yang Bermasalah Itu'. Itu cerita yang... kurang nggak wajar sebenernya. Mengambil tema pocong yang lagi hot mungkin saat itu. Tapi ya tetep aja, dari awal sampe akhir ga ada hubungannya sama cinta-cintaan. Aneh malah,...more
Dari judulnya, saya kira semua cerita ini pasti berhubungan dengan cinta. Tapi ternyata tidak. Khususnya untuk cerita kedua oleh Adithya Mulya, yang berjudul 'Scene 40 Yang Bermasalah Itu'. Itu cerita yang... kurang nggak wajar sebenernya. Mengambil tema pocong yang lagi hot mungkin saat itu. Tapi ya tetep aja, dari awal sampe akhir ga ada hubungannya sama cinta-cintaan. Aneh malah,...more
awalnya, melihat kover novel ini yang didominasi oleh warna merah muda, membuat saya berasumsi setiap cerita pendek yang dimuat di sini bercerita segala hal tentang cinta. namun, setelah benar-benar membeli dan membacanya di rumah, saya pun baru sadar banyak unsur dan tema lain yang tergambar dari setiap cerita yang disajikan.
dimulai dengan dua cerita yang ditulis oleh Adhitya Mulya, tentang seorang pacar yang benar-benar cemburu melihat kekasihnya sangat memuja salah satu aktor film, yang ia be...more
dimulai dengan dua cerita yang ditulis oleh Adhitya Mulya, tentang seorang pacar yang benar-benar cemburu melihat kekasihnya sangat memuja salah satu aktor film, yang ia be...more
Waktu browsing ke webnya Gagas, saya langsung tertarik dengan beberapa novel yang setelah saya baca sinopsisnya menarik dan/atau penulisnya udah jaminan saya suka. Terpilihlah Empat Musim Cinta yang lahir dari beberapa nama yang sudah saya kenal di jagad tulis menulis dan telah melahirkan banyak bacaan nan menarik. Sebut saja Mas Andi F. Yahya, Mbak Okke 'Sepatumerah', Mas Adhitya Mulya, Mas Rizki Pandu Permana dan Mbak Hotma Juniarti.
Waktu liat buku ini di Goodreads, saya lalu timbul bingung di...more
Waktu liat buku ini di Goodreads, saya lalu timbul bingung di...more
Melihat ‘penampilan’ buku yang bernuansa pink, ditambah dengan judul yang rada-rada , bisa dipastikan tema yang diangkat adalah perkara cinta. Orang yang sedang jatuh cinta, pasti akan berbinar-binar melihat cover sweet ala Gagasmedia yang satu ini. Terlepas dari sampulnya yang memang menawan, cerita pendek yang dimuat tidak semuanya mengena di hati.
Suguhan cerpen pertama sukses membuat saya tertawa saat menyelami kekocakan Aditya Mulya dalam Dimsum. Mengocok perut, tapi berakhir dengan indah....more
Suguhan cerpen pertama sukses membuat saya tertawa saat menyelami kekocakan Aditya Mulya dalam Dimsum. Mengocok perut, tapi berakhir dengan indah....more
Terima Kasih untuk Keong yang sudah menghadiahkan aku buku ini. Berikut kesan saya setelah membaca buku ini:
Dimsum: Lucu, ringan, konyol tapi bagus.
Scene 40 Yang Bermasalah Itu: *bengong* ini cerpen apa yah? CUUUTTTT!!!
Sepotong Senja: Dien, nama yang berulang kali disebut. Dien..Dien..Dien..
Dia, Aku dan Kamu: Hi, Keong... kangen. Ntar malam jangan lupa ya..../ Sender: Meong.
Atas Nama Cinta: Seharusnya di akhir cerpen ditambahin kalimat "And they lived happily ever after". Sempurna deh!
Jalan Takd...more
Dimsum: Lucu, ringan, konyol tapi bagus.
Scene 40 Yang Bermasalah Itu: *bengong* ini cerpen apa yah? CUUUTTTT!!!
Sepotong Senja: Dien, nama yang berulang kali disebut. Dien..Dien..Dien..
Dia, Aku dan Kamu: Hi, Keong... kangen. Ntar malam jangan lupa ya..../ Sender: Meong.
Atas Nama Cinta: Seharusnya di akhir cerpen ditambahin kalimat "And they lived happily ever after". Sempurna deh!
Jalan Takd...more
First, the cover is gorgeous. totally lovable.
The title, the tag, they're fine
Empat Musim Cinta: tentang aku, kamu, dan rasa
but sadly, the stories was so so. *no offense*
Dimsum: rasanya kayak comedy romance
Scene 40 Yang Bermasalah itu: "what..rrrr," that was my impression. i just dont get the idea of the story
Sepotong Senja: well, it taste like a romance
Dia, Aku, dan Kamu: kisah roman yang temanya selingkuh
Jalan Takdir: tentang Mela jalan takdirnya bukan untuk bersama mas Han sang kakak karena y...more
The title, the tag, they're fine
Empat Musim Cinta: tentang aku, kamu, dan rasa
but sadly, the stories was so so. *no offense*
Dimsum: rasanya kayak comedy romance
Scene 40 Yang Bermasalah itu: "what..rrrr," that was my impression. i just dont get the idea of the story
Sepotong Senja: well, it taste like a romance
Dia, Aku, dan Kamu: kisah roman yang temanya selingkuh
Jalan Takdir: tentang Mela jalan takdirnya bukan untuk bersama mas Han sang kakak karena y...more
The flavor of love"... All in one. Ini kali pertama saya baca kumpulan cerpen. Ternyata asik juga. Dimulai dr satu cerita ttg cinta platonik yang bnr2 bs bikin sengsara sang pacar dlm "Dim Sum". Ribetnya efek narsis akut yg diwakili kisah si pocong gila kamera dgn hobi ngemil tukang bajaj, thd seorang sutradara film horor; sampai sebuah kisah forbidden love.
Kumpulan cerpen ini habis saya lahap dlm setengah perjalanan jkt-bdg. Buku yg ringan, cukup menghibur dan walau ga terlalu inspiratif heheh...more
Kumpulan cerpen ini habis saya lahap dlm setengah perjalanan jkt-bdg. Buku yg ringan, cukup menghibur dan walau ga terlalu inspiratif heheh...more
sbnernya gw beli buku in buat tgas.. awlny gw sempet mengurungkan niat buat bli no novel krn coverny yg pinky bngt dn ddalmeny bnyk hati2.. :-| gw trpaksa bli krn susah nyari kumpuln cerpen yg bhasany ringn dn enak dbaca..
dn akhrny gw ga nyesek bli ni buku.. gw mengkategorikan buku in sbgai buku yg menghibur.. bukan dlm arti lucu, ad sih yg lucu..tp jg enak aj buat dbaca..ringan...yaa buat wkt senggang, ga ad salahny buat baca kumpuln cerpen in..
kisahny yg dtulis oleh pengrng yg brbeda2 bikin ki...more
dn akhrny gw ga nyesek bli ni buku.. gw mengkategorikan buku in sbgai buku yg menghibur.. bukan dlm arti lucu, ad sih yg lucu..tp jg enak aj buat dbaca..ringan...yaa buat wkt senggang, ga ad salahny buat baca kumpuln cerpen in..
kisahny yg dtulis oleh pengrng yg brbeda2 bikin ki...more
Membaca judul yang diberikan, saya sempat berpikir kalau kumpulan cerita dalam novel ini akan banyak mengambil latar "musim" dalam pemaparannya. Namun rupanya saya agak kecele. Dibuka dengan Adhitya Mulya dengan gaya khasnya, kemudian dilanjutkan dengan cerita-cerita ringan lain yang sayangnya sangat bisa ditebak alurnya. Mencapai pertengahan buku, saya benar-benar yakin kalau buku ini merupakan kumpulan cerpen pop ringan yang sering kita baca di majalah-majalah remaja, yang mana sejujurnya memb...more
Ada beberapa kisah-kisah pendek di dalamnya. Tapi, terus terang saya bacanya biasa-biasa aja, tidak menemukan sesuatu yang wah. Rata-rata ceritanya ringan khas cerita pendek di beberapa majalah remaja. Cerita favorite saya? tidak ada sepertinya, saking biasa-biasanya, saya jadi tidak menemukan sesuatu yang baru, lagian saya juga sudah bosan dengan cerita-cerita bertemakan cinta, karena covernya yang sweet aja makanya saya berikan satu bintang lagi, kalau tidak mungkin buku ini berakhir dengan sa...more
cukup menghibur, lumayan cepat juga diselesaikan. sesuai judulnya, di sini menggambarkan cinta dalam banyak perspektif dan rasa, yang bisa beda-beda di tangkap manusia. Cinta tak melulu soal senang dan sedih, banyak rasa lain yang terkandung di dalamnya.
Sayang, yg paling membuat saya tak mengerti adalah "scene 40 yang bermasalah itu", cerpen ini kenapa bisa nyasar di buku kumpulan cerpen cinta yak? Bagaimanapun saya mengamatinya, dan dari sisi manapun, saya tak menangkap adanya percikan cinta me...more
Sayang, yg paling membuat saya tak mengerti adalah "scene 40 yang bermasalah itu", cerpen ini kenapa bisa nyasar di buku kumpulan cerpen cinta yak? Bagaimanapun saya mengamatinya, dan dari sisi manapun, saya tak menangkap adanya percikan cinta me...more
Sebagai penggemar tulisan Okke "Sepatu Merah", saya beli Empat Musim Cinta semata-mata karena nama beliau *cie ileh. Dan memang, saya menikmati sekali tulisan Okke. Ringan dan enak dibaca seperti popcorn... Tapi saya agak kecewa sama cerpen "Pernah Jadi Aku?" Terlalu biasa dan ketebak banget. Padahal salah satu ciri khas Okke adalah ending yang unpredictable.
Selain Okke, saya suka cerpen dari Adhitya Mulya, termasuk yang tentang Pocong. Meskipun bingung juga sih, kok cerita serem begini bisa mas...more
Selain Okke, saya suka cerpen dari Adhitya Mulya, termasuk yang tentang Pocong. Meskipun bingung juga sih, kok cerita serem begini bisa mas...more
Saya jarang membaca kumpulan cerpen, entah kenapa. Mungkin karena saya sering merasa ceritanya 'gantung'. Tapi terkadang, kalau ada review bagus dari teman- teman atau sang penulis promonya gencar, saya tentu akan penasaran.
Pertama tertarik baca kumcer ini karena salah satu penulisnya adalah Adhitya Mulya, penulis Jomblo dan salah satu penulis di novel Traveler's Tale: Belok Kanan Barcelona, novel traveling favorite saya.
Setelah membaca sampai tuntas ke-16 cerita yang ada di kumcer ini. Saya sa...more
Pertama tertarik baca kumcer ini karena salah satu penulisnya adalah Adhitya Mulya, penulis Jomblo dan salah satu penulis di novel Traveler's Tale: Belok Kanan Barcelona, novel traveling favorite saya.
Setelah membaca sampai tuntas ke-16 cerita yang ada di kumcer ini. Saya sa...more
Cerpen Terbaik : "Pilihan Lamoreng" dan "Sekeping Hati yang Tersisa" dari S.A.Z AlFansyour
Cerpen Terlucu : "Dimsum" dan "Scene 40 Yang Bermasalah Itu" Adhitya Mulya (Walaupun sebetulnya saya masih bingung kenapa "Scene 40 Yang Bermasalah Itu" yang ga ada selipan cinta-cintanya sama sekali ikut dimasukin juga ke novel ini??? ga nyambung deh! hahaha)
Cerpen Ter-tak terduga : "Sepasang Kupu-kupu" Andi Fauziah Yahya dan "Jalan Takdir" Hotma Juniarti
Cerpen Ter-tanda tanya : "Menjemput Mempelai" Veroni...more
Cerpen Terlucu : "Dimsum" dan "Scene 40 Yang Bermasalah Itu" Adhitya Mulya (Walaupun sebetulnya saya masih bingung kenapa "Scene 40 Yang Bermasalah Itu" yang ga ada selipan cinta-cintanya sama sekali ikut dimasukin juga ke novel ini??? ga nyambung deh! hahaha)
Cerpen Ter-tak terduga : "Sepasang Kupu-kupu" Andi Fauziah Yahya dan "Jalan Takdir" Hotma Juniarti
Cerpen Ter-tanda tanya : "Menjemput Mempelai" Veroni...more
Judul Buku : Empat Musim Cinta (tentang aku, kamu, dan rasa)
Penulis : Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotma Juniarti, Andi Fauziah Yahya, Okke ‘Sepatumerah’, Rizki Pandu Permana, S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 174 Halaman
Tahun Terbit: 2010
Harga: Rp30,000 (Leksika Kalibata City)
Rating: 2/5
“Ketika bangun di pagi hari, aku memikirkan dirimu. Ketikabersiap-siap tidur, aku memikirkanmu juga. Dan, di antara rentang waktu itu, aku memikirkan kita…..”
Empat Musim...more
Penulis : Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotma Juniarti, Andi Fauziah Yahya, Okke ‘Sepatumerah’, Rizki Pandu Permana, S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 174 Halaman
Tahun Terbit: 2010
Harga: Rp30,000 (Leksika Kalibata City)
Rating: 2/5
“Ketika bangun di pagi hari, aku memikirkan dirimu. Ketikabersiap-siap tidur, aku memikirkanmu juga. Dan, di antara rentang waktu itu, aku memikirkan kita…..”
Empat Musim...more
Pertama tahu buku ini dari twitter @GagasMedia, dan tertarik karena penulisan beberapa aku suka dan koleksi buku-bukunya. Seperti, Adhitya Mulya dan Okke 'Sepatu Merah'.
Mungkin buku ini lebih tepat disebut kumpulan cerpen yah, karena memang isinya kumpulan cerita pendek dari delapan penulis yang berbeda. Dan begitu dapet buku ini, langsung dituntaskan dalam waktu kurang dari dua hari ^^
Isinya menarik, terlebih ditulis oleh 8 orang yang berbeda, jadi isinya bisa dibilang gado-gado, sesuai dengan...more
Mungkin buku ini lebih tepat disebut kumpulan cerpen yah, karena memang isinya kumpulan cerita pendek dari delapan penulis yang berbeda. Dan begitu dapet buku ini, langsung dituntaskan dalam waktu kurang dari dua hari ^^
Isinya menarik, terlebih ditulis oleh 8 orang yang berbeda, jadi isinya bisa dibilang gado-gado, sesuai dengan...more
Hmmm...
Ternyata memang tidak biasa. Bertemakan cinta dengan jalan cerita yang sederhana, tapi toh ternyata endingnya tidak seperti yang disangka. Banyak cerita yang mengejutkan. Ada yang bikin saya jadi senyum-senyum sendiri, tapi ada juga bikin hati saya ngenes. Yang jelas, cerita-cerita dalam buku ini terasa begitu jujur dan mengalir.
Ada Adhitya Mulya. Penulis yang saya kenal familiar lewat novel “Jomblo”-nya. Tulisannya kocak dan menghibur. Tapi kadang juga terasa aneh. Seperti cerita “Scene...more
Ternyata memang tidak biasa. Bertemakan cinta dengan jalan cerita yang sederhana, tapi toh ternyata endingnya tidak seperti yang disangka. Banyak cerita yang mengejutkan. Ada yang bikin saya jadi senyum-senyum sendiri, tapi ada juga bikin hati saya ngenes. Yang jelas, cerita-cerita dalam buku ini terasa begitu jujur dan mengalir.
Ada Adhitya Mulya. Penulis yang saya kenal familiar lewat novel “Jomblo”-nya. Tulisannya kocak dan menghibur. Tapi kadang juga terasa aneh. Seperti cerita “Scene...more
Berhubung ini kumpulan cerita dari beberapa penulis, rasa yang didapat bermacam-macam. Ada yang konyol sehingga kening saya berkerut saat membacanya 'err kayaknya ketuaan deh baca buku begini', tapi ada juga yang sedih dan membekas di hati. 2 bintang untuk keseluruhan cerita 1 bintang untuk covernya. Cover Gagas Media akhir-akhir ini mulai menggoda iman saya, padahal sebelumnya jarang banget tertarik buku cinta-cintaan begini.
Cerpen-cerpen di buku ini sangat menarik hati saya. Meski diksinya tak bertabur seperti karya-karya Andrea, namun ide-ide baru mereka bisa saya perhitungkan sebagai nilai tambah yang mengangkat tingkat interesting-nya. Imaji yang kaya dan segar, di buku ini tak ada cerita yang hanya jadi anak bawang. Kesalahan-kesalahan kecil semisal EYD yang melenceng pun tak sampai mengganggu narasi, sepertinya. Saya menikmatinya.
what the hell was in Adhitya's mind to include this stupid story of Scene 40 yang Bermasalah Itu in this book?? it's really is out of the topic. as i always follow his books, which are hillarious (at least from my view), this one story is rubbish :-P but i did enjoyed reading Empat Musim Cinta despite of that one particular story :-D
aslinya cuma 2.5 sih. tapi saya kasih tiga karna covernya yang bagus (meskipun saya ga suka warna pink).
cerpen yang saya suka adalah, dua di awal (karya Adhitya Mulia), empat di tengah (karya Okke 'sepatumerah' dan Rizki Pandu Permana), dan dua di akhir (karya Veronika Kusuma Wijayanti). sisanya? ga suka, ihihi :D
cerpen yang saya suka adalah, dua di awal (karya Adhitya Mulia), empat di tengah (karya Okke 'sepatumerah' dan Rizki Pandu Permana), dan dua di akhir (karya Veronika Kusuma Wijayanti). sisanya? ga suka, ihihi :D
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »

Loading...


















20 oct. 15:40