Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Bulan Celurit Api” as Want to Read:
Bulan Celurit Api
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Bulan Celurit Api

3.81  ·  Rating Details  ·  37 Ratings  ·  10 Reviews
Paperback, 130 pages
Published October 2010 by Penerbit Koekoesan
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Bulan Celurit Api, please sign up.

Be the first to ask a question about Bulan Celurit Api

Community Reviews

(showing 1-30 of 83)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Harun Harahap
Nov 22, 2010 Harun Harahap rated it it was amazing
Karena beberapa teman di facebook membaca buku ini, saya juga jadi ingin membacanya. Sebuah Kumpulan cerpen dari rekan yang pernah saya temui di Kedai ilalang, Benny Arnas. Judul dan halaman muka dari buku ini begitu menarik. Isinya pun tak kalah menariknya. Dengan adat budaya Sumatra Selatan yang begitu kental, kumpulan cerpen ini terasa unik dan nikmat. Baiklah, berikut kesan saya setelah membaca tiap cerpen dalam Kumcer ini:

Bulan Celurit Api : Dengan sudut pandang 2 generasi di atas kita dala
...more
Rido Arbain
Jan 18, 2016 Rido Arbain rated it really liked it
Seorang editor pernah bilang, "Tulislah apa yang kamu suka, bukan sekadar apa yang kamu tahu." Tapi, aku rasa penulis kayak Kak (nggak mau panggil 'mas' atau 'bang' karena tahu beliau orang Sumsel asli) Benny Arnas ini menulis apa yang dia suka dan dia tahu.

Hampir seluruh cerpen di Bulan Celurit Api ditulis dengan cita rasa lokal, dengan gaya bercerita dan diksi melayu, serta berlatar Sumsel, khususnya Lubuklinggau; tanah kelahiran penulis.

Dari total 13 cerpen di buku ini, rasanya nyaris semua
...more
Aditya Hadi
Dec 03, 2010 Aditya Hadi rated it it was amazing
Buku yang benar-benar berkisah tentang Lubuk Linggau, daerah asal Benny Arnas, Sang Pengarang. Diksi-diksi lokal yang dipakai justru mempercantik kumpulan cerpen ini, selain itu juga mendorong kita untuk lebih mengenal kebudayaan lokal di sana. Cerita favorit saya adalah cerita yang paling terakhir, berjudul "Perkawinan Tanpa Kelamin". Cerpen itu menggambarkan seorang homoseksual dan lesbian yang menikah hanya untuk menutupi status mereka, dan melenggangkan ketidak-normalan mereka. Benny Arnas b ...more
Wirotomo Nofamilyname
Buku ke-14 yang dibaca pada tahun 2015.

Bagus. Ceritanya nggak umum, dalam arti yang baik. Menyegarkan.
Cuma saya sedikit terganggu, karena tak terbiasa, dengan penggunaan bahasa sang penulis (sepertinya logat bahasa daerahnya: Lubuklinggau).

Tapi secara keseluruhan bagus.
Saya paling suka cerpen yang berjudul "Hari Matinya Ketib Isa". Lalu "Dilarang Meminang Gadis Berkereta Unta". Dan tentu saja cerpen yang menjadi judul buku ini, dan satu lagi cerpen dengan judul paling maut: "Tentang Perempuan Tu
...more
Noor Dee
Dec 01, 2010 Noor Dee rated it liked it
Setiap penulis, alangkah baiknya, menulis apa yang ia tahu. Bukan hanya untuk menghindari anakronisme dan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu, melainkan juga untuk memudahkan si penulis itu sendiri. Dan Benny Arnas telah melakukan hal itu.

Dalam buku Bulan Celurit Api (selanjutnya BCA) yang berisi 13 cerita pendek, terlihat sekali penulis menguasai apa yang ia tulis. Ia mengangkat cerita dengan sentuhan lokal yang berkembang di tanah kelahirannya, Lubuklinggau (tempat tinggal si penulis), daerah
...more
Aida Radar
Nov 05, 2014 Aida Radar rated it it was amazing
Review sederhana Bulan Celurit Api yang pernah ditulis 4 tahun lalu. :D
http://aidarahmanbadar.blogspot.com/2...
Defi Laila Fazr
Apr 19, 2014 Defi Laila Fazr rated it really liked it
just curious: kenapa kumcer sebernas ini tak ada dalam daftar nominasi KLA 2011?

Syabas Benny Arnas! :)
Aria Anggana
Mar 26, 2014 Aria Anggana rated it liked it
Shelves: milik-sendiri, kumcer
dari kesemua cerita, paling suka Anak Ibu.
Haqrah Dewi
Mar 23, 2012 Haqrah Dewi rated it really liked it
Shelves: short-story, fiksi
Benny arnas cukup lihai mengolah kata demi kata dalam buku ini. Bagi pencinta sastra, buku ini serupa jembatan untuk mengenal Benny Arnas. Sebab buku ini merupakan kumpulan cerpen-cerpennya yang telah dimuat di media nasional.

Secara keseluruhan semua cerita "memukau" dengan gaya penuturan klasik khas Benny. Saya suka. Sekali. :D
AS Durobasti
Feb 21, 2011 AS Durobasti rated it really liked it
Benny Arnas adalah matriks.
Fifin
Fifin marked it as to-read
Jun 15, 2016
Harpin
Harpin marked it as to-read
Mar 29, 2016
Bramantio Bramantio
Bramantio Bramantio rated it liked it
Dec 18, 2015
Hen Hendro
Hen Hendro marked it as to-read
Nov 23, 2015
Lely Yuliastrivi
Lely Yuliastrivi marked it as to-read
Oct 31, 2015
Andi Wirambara
Andi Wirambara rated it liked it
Aug 31, 2015
Utami Tri
Utami Tri marked it as to-read
Aug 22, 2015
Ima
Ima marked it as to-read
Jun 13, 2015
Emi Mawardi
Emi Mawardi marked it as to-read
Jun 06, 2015
Farizi Andam
Farizi Andam marked it as to-read
Jun 05, 2015
Amalia Rahmawati
Amalia Rahmawati marked it as to-read
Jun 04, 2015
Sri Sundari
Sri Sundari marked it as to-read
May 24, 2015
Reza
Reza marked it as to-read
Apr 19, 2015
Jejen Zidane
Jejen Zidane rated it it was amazing
Apr 02, 2015
Isna Permatahati
Isna Permatahati rated it it was amazing
Mar 23, 2015
Septia Putri
Septia Putri rated it really liked it
Mar 04, 2015
Lukita
Lukita rated it it was ok
Jan 10, 2015
Siti Khoirunnisa
Siti Khoirunnisa rated it really liked it
Dec 27, 2014
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Share This Book