Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Mata Air Air Mata Kumari” as Want to Read:
Mata Air Air Mata Kumari
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Mata Air Air Mata Kumari

by
3.58 of 5 stars 3.58  ·  rating details  ·  33 ratings  ·  17 reviews
Dari bawah sana, beberapa orang mencoba menekuri aliran air matamu. Mungkin mereka tak puas menikmati aliran itu hanya dari hilir. Atau mereka berharap menemukan mata air yang lebih jernih, dan tak berasa asin. Dan itu sama sekali tak sulit. Hanya beberapa hari berselang, mereka telah sampai di tanah gersang kami.

Kau yang saat itu terduduk di tepi danaumu, hanya bisa terpe
...more
Paperback, 140 pages
Published 2010 by Penerbit Katta
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Mata Air Air Mata Kumari, please sign up.

Be the first to ask a question about Mata Air Air Mata Kumari

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 53)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Sweetdhee
Keinginan sederhana setiap manusia, ingin dihargai

itu yang saya tangkap di cerpen pertama, Kofa
bahasa nya begitu mengalir, sederhana
tapi saya terenyuh menyadari betapa keinginan tersebut bisa memutarbalikkan suasana dunia
dari debu menjadi subur, lalu kembali lagi menjadi debu

dan memang semua empatbelas cerpen di dalam buku ini dituturkan dengan sederhana dan mengalir
sangat enak untuk dibaca
dan semuanya mempunyai garis besar yang sama
keinginan sederhana untuk dihargai
diakui
diterima
disayang
dicinta
...more
Miss Kodok
Dapat buku ini karena ikutan OPMI periode Juni 2011.

Saya adalah tipikal orang yang selalu membaca kata pengantar bila akan membaca sebuah buku, walau beberapa kali saya pernah terjebak oleh kata pengantar, ternyata saya tetap enggak kapok, dan dalam buku ini lagi-lagi saya terjebak. Tapi saya tetap tidak sudi dikatakan sebagai keledai bodoh, meskipun beberapa kali terjebak dalam "lubang" kata pengantar, tapi khan "lubang"nya enggak pernah sama *ngeles*.

Kata pengantar yang disampaikan oleh Bandun
...more
Rio Johan
(Sebetulnya bingung mau pijit berapa bintang, sebab cukup kenal penulisnya dan takutnya jadi tidak obyektif. Jadi, kuambilah titik tengahnya: tiga bintang.)

Ada beberapa kalimat rancu, kata-kata ganjil, dan sejenisnya, yang barangkali kelalaian dalam pengeditan, tapi secara garis besar cara berceritanya cukup nyaman diikuti (juga cukup punya intensitas dalam pembangunan suasana). Belum selesai sih, baru baca beberapa cerpen. Gaya berceritanya terbilang deskriptif, sangat deskriptif (berhubung bar
...more
Truly
Saya kaget………………………!
Mengetahui ada seekor ular yang selalu mendatangi seorang bayi, bahkan walau bayi itu telah dibawa jauh dari kampungnya.
Sang ular dengan segala cara bisa menemukannya, ia tetap ada disebelahnya hingga seseorang berteriak karena kaget!

Saya takut…………………….!
Mengetahui seorang gadis kecil bermata perak mampu membunuh pelanggan setia ibunya

Saya khawatir........................!
Belum ada yang menemukan tubuh layu seorang bocah

Saya merinding..................!
Membaca tulisan, ” Dan s
...more
an
kumpulan cerpen yang sebelum na telah diterbitkan. jadi setidak na telah melalui saringan yang cukup sampai akhir na dibukukan. hanya saja, mentang-mentang sudah pernah diterbitkan sebelum na lalu proses editing na berkurangkah? karena dalam buku ini, banyak ditemukan kesalahan tulis, baik tulisan maupun pengulangan. cukup mengganggu mengingat ini pernah diterbitkan sebelum na. jika sebelum na ada yang salah, kenapa tidak dilakukan perbaikan???

pengantar dalam kumpulan cerita ini, ntah kenapa...
...more
Oky Septya
Mata Air Ari Mata Kumari setebal 140 halaman ini merupakan kumpulan cerpen berisi 14 cerita pendek. Kumpulan cerpen di dalamnya kebanyakan bercorak fantasi akan mitos lokal dari latar belakang sejarah dan budaya Indonesia (dan beberapa cerita mengambil latar budaya luar).

Membaca kumpulan cerpen selalu membuat saya gemas karena banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan lagi agar jadi novel utuh. Selalu ada perasaan mengambang dan tak puas. Terutama jika kita masih penasaran dengan apa, bagaima
...more
Nike
wow, buku ini sadis!
Yup, saya harus bilang buku ini sadis, sesadis isinya :)

Saya kira awalnya buku ini akan bercerita tentang Mata Air dari Air Matanya seseorang yg disebut Kumari, tetapi saya keliru. Buku ini bukan hanya bercerita tentang Air Mata Kumari, tapi banyak hal. Ya, ini kumpulan cerita, seperti yang saya bilang tadi, ceritanya sadis tapi bikin penasaran.

Ada 14 cerita pendek tentang banyak hal di buku ini, tapi beberapa yang sangat saya suka, Kofa, Amela Ameli, Bayi Baboa, Ana Bakka da
...more
Franci
Buku ini merupakan kumpulan cerita dari 14 kisah yang dituang dalam 136 lembar kertas. Aku terhenyak mengingat judul yang banyak untuk buku setipis itu!

Ini dia 14 judul yang terpampang pada daftar isi:
Kofa
Amela Ameli
Lama Fa
Kisah Si Umar Pengkor
Bayi Baboa
Keris Kiai Setan Kober
Eksekusi
Ana Bakka
Bayang pada tempayan penuh air, cermin retak, langit-langit kamar, rumah kosong penuh debu, dan epitaf yang patah
Anak Nemang Kawi
Utusan Tanah Mati
Mata Air Air Mata Kumari
Cerita tentang Tiku
Dua Mata Perak
Lalu
...more
Rhea
Buku hadiah dari si penulis lewat mbak Trully (terima kasih mbak Trully, terima kasih mas Yudhi) + dapat tanda tangannya pula. *berbunga-bunga*

Dibaca dalam rangka baca bareng buku fiksi asli Indonesia "Mata Air Air Mata Kumari" oleh Yudhi Herwibowo bersama Goodreads Indonesia.

14 cerita pendek yang disajikan dalam sebuah buku. Lembar demi lembar saya membaca buku ini, saya terkesima oleh lantunan kata-kata yang terurai. Sangat nyaman untuk dibaca.

Tapi, sayang sekali, saya tidak dapat menikmati c
...more
Irawan Senda
Kumpulan cerpen yang mencengangkan, sastra yang tidak terlalu pekat namun kuat dalam penceritaan sepertinya hadir dalam kumpulan cerpen ini. Membacanya membuat kita terbawa ke alam masing-masing cerita. Keren banget deh pokoknya....
Dhejan
Kumulan ceren dari Yudhi Herwibowo. Cerita tentang Kumarinya terlalu menyakitkan hati. *lho
ana
ternyata bukan sekedar buku anak seperti yang saya kira.
Alvina
Mata Air Air Mata Kumari berisikan 14 cerita pendek yang sebagian besar berkesan agak “seram”. Beberapa ceritanya mengambil latar belakang kisah di Nusa Tenggara Timur, seperti pada Cerpen berjudul “Kofa” yang menceritakan sebuah dusun kecil di utara Larantuka. Kemudian pada cerpen “Lama Fa”, kisah tentang seorang pemburu paus di Lamalera, sebuah kampung di pulau Lembata. Pada cerpen dengan judul “Ana Bakka”, cerita berlatar belakang sebuah desa bernama Mafat-to, 3 jam dari Kupang.

Meski sebagia
...more
B-zee
Mata Air Air Mata Kumari, awalnya agak kesulitan membaca dan memahami judul itu, tetapi ternyata jawabannya sudah ada di sinopsis back cover :)

Ada empat belas cerpen dalam buku ini, dengan berbagai setting. Mulai dari sebuah desa terpelosok di Nusa Tenggara Timur, desa kecil di Jawa pada masa PKI, sampai suatu daerah di Nepal. Meski begitu, Nusa Tenggara Timur yang mendominasi setting tempat di sebagian besar cerpen tersebut. Tidak hanya menggunakan nama wilayah sebagai 'hiasan', tetapi penulis
...more
Annisa Anggiana
Peringatan : Kalo anda gampang gentar jangan coba-coba membaca cerpen ini malam-malam sendirian, hehe. Nanti nasibnya seperti saya yang merinding sendiri di dalam gerbong kereta sepi malam hari begitu sampai ke cerita tentang Ana Bakka! Hiiiiiii.

Kayaknya baru kali ini deh saya memberi 5 bintang pada buku kumpulan cerpen. Terlebih lagi kumpulan cerpen Indonesia. Mungkin memang cerita-cerita pendek di buku ini selera saya banget. Yang jelas begitu nutup buku langsung tertegun saking dibuat merind
...more
cindy
14 cerpen yg bbrp di antaranya terasa sangat menarik karena setting lokasinya, di nusa tenggara dan tempat2 eksotis lain. ceritanya sendiri banyak mengulik masalah sosio-politik, dari mslh pengadilan hingga pki, dari busung lapar sampai dewi hidup himalaya. semua dituliskan dengan diksi yg indah dan enak dinikmati. sayang ada typo2 yg mengganggu.
Dewayanie prasetio
ouw, ouw, ouw... cuma tiga cerpen yg kumengerti alur ceritanya..*meringis*
Noveawaty Noor alkahfi
Noveawaty Noor alkahfi marked it as to-read
Dec 03, 2014
Pronita
Pronita marked it as to-read
Sep 27, 2014
Edwin Radja
Edwin Radja marked it as to-read
Jul 01, 2014
Natsu
Natsu marked it as to-read
Jun 15, 2014
Ila
Ila added it
Apr 25, 2014
Djho Izmail
Djho Izmail marked it as to-read
Sep 24, 2013
Koencha
Koencha marked it as to-read
Jul 30, 2013
Felya
Felya marked it as to-read
Jun 11, 2013
Septiana
Septiana marked it as to-read
Feb 13, 2013
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
1914041
YUDHI HERWIBOWO ia an Indonesian novelist. He was wrote a many book already, from a kind of genres. Usually he use HIKOZZA for japanese novel that he wrote and YUDHI H. for some comedy novel
More about Yudhi Herwibowo...
Asoi Geboi Bohai Enigma Untung Surapati [un]affair Kuch Kuch Lebai Hai

Share This Book