by
3.57 of 5 stars
Dibalik gemerlap negara-kota Singapura, berserak relung-relung ironi sampai tragedi negeri maju Asia yang jarang diketahui oleh dunia. Buku ini men... read full description

reviews

Dec 19, 2010
Harun Harahap rated it: 4 of 5 stars
Membaca “After Orchard “ karya Margareta Astaman atau biasa dipanggil Margy mengingatkan saya akan masa kuliah saya di kampus **** di Jurangmangu. Tentu bukan karena lingkungan yang jelas berbeda seratus delapan puluh derajat. Kampus Margy sangat bersih bahkan katanya jalanan pun dipel. Lain dengan kampus saya yang ketika berjalan harus menunduk ke bawah. Dikarenakan takut menginjak tahi kambing yang bertebaran di jalan.

Juga bukan karena sarana dan prasarananya. Kampus Margy punya asr More...
4 comments like (8 people liked it)
Oct 03, 2011
Ivon rated it: 3 of 5 stars
Sepuluh cara selamat kuliah di Singapura:

1. Jangan Punya Keinginan Untuk Membanding-bandingkan Nilai Dengan Mahasiswa Lain. Hanya lakukan hal ini bila kamu punya lima puluh macam koleksi nilai A+ dari tugas-tugas selama tiga semester, dan juga, sertakan bukti pelengkap berupa Piala Lelaki Telanjang dari Academy Award, Piagam Pulitzer, dan Foto Saat-Saat Penganugrahan Nobel Perdamaian dari Sri Paus di Vatikan.

2. "Hati Manusia" Adalah Untuk Orang Berpotensi Gagal. More...
Jan 03, 2011
Mahansa rated it: 3 of 5 stars
buku ini simply mengukuhkan lagi pendapat bahwa tidak ada yang sempurna di muka bumi ini. to err is a human. justru sisi manusiawi menjadi nyata dalam kekurangan. ironisnya di sini, superioritas telah menjadi sebuah "kekurangan". ternyata, manusia-manusia yang katanya paling kaya, paling pintar, paling "ter" dalam segalanya menyisakan lubang kekosongan yang teramat dalam.

maka, menjadi valid lah pertanyaan yang suatu kali pernah gua ajukan kepada tung dusem waringin, More...
Oct 30, 2010
Reth's rated it: 1 of 5 stars
Well...well,
saya tertipu dengan penampilan cover yang menawan, sangat menawan!
Dan ternyata isinya...bisa dibilang standar.

I thought that Margarita or Margareta or whoever her name is will tell us the story about her life at Singapore, the bright story and how amazing it is to be happen living in Singapore for 4 years, just like others self-travelling shorta story. It isn't? Nope, it's not.
Yang bisa aku tangkap selama aku membaca lembar demi lembar (and fyi, i didn't More...
Oct 24, 2010
Desti rated it: 4 of 5 stars
After Orchard secara umum menceritakan plus-minus negara tetangga kita yang mungil tapi makmur itu. Dari sudut pandang penulis yang pernah berkuliah di universitas bergengsi di Singapura selama empat tahun pembaca disodori berbagai fakta unik mengenai Singapura, warganya, dan sistemnya. Terbagi atas empat bab;
1. Kampusku Sayang, Kampusku... membahas tentang masa-masa kuliah penulisnya yang.. satu kata: keras. Saya langsung suka tokoh Oknum R yang digambarkan sebagai pengeluh nomor satu sed More...
Dec 28, 2010
Melita rated it: 4 of 5 stars
Kalau mba Margy adalah orang yang ngerasain Singapura after Orchard,, aku adalah orang yang tersihir pesona 3 hari 2 malam-nya Orchard Road..hehehe,,, jadi kalau mba Margy gak menceritakan kisahnya di Singapura, mungkin selamanya aku ada dalam pengaruh sihir 3 hari 2 malam Orchard Road... ^^


Hmm, cerita mba Margy tentang kampusnya bikin aku flash back ke masa kuliah. Soalnya, kampusku pun menerapkan sistem pendidikan yang sama dengan kampusnya mba Margy. Baik kampusku maupun kampus More...
Jan 02, 2011
Nike rated it: 4 of 5 stars
Sebenernya naksir buku ini setelah baca review dari Harun. Langsung deh tuh ga babibu lagi beli buku ini. Dan, bener kan saya sukaaaa....

After Orchard ini bukanlah novel sodara-sodara, bukan juga cerita cinta di negeri Singapura itu, tapi ini hanyalah sebuah cerita dari Margareta (Margie) tentang Singapura, tentang negara kecil itu, tentang kampusnya NTU, tentang orang-orangnya dan semua opininya.

Saya hanya tau Singapura adalah negara tetangga, tempatnya surga belanja bagi ba More...
1 comment like (1 person liked it)
Feb 08, 2011
Irda Dewi Puspita rated it: 3 of 5 stars
Covernya bagus. Kualitas kertasnya top markotop. Ceritanya, walaupun pada awalnya aku kurang begitu suka, tapi lama-lama jadi suka. Hmm.. beberapa penggal kisah Margie, terutama mengenai kehidupan belajarnya, mengingatkanku pada suasana jaman sekolahan dulu ;)

Cerita di buku ini berasa kayak curhatannya si ibu penulis ini selama menuntut ilmu dan bekerja di negeri Surga Belanja ini. Di awal cerita aku ngerasa penulisnya koq kayak "ngejelekin" indo banget. Dari mulai sistem ant More...
Nov 14, 2010
Lalu Abdul rated it: 4 of 5 stars
Bagiku, apa yang ditampilkan Margie di sini apa adanya. Di satu sisi, ia terkadang terkesan mengagung-agungkan NTU (Nanyang Technological University) di mana ia mengambil jurusan Komunikasi. Tapi, di sisi lain ia juga banyak mengungkap sisi minus dari NTU serta Singapore secara umum.

Bahasanya yang santai, tapi tidak dengan isinya. Rada-rada sarkas, tapi mengajak untuk berpikir. Tepatnya sih, menyentil. Bagaimana orang-orang kita diperbandingkan dengan orang-orang Singapura dalam hal More...
Jul 01, 2011
Pratiwi rated it: 4 of 5 stars
Pengalaman Margareta jadi mahasiswa di Singapura komplit dengan kehidupan sehari-harinya selama di sana. saya baca buku ini lebih dari sekali. Kadang-kadang buku ini jadi motivator saya ketika malas belajar (saya mahasiswa juga).Membaca betapa keras dan susahnya menimba ilmu di negeri orang, membuat saya bersyukur dan menyadari bahwa kuliah memang gak mudah, dan semua orang juga sama-sama berjuang. Pesan-pesan moral yang terselip di After Orchad menjadi nilai plus tersendiri.


Saya More...
Mar 01, 2011
Sekar rated it: 4 of 5 stars
After Orchard membuka mata saya akan bagian lain dari Singapura yang tak tampak dari slogan-slogan turismenya yang menarik hati dan dari gemerlap Marina Bay dan Orchard Road yang memukau. Membaca buku ini serasa menyeruput cereal oatmeal di pagi hari. Ringan namun bergizi. Terutama bagi yang tertarik untuk melanjutkan studi atau menjadi pekerja kerah putih di Singapura. After Orchard layaknya guidebook yang jujur dan apa adanya, yang akan memberikan orientasi berharga untuk memulai hidup sebagai More...
Jul 17, 2011
Anugerah rated it: 3 of 5 stars
A reflective reading for those who have or are currently studying in NTU. Might be a bit overwhelming to those who had not experienced studying in Singapore. A light and refreshing reading for leisure time, but I would not vouch to really take in the points brought forward in this book. People live differently and undergo different experiences. I familiarize myself with a few points brought forward, but would readily provide arguments for other experiences.

Good job done by Margie. NTU More...
Apr 12, 2011
Dedeh SH rated it: 3 of 5 stars
ttg Margie yg memilih utk mengikuti kata hatinya, menjalani kebahagiaan-nya..

membaca dua buku ringan---buku ini dan the naked traveler 2---yang "ajaib" menyadarkan saya, membuat saya melihat Indonesia dr perspektif yg berbeda. jd makin cinta Ina. Ina utk lebih dikenal, dicintai, digali.

dibanding s'pore dlm kisah Margie ini.. hmm, aku hidup di negeri yg sedang berkembang. negeri yg penuh dinamika. negeri yg sebagian rakyatnya masih sedang mencari identitas n jati di More...
Feb 09, 2012
Fredrik rated it: 3 of 5 stars
Buku ini pada dasarnya berisi curhatan Margie tentang masa-masa perkuliahannya dulu dan secuplik pengaruh setelah periode itu selesai.
Buku ini bukan novel, lebih mirip uneg-uneg bercampur ungkapan syukur; jadi jangan tertipu, apalagi kalau berharap akan beroleh format isi serupa novel.

Well, selain pernah berkunjung ke te-ka-pe, saya juga mengenal sejumlah orang (teman ataupun bukan) yang menetap di Singapura (termasuk eks-teman-teman sekolah yang ujug-ujug-nya kecemplung juga k More...
Feb 05, 2011
Artha rated it: 4 of 5 stars
buku ini memberikan pengetahuan baru dan pandangan baru tentang perbandingan budaya singapura dan indonesia dalam dunia pendidikan, budaya sehari-hari dan visi dan misinya.


dan yang lebih ngagetin adalah Margareta Astaman itu, lahirnya tahun 1985, sebaya adikku yg paling kecil! Salut deh bisa mengenal pribadi (dari bukunya) wanita yang begitu tangguh ini. Buku ini cocok banget buat yang lagi nyari kampus, yang lagi mencari visi dan misi. dan buat membuka perspektif orang-orang y More...
Feb 14, 2011
aulia rated it: 4 of 5 stars
awalnya membaca buku ini karena rekomendasi teman. dia berkata: "setelah baca after orchard, saya tak begitu iri dengan singapura".
saya sepakat dengan teman saya itu untuk kehidupan sosial di Indonesia, tapi ingin punya budaya displin seperti di sana.
buku yang menghadirkan lengkap fakta yang di singapura. Komplit pula dengan data-data yang dihadirkan, dan tetap dengan sindiran manis tentang Indonesia.
Mar 16, 2011
Sarashanti rated it: 3 of 5 stars
Ternyata negara yang terlihat begitu sempurna dari iklan pariwisata pun masih memiliki banyak kekurangan. Dengan bahasa yang ringan, pembaca bisa dengan mudah memahami kebiasaan, karakter, dan pola pikir penduduk Singapura yang sebenarnya. Dari tulisannya terlihat bahwa Margie adalah penulis yang cerdas. Ia bisa menghubungkan suatu kejadian sederhana yang ditemui sehari-hari dengan masalah yang begitu serius.
Dec 26, 2010
Meita rated it: 3 of 5 stars
bagus sih ni buku~~
menceritakan bahwa tak semua yang terlihat indah itu benar benar indah luar dalam...
sesuatu yang sempurna memang tidak alamiah...
tapi bukan kah kita memang berusaha untuk mencapai sempurna??
karena memang bukan novel,, jadi memang gak ada alur cerita,, tapi okelah... :-)
Feb 28, 2011
Gabriella rated it: 3 of 5 stars
Salah seorang teman saya yang melewati masa SMP dan SMA-nya di Singapura pernah bilang begini : "Jangan pernah loe berpikir untuk menetap di Singapura. Gak enak!" Ternyata, setelah saya membaca "After Orchard", saya mendapatkan gambaran bahwa seperti itulah sosok Singapura yang sesungguhnya. Singapura tidak hanya sebatas Orchard Road.

Margareta Astaman bisa membandingkan kondisi Indonesia dan Singapura secara fair. Itu yang saya suka.

Satu hal lagi, kocak ju More...
Dec 08, 2010
V3_strife rated it: 4 of 5 stars
Buku keren untuk dikoleksi.
Menggambarkan bagaimana kehidupan jika tinggal di Singapura.
Gaya bahasanya bagus, mudah dimengerti dan super kocak.
Wajib baca!
Feb 06, 2011
Abid rated it: 3 of 5 stars
buku yang mengupas tentang positif-negatif di singapura. males review, udah banyak kok. ;)
Nov 01, 2010
Chopie rated it: 3 of 5 stars
ternyata singapore tak seperti yang dibayangkan...tapi keren..:D
Jul 06, 2011
asyamantha rated it: 4 of 5 stars
Membuka mata tentang negeri tetangga dari sudut pandang yg lain.
Jun 23, 2011
Indah "Threez" rated it: 3 of 5 stars
638th - 2011
Jan 12, 2012
Lydia rated it: 3 of 5 stars
Singapore's real face
Jan 16, 2012
Emil rated it: 5 of 5 stars
saya kagum sekali dengan cara Margie menceritakan tentang bagaimana negara Singapura menciptakan sebuah sistem yang memberikan tekanan kepada warganya untuk terus bersaing dan bekerja keras sehingga memperoleh keunggulan global, kesejahteraan ekonomi, dan sekaligus permasalahan sosial. topik yang sulit ini disajikan dengan bahasa yang ringan dan lucu. salut.
Feb 06, 2012
Ade rated it: 4 of 5 stars
Feb 01, 2012
Lemonade rated it: 4 of 5 stars
Jan 19, 2012
Vitri added it
Jan 06, 2012
Muhammad rated it: 4 of 5 stars