Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Perempuan, Langit ke Timur” as Want to Read:
Perempuan, Langit ke Timur
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Perempuan, Langit ke Timur

3.60  ·  Rating Details  ·  15 Ratings  ·  5 Reviews
Kenapa harus membaca puisi Olin? Karena di tangan Olin, puisi kembali meledakkan suara sunyi seorang pribadi, percakapan gelisah dengan diri sendiri. Di tengah zaman yang hiruk pikuk dan anonim, suara pribadi menjadi pemberontakan terhadap kemapanan diri dan kemapanan sosial.

Seni adalah pemberontakan individual, dengus pemberontakan itu bertiup keras dari puisi Olin.
M.Fadj
...more
Paperback, 94 pages
Published October 2008 by Yayasan Jurnal Perempuan
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Perempuan, Langit ke Timur, please sign up.

Be the first to ask a question about Perempuan, Langit ke Timur

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-25 of 25)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
e.c.h.a
May 26, 2015 e.c.h.a rated it liked it
Recommended to e.c.h.a by: Goodreads Indonesia
Baca online di sini

*****

Dua puisi favorit gue...

Perasaan Senja Ini

Aku menengok senja,
dengan hawa tenteram
taman menguncup
dan debu tadi pagi meresap.

Aku merindu senja
dengan kesumba di sudut langit
otak meredup lelah
dan kaki ingin pulang.

Aku jatuh cinta pada senja
pelukan anginnya buai jiwa
detak sendu dua kekasih pisah
layaknya intro musik malam.


Kata Hujan

kata hujan
mari kubisikkan senandung di sudut jiwamu
kibaskan tetesan air itu
rangkul senyum bersama senja

kata hujan lagi
mari kusejukkan siang itu
ket
...more
Rhea
May 04, 2011 Rhea rated it really liked it
di ujung musim (hal.87)

daun-daun beri jalan bagi bunga
menghindar malas di ujung Mei
dari siramam tegas mentari
layaknya kulitku mengering
pagi ini badai bermuara di wajah
pancarkan panasnya di ubun-ubun
berputar di balik punggung
sampai di ujung lidah
kelopak pagi semakin rekah
getir meresapi pandangan mata
kubiarkan badai menyiksa
dan ngilu di sekujur hari


another ballad(hal.80)

: jangan harap kami takut!

mungkin pohon itu pikir aku dendam
kamu salah ...
mungkin daunnya mengutukku negatif
ka
...more
Sweetdhee
May 07, 2011 Sweetdhee rated it really liked it
dahaga (hal.68)

kau hadiahkan cemas di awal mei
ketika senyum itu lupa menyambangi
sementara dahaga sentuhan selalu berdesir
menutupi tirai kerinduan peraduan

kausampirkan tawa
yang biasa disematkan saat pintu terbuka
dalam pelukan gelombang badai
waktu itu... begitu dekat

kau relakan impian menutup
ketika kurengkuh lagi cinta itu
di antara hidangan taman rumahku
yang kadang makin dingin

***********************************************

...jadi rindu akan k.a.m.u
aih..

baca bareng GRI
Harun Harahap
May 04, 2011 Harun Harahap rated it really liked it
Shelves: e-book, indonesian, puisi
Sepertinya Olin Monteiro senang sekali merangkai kata. Apapun itu, mulai dari cuaca sampai dengan insiden FPI. Kapanpun itu, saat fajar menyingsing ataupun hujan jatuh ke bumi. Dan dimanapun itu, Cibubur hingga afrika nun jauh di sana. Olin Monteiro menyusun kata hingga menjadi puisi.


Yang aku suka:

kata hujan (hal.67)

kata hujan
mari kubisikkan senandung di sudut jiwamu
kibaskan tetesan air itu
rangkul senyum bersama senja

kata hujan lagi
mari kusejukkan siang itu
ketika kemarau rasa dan asa
menelusup l
...more
Nura
Apr 14, 2013 Nura rated it liked it
Shelves: poetic
ikutan baca bareng sebelumnya, dan baru punya bukunya jumat yang lalu, plus tanda tangan penulisnya.

puisi favorit gw dari hlm. 67.

Kata Hujan

kata hujan
mari kubisikkan senandung di sudut jiwamu
kibaskan tetesan air itu
rangkul senyum bersama senja

kata hujan lagi
mari kusejukkan siang itu
ketika kemarau rasa dan asa
menelusup lorong detik dan menit

katanya lagi
mari kusentuh pelan jemarimu
sambil menyambut istana malam
ketika sekeping hati bukanlah keharusan

: tetapi cinta itu cuma ada…

Sanny Rutumalessy
Sanny Rutumalessy rated it really liked it
Oct 12, 2015
Ade Rizkha
Ade Rizkha marked it as to-read
Apr 20, 2015
Nurhalimah Pohan
Nurhalimah Pohan rated it it was amazing
Mar 01, 2015
Elvira
Elvira rated it it was amazing
Nov 01, 2013
Ila Redsidra
Ila Redsidra marked it as to-read
May 09, 2013
Eko
Eko rated it liked it
Mar 29, 2013
Nikita Mira
Nikita Mira marked it as to-read
Mar 16, 2013
Faiz
Faiz rated it really liked it
Feb 11, 2013
Iezha D'minahasa
Iezha D'minahasa marked it as to-read
Dec 21, 2012
Heri andika
Heri andika marked it as to-read
Dec 12, 2012
Dezzy
Dezzy added it
Nov 16, 2012
Farah
Farah marked it as to-read
Nov 08, 2012
Sansrisna
Sansrisna marked it as to-read
Nov 07, 2012
Sifa Rusayla
Sifa Rusayla rated it did not like it
Aug 24, 2012
Helvy
Helvy rated it liked it
Sep 11, 2011
Aveline Agrippina
Aveline Agrippina rated it liked it
May 04, 2011
Jannah
Jannah rated it it was amazing
Apr 28, 2011
John Ferry Sihotang
John Ferry Sihotang rated it liked it
May 27, 2011
ahmedoank
ahmedoank marked it as to-read
Apr 15, 2011
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Share This Book