Takhta Cahaya (Xar & Vichattan, Seri Ahli Waris Cahaya, Buku Satu)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Takhta Cahaya (Xar & Vichatan, Seri Ahli Waris Cahaya #1)

by
3.55 of 5 stars 3.55  ·  rating details  ·  78 ratings  ·  34 reviews
Sinopsis: Nyanyian merdu yang semula terdengar sayup-sayup sekarang terdengar semakin keras dan semakin keras di telinga mereka masing-masing.

Di dalam Cahaya Ku Menanti
Datanglah … Datanglah …
Kaulah yang Terpilih
Sentuhlah … Sentuhlah …

Seperti terhipnotis, Gerome, Antessa, Kara, dan Dalrin perlahan menjulurkan tangan mereka hendak menyentuh tongkat putih bercahaya itu. Perla...more
Paperback, Revised Edition, 341 pages
Published August 1st 2010 by Adhika Pustaka (first published June 2009)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Takhta Cahaya, please sign up.

Be the first to ask a question about Takhta Cahaya

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 119)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Bondan Stanislaus
Bagi saya, Bonmedo Tambunan adalah penulis briliyan yang layak diperhitungkan bukan saja di Indonesia, namun juga di seluruh dunia.

Buku pertama Xar&Vichattan: Takhta Cahaya ini adalah bukti kepiawaian sang penulis. Ia tidak bergenit-genit dengan kerumitan plot dan penokohan. Ia justru menonjolkan kesederhanaan dan kepolosan, seperti seorang anak melihat dan mencerna segala yang ia temui dan menuangkannya ke atas kanvas dengan warna-warna dasar.

Sepintas membaca X&V buku pertama terasa sep...more
Alvina
Kuil kegelapan kembali bangkit, ditandai dengan terwujudnya kutukan yang menimpa pimpinan Kuil Xar dan Vichattan, yaitu Biarawati Agung Mirell dan Penasihat Utama Magdalin. Kedua wanita ini mulai khawatir, bukan karena kesehatan mereka tetapi karena adanya ramalan bahwa Khalash, Sang Penguasa kegelapan akan kembali. Kalash dan para sekutunya telah berhasil dikalahkan pasukan cahaya dalam peperangan tujuh tahun yang lalu. Ramalan itu juga sudah ada selama jangka waktu tersebut, tetapi mereka tida...more
Moh Ass
Anakku baca buku ini karena senang ada tanda tangan penulisnya (dan juga ada sogokan bila dia selesai membacanya).

Kritik dari anakku: hurufnya kurang besar.

Terus berkarya Bony.
Truly
Seharusnya saya bertindak mengikuti kata hati!Belakangan ini saya sering mengacuhkan insting saat membeli buku. Padahal sudah beberapa kali terbukti insting saya benar, keragu-raguan membeli malah merugikan saya. Buku ini sempat dilirik saat acara Bedah Buku Feel di Gramedia Pejaten Village. Namun sayang, buku yang ditemukan di antara buku lain yang bukan sejenis kondisinya memprihatinkan. Belum lagi melihat format tulisan yang relatif kecil sedangkan spasinya lumayan besar, serta posisi sisi ka...more
Lia Aprilia
Mar 14, 2011 Lia Aprilia rated it 4 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: winda rianti
Recommended to Lia by: trully rudiono
Shelves: novel-fanfic
Ini buku pertama dari dua buku Xar & Vichattan yang dikasih sama mas boni yang baik hati :D pada acara “bincang-bincang orang kedhalu”. Mohon maaf baru sempet nge-resensi sekarang. Padahal bacanya udah selesai dari awal Februari 2011.

Kesan pertama lihat buku ini... fantasi banget! sampulnya itu lho... bener-bener gak akan salah deh orang akan mengira bahwa ini novel fantasi. ada angsa terbang, rusa terbang, lengkap dengan sosok manga... full of fantasy. Kalo dari segi sampul, ini udah oke ba...more
Biondy
Judul: Xar & Vichattan: Takhta Cahaya (Xar & Vichatan, Seri Ahli Waris Cahaya #1)
Penulis: Bonmedo Tambunan
Penerbit: Adhika Pustaka
Halaman: 312 halaman
Terbitan: Juni 2009

Peperangan antar Kuil Xar dan Vichattan berhadapan dengan Kuil Kegelapan tidak terhindarkan. Tapi perang kali ini tampaknya berlangsung tidak seimbang. Xar dan Vichattan tidak lagi didukung kekuatan Cahaya yang telah hilang seiring hancurnya Kuil Cahaya tujuh tahun yang lalu. Satu-satunya cara untuk mengimbangi Kuil Kegel...more
Manikmaya
Hmm oke jadi saya telah selesai membaca novel ini dalam waktu 1 minggu. Errr... mula-mula saya agak terganggu sama nama pasukan kesatria Kuil Xar, yakni Ka-Xar, sebab rasanya kok jadi terbayang-bayang kata sifat "kasar".

Oke... uh... lupakan saja soal penamaan itu. Sekarang kita beralih kepada plotnya. Yah... seorang ksatria muda Ka-Xar, seorang biarawati cilik Kuil Xar, dan dua orang penyihir cilik bertipe elemental dari Istana Vichattan telah dipilih menjadi ahli waris sihir cahaya. Hmmm... di...more
Yunita1987
Buku ini yang merupakan hadiah ini, akhirnya kelar juga. Akhir dari buku ini membuat aku semakin penasaran dengan kisah lanjutan dari pertualangan 4 anak yang merupakan ahli waris Cahaya.

Awalnya buku ini sempat membuat aku stress, saat pertama membuka halamannya,,oh,,,tidaaaaakkk tulisannya terlalu kecil. Gak tau kenapa ya, aku paling males, kalau harus baca buku yang tulisannya kecil. Tapi semua terbayarkan dengan cerita dari buku ini yang benar-benar sangat menarik. Thanks banget buat pengara...more
Shandy Yeo
Judul: Takhta Cahaya (Xar dan Vichattan #1)
Penulis: Bonmedo Tambunan
Publikasi: Indonesia, Juni 2009

Barangkali inilah novel fantasi lokal yang paling saya suka. Selain latar tempatnya yang tidak ada di dunia nyata, nama-nama tokoh buatan Penulis juga memberi nilai tambahan bagi seri ini.

Sebenarnya novel ini sudah saya baca sejak awal diterbitkan, kemudian saya membaca kembali novel ini dalam versi revisi. Walaupun menggunaka tema yang biasa, yaitu perang antara Terang dan Gelap, jalan ceritanya t...more
ana
not bad buat penulis fantasi Indonesia!

buku fantasi-indonesia pertama yang saya baca. awal2 baca agak2 berekspektasi rendah sih.. tapi ternyata nilia kahirnya sama sekali ga rendah tuh. ceritanya, tokohnya, penjelasannya udah bagus meskipun kayaknya masih kurang maksimal.

saya baca yang edisi revisi, tapi rasanya kok masih ada yang perlu diedit lagi ya? misalnya kaya "secepat kilat" yang seriii..ng banget digunakan saat adegan Tamur dan Lahana lawan penyihir kegelapan. jadi agak jengah karena ko...more
Dion Yulianto
Seru dan rapi, dua kata untuk menggambarkan buku ini. Tidak banyak bolong logika dan ceritanya begitu nikmat untuk dibaca. Keunggulan novel ini adalah pada kesederhanaan yang lalu diolah secara matang dan detail. Kegelapan melawan cahaya, tema yang sudah klise. Tapi jika diolah dan dipadukan sedemikian rupa dengan elemen-elemen fantasi serta alur yang menawan, tema klise ini bisa tetap menghasilkan sebuah kisah yang seru dan tidak membosankan. Adegan pertempurannya yang banyak juga membuat pemb...more
Bonmedo Tambunan
Dec 16, 2009 Bonmedo Tambunan rated it 5 of 5 stars  ·  (Review from the author)  ·  review of another edition
Shelves: fantasy, indonesian
Mungkin review ini akan sedikit bias karena kebetulan saya sendiri yang menulis buku ini :) Xar & Vichattan: Takhta Cahaya, adalah buku yang ditujukan terutama bagi pembaca anak-anak - remaja, walaupun juga banyak pembaca dewasa penggemar fantasy yang dapat menikmati buku ini. Mendengar comment dari beberapa pembaca buku yang sampai ke telinga saya :), kekuatan dari buku ini justru dari simplicity plot, dan juga seperti yang sudah dikemukakan di beberapa review yang sudah ada, "seru"-nya per...more
Luz Balthasaar
Sebenernya pengen ngasi 4 bintang ke buku ini. Ditulis dengan serius, enak dibaca. Dunia dan karakternya terasa nyata. (Jarang-jarang ada Fiksi Fantasi Indonesia yang segininya diseriusi, hehehe.) Yang akhirnya bikin aku memutuskan untuk ngedrop satu bintang adalah karena kebanyakan karakter dan plotnya merupakan stereotipikal fiksi fantasi. Hero berpedang, heroine penyihir, plotnya menyelamatkan dunia.

Kalau mereka yang nggak merasa bermasalah dengan stereotip memberi 4 bintang, menurutku itu s...more
Dian
Seru. Banget. Dan itu bocah-bocah nan unyu dan kiyut! #pelukAntessa #pelukDalrin #pelukKara #pelukGerome

Satu kekurangannya menurut saya pribadi (subyektif ya!) yaitu semua tokohnya hitam putih. Engga ada yang abu-abu. Memang ada abeoform, tapi itu kan jelas-jelas tokoh hitam yang sedang menyaru.

Entahlah. Dan ini baru buku 1. Mungkin ada perkembangan di buku selanjutnya...
Robert Prabowo
pertama mau beli gak yakin karena cetakannya jelek..setelah dibaca wow...karya yang bagus dari penulis lokal.
Ardani Subagio
Review menyusul.Rating aslinya 2,5. Aku buletin kebawah soalnya banyak yang bikin aku ga puas dari buku ini.

Semenjak aku baca awal buku X&V ini, udah ada beberapa hal yang bikin aku susah connect. Dimulai dari awal cerita besar yang seharusnya terjadi di dua tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan. Kejadian ini menimpa dua orang penting yang baru dikenalin saat itu juga. Masalahnya adalah, aku ga langsung ngeh kalo yang diceritain itu dua orang berbeda, aku kira itu orang yang sama tapi ga...more
Dewi Kirana
Sebuah cerita dengan background dan setting yang cukup lengkap dan unik, menunjukkan bahwa pengarangnya benar-benar meluangkan waktunya untuk membangun pondasi kisahnya. Deretan karakter yang walaupun berasa stereotip (terutama empat tokoh utamanya) namun diceritakan dengan cukup solid, sehingga memiliki kedalaman yang cukup buatku untuk berempati dengan anak-anak ahli waris cahaya tersebut.

Karakter-karakter pembantunya malah memiliki variasi yang lebih beragam, tidak ada yang sama, lagi-lagi me...more
Lutfi Jayadi
Xar dan Vichattan dua negeri magis yang dilanda wabah jahat. Pemimpin Xar dan Vichattan terkena kutukan kuno. Kondisi mereka semakin lemah setiap hari. Energi mereka terus berkurang apabila melawan. Seperti makan buah simalakama. Melawan mati tak melawan mati konyol. Ya, konyol, karena mati tanpa perlawanan. Jalan satu-satunya adalah melenyapkan kutukan itu.

Kutukan Jahat itu adalah rahasia elite kerajaan. Rakyat tak perlu tahu. Kedua pemimpin itu tak mau rakyat dirundung sedih. Hidup harus berj...more
Marchel
Dikirim khusus oleh Bang Boni. Thanks ya Bang. Hehehehe, sori kalo komentar gw di bawah agak pedas.

Oh ya, spoiler alert ya, walau gw ga ungkap cerita secara detil.

1. Peta.
terinspirasi peta dari game Heroes Might & magic (n game setipe) ya?
Trus yg di sebelah luar peta apaan? daratankah? cuma ada 1 laut di peta yaitu di sebelah kiri atas.

Gw tertarik komentari peta, karena ada cerita Biarawati Petra diminta kirim pasukan ke pegunungan Eros untuk mencegah pasukan Kuil Kegelapan bergerak ke Vic...more
Feby
Ah.. akhirnya selesai juga baca novel ini. gara2 kesibukan dan mood baca yang ga menentu, jadilah novel ini 4 bulan baru selesai. >.<
tadinya mau ikut lomba resensi X&V 2, jadi gak sempat lagi deh.. >.< (so sorry, Mr. Boni)


Mengenai novel ini. Sebenarnya aku tahu buku ini sudah ada duluan daripada Akkadia, tapi karena aku sempat beberapa kali dikecewakan dengan fikfan lokal, jadilah sering kali kulewatkan. (untung masih tersedia waktu mau beli. edisi revisi, lagi! ^^)
Covernya a li...more
Toba Beta
ada terang di mahkluk cahaya..
asa kelam di diri sang gelap..
amukan jahat mengancam buana..
alam cahaya berjuang membela.


Bonmedo, melalui novel 'Xar & Vichattan" mengisahkan suatu bentuk eksistensi konflik di keabadian yang begitu sarat dengan intrik dan semangat pertarungan untuk kemenangan.

Ini merupakan suatu karya unik yang begitu terasa menonjolkan nilai kehidupan dan kekuatan jiwa terang dalam menghadapi badai kegelapan yang begitu mengancam.

Suatu rangkaian novel yang menarik untuk dibac...more
Ahmad
Perang antara kuil cahaya,kuil xar,dan vichattan melawan kuil kegelapan 7 tahun lalu dimenangkan oleh kuil cahaya,xar,dan vichattan,Pangeran kegelapan,Khalash dikirim ke void,ruang antara kehidupan dan kematian bersama para pengikutnya,
Setelah 7 tahun,pemimpin kuil xar dan vichattan terkena kutukan kegelapan yangakan keluar ketika kuil kegelapan bangkit lagi.Kemudian,Dalrin,Antessa,Kara,dan Gerome terpilih sebagai ahli waris cahaya.Mereka lalu memulai tugas pertama mereka yaitu membangkitkan k...more
Non
Buat aq, yg jarang bgt baca buku fantasy terlebih lokal, buku ini cukup mampu ngebuat aku unk gak berhenti baca ditengah2 cerita walau waktu yg dibutuhkan agak lama hehe..

Idenya menarik jg jalan ceritanya yang mampu buat orang penasaran..

Walau tetap ada beberapa gangguan spt detail2 yg diulang2, atau detail yg mungkin maksudnya menjelaskan sesuatu (spt jurus2 atau fisik makhluk2 yg tak biasa) yang jatuhnya malah ngeganggu karena penempatan yg kurang pas atau kepanjangan...

Review lengkapnya (spoi...more
Novella
Bukunya cukup memuaskan untuk dibaca dan memberi kesan tersendiri pada saat membaca ini buku. Awalnya masih agak tidak mengerti tapi semakin diteruskan akhirnya mengerti juga. Perjuangan empat orang sahabat dan dua negara bersahabat untuk melawan kegelapan semakin seru aja dan perjuangan mereka yang akhirnya membuahkan hasil.
Persahabatan yang sangat baik dan kayaknya tidak bisa dipecahkan. Good story apalagi untuk remaja.
sinta nisfuanna
Ceritanya seru dan sangat mengalir, hanya saja saya agak kesulitan mengingat nama tokoh terutama para prajurit Kuil Xar & Vichattan. Ditambah lagi, ukuran font yang mungil lumayan membuat mata agak ngotot terutama untuk saya yang bermata ‘minus’ efeknya dibutuhkan beberapa kali waktu istirahat selama membacanya.

http://jendelakumenatapdunia.blogspot...
Serpentwitch
Not bad. Perang dan battle2 di bagian akhir buku bisa dibilang cukup menarik. Sayang sekali bagian2 awal ke tengah buku masih terlalu hambar dan datar. Ending terasa terpotong dengan kurang baik sehingga kurang menggigit dan alih2 bikin penasaran dgn buku 2 malah turn off minat baca lanjutannya.

Untuk penerbitnya, great cover, but not good enough layouts.
Pro
Suka sama ceritanya, suka sama gaya menulisnya. Saya bukan pembaca fantasi yang taat, jadi kalau saya bisa membaca dengan lancar, pasti cerita fantasinya menyenangkan. Seri buku ini termasuk seri buku fantasi yang sanggup membuat saya bertahan membacanya. Saya menikmati cerita fantasi di buku ini.
Lia
Suka sama ceritanya, suka sama gaya menulisnya. Saya bukan pembaca fantasi yang taat, jadi kalau saya bisa membaca dengan lancar, pasti cerita fantasinya menyenangkan. Seri buku ini termasuk seri buku fantasi yang sanggup membuat saya bertahan membacanya. Saya menikmati cerita fantasi di buku ini.
Kristiyana Hary Wahyudi
dikasih lsg ama pengarangnya,,,
cuma diganti aja istilah shapeshifter jd abeoform
komen lain sama dgn yg unrevised edition
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
3160288
Bonmedo, or as his friends call him: Boni, has not started writing until he is late in college. Things that he started as something to relax and kill time while waiting for classes, has finally been recognized, and recently been published as his first novel: Xar & Vichattan : Takhta Cahaya, came out in all major Indonesia's book store in June 2009. Since then, this professional banker/latin b...more
More about Bonmedo Tambunan...
Xar & Vichattan: Prahara (Xar & Vichatan Seri Ahli Waris Cahaya, Buku Dua) Empat Tubuh Statera (Xar & Vichattan: Seri Ahli Waris Cahaya, #3) Fantasy Fiesta 2010: Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2010 Fantasy Fiesta 2011: Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2011

Share This Book