Soekarno; Orang Kiri, Revolusi dan G30S 1965
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Soekarno; Orang Kiri, Revolusi dan G30S 1965

3.45 of 5 stars 3.45  ·  rating details  ·  11 ratings  ·  2 reviews
Melalui kumpulan tulisan ini, Ong ingin mengatakan bahwa Peristiwa G30S telah membuat Pemimpin Besar Revolusi hilang dari panggung nasional dan internasional. Ternyata revolusi tidak berjalan sebagaimana digariskan Sukarno. Selama pemerintahannya, situasi sosial-politik telah tumbuh ke dalam suatu kondisi matang bagi terjadinya revolusi lain. Sukarno digulingkan oleh kontr...more
Paperback, 1st ed., 219 pages
Published April 2009 by Komunitas Bambu (first published January 1st 2009)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Soekarno; Orang Kiri, Revolusi dan G30S 1965, please sign up.

Be the first to ask a question about Soekarno; Orang Kiri, Revolusi dan G30S 1965

Community Reviews

(showing 1-30 of 30)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Manikmaya
Buku ini menegaskan seperti apa hubungan Soekarno dengan pemimpin-pemimpin dunia lainnya. Beliau dekat dengan orang-orang moderat macam J.F. Kennedy dan orang-orang komunis sosialis macam Mao Zedong, tapi kurang bisa membawa diri di hadapan orang-orang liberal-demokratis. Berhentinya Bung Hatta dan ditahannya Syahrir membuat diplomasi luar negeri Indonesia menjadi kacau, sebab Bung Karno bukan orang yang suka duduk berunding dan merencanakan sesuatu sampai sedetail-detailnya.
Abieffendi
dari awal sampai akhir, sulit sekali mengikuti jalannya tulisan dalam buku ini. Karena itu saya berpendapat buku ini kurang cocok bagi pembaca pemula, dalam artian yang tidak mengetahui secara, setidaknya, garis-besar peristiwa g30s.

Tapi yg menarik bagi saya pribadi adalah bagian akhir buku ini, dimana seorang sejarahwan kolega Ong Hok Ham melampirkan tulisan ong hok ham selama ia mengalami tekanan psikis hebat paska g30s. ong hok ham target C*A?
Khairunisa Putri
Khairunisa Putri marked it as to-read
Sep 05, 2014
Syamsul Ancu
Syamsul Ancu marked it as to-read
May 17, 2014
Yuni Nur aeni nasrullah
Yuni Nur aeni nasrullah marked it as to-read
Apr 06, 2014
Dian
Dian marked it as to-read
Jan 31, 2014
Pras
Pras marked it as to-read
Feb 11, 2014
Jeezzae
Jeezzae marked it as to-read
Dec 30, 2013
Daniel Prasetyo
Daniel Prasetyo marked it as to-read
Oct 07, 2013
Zaky
Zaky marked it as to-read
Aug 21, 2013
Ivan
Ivan added it
Feb 24, 2013
Reqgi First
Reqgi First marked it as to-read
Feb 21, 2013
Santi Nastiti
Santi Nastiti marked it as to-read
Oct 18, 2012
aldo zirsov
aldo zirsov marked it as to-read
Oct 01, 2012
Jeffry
Jeffry added it
Aug 14, 2011
sie
sie is currently reading it
Jun 09, 2011
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
Dari Soal Priyayi sampai Nyi Blorong: Refleksi Historis Nusantara Riwayat Tionghoa peranakan di Jawa Runtuhnya Hindia Belanda Wahyu yang Hilang, Negeri yang Guncang The Thugs, The Curtain Thief, And The Sugar Lord: Power, Politics, And Culture In Colonial Java

Share This Book