Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Manjali dan Cakrabirawa” as Want to Read:
Manjali dan Cakrabirawa
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Manjali dan Cakrabirawa (Bilangan Fu #2)

3.64  ·  Rating Details ·  1,095 Ratings  ·  153 Reviews
Setelah melahirkan tiga novel bestseller, yakni Bilangan Fu, Saman, dan Larung, Ayu Utami mengeluarkan novel keempat berjudul Manjali dan Cakrabirawa . Novel ini merupakan kelanjutan novel Bilangan Fu

Serial ini mengisahkan petualangan Marja, Yuda, dan Parang Jati menghadapi berbagai misteri lokal di Nusantara. Sementara Bilangan Fu mengangkat tema alam gaib di kawasan Paci
...more
Paperback, 276 pages
Published July 6th 2010 by Kepustakaan Populer Gramedia
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
Bumi Manusia by Pramoedya Ananta ToerLaskar Pelangi by Andrea HirataAnak Semua Bangsa by Pramoedya Ananta ToerRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariNegeri 5 Menara by Ahmad Fuadi
Novel Indonesia Terbaik
68th out of 479 books — 417 voters
The Sweet Sins by Rangga Wirianto PutraFilosofi Kopi by Dee LestariSaman by Utami, AyuLaskar Pelangi by Andrea HirataEdensor by Andrea Hirata
Karya Sastra Indonesia Favorit
50th out of 79 books — 49 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Ariyati Lestari
Nov 03, 2010 Ariyati Lestari rated it did not like it
Shelves: indonesian
Haduh, kenapa ya dengan novel ini?
Bacanya jadi capek karena kisah gak mengalir (menurut saya loh, kalau menurut anda baik-baik saja .. ya sudah). Saat membaca serasa terantuk-antuk batu kali, trus pindah situasi ke gurun gersang, trus pindah lagi ke perkampungan padat penduduk – banyak isinya, banyak macamnya, terlihat padat, saling terkait, tapi teteeep… penggambaran situasinya koq ya gak mengena (beda dengan Bilangan Fu yang ngajak kita jalan-jalan dengan asik bersama tokoh cerita dan sempet b
...more
Farah
Jul 19, 2010 Farah rated it liked it
Membaca buku Manjali dan Cakrabirawa karya Ayu Utami dengan tokoh utama Marja gadis 19 tahun, membuat saya teringat dengan diri pada usia yang sama.
Gadis daerah, berkiblat pada sesuatu yang moderen: kota besar, Jakarta, luar negeri. (Itulah rasanya yang juga menjadi alasan saya memilih jurusan arsitektur, terpesona dengan bangunan tinggi yang tak ada di kota tempat tinggal saya.)

Seperti remaja kebanyakan saat itu. Saya buta dan tidak peduli dengan sejarah (Apalagi candi-candi karena saya lahir d
...more
Wisnu Sumarwan
Sep 13, 2010 Wisnu Sumarwan rated it it was ok
Saya bukan penulis profesional. Saya juga bukan pembaca yang terlalu rajin. Jadi, pengetahuan saya masih sangat dangkal dibanding penulis-penulis yang mungkin telah menerbitkan buku-buku bestseller.

Namun, sebagai orang yang takterlalu paham, saya merasa ada yang janggal saat selesai membaca Manjali dan Cakrabirawa karya Ayu Utami. Saya merasa ada yang kurang matang dan terdapat kesan terburu-buru. Saya tidak tahu bagaimana proses penulisannya. Akan tetapi, selesai membaca buku tersebut saya mera
...more
Marina Zala
** Books 75 - 2016 **

4 dari 5 bintang!

Astagaa!! saya jatuh cinta pada novel sekuel ini ketimbang buku pertamanya Bilangan Fu . Saya suka segala aspek dalam buku ini mulai dari cerita candi-candi jawa tengah dan jawa timur, Kisah Candi Calwanarang dan Calon arang yang mengingatkan saya akan novel Cerita Calon Arang oleh Pramoedya Ananta Toer. Kisah dilema konflik batin antara Parang jati, Marja dan Yuda. Jangan lupakan kisah Mahabharata dan Ramayana yang sangat kental dibuku ini. :)

Didalam buku
...more
indri juwono
Jul 26, 2010 indri juwono rated it really liked it
Shelves: sastra-indonesia
#2010-65#

Seandainya aku Marja Manjali, pasti aku jatuh cinta pada Parang Jati.

Ingin ia menyaksikan mata bidadari yang terbuka untuk dijelajahi. Inilah perbedaan Parang Jati dengan lelaki lain : matanya tidak menjelajahi tubuhmu. Matanya tidak menjelmakan kau seonggok obyek. Matanya berkata kepadamu bahwa di dalam sana ada rasi-rasi bintang. Jelajahilah. Alamilah. (h.118)

Marja :
Aku akan merasa aman dan beruntung berada dekat Parang Jati, yang dipercaya kekasihku untuk menjagaku. Perjalanan yang d
...more
Feby
Sep 06, 2010 Feby rated it it was amazing
Recommends it for: penggemar sastra, sejarah, misteri
Recommended to Feby by: Ko Ronald
Sebenarnya sehabis selesai baca "Bilangan Fu", ingin baca buku non-sastra, tapi... iseng-iseng mencoba ngintip halaman pertama "Manjali dan Cakrabirawa" ini dan...*jrengjreng* ini tulisannya... ~.~

Tuhan.

Itu adalah hari ketika Marja melihat mata malaikat pada paras sahabatnya.



Setelah itu tak bisa menaruh buku ini lagi sampai sepuluh jam kemudian. =="

Mungkin juga ini soal selera. Saya memang selalu suka roman yang diselingi kisah misteri/teka-teki (atau cerita misteri/teka-teki yang diselingi k
...more
gieb
Jul 19, 2010 gieb rated it liked it
Sekitar tahun 2000, saya dengan berbekal kamera Pentax MX pernah mendaki Gunung Penanggungan. Ditemani oleh beberapa rekan, rencananya kami akan mendokumentasikan artefak candi yang memang berceceran di gunung itu. Kami menginap di lokasi candi pertama yang kami temui. Sayangnya, saya sudah lupa nama candi itu. Cuma saya ingat, di lokasi candi itu terdapat makamnya. Pengalaman saya ini muncul kembali begitu saya membuka lembar-lembar pertama Novel Manjali dan Cakrabirawa ini. Apakah candi yang ...more
Frida
Apr 03, 2016 Frida rated it liked it
Tentang rahasia, misteri, dan teka-teki yang melingkupi perjalanan Marja, Parang Jati, dan Jacques dalam penggalian candi baru yang dijuluki "Candi Calwanarang". Tentang cinta segitiga yang tumbuh dengan cepat dan pasti, antara Marja dan Parang Jati, sementara Yuda, kekasih resmi Marja sedang berada di tempat berbeda. Pada akhirnya, ini juga bercerita tentang pengkhianatan dan pertemuan kembali. Jika kebetulan terjadi terlalu banyak, apakah artinya? Tentu saja, itu berarti ada tangan penulis ...more
Ditta
Jul 26, 2010 Ditta rated it liked it
Shelves: indonesian
Pertama kali liat covernya "hm,,bagus juga..." lukisan sepertinya sedang 'in' dijadikan cover yah??eh ternyata Ayu Utami sendiri yang melukis,,,
mulai dicermati dengan seksama "kok ada tulisan seri bilangan Fu di pojok kanan atas?" pertanyaan itu terjawab di back cover:

Seri Bilangan Fu adalah seri novel dengan tokoh utama Marja, si gadis kota yang ringan hati, dan dua pemuda, Yuda dan Parang Jati. Ketiganya adalah karakter utama novel besar Bilangan Fu. Jika Bilangan Fu lebih filosofis, seri rom
...more
Petronela
May 14, 2016 Petronela rated it really liked it
Manjali dan Cakrabirawa mengajak pembaca untuk masuk ke dalam kepala Marja Manjali, gadis muda dari ibukota yang berada di antara Sandi Yuda --lelaki bebas sekaligus pemanjat tebing & Parang Jati --lelaki bermata malaikat yang jatuh ke bumi, pembenci militer, penyuka sejarah.

Kepergian Yuda bersama tim militer untuk memanjat tebing, meninggalkan Marja bersama Parang Jati yang kemudian membawanya keliling mendatangi candi-candi di pulau Jawa. Pencarian sebuah artefak membawa mereka ke Candi Ca
...more
Nilam Suri
Jul 28, 2010 Nilam Suri rated it really liked it
Shelves: literature
Buat saya, buku ini adalah sesuatu yang spektakuler, karena apa yang tertulis di dalamnya jauh di luar batas kemampuan dan pengetahuan saya. Rasanya membaca kisah Marja, Parang Jati, dan Sandy Yuda ini benar2 membuka cakrawala saya tentang sebuah cerita dari masa lampau, yang bahkan selintingannya pun saya tak pernah dengar, well, kecuali tentang Raja Airlangga tentunya, tapi selain itu, seperti kisah Cakrabirawa, Manjali, dan Ratu Calwanarang, saya sama sekali buta.

Bagusnya lagi, tak terlalu ba
...more
Indah ip
Sep 26, 2010 Indah ip rated it really liked it
Hmm, ini kelanjutan seri Bilangan Fu.

Tokoh utamanya masih Marja, gadis kota yang santai, manja, ceria dan dua pemuda, Sandi Yuda dan Parang Jati.

Ceritanya ringan dan asik-asik aja, banyak unsur budaya dan sejarah juga politik khususnya soal kisah candi-candi di wilayah Jawa Tengah-Jawa Timur dan peritiwa 30 Sept 1965.

Yang menarik tentu saja roman cinta dan persahabatan ketiganya: Marja, Yuda, Jati.

Penasaran, kalau dijadiin film, kira-kira siapa ya yang paling pas jadi Parang Jati?
Pemuda yang
...more
Ursula Florene
Feb 19, 2012 Ursula Florene rated it liked it
Merupakan salah satu kisah yang terjadi pada rentang waktu pertengahan Bilangan Fu.

Di sini, yang menjadi tokoh utama adalah Marja. Beberapa hal yang tidak dikatakan di Bilangan Fu, akan diungkap di sini.

Marja ditinggal kekasihnya, Sandi Yuda, selama seminggu bersama dengan Parang Jati, sahabat mereka. Walaupun di mulut mengatakan sahabt, tapi sebenarnya Marja diam-diam menyimpan rasa terhadap Jati. Untuk mengisi waktu selama Yuda tidak ada, Jati mengajak Marja untuk ikut dalam proyek penggalian
...more
Greq
Sep 23, 2010 Greq rated it liked it
Pertama membaca baris-baris awal dalam paragraf pertama buku ini, sempat terpikir bahwa buku ini akan bercerita tentang kisah cinta. Tak akan berbeda dengan cerita-cerita fiksi remaja lainnya-apalagi tokoh utamanya perempuan muda; 19 tahun. Tapi setelah membaca semakin jauh, semua pikiran lamaku hilang. Dugaanku salah. Buku ini memang berisi kisah cinta anak muda, tapi mereka bukan anak muda "biasa"-yang hanya tahu 'hang out' di mall dan ngabisin duit dengan dengan senang-senang. Mereka menaruh ...more
Ardita
Jan 25, 2011 Ardita rated it liked it
Beli dan lalu baca buku ini karena penasaran. Konon satu seri dengan "Bilangan Fu", yang maaf, kurang bisa saya pahami. Baru setelah setengah bagian, buku ini mulai menarik. Pada saat yang bersamaan, sempat baca tentang laporan kekerasan terhadap perempuan saat tragedi 1965 terbitan Komnas Perempuan. Lalu malamnya nonton film "Mass Grave", dokumenter lokal tentang pembongkaran kuburan massal tertuduh PKI di Wonosobo, Jawa Tengah. Malamnya, baca bab 20-an novel ini. Langsung dong, mimpi buruk..

Ay
...more
Elfi
Jul 21, 2010 Elfi rated it liked it
Berhasil menyelesaikannya dlm hitungan hari, setidaknya lebih baik mengingat Bilangan Fu sampai sekarang belum juga kelar :(
Padahal gw sempet bacanya dlm perjalanan doang, apa karena di buku ini ada sedikit bumbu2 percintaannya sehingga lebih mudah diterima oleh otak gw yak :P

Masih dengan tokoh yang sama dengan Bilangan Fu, tapi kali ini Marja mendapatkan porsi yang lebih besar untuk diceritakan. Membaca cover belakang dan ceritanya yang menggantung sepertinya akan ada lagi seri2 selanjutnya den
...more
Devi R. Ayu
Nov 15, 2010 Devi R. Ayu rated it liked it
Sejarah..tak banyak orang bisa membawa materi ini dalam sebuah novel, apalagi sejarah Indonesia. Sebagai warganya saja, saya tidak tahu mana yang benar dan salah... Karena saya percaya salah dan benar hanyalah masalah perspektif belaka.

Di buku ini saya pahami kenapa harus ada perbedaan di dunia ini. karena dengan adanya Sang Liyan, dengan adanya sistem alternatif, sistem yang lain, ketidaksamaan, maka kita bisa tahu bahwa sistem yang pertama bukanlah sat-satunya kebenaran. Sehingga menghindarka
...more
David Pratama
Aug 23, 2012 David Pratama rated it liked it
Ayu tidak secerdas di Saman dan Larung. Inilah masa di mana Ayu mulai memaksakan diri dengan ketelanjangannya. Bukan ketelanjangan secara alami dan indah, tapi ketelanjangan yang dibuat-buat dan semu.... sedikit munafik...
AS Durobasti
Salah satu buku terburuk dengan propaganda terbaik yang saya tahu.

Setelah Saman, yang menyimpan kebohongan, dan heteronormatifitas dan falosentrismenya itu, Ayu Utami tampaknya mau bikin dagelan di buku ini. Banyak hal yang cuma jadi tempelan, eksotisme, intelektualitas yang nanggung.

muhammad
Apr 22, 2012 muhammad rated it liked it
Terkesan, Ayu Utami mau menjelaskan tentang cerita percandian di Indonesia, dengan gaya bahasa sastranya. Tapi saya malah merasa malas baca kalau sudah terlalu membahas percandian itu.
Lagi-lagi saya kurang suka dengan sisipan2 doktrin bahwa hubungan di luar nikah itu sangat wajar.
Ari muttaqin
Nov 25, 2015 Ari muttaqin rated it really liked it
harus baca 2x baru bisa bikin riview.
Andreana Sembiring
Nov 15, 2012 Andreana Sembiring rated it really liked it
Ayu Utami, gw udah denger namanya dari dulu tapi gak pernah tertarik baca bukunya. Alasan pertama karena stigma gw terhadap penulis Indonesia yang kebanyakan bikin cerita yang akhirnya mudah ditebak, setidaknya itu kesimpulan yang gw ambil setelah membaca beberapa buku dengan penulis Indonesia. Dan, anggapan gw berubah setelah membaca buku Ayu Utami ini. Anggapan gw emang sempit, mungkin juga karena pengetahuan gw yang memang kurang luas dan terlalu percaya diri.
Sebenernya ada beberapa penulis I
...more
Dion Yulianto
Mar 31, 2014 Dion Yulianto rated it really liked it
Shelves: signatured
Manjali dan Cakrabirawa adalah seri kedua dari serial Bilangan Fu karya Ayu Utami yang mengangkat kisah petualangan trio Parang Jati, Sandi Yuda, dan Marja Manjali. Kisahnya sendiri merupakan penggalan dan perluasan dari lini masa kisah dalam novel Bilangan Fu, yakni ketika Yuda menitipkan Marja—kekasihnya—kepada Parang Jati. Ketiganya memang sobat akrab, dan sama sekali tidak ada rasa risih menitipkan seorang pacar bagi Yuda. Well, jika sudah membaca Bilangan Fu, pembaca pasti bisa maklum ...more
Fairynee
Nov 03, 2012 Fairynee rated it liked it
Shelves: novel
Jika kebetulan-kebetulan terjadi terlalu banyak dan cocok satu sama lain, apakah kita tetap percaya bahwa itu adalah serangkaian kebetulan belaka? (Hal. 18)

Kalau menurut saya, kutipan di atas merupakan inti dari novel setebal 251 halaman ini. Ada banyak kebetulan yang menautkan setiap peristiwa/hal, jalin menjalin menjadi cerita misteri berbumbu dongeng nusantara dan peristiwa tahun 65.

Kebetulan Marja dititipkan pacarnya, Sandhi Yuda pada Parang Jati yang akan mengikuti pelatihan panjat tebing d
...more
Lucky
Apr 04, 2013 Lucky rated it liked it
Manjali dan Cakrabirawa merupakan seri pertama dari Bilangan Fu, yang merupakan buku ke nol-nya. Jika Bilangan Fu lebih filosofis, Manjali dan Cakrabirawa lebih menonjolkan sisi roman dan kisah misterinya. Manjali dan Cakrabirawa masih bertokohutamakan tiga orang sahabat; Yuda, Marja dan Parang Jati--yang masih hidup, ya, ini kisah saat mereka telah bersahabat dan kemudian terjadi cinta segitiga diantara mereka, namun kisahnya dapat diikuti meski belum membaca Bilangan Fu. Bagi yang sudah ...more
Fertina N M
Nov 16, 2013 Fertina N M rated it liked it
it was new experience to read mystery books. Sama seperti dengan Supernova-nya Dewi Lestari, seri Bilangan Fu ini awalnya tidak menarik minat saya untuk membacanya. Tapi begitu saya memulai di seri pertamanya, saya justru mulai larut dan tidak bisa terhenti. Dan menurut saya, dua judul buku itu merupakan novel misteri dengan gaya penulisnya masing-masing.

Manjali dan Cakrabirawa merupakan buku pertama yang saya baca dari seri Bilangan Fu. Buku Bilangan Fu sendiri belum pula saya baca. Jadi persp
...more
Meta Morfillah
Jun 14, 2015 Meta Morfillah rated it liked it
Judul: Bilangan Fu
Penulis: Ayu utami
Penerbit: KPG
Dimensi: x + 537 hlm, 13.5 x 20 cm, cetakan pertama Juni 2008
ISBN: 978 979 91 0122 8

GILA!!
Fyuuh.. itu kata yang terlintas saat menyelesaikan novel ini. Kebayang berapa lama nyiapin data, riset serta beragam dukungan dalam melahirkan novel ini. Beragam isu dari agama, feminisme, pewayangan, filsafat, dan lainnya sarat sekali di sini. Pertama saya membaca novel ini, saya merasa agak deja vu dengan dua penulis. Kesan surealis--meski tak sepenuhnya no
...more
Ivan
Jul 23, 2012 Ivan rated it it was amazing
Tak ragu saya memberi 5 bintang kepada novel ini. Cara penyajian cerita dalam novel 'thriller' misteri khas Indonesia ini sungguh membuat saya terkesan.

Padahal alur cerita dalam novel ini bisa dibilang standar untuk ukuran novel misteri. Novel ini bercerita tiga orang sahabat yang ketiganya masih menjalani kuliah. Parang Jati, Yuda dan Marja. Ditambah lagi yaitu seorang arkeolog perancis yang juga banyak muncul dalam cerita novel ini. Jacques Cherer. Kisah cinta backstreet Parang Jati dan Marja
...more
Ririn
Sep 04, 2010 Ririn rated it liked it
Recommended to Ririn by: temen gue
Shelves: fiction, drama, indonesian
dibuat tanpa membaca bilangan fu terlebih dahulu jadi saya tidak mengerti jika adanya hal2 yang terlewat.

manjali dan cakrabirawa berusaha menceritakan tentang perpaduan kisah mitos calwanarang vs airlangga, pki vs orde baru, dan dibenang merahkan oleh kisah cinta segitiga antara tiga remaja: parang jati, marja manjali, dan sandi yuda.

1. marja manjali: gadis remaja 19 tahun yang besar di ibukota sehingga tidak familiar dengan mitos dan sejarah negeri (which is normal in this era) dan mungkin sedi
...more
Rasyid Yamin
Mar 28, 2016 Rasyid Yamin rated it really liked it
Akhirnyaa bisa selesai juga baca buku dari rental novel ini, setelah lebih dari sebulan. Yang bingung adalah gimana cara ngomongnya ini bacanya sampai lama banget dan dendanya kira-kira berapa.

Manjali dan Cakrabirawa adalah novel lanjutan dari kisah Bilangan Fu karya Ayu Utami. Masih bercerita dengan tokoh-tokoh yang ada di novel Bilangan Fu, Manjali dan Cakrabirawa mengambil cerita yang hanya disinggung sedikit dalam Bilangan Fu dari sudut pandang satu-satunya karakter wanita, Marja Manjali.

Cer
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Entrok
  • 9 dari Nadira
  • Canting
  • Kitab Omong Kosong
  • Amba
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Olenka
  • Namaku Hiroko
  • Bukan Pasarmalam
  • Pohon Pohon Sesawi
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Gadis Kretek
  • Pintu Terlarang
  • Tanah Tabu
  • Selimut Debu
  • Lampuki
491233
Justina Ayu Utami atau hanya Ayu Utami (lahir di Bogor, Jawa Barat, 21 November 1968) adalah aktivis jurnalis dan novelis Indonesia, ia besar di Jakarta dan menamatkan kuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia.
Ia pernah menjadi wartawan di majalah Humor, Matra, Forum Keadilan, dan D&R. Tak lama setelah penutupan Tempo, Editor dan Detik pada masa Orde Baru, ia ikut mendirikan Aliansi Jurn
...more
More about Ayu Utami...

Other Books in the Series

Bilangan Fu (4 books)
  • Bilangan Fu
  • Lalita
  • Maya

Share This Book



“manusia mungkin tidak punya kapasitas untuk mengampuni (barangkali hanya Tuhan yang bisa mengampuni), maka yang bisa kita lakukan adalah berdamai. Berdamai dengan sisi gelap yang tak bisa kita kuasai” 51 likes
“Jika kebetulan terjadi terlalu banyak, apakah kamu percaya bahwa itu tidak bermakna?” 43 likes
More quotes…