Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

by
3.88 of 5 stars 3.88  ·  rating details  ·  4,643 ratings  ·  536 reviews
Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.
Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan memb...more
Paperback, 264 pages
Published June 2010 by Gramedia Pustaka Utama
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, please sign up.

Be the first to ask a question about Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin by Tere LiyeHafalan Shalat Delisa by Tere LiyeNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRanah 3 Warna by Ahmad FuadiAyahku (Bukan) Pembohong by Tere Liye
hafalan shalat delisa
1st out of 60 books — 247 voters
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
50th out of 450 books — 1,557 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Destini
Pernahkah kamu merasakan jatuh cinta dengan orang yang lebih tua dari usiamu? pernahkah kamu jatuh cinta dengan orang yang menganggap dirimu hanyalah adik kecilnya yang manis? Yap, perasaan ini muncul pada diri seorang gadis cantik bernama Tania. sudah lama perasaan ini muncul, begitu membuncah dari lubuk hatinya yang terdalam. Mencintai Danar, laki-laki yang telah mengeluarkan ia dan adiknya dari dunia anak jalanan. Usia mereka terpaut jauh. Tania kecil mulai memendam perasaan cinta sejak rambu...more
Hairi
[Berhenti sejenak menatap sekitar. Itu selalu memberikan kita : INSPIRASI!]

Pernahkah merasa berjodoh dengan sebuah buku? Saat begitu ingin memilikinya dan ketika berada di toko buku menemukan buku itu tanpa keraguan sedikitpun langsung mengambil buku itu dan membawanya ke kasir. Setidaknya itulah yang sy rasakan pada buku ini, merasa sangat ingin memilikinya, padahal judul2 sebelumnya dengan penulis yang sama gagal merebut perhatian sy. Karena itulah ketika suatu siang menjelang sore sy menerima...more
Mira Roderica
Awalnya sedikit ga yakin sama buku ini. Judulnya sih memang menjanjikan, tapi entahlah... Di balik judul yang menarik, tak sedikit cerita yang mengecewakan. Saya pun meskipun sudah lama tertarik dengan judulnya, baru membeli buku ini beberapa hari lalu. Itu pun karena menemukannya dalam harga diskon :p

Setelah tak tersibukkan banyak kegiatan, saya pun menyempatkan diri untuk kembali membaca. Buku ini jadi pilihan karena terlihat tipis dan bergaya cerita ringan. Rekomendasi teman yang sudah membac...more
Bunga Mawar
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Uci
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin… Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya…

Ini buku Tere-Liye pertama yang saya baca. Dan terus terang sempat tidak percaya bahwa penulisnya adalah seorang laki-laki. Tulisannya begitu penuh perasaan, walaupun pilihan kata dan cara bertuturnya sangat sederhana.

Ceritanya sendiri juga sederhana, tentang cinta yang terpendam dan betapa rasa yang tak terucap bisa mengubah jalan hidup seseorang untuk selama-lamanya. Namun...more
Silvia Iskandar
Baca buku ini rasanya spt baca Lolita -Alexander Nabokov (bener gak sih spelling-nya?).
Saya gak keberatan kalau si Danar dianggap pedophil, krn sebenernya ada org2 antik spt itu, well..gak jauh-jauh, Bung Karno nikah sama Yurike Sanger jatuh cinta wkt SMA, Elvis Presley dan Priscilla, pembantu saya yg masih SMP pacaran sama bapak2 umur 30-an (dan suami org!!)

Euh...cinta gak pernah mengenal umur.
Spt Lolita, yg terjemahannya keren abis, DYJTPMA (haduh singkatan aja panjang bener) juga bahasanya i...more
Nilam Suri
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Yaya
Jadi apa yang kamu lakukan saat mencintai seseorang sebegitu lama tapi tanpa pernah berani mengatakannya?

Apa yang akan terjadi kalau kata cinta terungkap juga?

Tania, yang begitu mencintai Danar (malaikatnya)mengalami dilema terbesar dalam hidupnya..beberapa hari sebelum Danar akan menikah. Dan beberapa hipotesapun terbentuk:

1. Dia tau aku mencintainya
tetapi dia tidak pernah mencintaiku..

Sayangnya,
hanya sayang kakak ke adik

2. Dia tau aku mencintainya
tetapi dia tidak pernah mencintaiku..

Dia menger...more
nila
Buku Tere Liye pertama yang saya baca. Sebenarnya beli buku ini di Januari tahun lalu, karena tertarik dengan disain sampulnya dan nama pengarang Best Seller yang sedang terkenal. Berhubung banyaknya buku yang numpuk untuk dibaca, baru sempat terbaca sekarang. Mungkin juga karena dipicu oleh film dari adaptasi novel Tere Liye yang sudah putar di Bioskop (belum nonton sih) akhirnya saya tarik buku ini dari tumpukan, ah mungkin juga karena sedang mood-nya baca buku genre ini.

Suka dengan gaya penul...more
Zahwa az-Zahra
Bagi seorang yang sangat sulit untuk membaca novel sepertiku, daftar isi menjadi sangat penting. Maka, saat aku pertama kali membuka pembungkus plastik buku Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin itu, langkah pertama adalah mencari daftar isinya. Aku ingin tahu ada berapa bab dalam buku itu. Mungkin saja judul tiap babnya bisa menarik minatku untuk tidak loncat-loncat saat membacanya (ini kebiasaan buruk kalo baca novel, baca dua bab awal, trus ke beberapa bab akhir, kalo agak bingung, baca b...more
Kireina Enno
Waktu pertama kali lihat buku ini, saya sudah punya feeling kuat, buku ini pasti bagus. Sejak dulu saya suka Tere Liye. Membaca tulisannya, seperti menonton sebuah film kehidupan. Dengan mudah, saya bisa menciptakan ilustrasi visual dari paparannya. Mengalir, beriak, hidup. Saya belum ada apa-apanya dibanding Bang Darwis ini.

Tema novel ini sesungguhnya klasik. Tentang seseorang (Danar) yang menjadi 'pahlawan', penolong, orangtua asuh dari anak-anak miskin-yang kemudian berhasil mengentaskan hidu...more
Nila Krisna
A book by Tere-Liye.

Taukah kau, teman? Bahwa terkadang daun jatuh bukan karena ia memang ingin pergi, menjatuhkan diri. Atau karena sang ranting lelah memeluknya hingga akhirnya jatuh begitu saja. Tidak...tidak selalu begitu. Sadarkah kau bahwa terkadang angin bertiup hingga akhirnya daunpun melayang, terombang-ambing dalam belaian sang angin dan akhirnya ia pun jatuh.

Lalu taklah salah jika Tere-Liye pun ingin berujar dalam bukunya ini. Berusaha untuk memahami perasaan sang daun saat ia jatuh. T...more
Shinta Dewi
Saya bukan penggemar berat Tere Liye, tapi saya punya beberapa novel karya beliau. Sejujurnya novel ini adalah karyanya yang saya baca sampai selesai dalam sekali duduk. Penasaran, ketika baru sampai dihalaman-halaman awal sudah tidak bisa menahan diri untuk membaca halaman akhir. Walhasil saya jadi tambah penasaran.
Judulnya menarik. Justru saya membeli karena judulnya, walaupun agak telat sih (maklum, toko buku besar seperti Gramedia baru ada di kota saya dua bulan terakhir).
Saya selalu suka...more
Cori_Indriani
Damn i love this author..

Satu lagi karya nya,dituturkan secara sederhana tapi selalu meninggalkan kesan mendalam setiap sampai di halaman terakhirnya. Sebuah cerita yang ringan tapi selalu membuat saya berfikir ulang dan mendalam (kalau tidak bisa disebut berat :p) tentang kehidupan dan bagaimana cara saya (mungkin kita) menjalaninya selama ini.

Kali ini pelajaran yang (saya) dapat mengenai komunikasi. Bahwa benar komunikasi merupakan elemen vital dalam kehidupan manusia, bahwa Tuhan memberikan...more
Siska
Kita tidak akan pernah bisa membenci dan melupakan seseorang yang begitu berarti dan sudah sedemikian baiknya kepada kita.
Menjalani kehidupan dengan memendam perasaan itu sangat susah, tapi kita justru harus jadi jauh lebih baik dan lebih kuat karenanya. Perasaan tidak boleh membuat kita terpuruk.
Mencintai seseorang akan membuat kita bertanya-tanya bagaimana perasaan seseorang itu terhadap kita. Ketika kita akhirnya membuat kesimpulan bahwa dia tidak menganggap kita "sepenting" kita menganggapny...more
Nora Apriyani
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Kata-kata itulah yang dikatakan danar (27 thn) kepada tania (13 thn) disaat tania kehilangan ibu tercinta untuk selama-lamanya. Daun yang jatuh, akan membiarkannya jatuh begitu saja, tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.

Pada awalnya hubungan tania dan danar hanya sebatas hubungan antara orang yg ditolong dengan malaikat penolong. Di mana danar menjadi malaikat penolong bagi tania dan keluarganya. Danar, pria sukses dengan latar belakang yatim piatu, mem...more
an
Feb 15, 2011 an rated it 1 of 5 stars
Shelves: punya, novel
daun yang jatuh tak pernah membenci angin. memang selayak na demikian cz bukan angin yang membuat na jatuh, angin bahkan yang membawa na beterbangan sebelum akhir na jatuh dikalahkan gravitasi. jadi.. yang memicu jatuh adalah metaboisme poon dan gaya gravitasi. angin, hanya sekedar lalu karena memang itulah tugas na. huh, pertama.

inilah tulisan tere liye pertama yang sha baca. pertama, tertarik dengan cover na. kedua, banyak yang baca buku ini (efek latah, ikut"an). ketiga, penasaran dengan penu...more
Refah
Aug 11, 2013 Refah rated it 1 of 5 stars
Recommended to Refah by: teman-teman online
Aku pertama-tama tertarik membaca buku ini adalah karena sesosok Tere-Liye yang begitu hebring dibicarakan teman-teman dunia maya. HSD dan buku ini sukses membuat salah satu temanku menangis. Karena penasaran, begitu melihat buku ini di toko buku favorit, saya langsung mengambilnya tanpa berkata-kata.

Ternyata aku kemudian mengalami apa yang dinamakan Popular Backlash. Menurutku buku ini overrated, not living to its expectation.

Alur ceritanya lambat, tapi itu segera terobati dengan cepat. Yang bi...more
Atikah Hakita
Awalnya bisa tertarik untuk beli novel ini karena judulnya yang menurut gue romantis abis. Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Mungkin karena saat itu gue juga lagi dalam suasana melow kali ya. Satu hal yang paling gue suka dari novel ini adalah setting tempatnya, yaitu toko buku. Meskipun tidak jelas dituliskan nama toko buku dan daerahnya, tapi sampai saat ini gue percaya bahwa toko buku itu adalah Gramedia Depok lantai 2 yang diapit oleh Mall Detos dan Margo City (maap ya bang Tere kal...more
An-Nisa Nur'aini
Malam ini hujan turun lagi. Seperti malam-malam yang lalu. Menyenangkan. Membuat suasana di luar terlihat damai menenteramkan. Tidak deras benar. Hanya gerimis. Itu pun jarang-jarang, tetapi cukup untuk membuat indah kerlip lampu.

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Another amazing book by Tere-Liye.

-

A good beginning, about the rain. Made me interested in this novel (well as I always have much interest in Tere-Liye’s books). It officially became one of my personal library’s collection.

I’m...more
Naima Tuljannah
Sekarang ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah...
Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun...
Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin, meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.

wahh,., ini novel Tere-Liye yang pertama kali saya baca.
bercerita ttg kisah anak jalanan (bernama Tania), beserta ibu dan adiknya, yang ditolong oleh seorang yg baik hati, dan pada akhirnya jatuh cinta pada sang Malaikat tsb.
tapi novel i...more
Nicegreen
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yg tulus.

Sebuah buku yang sangat menarik untuk dibaca, mengisahkan tentang seorang pemuda (Danar) yang bersahaja, berhati mulia. Semoga memang beneran ada pemuda seperti Danar di dunia ini.

Ia berbaik hati menghidupi sebuah keluarga kurang mampu, yang berawal dari pertemuannya dengan 2 orang pengamen (Tania & Ded...more
Nalia
Cinta memang tidak harus memiliki.
Ahaa, memang benar... tapi kalo disini yang bodoh itu prianya, aduh...

Reaksi pertama setelah membaca buku ini : Hadoooooh, bodoh, bodoh, bodoh... kenapa ada cowok yang kayak gini, duh jadi cowok tegas dikit dong? kalo 'iya' bilang 'iya', kalo 'gak' bilang 'gak', ini kesannya si cowok jadi abulia gitu *tidak ada hasrat untuk berbicara. Atau jangan-jangan si cowok ini punya kelainan Philophobia *Semacam ketakutan untuk jatuh ke dalam emosi, seperti jatuh cinta.
Rea...more
Hilwy Al Hanin
"Orang yang sibuk memendam perasaan sering kali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta."

Itu adalah quote favorit saya di buku ini. Buku ini menceritakan tentang Tania, Dia, Dede, dan Kak Ratna. Tidak lebih. Paling sedikit tambahan tentang Ibu dan beberapa lainnya.

Ini...more
Rosdiana
Sebelum masuk ke review yang kurang penting ini, mari dengan khusyuk kita hayati dulu summarynya. Intinya gini, sodara-sodara sebangsa dan setanah air:

Ada cewek namanya Tania, yang masih dibawah umur, miskin, tapi sombong dan tidak rajin menabung, yang hidup bersama dengan adeknya, Dede, yang juga dibawah umur dan miskin. Tidak lupa pula ada ibunya yang sama-sama miskin *halah* Lalu ada Danar, yang cukup umur, kaya, tapi plin-plan dan gak punya pendirian. Ada juga Kak Ratna, cewek artis yang dib...more
Ratna Wulandari


Judul buku : Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Pengarang : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka
Tahun terbit : 2010
Tebal : 264 Halaman
ISBN : 978-979-22-5780-9
Harga : Rp 43.000,00
My rating : ✿✿✿✿✿


“Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.”


Berawal dari pertemuan antara kakak beradik—Tania dan Dede—dengan seorang laki-laki berumur dua p...more
Ummu Auni
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Lukman Solihin
Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.
Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.
Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan k...more
Edisty Friskanesya
Membaca buku ini, saya jadi serem *loh kok?

Ya, karena buku ini mengisahkan dua orang yang sama-sama mencinta, namun juga sama-sama bertepuk sebelah tangan. Tak tergapai, tak tercapai. Betapa dua orang ini berusaha membunuh perasaannya sejak awal dengan rasionya, namun nyatanya cinta tak rasional. Mengakar kuat begitu saja, meski setiap cabang perasaan yang tumbuh dipangkas habis, nyatanya kembali tumbuh kembali dengan cabang yang lebih banyak. Sesuatu yang tidak terkendali inilah yang membuat sa...more
Natha
May 25, 2011 Natha rated it 2 of 5 stars
Shelves: drama
Umm, bukannya ngga suka atau gimana ya. Tapi aku sekuat tenaga berjuang menamatkan buku ini.

Awalnya aku tertarik dengan buku ini karena judulnya yang mirip dengan kisah yang pernah kubaca di dunia maya, namun setelah membaca cerita dan bukunya--yang berbeda jauh--aku malah mulai menumpas keinginan untuk membca cerita romance seperti genre yang biasa aku geluti.

Kisahnya tentang hubungan antara lelaki dan wanita yang berbeda status dan usia, pada akhirnya tidak mampu menggugah naluri kebacaan aku...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
daun yang jatuh tak pernah membenci angin 24 142 Mar 30, 2014 10:24AM  
  • Galaksi Kinanthi: Sekali Mencintai Sudah itu Mati?
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Cinta di Dalam Gelas
  • Madre: Kumpulan Cerita
  • Bumi Cinta
  • 2
  • Sakinah Bersamamu
  • Dalam Dekapan Ukhuwah
  • Ketika Mas Gagah Pergi... dan Kembali
  • Sepatu Dahlan
  • Autumn in Paris
  • Habibie & Ainun
  • Our Story
  • Garis Batas: Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
  • Udah Putusin Aja!
  • 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa
  • Dan Hujan Pun Berhenti
838768

"Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku."
More about Tere Liye...
Hafalan Shalat Delisa Bidadari Bidadari Surga Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Moga Bunda Disayang Allah Ayahku (Bukan) Pembohong

Share This Book

“Daun yang jatuh tak pernak membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.” 457 likes
“Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.” 325 likes
More quotes…