Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ciuman Di Bawah Hujan” as Want to Read:
Ciuman Di Bawah Hujan
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Ciuman Di Bawah Hujan

3.16 of 5 stars 3.16  ·  rating details  ·  76 ratings  ·  27 reviews
Politisi identik dengan orang-orang ambisius dalam meraih kekuasaan. Tidak jarang dengan menghalalkan segala cara. Tetapi Yukio Hatoyama, perdana menteri Jepang yang mulai menjabat 16 september 2009 mempublikasikan filsafat yang sulit dipahami apalagi diterapkan, yaitu: politik itu cinta.
Mungkinkah?
Novel ini bercerita tentang Ari, politisi bermata matahari yang tidak perna
...more
Paperback, 359 pages
Published March 2010 by Gramedia Pustaka Utama
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Ciuman Di Bawah Hujan, please sign up.

Be the first to ask a question about Ciuman Di Bawah Hujan

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 176)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
M.Yosephine
Pertama kali saya dapat buku ini dari ayah saya. Hadiah karena selesai ujian nasional, katanya. (Selesai UN, bukan lulus UN karena sampai saat ini hasil UN belum diumumkan.)
Kebetulan? Mungkin.

Sebenarnya ini buku yang bagus. Saya agak heran karena ternyata buku yang saya pegang masih cetakan pertama dan juga didiskon 50%.
Semua orang tahu, kalau ada diskon di Gramedia, berarti buku tersebut kurang laku di pasaran. Yang jadi pertanyaan saya "Masa sih buku begini bagus gak laku?"
Setelah saya telaah,
...more
Truly
Aku ingin terus membaca angin........,
Aku ,masih menunggu laki-laki yang juga menyukai hujan itu
- Fung Lin-

Aku memang bukan penggemar cerita romantis, walau tidak menolak membaca buku genre itu asal menarik. Namun ada 3 wanita yang karyanya (bergenre romance/metro pop) menarik minatku. Mereka adalah Lan Fang, Winna Efendi. serta Eyang Nh Dhini (walau banyak yangmenyebut karya beliau sebenarnya bergenre kisah hidup)

Lan Fang membuka kisah dalam buku ini dengan sebuah pengantar yang manis. "Kebetul
...more
Biondy
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Salza Annisa Puspitasari
Karya kedua Lan Fang yang saya baca. Still amazed with her way of combining politics with love and metaphors. Meskipun saya bukan fans berat cerita cinta Fung Lin (jadi gak terlalu peduli kalau cerita cintanya selalu mengambang hehe), but I love how Lan Fang portrays the world of politicians in this novel, termasuk tentang sejarah tahun 1998.

Salah satu quote yang paling saya suka, yaitu di fragmen flash back ketika Fung Lin ketahuan mencuri jeruk di pasar dan diminta oleh Mama nya untuk mengemba
...more
Pera
Tokoh ceritanya adalah perempuan keturunan tionghoa berprofesi sebagai wartawan bernama Fung Lin, artinya angin.

berteman dengan anggota DPR bernama Ari dan Rafi
dan ciuman di bawah hujan adalah mimpi yang hadir di tidur fung lin dan rafi

Ceritanya bagiku acak. tapi suka dengan teknik ceritanya. tak ada ending
semua mungkin. Cerita yang banyak simbol2 didalamnya. Kadang menyindir, kadang bingung. dan akhirnya aku bingung maksud cerita ini apa sih?

Dari novel ini, terekam kehidupan anggota DPR yang ga
...more
Benedikta Sekar
Judul : Ciuman di Bawah Hujan
Penulis : Lan Fang
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : Maret, 2010
Tebal : 360 halaman
Rate : 4/5

“Ternyata sakit bisa jadi nikmat jika kita tahu bagaimana caranya mengubahnya.” – hal 97

Fung Lin adalah seorang wartawati yang hidupnya tanpa sengaja bersinggungan dengan Ari dan Rafi. Kedua pria itu merupakan salah dua dari para manusia yang menghuni gedung Senayan. Bersama Ari, Fung Lin menemukan keceriaan dan persahabatan yang begitu erat hingga membuatnya benar-ben
...more
Angelina Widya
politik, cinta, kehidupan, cita2.. semua menyatu...

trmasuk novel berbingkai, krena di dalamnya juga ada cerita novel...
Aya
2 stars. it was ok!

seperti progress yg sudah saya update sebelumnya, awalnya saya lebih tertarik dengan selipan cerita calon novel Fung Lin ketimbang cerita utama di novel ini. seperti ada sesuatu yg misterius yg tersembunyi di balik cerita itu.

sejujurnya saya kecewa dengan endingnya. bahkan saat saya membaca bab Coda, penulis pun mengatakan,
"tidak menyelesaikan pun itu adalah sebuah penyelesaian. jadi maaf jika ada yg merasa cerita ini belum selesai."

oh... tentu saja. saya termasuk orang yg mer
...more
I'am philosophia
"Kebetulan" kata yg dibahas dalam pengantarnya. sama, kebetulan baca buku ini pas lagi hujan dan musim caleg tokoh yg dibahas dlm buku ini. Lan Fang, nama yg aku lihat dari seorang guru FB sy beberapa tahun lalu (walaupun dia tdk mengenal sy, apalagi menganggap murid) mengurainya bersama kesedihan karena wafat. Lantas, siapakah Lan Fang itu? sy masih beradaptasi di imajinasi agar infromasi segera kudapatkan.
Nabila Budayana
Harusnya saya mampu memberikan empat bintang untuk buku ini (di bagian awal). Gaya bercerita Lan Fang yang ringan membuat saya dengan cepat menelannya. Meski saya masih sering mengerutkan kening dengan analogi-analogi penulis yang cukup 'aneh' bagi saya dan pada beberapa bagian saya merasa ada part-part yang berlubang. Lama kelamaan, analogi penulis terhadap dunia politik semakin menjadi-jadi, hingga saya tak sanggup lagi menemukan 'chemistry' dengan kisah Fung Lin. Rasanya terlalu melebar dan d ...more
Lona Yulianni
Novel Lan Fang pertama saya. Novel kedua saya yang ada cerita kerusuhan Mei 1998-nya and even I just read it, it feel like hell. Seperti namanya, Fung Lin agak terlalu berangin-angin. Saya juga rada sebel sama Fung Lin ini, ya seperti tidak bisa melihat keadaan saja. Ya saya tahu dia butuh perhatian dari seseorang karena menurut saya hidup Fung Lin sepi banget, tapi yaa caranya gak begitu juga kali.
Jalan ceritanya, saya sempat merasa sesak kalo ada kata-kata Fung Lin ke Rafi yang gimanaaa gitu
...more
Linda
Novel Lan Fang pertama yang saya baca. Walaupun saya kurang paham sama situasi politik jaman dulu (maklum waktu itu masih kecil) tapi saya gregetan sama kisah Fung Lin dan Rafi kira-kira endingnya kayak apa walaupun penulis sendiri bilang maaf kalau novel ini terkesan belum selesai. Menurut saya bagian novel Fung Lin yang diceritain di dalam novel ini kurang penting.
Ayu Fitri Kusumaningrum
3.5 bintang!
Novel sastra ini bagus dengan gaya bahasa yang ringan.
Baca deh :D

http://thecloudsinautumn.tumblr.com/p...
pipit damayanti
Ga sengaja nemu buku ini. Langsung beli karena penulisnya Lan Fang tanpa perlu baca reviewnya. Kisahnya tentang wartawan yang menulis kisah tentang TKW di Hongkong. Bukunya sebenarnya ber setting di Jawa Timur, khususnya di Gedung DPRD Surabaya. Dialog yang dilakukan tokoh utama dengan sekitarnya sangat mengena.

Hongkong, TKW, Surabaya, Lumpur Lapindo, gedung DPRD, dewan, artikel, novel, wartawan rasanya sesuatu yang berkaitan kehidupan saya pribadi. Buku ini sangat recommended buat dibaca. Meski
...more
Nilam Suri
Saya membelinya karena jatuh cinta pada penjelasan di bagian belakang buku.

Seperti apakah seorang laki-laki bermata matahari yang senantiasa mengejar asap, walau tak kunjung teraih?

Atau bagaimana langkah seorang politisi yang berkaki angin, namun terjebak basah gerimis.

Dan bukankah kita semua memnati seseorang yang akan mencium kita dibawah hujan?

Sayang,hal-hal yang membuat saya jatuh cinta tadi hanya digambarkan secara sepintas oleh Lan Fang.
Saptorini
Personifikasi dan diksinya indah. Alurnya juga tidak sederhana. Meski tidak begitu menyukai keseluruhan ceritanya, terutama bagian novel Fung Lin sehingga saya lewati, tetapi kali ini saya tak perlu menyesal telah membelinya (apalagi dgn disc 40 %). Buku ini bagus untuk belajar menulis.

Terima kasih Lan Fang
Baru ingat kalau sang penulis telah tiada :(
Marina Zala
** Books 87 - 2015 **

Buku ini untuk memenuhi New Author Reading Challenge 2015

2 dari 5 bintang!


Endingnya antiklimaks sekali dan gantung. Saya merasa tidak mendapatkan apa-apa dari novel ini kecuali politisi lemah yang akan dijatuhkan oleh politisi yang kuat dan cerita seorang TKW di Hongkong. thats it..
Januwarsi Niratisaya
first reading, di antara semua tulisan Lan Fang, saya lebih menyukai Ciuman di Bawah Hujan. Meski dengan akhir terbuka yang terus mengundang tanya dan gaya bercerita yang melompat dan berkeliaran layaknya angin, lumayan!

pembahasan lebih lanjut setelah selesai membaca untuk kedua kalinya (mungkin).
Endah Sucy
Aku tidak terlalu suka buku ini. Konflik politik di dalamnya terlalu rumit. dan ada cerita di dalam cerita pada novel ini. Ah...ini seperti novel tingkat tinggi. Appreciate sama penulisnya. :)
Zulazula
Agak berat, namun semua karya Lan Fang tidak perlu diragukan.
htanzil
Lan, slh satu amanatmu sdh kuselesaikan, aku sudah membaca novel terakhir-mu, tinggal satu amanat lagi yg belum, membuat reviewnya.. nantikan. #mengenangLanFang.
Rahmi Kasri
I love it. Lan Fang brings me to the dynamics of politics world with her crazy love and philosophy. I amaze with her skill to use metaphor.
Feby
perumpamaan tentang politiknya dalam cerita ini benar2 LUAR BIASA! cuma sayang banget endingnya gajebo.. :(
Win
kupikir nuansa politiknya bakal kental, ternyata malah banyak cintanya. malah jadi kayak sinetron.
Fhia
Matamu jangan hujan. Sudah ada aku di sini.

Wulan Smile
cerita akhirnya gantung.bikin bete.
Nurul Ainaini
Nurul Ainaini marked it as to-read
Apr 26, 2015
« previous 1 3 4 5 6 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
912949
Lan Fang adalah seorang penulis kelahiran Banjarmasin. Alumni Fakultas Hukum Univ. Surabaya ini menulis sejak 1986. Karya-karyanya menjuarai lomba di tabloid Nyata dan novelette Femina 1998, 1999, 2003 dan 2005.

Lan Fang telah menerbitkan: Reinkarnasi (2003), Pai Yin (2004), Kembang Gunung Purei (2005), Laki-laki yang Salah (2006), Yang Liu (2006), Perempuan Kembang Jepun (2006), Kota Tanpa Kelamin
...more
More about Lan Fang...
Perempuan Kembang Jepun Lelakon Sonata Musim Kelima Laki-Laki yang Salah Reinkarnasi

Share This Book