Teman Empat Musim
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Teman Empat Musim

by
3.37 of 5 stars 3.37  ·  rating details  ·  30 ratings  ·  13 reviews
“… aku memilih menghabiskan masa tuaku di sini, untuk menemani mereka, anak-anak musim panasku,” kata Lakeesha. “Keceriaan anak-anak itu membantu menghapus kenangan pahit masa susahku.”

Lakeesha lari dari negaranya karena perlakuan buruk suaminya. Ia dan ketiga anaknya harus berpindah-pindah tempat tinggal sampai Lakeesha punya pekerjaan dan mampu menyewa apartemen kecil di...more
Paperback, 243 pages
Published March 2010 by PT Bentang Pustaka

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Teman Empat Musim, please sign up.

Be the first to ask a question about Teman Empat Musim

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 51)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Harun Harahap
Kalau Jhumpa Lahiri menuliskan kisah kehidupan imigran India dan keturunannyadi Amerika, Ida Ahdiah menuliskan kehidupan imigran dari berbagai negara di Montreal, Quebec, Kanada. Kumcer ini layaknya kisah non-fiksi tentang perjuangan para imigran perempuan. Ida berhasil menampilkan berbagai tokoh perempuan yang mempunyai karakter kuat dan mempunyai prinsip untuk maju. Perempuan ini tidak hanya tinggal diam di rumah tetapi bekerja keras untuk mendapatkan penghidupan yang layak.

Imigran ini umumnya...more
Uci
Saya kerap menganggap bekerja dan tinggal di luar negeri sebagai sebuah prestise, sebuah kebanggaan, sebuah prestasi. Saya lupa bahwa meninggalkan negeri tercinta dan hidup di negeri orang sering kali dilakukan karena terpaksa. Penderitaan yang menghimpit di negeri sendiri hanya bisa dihindari dengan pindah ke negeri lain, sehingga kisah para pelakunya pun tak selalu indah berbunga-bunga.

Kumpulan kisah para imigran di Kanada ini mengingatkan saya akan kenyataan tersebut. Semuanya menarik, dan cu...more
Teguh Affandi
Menemukan harta karun ini, di garage sale Bentang dengan harga 12.000 (agak sedih, tapi bahagia). Buku ini ternyata masuk long list KLA.

Ida Ahdiah menempatkan dirinya sebagai pemotret/mungkin bisa dikaitkan dengan profesinya yang pernah menjadi wartawan. Bukan hanya mengamati tragedi wanita-wanita yang ditemuinya, tetapi Ida Ahdiah menempatkan dalam cerita sebagai pencerita tidak pernah menjadi tokoh utama. Sangat terlihat Ida Ahdiah hanya ingin menyampaikan kisah orang lain, bahkan saat ada to...more
an
rencana na memasukkan buku ini ke dalam list yang akan di-swap

tapi setelah membaca na.... ini mungkin fiksi, kumpulan cerpen, tentang perempuan. bagaimana membaca ciri-ciri tersebut? terkesan biasa ajakan?

ntah kenapa, rhe justru ngerasa ada yang berbeda. melihat latar kejadian cerita yang berada di kanada, yang merupakan tempat mencari suaka mereka yang merasa tidak aman di negara na atau orang-orang yang memilih menjadi imigran karena alasan pekerjaan. apapun alasan mereka, mereka berhak untuk...more
Nabila Budayana
Kisah tentang kehidupan perempuan memang selalu menarik perhatian saya. Termasuk buku ini. Awalnya saya kira buku ini akan sejenis dengan Garis Perempuan - Sanie B Kuncoro. Namun ternyata berisi banyak kisah-kisah pendek tentang kisah hidup wanita-wanita yang ditemui penulis di Montreal, Kanada. Kegetiran, kesedihan, kebahagiaan, ironi, kelucuan, sindiran ditaburkan melalui kisah-kisah tersebut. Tema dan kisahnya sudah kuat, namun seandainya saja disampaikan dengan gaya bahasa dan diksi yang leb...more
Sufi Oktifiani
Kumpulan kisah menarik ttg pengalaman penulis berteman dg perempuan berbagai bangsa saat bermukim di Kanada.
Yang saya kagumi dari Ida Ahdiah adalah luasnya pergaulan beliau. Begitu supel hingga bisa menuturkan detail kisah hidup perempuan-perempuan migran yang ia kenal.
Rata-rata wanita tersebut adalah pekerja keras, yang berjuang dari titik nol di negara baru.
Dengan membaca buku ini kita bisa belajar mengenai perjuangan hidup wanita-wanita yang tegar dan kisah-kisah tragis mereka sehingga haru...more
Rina
Nov 06, 2012 Rina rated it 4 of 5 stars
Shelves: owned
Sebenarnya ngga gitu suka buku model kumpulan kisah (well, that's why I choose Agatha Christie over Sir Arthur Conan Doyle :p) BUT, this book is a dope. Ditulis secara sederhana dan sangat menarik, inspiring. Sayang, banyak ditemukan salah tulis ataupun kata yang tertukar. Dan personally, aku berharap kisah Gitiara tidak diposisikan menjadi kisah yang mengantar untuk menutup buku ini. Tapi mungkin penulis punya alasan tertentu, so it's a good read anyway :)
sinta nisfuanna
hadiah dari bentang :)
---

Hampir semua cerpen aku suka. Rasanya setiap kali selesai membaca satu cerpen, ada yang bisa diserap. Sebagian besar cerita tentang kehidupan imigran perempuan di Kanada dan semuanya dituturkan dengan sudut pandang 'aku' sehingga lebih terasa seperti pengalaman nyata. Paling suka cerita Persinggahan Musim Panas Lakeesha, Proyek Dua Dolar Vamaa, dan Sketsa Miss Coke.
ayanapunya
Bercerita tentang fragmen-fragmen penulis bersama orang-orang di sekitarnya selama tinggal di Kanada. Ada yang berasal dari Srilanka, Manila, Rwanda. Rata-rata dari mereka meninggalkan negaranya dengan status pengungsi. Suka dengan cara menulisnya yang mengalir. Tapi karena sangat singkat jadi terkesan nanggung.
Pro
Suka tentang tempe, tentang berbagi resep, tentang suami Timur Tengah, tentang mencari agama untuk Peter, tentang belanja di China Town.

cerita lainnya? suka juga. :)
suka sebagian besar ceritanya.

nice book!
Lia
Suka tentang tempe, tentang berbagi resep, tentang suami Timur Tengah, tentang mencari agama untuk Peter, tentang belanja di China Town.

cerita lainnya? suka juga. :)
suka sebagian besar ceritanya.

nice book!
Rahmadiyanti
3,5 bintang. Saya suka kisah-kisahnya. Sekali tandas saya bacanya. Unik dan peempuan banget. Kalau saja penulis lebih lincah (karena saya berasa kaku di beberapa tulisan pengungkapannya), saya kasi 4 bintang.
Bunga Mawar
dapat di bookswap ultah ke-3 GRI
Uthera
Uthera marked it as to-read
Apr 26, 2014
Aiko
Aiko added it
Mar 24, 2014
Yunia Kusminarsih
Yunia Kusminarsih marked it as to-read
Jan 12, 2014
Desi Puspitasari
Desi Puspitasari marked it as to-read
Nov 22, 2013
Anugerah
Anugerah marked it as to-read
Aug 13, 2013
Tianboro
Tianboro marked it as to-read
May 26, 2013
De_tazmilyahoo.com
De_tazmilyahoo.com marked it as to-read
May 08, 2013
Farlina Edrianto
Farlina Edrianto marked it as to-read
Apr 07, 2013
Abrar Altivelis
Abrar Altivelis marked it as to-read
Apr 05, 2013
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
20 Cerpen Indonesia Terbaik 2008: Anugerah Sastra Pena Kencana 24 Sauh (Kumpulan Karya Penulis Tinta Wanita) Nandurin Karang Awak (Cultivate the Land Within)

Share This Book