Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Sukarno: An Autobiography (as told to Cindy Adams)” as Want to Read:
Sukarno: An Autobiography (as told to Cindy Adams)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Sukarno: An Autobiography (as told to Cindy Adams)

4.24 of 5 stars 4.24  ·  rating details  ·  664 ratings  ·  74 reviews
The most complete autobiography of the first president of Indonesia. This is the revised edition from the previous controversial edition.
Hardcover, First Edition, 324 pages
Published 1965 by The Bobbs-Merrill Company, Inc.
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Sukarno, please sign up.

Popular Answered Questions

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 1,952)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Jun Kawai
"Apabila aku telah mencapai sesuatu selama diatas dunia,ini adalah karena rakyatku.Tanpa rakyat aku tidak berarti apa-apa.Kalau aku mati,kuburkanlah Bapakmu menurut agama Islam dan diatas batu kecil yang biasa, engkau tulislah kata-kata sederhana : Di sini beristirahat Bung Karno,Penyambung Lidah Rakyat Indonesia"

Laki-laki yang hebat,bahkan dalam penjarapun dia masih membaca buku.
Sukarno adalah seorang mahapencinta.Dia mencintai negerinya,dia mencintai rakyatnya,dia mencintai perempuan,dan dia m
...more
Karamullah
disadur bebas dan diceritakan kembali dari buku “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia”

Saat Masuk kuliah
“Aku berkeinginan untuk meneruskan universitas di Belanda karena biasanya seorang yang ingin sekolah teknik pergi ke negeri Belanda, tetapi ibuku melarang dengan alasan biaya yang cukup besar dan ingin aku tinggal disini diantara bangsaku sendiri”
“Dan begitulah aku mendaftar diri ke universitas di bandung, mungkin suara ibuku yang didengar, akan tetapi sesungguhnya tangan Tuhanlah yang
...more
Fadilla Putri
"Aku tidak begitu memikirkan benda-benda duniawi seperti uang. Hanya orang-orang yang tidak pernah menghirup apinya nasionalisme yang dapat melibatkan dirinya dalam soal-soal biasa seperti itu. Kemerdekaan adalah makna hidupku. Ideologi. Idealisme. Makanan daripada jiwaku."

Sebelum saya membaca buku ini, saya selalu bertanya-tanya, bagaimana caranya seorang pemuda Soekarno bisa menjadikan dirinya sebagai pemimpin daripada rakyat Indonesia. Ternyata di balik perkataan orang-orang yang mengatakan b
...more
nana_nans
Cindy Adams menuturkan otobiografi sang penyambung lidah rakyat dengan cara yang membuat pembaca merasa dekat dengan Bung Karno. Apa makanan kesukaannya, bagaimana saat kanak-kanak dia merasa "kecil" karena gunjingan orang-orang di lingkungannya, bagaimana dia jatuh cinta dengan istrinya yang entah ke berapa, bagaimana dia harus berbagi ruang yang hanya tersekat sebilah papan hingga derit-derit kasur tidur tertangkap indra pendengaran di kala malam, bagaimana perasaannya saat dikaruniai seorang ...more
Mayangiras
indonesian must read this book. it's not only his story but also behind the scene, though lil bit, of our freedom revolution.it makes you more understand what is in sukarno's mind.bung karno shares his life with a simple phrase, easy to read and sometimes funny. it contains more than words, it's all about his weakness, his statement, his courage, his struggle for this beloved country, and some answers for questions that world's asked.
Yogi Zul Fadhli
Sepanjang bab-per-bab dalam buku ini, Sukarno digambarkan sebagai sosok yang heroik. Ia dielu-elukan rakyatnya. Ia dipuja. Ia dibela walau nyawa taruhannya. Tapi dia juga dibenci. Dia dicaci. Sejumlah percobaan pembunuhan pernah diarahkan pada Sukarno karena sikap kepala batunya. Media Barat melabelinya Komunis. Sukarno antek Moskow. Dan, Sukarno selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Asosiasi yang ditangkap, bahwa dia hendak dilukiskan sebagai arsitek tunggal pembangun Republik ini. Suka
...more
Veni Johanna
Must-read book for Indonesian people, simply for the insight it gives on Sukarno's thoughts. The mastermind of Indonesia's independence, Sukarno was not only an incredible public speaker but also a lover of women. This book, told in a characteristic, Sukarno-esque boastful manner, portrayed the man's charms and influence in front of women and his people. His passion and love for Indonesia were magnetic, and it came across in this book. He walked through important moments in his life and the thou ...more
Abieffendi
Kebetulan saya membaca cetakan pertama dari buku ini.
Lepas dari subjektifitas yang ada di buku ini, saya rasa harusnya buku ini menjadi buku wajib bagi kalangan muda saat ini. Tujuannya adalah untuk lebih membuka mata mereka tentang milik siapakah negara Indonesia ini dan pengorbanan apa yang telah dilakukan para pejuang dulu untuk mendapatkan kemerdekaan. Sementara mereka yang dulu sampai ada yang digantung, ditembak kepalanya karena keras-kepala membela tanah-air, saat ini para pemuda(atau rem
...more
mahatma
yang menarik saya dari buku edisi revisi ini adalah adanya revisi itu sendiri, yang tidak lain adalah dibukanya diskursus mengenai PENULISAN buku ini sendiri.
ternyata,
dengan munculnya edisi revisi maka buku ini sendiri menyejarah: ada beberapa versi yang tidak sama, ada yang bisa dibilang sebagai versi terdahulu dan ada yang kemudian. ada yang disebut sebagai "edisi bahasa inggris" ada pula yang "terjemahan". seandainya buku ini hanya terbit satu edisi yang setia pada edisi yang berbahasa inggri
...more
Sam Haidy
Sebuah biografi yang merefleksikan perjalanan dan gelora hidup sang proklamator. Kegetirannya melewati masa-masa sulit, pergulatannya dalam pergerakan kebangkitan bangsa ini, pendekatannya yang sangat intens terhadap rakyat, dan semangatnya yang di atas normal dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Juga membedah secara mendalam karakternya, lika-liku kehidupan pribadinya, kegelisahan-kegelisahannya sebagaimana manusia umumnya, serta pandangan-pandangan dan sikapnya yang dalam beberapa hal d ...more
Dhini
mengingat bahwa buku ini disusun dari wawancara cindy dgn bung karno sendiri, maka tidak mengherankan kalo buku ini terasa cukup detail untuk mengenal sosok bapak proklamator kita..

syukur pada Sang Khalik.. bahwa Indonesia pernah memiliki tokoh seperti beliau. Terlepas dari kontroversi menjelang akhir hayat beliau, hendaknya anak-anak negeri ini bisa melihat bagaimana perjuangan beliau melepaskan diri dari kolonialisme dan imperialisme untuk menjadikan Indonesia sebagai suatu negara berdaulat ya
...more
Abdurrachman Mappuji
Ledakan Gunung Kelud 14 Februari 2014 membuat saya terkurung di kamar kos, 'ngebangke' bahasa anak muda sekarang. Tapi tak saya sangka itu membawa saya ke buku berjudul Pantja Sila Sebagai Dasar Negara yang saya pinjam dari Perpustakaan Pusat UGM di mana dulu saya tidak yakin bisa membaca itu, akhirnya karena terkurung saya membacanya dan ternyata isisnya adalah kursus Bung Karno tentang Pancasila, saya belajar dan mulai tertarik dengan sosok Soekarno. Saya temukan di perpustakaan ebook saya say ...more
Mei Hidaningrum
I still remember the first time i found this book in my uncle's cupboard. An old book, with paper which was so easy to ripped and classical writing font. The children always interest with all of pictures in every books. Black and white photo here made me bring back to Soekarno's era. Since he was a child till '66 , four years before he passed away. This book is written by an American Journalism, Cindy Adams which its first published in English version. I read Indonesian version with old spelling ...more
edypekalongan
membaca buku ini,
saya baru tahu kalau 17 agustus 1945.
tiang bendera kita dari bambu.
dan teks proklasmasi di tulis di kertas biasa.
dengan pulpen meminjam.

dan hidup seorang bung karno,
luar biasa penuh derita di masa perjuangan.



Rudi Oey
Buku sangat bagus, sampai 2x saya baca walaupun kelihatan berat tapi enak dibaca. Menceritakan perjalanan hidup, pikiran dan tindakan seorang Soekarno.
Ariefmai Rakhman
Sukarno itu narsis dan memang punya kecenderungan diktator, sedikit sekali beliau membahas Bung Hatta dan orang-orang lain yang berperan dalam kemerdekaan. Beliau sering berbeda pendapat dengan Syahrir. Beliau juga selalu punya pembenaran atas segala pilihan yang diambilnya. Dalam buku ini berkali-kali Sukarno mencoba menjauhkan dirinya dari Komunis dan membantah tuduhan bahwa dia pro-komunis, Kemampuannya beretorikalah yang menurutku membuatnya bisa jadi presiden, dan dengan bantuan Jepang.... ...more
Sakinah Mariz
Melihat kehidupan biografi seorang proklamator dari sisi yang lain. Buku ini recomended, bukan hanya bagi para Sukarnois atau Marhaenis. Buku ini menampilkan sosok Ir. Sukarno yang sederhana, namun sarat gagasan dan kharisma kepemimpinan. Beberapa pandangan Sukarno dituliskan dengan sangat tajam. Peristiwa sejarah yang terbesar, terutama di awal masa kebangkitan Indonesia. Banyak fakta sejarah tentang profil Sukarno dijawab disini.

Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia adalah obat rindu b
...more
Yorina Lantang
Buku ini merupakan sebuah pandangan Soekarno tentang dirinya sendiri. Bagaimana pandangan dirinya mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga bagaimana beliau melihat dirinya sendiri sebagai seorang pemimpin sebuah bangsa. Bagaimana beliau mencintai keindahan. Ide-idenya mengenai bangsa Indonesia, bagaimana bangsa ini harus menjadi sebuah bangsa yang mandiri. Pembelaannya terhadap dunia yang menganggap ia pendukung komunis. Buku ini membuat saya lebih mengenal pribadi Sang Prokla ...more
Agus
[Agus Purwanto]
*****Pelacur Dibalik Perjuangan Soekarno*****

Pelacur, kata-kata ini terasa tabu untuk keluar dari mulut mereka yang merasa punya kehormatan. Tapi benarkah semua pendapat ini. Dan adakah kata percaya bila saya katakan bahwa pelacur ikut andil bagian dalam masa perjuangan. Saya yakin anda akan serentak menjawab “Tidak, sekali lagi tidak.” Bila itu jawaban anda lalu bagaimana anda menanggapi serpihan kisah Bung Karno dengan para pelacur
Ternyata, para pelacur ikut andil dalam perjuang
...more
Larasestu Hadisumarinda
Akhir-akhir ini menyelesaikan satu buku sulit benar bagi saya. Buku ini lumayan cepat, hanya selesai selama 4 hari. Dari 33 bab, sebelumnya saya sudah menyelesaikan sampai bab 21 lewat e-book yang sepertinya bukan edisi revisi (hati-hati buat yang baca non-revisi karena katanya kebenaran buku ini sedikit dipelintir, lebih bagus lagi kalau baca tiga macam bukunya biar tahu perbedaannya: versi bahasa inggris, versi terjemahan sebelum revisi, dan versi terjemahan setelah revisi, yah saya sih cukup ...more
Afifah
Meski banyak hal yang saya kagumi dari pribadi Bung Karno, tetapi rada 'sebel' juga dengan 'kegenitan' beliau berhadapan dengan perempuan.
Lepas dari itu, saya benar-benar menikmati buku ini. Ternyata, Bung Karno ini memang pribadi yang sama sekali jauh dari formil. Beliau terkesan santai, humoris, dan 'manusiawi', saking manusiawinya, terkadang juga 'lebay' :-D
Yang mengherankan, mengapa Bung Karno jarang sekali mengkisahkan Bung Hatta. Padahal, zaman ini, selalu saja nama Bung Karno dikaitkan de
...more
Yuu Sasih
Jadi inget pertama kali baca buku ini waktu masih SMP. Buku ini ada di perpustakaan sekolah, dan termasuk koleksi yang nggak boleh dipinjam, cuma boleh dibaca di tempat. Karena tertarik dengan gaya menulisnya--walau saya waktu itu sama sekali belum kepikiran untuk suka menulis--saya jadi rela datang setiap istirahat, disaat anak-anak lain jajan di kantin, demi meneruskan baca buku ini. Ibu-ibu penjaga perpusnya bahkan sampai hafal dan langsung memberi saya kunci ke 'lemari khusus' tempat buku in ...more
Hanifah
Antusiasme yang tinggi oleh saya kecil kira-kira ketika kelas 4 SD terhadap buku-buku antik di rak buku dalam rumah Eyang berujung pada izin untuk meminjam satu dari sekian banyak. Dan saya memilih buku ini.
Yang saya tahu, di sekolah dalam mempelajari IPS, nama Bung Karno sering sekali muncul. Siapa sih yang tidak mengetahui presiden pertama NKRI ini?
Dari situlah saya mulai membaca dan bertambahlah antusiasme saya oleh ejaan lama dalam buku ini. Cerita yang panjang dan berlevel dewasa ini cukup
...more
Erviyan Ragil
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Grace Yuwono
Menarik sekali, karena buku ini merupakan autobiografi yang dituturkan sendiri oleh Sukarno. Dalam perjalanan sejarah, pembahasan Sukarno tak pernah jauh dari kontroversi. Perjuangannya, pengambilan kebijakan negara, politik luar negerinya, sampai hubungannya dengan wanita.

Dari sekian banyak buku yang ditulis tentang Sukarno, buku ini yang paling unik menurut saya. Mungkin inilah satu-satunya buku yang menyampaikan siapa itu Sukarno secara lugas. Penuturannya juga cukup sederhana membuat saya en
...more
Fajar Yulianto
Peran sertanya dalam politik Indonesia di era revolusi sangat besar. Visioner dan berani mengambil tindakan yang beresiko. Salah satunya "bekerja sama" dengan Jepang untuk memperoleh kemerdekaan.Tapi tetap saja Soekarno adalah manusia; punya banyak sisi negatif yang tidak patut dicontoh.
Ignasius Hasim
Never a minute in my life I had thought to enjoy reading a history. Had it not been for this book, I will not be grateful for what I have now. He is our best president by far. Please read it to get know how great he is for Indonesia.
Riapurwanti Jamin
dulu yg beli papa pas jaman SD, sudah pernah dibaca. sejarah berat untuk ukuran anak SD. belakangan dibaca lagi seperti sedang melakukan tapak tilas saja.
Maufiroh
Sangat mengagumkan. Menggambarkan serita bung Karno sejak kecil hingga zaman penjajahan. Sayang sekali ceritanya sedikit menggantung.
Bayu
Setelah membaca buku ini, terlepas dari kekurangan beliau, saya cuma bisa berucap, "Terima kasih, Bung Karno!"
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 65 66 next »
topics  posts  views  last activity   
really really want to read it 3 11 Oct 19, 2013 06:15AM  
  • Saya Terbakar Amarah Sendirian!
  • Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto
  • Hatta: Jejak yang Melampaui Zaman
  • Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1
  • Dari Penjara Ke Penjara Bagian Dua
  • Di Bawah Lentera Merah: Riwayat Sarekat Islam Semarang Sampai Tahun 1920
  • Soe Hok-Gie...Sekali Lagi: Buku Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya
  • Ring of Fire
  • Benny: Tragedi Seorang Loyalis
  • In the Time of Madness: Indonesia on the Edge of Chaos
  • Selimut Debu
  • Bukittinggi - Rotterdam Lewat Betawi (Untuk Negeriku, #1)
  • Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku
  • Perang Eropa III
Di Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1 Indonesia Menggugat: Pidato Pembelaan Bung Karno di Depan Pengadilan Kolonial Sarinah: Kewajiban Wanita Dalam Perjuangan Republik Indonesia Bung Karno Menggali Pancasila: Kumpulan Pidato Indonesia Merdeka

Share This Book

“Sebuah otobiografi tak berbeda dengan pembedahan mental. Sangat sakit. Melepas plester pembalut luka-luka dari ingatan seseorang dan membuka luka-luka itu, banyak diantaranya yang mulai sembuh terasa perih.” 5 likes
“Jangan bikin kepalamu menjadi perpustakaan. Pergunakan pengetahuanmu untuk diamalkan - Swarni Vivekananda” 4 likes
More quotes…