Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Mengenang Sjahrir: Seorang Negarawan dan Tokoh Pejuang Kemerdekaan yang Tersisih dan Terlupakan” as Want to Read:
Mengenang Sjahrir: Seorang Negarawan dan Tokoh Pejuang Kemerdekaan yang Tersisih dan Terlupakan
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Preview

Mengenang Sjahrir: Seorang Negarawan dan Tokoh Pejuang Kemerdekaan yang Tersisih dan Terlupakan

by
4.03 of 5 stars 4.03  ·  rating details  ·  34 ratings  ·  5 reviews
Kedewasaan berpikir suatu bangsa dapat diukur dari sikap terbuka untuk membicarakan kembali secara rasional dan wajar tokoh-tokoh sejarahnya. Pembicaraan kembali itu menunjukkan adanya kebutuhan rohani untuk meninjau kembali penilaian mereka sehingga dapat dicapai suatu persepsi yang lebih matang tentang tokoh-tokoh yang bersangkutan. Usaha ini mencerminkan dinamika bangsa ...more
Paperback, 508 pages
Published March 2010 by Gramedia Pustaka Utama (first published 1980)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Mengenang Sjahrir, please sign up.

Be the first to ask a question about Mengenang Sjahrir

Community Reviews

(showing 1-30 of 81)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Arief Bakhtiar D.
--“Di sini benar-benar sebuah firdaus.”

SAAT itu adalah tahun 1920-an. Seorang pemuda mengamen di salah satu, dan mungkin satu-satunya, hotel mewah di Medan. Banyak orang kulit putih lalu lalang, makan malam dengan guyonan akrab, dan, untuk beberapa, romantis.

Orang-orang tinggi dan putih itu mungkin pula sedang sibuk berbicara akan nasib tanah air pemuda itu, yang ditindas dan dirampok dan begitu mudah dimanfaatkan adu domba antar sesamannya. Tiga setengah abad: terlalu bebal untuk kembali berger
...more
Naranobel
sebuah kekecualian zaman, diambil dari salah satu artikel majalah Tempo edisi 100 tahun Sutan Sjahrir, oleh Muhammad Chatib Basri.
majalah Tempo edisi 100 tahun Sutan Sjahrir lah yang menuntun saya, sampai akhirnya saya memutuskan meminta Ibu untuk membayar sejumlah uang untuk membeli buku ini.

sebuah kekecualian zaman, benar-benar membekas dalam pikiran saya, apa dan mengapa Sjahrir sampai memperoleh pengakuan yang begitu tinggi, menurut saya. jawaban mulai terbentuk setelah saya membaca buku ini
...more
Edy
Buku yang sangat menarik buat para pemerhati sejarah dan politik di Indonesia. Buku ini berisi pendapat para teman seperjuangan Sutan Sjahrir dan juga pihak Belanda yang menjadi lawan diplomasi-nya. Sutan Sjahrir berperawakan kecil sehingga beliau sering disebut Bung Kecil. Beliau punya karakter ramah, suka tertawa, suka anak-anak, tidak suka kesepian, menyukai sastra, berwawasan luas, suka membaca, humanis dll. Beliau dulunya murid yang cerdas sehingga sempat menempuh pendidikan di negeri Belan ...more
Anggi Hafiz Al Hakam
Feb 16, 2013 Anggi Hafiz Al Hakam marked it as to-read
Alasan pengen baca buku ini adalah imbas dari pembacaan Sejarah Kecil Indonesia karya Rosihan Anwar, yang juga editor buku ini. Selebihnya mengenai buku ini akan saya tulis nanti. FYI, buku ini dibeli dengan harga yang sangat fantastis murah pada suatu Bookfair medio Februari 2013, di satu pojokan. Namun, di pojokan lain buku ini juga hadir dengan harga normalnya yang juga fantastis.
Yudi Permadi
ini bacaan penting untuk anak muda Indonesia... bacaan yang menunjukkan bagaimana seharusnya anak muda bersikap, dan bagaimana seharusnya anak muda berbuat...
Sjahrir adalah pemimpin yang tepat di waktu yang salah... :)
Gina Gustina
Gina Gustina marked it as to-read
Apr 11, 2015
Yasinta Sonia
Yasinta Sonia marked it as to-read
Jan 26, 2015
Trisha
Trisha marked it as to-read
Jan 24, 2015
Kevin
Kevin marked it as to-read
Nov 11, 2014
Agus
Agus marked it as to-read
Nov 05, 2014
Dharendra
Dharendra marked it as to-read
Oct 27, 2014
Mad Yandi
Mad Yandi marked it as to-read
Aug 28, 2014
Nur Panca Retnaningsih
Nur Panca Retnaningsih marked it as to-read
Jul 25, 2014
Regina
Regina marked it as to-read
Apr 14, 2014
Maya Wulandari
Maya Wulandari marked it as to-read
Mar 03, 2014
Rahmat Taufik
Rahmat Taufik marked it as to-read
Feb 02, 2014
Harjo
Harjo marked it as to-read
Jan 24, 2014
Ria
Ria marked it as to-read
Dec 01, 2013
Lusi
Lusi marked it as to-read
Nov 11, 2013
Ilham Kholiq
Ilham Kholiq marked it as to-read
Nov 04, 2013
Pandasurya
Pandasurya marked it as to-read
Jul 23, 2013
heri
heri marked it as to-read
May 09, 2013
Afit
Afit marked it as to-read
Apr 27, 2013
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
708147
Rosihan Anwar lahir tanggal 10 Mei 1922, di Kelurahan Kubang Nan Duo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kesastrawanannya dimulai dengan memublikasikan puisi-puisinya di berbagai media massa pada waktu itu, antara lain, di surat kabar Asia Raya, Merdeka, dan majalah mingguan politik dan budaya Siasat.

Karirnya sebagai wartawan dimulai pada awal 1943 di surat kabar Asia Raja, Jakarta, kemudian redaktu
...more
More about Rosihan Anwar...
Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia, Jilid 2 Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia, Jilid 3 Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia, Jilid 4 Sutan Sjahrir: Negarawan Humanis, Demokrat Sejati Yang Mendahului Zamannya

Share This Book