by
3.37 of 5 stars
Gadis itu berlutut dengan kedua tangan mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada Geledek kelu... read full description

reviews

Feb 02, 2010
Bonmedo rated it: 4 of 5 stars
First Impression: Killer Cover :) What can I say, even when some people say don't judge the book by its cover, but this one certainly draw me in.

And now for the content: as I did help in some of the editing, I am probably one of the very few person who read this book first. As a fantasy lover, the first thing that I love about this book is its unique spin that revolves around the story, culture and history of people in the Mesopotamia in the 24th century B.C. Some of the characters, More...
8 comments like (5 people liked it)
Jan 30, 2010
El rated it: 4 of 5 stars
Apakah cukup satu buku untuk menceritakan tokoh-tokoh utama dalam sebuah episode peperangan dengan segala permasalahan pribadinya, latar belakang, efek dan detail musuh yang dihadapi? Saya membayangkan bagaimana jika TAIKO ditulis dalam 400-an halaman buku standar, adegan apa yang akan dipilih dalam cerita Musashi jika ingin membawa pembaca terpuaskan dalam 400-an halaman? Bagaimana JK Rolling memilih cerita tuntas Harry potter hingga matinya Dumbledore diringkas dalam 400-an halaman atau apa ja More...
9 comments like (3 people liked it)
Mar 31, 2011
Lutfi rated it: 5 of 5 stars
R.D Villam adalah penulis fantasy Indonesia yang berbakat. Ia mampu menghadirkan cerita dunia fantasy layaknya penulis barat. Itu karena setting tempat yang dia pilih bukan tempat yang mudah untuk di deskripsikan. Tapi Villam mampu melalui rintangan itu.

Ia menulis Akkadia dari angkasa. Mengamati setiap tokoh yang dibuatnya dari atas punggung monster hitam. Setiap kali monster hitam itu mengepakkan sayap, Villam sampai di belahan cerita dan setting yang lain. Tak jarang ia mengamati per More...
4 comments like (2 people liked it)
Feb 12, 2010
Tiwik rated it: 4 of 5 stars
Tidak banyak referensi tentang buku-buku fantasi yang saya miliki untuk mengatakan hampir tidak ada/tidak pernah selesai. Dan seingat saya kebanyakan buku fantasi adalah buku terjemahan, sehingga ketika membaca nama penulisnya yang kelihatannya berbau non Indonesia nggak tahu kenapa saya tertarik untuk cek apa judul aslinya dan siapa penerjemahnya (padahal juga nggak ada yang hafal nama-nama penerjemah :), hanya memastikan ini buku terjemahan/tidak). Tapi disana tidak ada informasi yang menun More...
8 comments like (4 people liked it)
Dec 05, 2011
Speakercoret rated it: 3 of 5 stars
sebenernya dapat buku ini sudah lebih dari setahun yang lalu, saat launching Xar&Vic #2 Prahara di gramedia matraman... berbulan2 buku ini nangkring di rak buku, di telikung buku2 lain.. beberapa kali sempat diambil, tp ditaruh lagi.. krena jujur, agak malas setelah membaca beberapa riview yg mengeluhkan soal font dan margin.. beberapa kali utk dijadikan modal swap, tp selalu batal dan dikembalikan ke rak.. mungkin masih ada sedikit penasaran kali yah :)

saat harus meninggalkan jakart More...
23 comments like (1 person liked it)
Jul 21, 2010
Franci rated it: 4 of 5 stars
ide cerita menarik, alur cepat, cukup kompleks, actionnya oke, tidak rumit, virtualisasi dibenak mudah terbentuk, ada sentuhan emosional n roman, serta happy ending (hore). kurang lebih komplit.

awalnya mengira ini adalah novel fantasi terjemahan. tapi gaya deskripsi yang tidak terlalu 'panjang', menimbulkan 'kecurigaan'. pas browse info penulis, oh ternyata penulis indonesia (woow...)

berharapnya, perasaan sang tokoh utama dibahas lebih dalam (seperti bellanya twilight, me More...
1 comment like (1 person liked it)
Jan 13, 2010
Truly rated it: 4 of 5 stars
Akulah Sang Terpilih
Akulah Sang Terkutuk

Suka atau tidak, Naia Kashavi, putri Talbrim, raja Kazaala harus menerima takdirnya menjadi pemegang kekuasaan tertinggi sejak ayah dan kakaknya meninggal dalam medan laga. Walau baru berusia sembilan belas tahun, namun dengan postur tubuh yang kecil ia sangat pandai menggunakan pedang. Ia membawa rakyatnya yang selamat menyeberangi Sungai Tigris dan berlindung dari pasukan Akkadia di Negeri Elam

Akkadia merupakan sebuah keka More...
12 comments like (3 people liked it)
Jan 27, 2010
Heinz rated it: 3 of 5 stars
Bisa jadi kerbau akan menjadi hewan keramat bagi sejumlah gembong fantasi yang selama ini gencar bergerilya di ranah dunia maya. Setelah menunggu, menanti, dan tak pernah berhenti berharap, akhirnya karya perdana mereka menetas di tahun ini. Sebut saja Garuda 5 oleh F.A. Pur dan yang teranyar adalah Akkadia: Gerbang Sungai Tigris oleh R.D. Villam. Ini jelas-jelas adalah pertanda yang sangat baik bagi para wannabe (seperti saya) yang selama ini selalu mendongak ke langit. Bahwa apapun bisa dicapa More...
25 comments like (7 people liked it)
Jan 22, 2010
Uci rated it: 3 of 5 stars
Pertama-tama, saya harus mengatakan bahwa novel fantasi dan saya adalah dua teman yang baru saling kenal dan mencoba memahami sifat masing-masing. Tepatnya, saya yang sedang berusaha mengakrabi novel-novel bergenre ini. Bagaimana tidak, saya baru mengoleksi novel fantasi saat Harry Potter muncul, dan baru menyadari keberadaan 'makhluk-makhluk asing' yang berjuang berdampingan dengan manusia saat menonton Lord of the Rings (menonton ya...bukan membaca).

Dengan referensi sedemikian rupa More...
4 comments like (3 people liked it)
Jan 22, 2010
miaaa rated it: 2 of 5 stars
Apa jadinya ketika kisah-kisah yang kita kenal hanya berisi para tokoh utama dengan kepahlawanannya. Ini berarti melihat Batman tanpa Joker; dunia Lord of the Rings tanpa Dark Lord Sauron; dunia sihir Harry Potter tanpa Lord Voldermort; atau kisah klasik Star Wars tanpa sang Dark Jedi, Darth Vader. Layaknya dua sisi koin, tokoh protagonis dan antagonis ini saling bertolak-belakang tapi juga tidak terpisahkan. Yang satu bukan pahlawan tanpa yang satu, demikian sebaliknya.

Menarik memba More...
33 comments like (14 people liked it)
Jan 23, 2010
Luz rated it: 3 of 5 stars
Buku ini termasuk satu diantara buku yang *susah* aku baca.

Kenapa susah dibaca? Dua hal. Satunya adalah sesuatu yang nggak bisa dihindari. Menurut hitung-hitungan kasarku, keseluruhan cerita ini terdiri dari 140k kata. Namun, visi penerbit adalah agar buku ini terjangkau. Jadilah layoutnya dipadat-padatin. Hasilnya adalah buku dengan layout paling mencekik yang pernah kubaca selama ini, yang kadang bikin aku ngos-ngosan baca.

Faktor kedua, prosanya yang masih kurang ngali More...
12 comments like (2 people liked it)
Oct 19, 2010
Dewi rated it: 3 of 5 stars
Sebenernya aku pengen banget ngasih 4 bintang. Pengen banget. Karena apa? Karena buku ini punya begitu banyak potensi untuk jadi buku yang layak dikasih 5 bintang. Salah satu potensinya ialah jalinan plot di Akkadia yang memang segitu bagusnya. Saling silang dengan rapi kayak anyaman, saling bersinggungan di saat-saat yang tidak terduga. Gara-gara plot yang Te O Pe ini, aku sampai begadang baca buku ini, demi pengen tahu, plot yang saling silang ini mau dibawa ke mana? Kapan si A ketemu si C? Da More...
Feb 28, 2010
an rated it: 1 of 5 stars
Akkadia… penulis serasa ingin menggabungkan cerita dari buku-buku yang pernahjaya. Petualangan, fantasi, roman… serasa ngebaca eragon dengan settingan misteri gunung merapi dan disisipi majapahit. Petulangan fantasi yang pengen menunjukkan perkelahian dasyat namun yangn ada ujung-ujung na adalah perkelahian brutal, tanpa rencana matang dan strategi perang. Dangkal.

Bisa dibilang.... serasa kita duduk dihadapan orang-orang yang ribut ngomong sendiri tanpa melibatkan kita, dengan ego ma More...
0 comments like (2 people liked it)
Feb 14, 2010
lin-lin rated it: 3 of 5 stars
Lega adalah salah satu hal yg saya rasakan saat selesai baca buku ini. Bukan karena endingnya atau hal-hal teknis, tapi karena I want to read this book until end but there are something from this book that bothering me to enjoy it. Saya sendiri tidak pasti apa itu , apa masalah layout yg padat tulisan yg kecil-kecil, saya tidak tau pasti tapi yang jelas saya tidak terlalu terganggu selama ceritanya sendiri bisa mengalir dari satu halaman ke halaman lain.

Catatan untuk diri sendiri : More...
Jul 30, 2011
Sabbath rated it: 4 of 5 stars
Ceritanya... hmm.. yaa.. begitulah...

Tidak bisa langsung dapat gambaran dunia dan sosok tiap karakternya di awal cerita walaupun sudah ada penjelasan bahwa berlatar tempat di Mesopotamia abad ke-24 sebelum Masehi. Lalu, belum apa-apa sudah ada banyak dialog yang menurutku agak membosankan.
Konfliknya sendiri cukup menarik walau di beberapa bagian mungkin kesannya agak maksa. Aku cukup tersentuh di bagian mendekati akhir.


Tidak disangka aku menyelesaikan satu novel fan More...
Jan 20, 2010
F.A. rated it: 4 of 5 stars
For strarters... layout kurang menyenangkan, margin ki-ka terlampau lebar dan spasi terasa terlalu rapat. Akibatnya pengalaman membacanya agak ter-compromise. Terus terang tempo membaca saya jadi terpengaruh juga, agak tersendat.

Tapi kelemahan itu langsung terbayar dengan jalinan cerita dan teknis penulisan yang rapi-jali. Plot bergulir asyik, dengan tokoh-tokoh yang 'Villam banget': gak ketebak siapa baik siapa jahat, hehehe

Sebenernya masih ada sedikit kekurangan, dalam More...
11 comments like (2 people liked it)
Jun 11, 2011
Weni rated it: 3 of 5 stars
Kiriman dari penulis, yang ternyata teman satu SMA :)
30 comments like (1 person liked it)
Sep 04, 2011
Marchel rated it: 5 of 5 stars
Hibahan dari Mute. Menurut pengarangnya baru akan dilanjutkan setelah 5 tahun lagi. Apaaa? *jitak Villam*
-----------edit------------
Minggu, 17 Juli 2011 mulai dibaca. Tapi baru dibaca 10 halaman, ditaruh bentar, langsung disikat istriku. "Ntar dulu, aku mau baca!". Langsung deh, "nyerah" dan meratap.T_T *halah*
-----------edit------------
Rabu, 17 Agustus 2011
Sett dah, ni buku ke mana ya??? Pending lagi deh.
Selanjutnya baca apa ya? *timang2 More...
11 comments like (1 person liked it)
Apr 20, 2011
Stezsen rated it: 2 of 5 stars
Yehaa akhirnya bisa juga baca buku ini ehehehehe. Sebetulnya dulu udah pernah liat ni buku di toko buku tapi g diambil karena satu dan lain hal. Baru kemaren beli dan mulai baca ehehe. Tapi tnyt lambat juga soalnya ada bbrp hal yg agak ngganggu.

Hmm... mirip kaya waktu ku baca dragon keeper. Sering2 kabur sama feel ceritanya. Judulnya mesopotamia, tapi rasanya kaya medieval XD (ditabok).

Mungkin gara2 penamaan yg rada g nyambung. Wkt baca judul akkadia ku berharap menemukan na More...
May 24, 2011
Nenangs rated it: 3 of 5 stars
akhirnya dapet juga, lengkap dengan tanda tangan penulisnya.
thanks to puss in the uniform, bukunya nyampe tadi siang. :)

langsung ditilik2...hahaha...kok ada halaman promosi female radio? :)
dari blurb di back cover, ceritanya sepertinya akan menarik.
tapi...begitu lihat2 ke dalem buku...wadaaaaww....tampaknya bakal butuh usaha ekstra nih namatinnya. spasi rapat! margin mepet ke pinggir halaman! uuuhhh...belom2 udah cape duluan. >'<

semoga ceritanya b More...
7 comments like (1 person liked it)
Jan 21, 2011
Ivon rated it: 3 of 5 stars
oke, saya akan memberikan review buku ini:

kelebihan:
- PLOT, ini dia unsur terbaik buku ini.
- Toulip si kucing cerdik (bisa berbicara pada salah satu tokoh cerita) dan Davagni (iblis batu yang sinis dan berlidah tajam, mengingatkan pada tokoh Bartimaeus, tapi Davagni lebih serius)
- kick-ass heroine XD
- ide gerbang sungai Tigris itu sendiri (lumayan orisinil)
- the real villain: is ....
- simbolisme

kekurangan: (maaf mas Villam, saya akan More...
Aug 24, 2010
Priska rated it: 3 of 5 stars
Akkadia. Ceritanya berlatar di Mesopotamia, abad ke-24 sebelum masehi *lama beneur*. Fyi, Mesopotamia adalah daerah Iran-Irak sekarang, dan dipercaya sebagai tempat munculnya peradaban manusia yang pertama. Alkisah Akkadia adalah kerajaan di wilayah tersebut yang terkenal dengan pasukannya yang kuat, dipimpin oleh jenderalnya yang mematikan dan ditakuti semua orang, Rahzad. Pasukan Akkadia telah berhasil menginvansi kerajaan Kazalla yang dipimpin Putri Naia, membuat Naia dan sisa rakyatnya terpa More...
Dec 25, 2010
Tyas rated it: 2 of 5 stars
Belum sanggup menyelesaikan... jadi sementara saya taruh di rak lain dulu deh.

Mungkin memang karena model cerita seperti ini kurang nyambung dengan saya. Entahlah. Tapi yang jelas saya tidak sanggup membaca lebih dari beberapa bab pertama. Mungkin karena masalah font, saya jadi capek membaca bab-bab depan yang kebetulan memang isinya padat sekali. Dan ya, saya heran saja, orang lagi kondisi darurat, susah-payah kabur dari bahaya mengancam, sempat-sempatnya mengobrol panjang-lebar More...
Jul 31, 2010
Andry rated it: 4 of 5 stars
- Interview With The Devil -

Halo, salam jumpa dari reporter Fantasindo, Vadis dalam wawancara eksklusif dengan Davagni, bintang tamu kita dari novel AKKADIA – Gerbang Sungai Tigris karya R. D. Villam. Kita langsung saja mulai dengan pertanyaan pertama.

Vadis:
Nah, Davagni, dalam novel Akkadia ini anda digambarkan sebagai “makhluk terkutuk” yang menjadi hamba dari Puteri Naia dari Kazalla yang negerinya dihancurkan bangsa Akkadia dan berusaha melintasi Sungai Tigris ya More...
Feb 28, 2010
dioscurio rated it: 5 of 5 stars
Melelahkan, yeah, setuju dengan beberapa ripiu tetangga soal betapa lelah dan capek dan lega-nya saia setelah menutup sampul belakang buku ini~~ Lelah, tapi puas~~ Dan ini sebuah pujian :)

Menurut saia Villam telah berhasil mereka ulang dunia yang cukup real, menarik, dan kompleks, tentang kondisi mesopotamia abad ke-24SM, tahun ketika Akkadia dan raja Sargon-nya tengah berjaya di seluruh daratan di antara sungai Tigris dan Eufrat itu..

Yeah, cukup real dan terasa feel meso More...
13 comments like (6 people liked it)
Mar 28, 2010
Shiki rated it: 2 of 5 stars
Secara teknik, saya nggak bisa berkomentar karena pengarangnya sudah memberikan sesuatu yang bisa 'diselami' dengan tenang. Sayangnya, mungkin karena BANYAK sekali tokoh di dalamnya, ditambah berbagai pihak yang - maaf - saya kesulitan menghafalnya, plus font serta margin yang kurang ramah untuk mata, buku ini termasuk kategori "Yaa, nggak jelek," di dalam kepala saya.
Kalau diumpamakan, seperti menyelam di dalam laut, dan menemukan kapal karam. Indah, tapi bukan 'keajaiban'.
Apr 19, 2011
Nazla rated it: 4 of 5 stars
amazing!
Buku ini bikin gw gak tidur semaleman. Niatnya sih baca 1-2 halaman aja sebelum tidur, eits...tahunya malah kecanduan en g pengen berhenti mpe kelar.

Keren banget! Nunggu the next from Villam.
(msh ngutang review) hihi

Jika buku2 fantasy yg lain memunculkan senjata2 dan ilmu2 yg 'aneh', maka Villam mengajak pembaca kepada jalan yang sesunsngguhnya
1 comment like (1 person liked it)
Jan 24, 2012
Ren marked it as to-read
Tertarik baca ini..
Mitologi gitu loh [saliva]
Tapi ga ada di Gramedia Kalibata Mall :((
Mungkin coba cari di Leksika Kalibata City aja, mumpung masih ada sisa duit (menghitung sisa duit menjelang gaji bulan baru)
Nov 21, 2011
tukang kueh geulis rated it: 4 of 5 stars
Dapet buntelan dari penulisnya....ternyata teman se-SMA dan se-kampus :D

Trims ya....R.D.Villam :D

Akhirnya buku ini keluar dari rak waktu mau pergi ke Jogja menghadiri pernikahan Kobo-Gehu, alhasil, tamat dalam waktu 8 jam (dipotong waktu makan, dan nemenin Tio ke toilet) jadi teman perjalanan di kereta Lodaya Jogja-Bandung.

Berhubung sudah diberi peringatan oleh teman-teman yang udah baca duluan, jadi tidak merasa terganggu dengan jenis font, kertas, ukuran hur More...
6 comments like (1 person liked it)
Nov 21, 2011
Putra rated it: 2 of 5 stars
Ciptakan karakter-karakter kuat, dan mereka akan tumbuh dan berkembang dengan sendirinya. Demikian yang berhasil dicapai oleh Villam melalui konsistensinya dalam buku ini. Plot dibangun dengan rapi dan plot twist ditempatkan di tempat yang tepat. Ulir plot terakhir juga sangat menarik, walau agak terasa dipaksakan. Novel ini menunjukkan kalau masih banyak potensi yang dapat digali dari penulis ini, meliputi pendalaman emosional karater, detail deskripsi setting, sampai ke selipan fakta yang memb More...
4 comments like (1 person liked it)