by
3.71 of 5 stars
Selama ini, tulisan perjalanan di media kebanyakan isinya tentang yang indah-indah saja. Seperti brosur yang menggunakan kalimat yang berbunga-bung... read full description

reviews

Dec 03, 2011
Dedeh SH rated it: 3 of 5 stars
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here
2 comments like (1 person liked it)
Feb 23, 2010
Ani added it
Membaca buku ini setelah buku TNT 1 , saya sangat bangga, bagaimana tidak? Trinity nama pena dari penulis kedua buku ini adalah seorang wanita Indonesia yang sudah melancong ke seluruh provinsi di Indonesia juga sudah pernah menyinggahi 36 Negara di dunia dengan a la backpacker, betul betul percaya diri dan sangat berwawasan tentunya, karena hal itu adalah modal awal seorang traveler agar bisa tetap survive biarpun dengan budget terbatas.

Dalam kedua buku ini banyak menceritakan segal More...
Jan 17, 2010
Uci rated it: 3 of 5 stars
Sukses dengan buku pertama yang melejitkan penulisnya menjadi selebritas, Naked Traveler kembali hadir dengan kumpulan cerita perjalanan yang ditulis apa adanya dan berpotensi mengundang senyum.

Karena setiap perjalanan yang dia lakukan menjadi sebuah perayaan kehidupan (canggihnya bahasa ini!), tidak ada batasan yang menghalangi Trinity untuk mencicipi petualangan jenis apa pun. Tidak masalah baginya menginap di rumah penduduk setempat yang baru dikenal hari itu, berenang bareng ikan More...
19 comments like (1 person liked it)
Jan 13, 2012
Ren rated it: 3 of 5 stars
Kasih 3,5 bintang aja, karena ternyata emang bener masih bagusan yang pertama.

Gaya cerita Mbak Trinity yang nama aslinya entah siapa ini (lah), tetep asyik dibaca, tapi emang bener beberapa berasa komersil. Kayak pas beliau cerita di Dubai dan promosi rumah keluarganya (he he he). Tapi pas ke Dubai dia dibayarin kantor, enak bener, jadi iri dot com. Anehnya ada bagian yang udah ada di buku satu, nongol lagi di buku 2. Kayak bagian "Pulau James Bond dan Candi Angelina". Lah, More...
0 comments like (1 person liked it)
Feb 14, 2010
Masih mengusung nafas yang sama, Trinity kembali berbagi kisah petualangannya mengelilingi dunia. Namun kali ini jauh lebih beragam, jauh lebih komplet dan jauh lebih berwarna. Tak habis rasa kagumku ketika menyelami kisah satu demi satu keberanian seorang Trinity dalam menjelajahi setiap tapak yang ada di dunia ini.

Soal kenekatan, Trinity jawaranya, deh! Ketika orang sibuk berencana melancong ke kota-kota romantis dan terkenal, Trinity malah tertarik menjelajahi negara yang belum ba More...
Feb 24, 2010
Ganis rated it: 4 of 5 stars

This book make me realize how rich our country..trnyt banyak juga tujuan plesir di Indonesia yg bahkan jarang terpublikasi namun memiliki pesona yg dahsyat...

Yg bikin tergelitik, ketika mbaca kisah trinity pergi ke negara yg bahkan saya baru tau ada negara tersebut ketika mbaca bukunya...

Overall buku ini disajikan lebih variatif. tidak hanya deskripsi ttg tempat2 mana saja yg perna dia kunjungi, namun juga berbagi tips seluk beluk ketika kita mutusin utk berbackpack More...
Jan 21, 2010
Sally rated it: 4 of 5 stars
Terus terang, buku Naked traveler Trinity memberikan pengaruh buruk bagi gue:
1. Gue jadi pengennya jalan-jalan mulu, akibatnya tabungan gue menipis
2. Gue jadi pengen pergi ke tempat-tempat terpencil dan pengen ngerasain kegiatan yang dulu sama sekali ga kepikiran (hot air balloon)
3. Gue jadi berubah tipe travelling dari yang cuma ikut tour dan travel, jadi lebih suka jalan sendiri.
4. Standard higienis gue jadi sedikit berubah. Kalau dulu pengennya nginep di hotel berbint More...
Mar 21, 2011
Nabila rated it: 5 of 5 stars
Meskipun udah baca for the 1st time tahun lalu,saya masih sangat suka dengan buku ini. Sepertinya yang namanya Trinity udah kental banget dengan kata traveling. *sampai di suatu seminar, saya dengar percakapan dua orang yang lagi ngobrol tentang traveling,tiba2 kata pertama yang diucapkan salah satunya adalah 'trinity!'*-just info :).
Tidak jauh berbeda dengan tulisan Trinity yang lain, Naked Traveler 2 tetap menyuguhkan tulisan yang faktual dan fun meskipun begitu sangat informatif. Kita b More...
Feb 05, 2010
Wulan rated it: 5 of 5 stars
Sejak baca buku The Naked Traveler yang pertama, gue udah jadi fans berat Trinity! Gue suka cara dia bercerita dengan celetukan-celetukan humor yang bikin gue nyengir atau ketawa ngakak, dan dia enggak ragu untuk membeberkan sisi jelek dari jalan-jalan (baca: bekpeking), enggak kayak buku tentang jalan-jalan yang selalu fokus ke sisi bagusnya aja. Nah, kejujuran itulah yang menjadi daya tarik tersendiri dari kedua buku Trinity ini.

Baca cerita-cerita Trinity membuat gue semakin semang More...
Dec 15, 2010
Phie rated it: 4 of 5 stars
Read this book made my wish to visit list become longer:
- I already want to visit Palau because of its Stingless Jellyfish, but the book add another reason to go: swim with sharks, scuba diving, lay on its beach, and see a country with only 20.000 inhabitants
- Night in the Desert
- Air Balloon
- Malapasqua for Thresher Shark and Donsol for Whale Shark
Also find things agreeable:
- Agree on the beauty of Komodo (and Rinca) Island also its underwater beauty
- H More...
Jun 18, 2011
Nurul rated it: 4 of 5 stars
Wow... dan selalu bikin pingin jalan-jalan...
Mbak yang satu ini selalu punya daya tarik tersendiri dalam tulisan-tulisannya. Mengisahkan tentang traveling yang selama ini dilakukannya, dengan gaya bahasa yang santai, kocak, penuh kejutan, bahkan membuat terheran-heran. Untuk kali ini, Mbak Trinity banyak bercerita tentang perjalanannya di pelosok Indonesia. Eksplorasi keindahan yang dilakukan Mbak Trinity membuat kita semakin cinta Indonesia dan lebih menghargai bangsa sendiri.
Saya sud More...
Dec 21, 2011
Chippo rated it: 3 of 5 stars

buku kereeenn, bacaan wajib , kudu dikoleksi dan di beli, bahasanya ringan bangeettt, kaya ngobrol sama temen yang udah lama kenaaal, kelakuannya aneh aneh dan bikin kita "ngeh" kalo traveling ga cuman harus ikut tour, liat pariwisata yang termasyhur dari website ke website atau dari mulut ke mulut, belanja sana sini nangkring di resort terkenal , tapi juga mau diajarin bahwa blusukan di daerah tidak dikenal berarti travelling , dan bakalan banyak cerita yang bisa dituturkan... d More...
Dec 02, 2011
rizki rated it: 3 of 5 stars
Mungkin karena pada dasarnya aku suka travelling ala backpacker yang menjadikan aku suka sama isi buku ini. Sangat informatif sekali dengan gaya bahasa tersendiri.

Yang jelas buku ini gak ada hubungannya sama yg edisi 1. Mungkin orang yang baru baca Naked Traveler, nyambung-nyambung aja kalo langsung baca edisi 2 tanpa baca edisi 1 terlebih dahulu. Bahkan, mereka diuntungkan karena mereka tidak tahu kalau ada beberapa plot cerita yang diulang (sudah ada di edisi 1 dan diceritakan kembal More...
Jul 22, 2010
Harrys rated it: 5 of 5 stars
Saya adalah penggemar berat Naked Traveler 1 & 2. Cara berceritanya yg ceplas-ceplos, lucu dan jujur adalah kekuatan utama buku ini. Pokoknya meski saya sudah baca buku ini tiga sampai lima kali, saya masih bisa tertawa...sinting kan? :)

Yang agak 'ganggu' di NT2 adalah ada dua (atau tiga?) chapter yang sama dengan chapter di NT 1. Salah satunya kisah di Museum Horor itu...kok bisa muncul lagi di NT2? Tadinya saya pikir ini sekuel-nya, tetapi GUBRAK...ternyata isi-nya sama. Kenapa ya? More...
Jul 31, 2010
Rizki rated it: 4 of 5 stars
Trinity is my fav author for travelling. She can tell the travel frankly...as the way it is...

One thing I don;t like in this book is that she tells about he use drugs in this book in one of her travelling. In my opinion, she should be able to filter what she can tell or not tell in a book especially when she's an idol now in travelling world in Indonesia. I just worry that many young people thing that the *thing* is a common thing in travelling world furthermore when you are not in I More...
Mar 26, 2010
Jati rated it: 4 of 5 stars
Mirip dengan buku sebelumnya--The Naked Traveler--, buku ini bikin yang baca cekikikan sendiri. Tapi jujur aja aku lebih suka sama buku pertamanya yang lebih banyak nuansa traveling-nya.

Kalau buku kedua ini lebih membahas tentang orang-orang/penduduk suatu tempat yang dikunjungi penulis. Selain itu, buku kedua ini lebih kepada 'survei' pribadi penulis dalam membandingkan unsur antropologis setiap negara/daerah.

But after all, tulisan yang ringan dan apa adanya khas Trinity More...
Jul 30, 2011
Irsani Indra Putra rated it: 3 of 5 stars
Wow, seandainya dulu saat saya pernah berkunjung ke banyak negara di Eropa bisa menyimpan kenangan dalam bentuk dokumentasi tulisan yang Trinity lakukan saat ini, dalam bentuk buku yang begitu menggugah semangat para traveller untuk mengikuti jejaknya. Tulisannya mudah dicerna dalam gaya tulisan populer, terkesan sederhana namun dengan bahasa yang lugas dan terkesan santai. Mudah dibaca oleh semua kalangan usia, bisa dijadikan pegangan dalam memandu para wisatawan lokal untuk bisa mengunjungi se More...
Mar 30, 2010
Harun Harahap rated it: 4 of 5 stars
Satu lagi catatan perjalanan dari Trinity. Seperti buku pertamanya yang juga bertajuk The Naked Traveller, kisah-kisah lucu dari perjalanannya membuat saya tertawa. Nikmatnya membaca buku ini karena Trinity membagi bab berdasarkan suatu tema. Dan kita bebas memilih mana cerita yang ingin kita baca terlebih dahulu.

Trinity yang penuh dengan keberuntungan kini semakin matang dan mapan. Karena sudah bisa menyebut dirinya adalah salah satu penulis catatan perjalanan paling wahid di negeri More...
Feb 04, 2010
mina rated it: 4 of 5 stars
Tetap lucu seperti buku pertama. Tetap memotivasi untuk menabung dan backpacking keliling dunia, walau yang diceritakan Trinity tidak hanya yang indah-indah saja. Editornya saja mungkin harus lebih memperhatikan banyak pernyataan yang terulang-ulang di dalam beberapa judul. Dalam blog, kalau pernyataan terulang-ulang di berbagai post, itu untuk memudahkan pembaca yang belum tentu mengikuti blog dari awal, tetapi kalau di buku, rasanya agak mengganggu. Tetapi, bagaimanapun juga, I love NT series! More...
Feb 05, 2011
Artha rated it: 3 of 5 stars
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here
Aug 25, 2010
Sam rated it: 4 of 5 stars
Baca buku Naked Traveler dari buku 1 sampe 2 sama ajah efeknya -- bikin perut bgolak gr2 ketawa mulu plus ngeces gr2 pengen jalan2

Kebetulan saya dtg dari keluarga blasteran Sumatera-Lombok, yg mana di rumah klo masakan nggak pedes namanya nggak makan <halaaaahh>. Jadi pas baca bab soal penelitian tingkat ke-pedas-an makanan ala mba Trinity, dari masing2 belahan dunia hingga ke Indonesia, pengalamannya menyantap masakan-masakan pedas <yg dicontohkan diantaranya makanan aseli More...
0 comments like (1 person liked it)
Sep 18, 2010
indri rated it: 4 of 5 stars
#2010-57#

saya suka jalan-jalan
saya suka jalan-jalan
saya sukaaaa sekali jalan-jalan!!!


hidup di 20 tahun pertama kehidupan saya dengan berpindah kota 8 kali membuat saya terbiasa menjelajahi daerah-daerah di tempat saya tinggal. bahwa setiap 2 atau 3 tahun selalu ada perpisahan, lalu perkenalan baru. jadi, ketika saya ditanya, aslinya orang mana? nah, saya gak tau, lha pindah-pindah terus. pokoknya mah orang pulau jawa. bisa berbahasa jawa aktif dan berbahasa su More...
Jun 30, 2010
Aveline rated it: 3 of 5 stars
Suatu perjalanan memang tak harus selamanya indah. Kadang perjalanan membuat kita menjadi jengkel dan tidak lagi bisa menikmati apa yang dinamakan perjalanan itu sendiri. Perjalanan yang tujuan awalnya adalah melepaskan kita dari kepenatan malah membuat kita semakin jengkel.

Semua orang yang hobi backpacking ataupun bertualang tak dapat menghindari dari yang namanya pesawat yang ditunda berjam-jam, hotel berbintang yang tidak bisa disebut berbintang, atau tempat pariwisatanya sendiri More...
0 comments like (1 person liked it)
Aug 10, 2010
Meissi rated it: 4 of 5 stars
Sama seperti buku yang pertama, buku yang kedua juga membuat saya tersenyum,excited dan tertawa saat membacanya.Sang pengarang seolah-olah membawa kita ikut berpetualang bersamanya.

Seperti buku sebelumnya, buku kedua ini pun kaya informasi dan tips2 yang berguna bagi para backpacker. Salah satu cerita yang menarik dibuku ini adalah mengenai pantai" pink sand" yang terdapat di pulau komodo. Saya baru mengetahui bahwa dudunia hanya terdapat 7 buah pantai"pink sand" More...
Jan 11, 2010
Ditta rated it: 4 of 5 stars
Gw lebih suka buku ke 2 ini dibanding yang pertama. kenapa?
1. Ada nama gw di dalamnya,,,(hahaha,,,ga penting!!!!)
2. Tulisan Trinity lebih mendalam di buku ini
3. Deskripsi tentang beberapa tempatnya oke,,bikin mupeng jalan2
4. Cerita2 lucunya makin banyak...(contoh waktu di Museum yang gelap gulita..wakakakk...)
5. makin banyak tips2 yang berguna tentunya dan khususnya buat cewek kaya gw ini..

jadi kesimpulannya: CEPETAN BELI EN BACA!!! ;D
Feb 22, 2011
Fitria rated it: 5 of 5 stars
Lucu. Di sini kita bisa menemukan banyak tempat yang kondisinya di luar perkiraan kita, tidak hanya tentang indahnya suatu tempat, tapi juga hal-hal aneh yang menurut kita tidak mungkin berada di tempat-tempat tersebut. Dari buku ini kita juga bisa belajar bagaimana menjadi solo traveler, cara menghindari penipuan, juga menekan biaya-biaya traveling yang tidak seharusnya dikeluarkan.
Feb 04, 2010
Tyas rated it: 3 of 5 stars
Still funny and personal, this book offers many titbits of the countries Trinity has visited, a precious collection for people who wish to follow her steps to travel aboard. (Although personally I don't think I can follow some of her advice, being a safety-and-convenience-over-money I am.) But I believe it can still be better edited, or perhaps undergo major changes from the blogposts.
Aug 18, 2010
Rina rated it: 4 of 5 stars
Aku sudah jatuh cinta pertama kali baca buku TNT 1. Jadi buku TNT 2 ini sangat aku nanti2 kan. Berhubung aku doyan jalan2 tapi kantong nya kepis, jadi buku TNT ini sangat menginspirasi sekali. Gaya penulisannya enak dan sangat menghibur. Belum lagi kisah2 lucu dan konyol yg di alami Trinity, bener2 bisa bikin aku dikira orang aneh karena baca buku sambil senyum2 di angkot :D
Feb 22, 2010
Ria rated it: 4 of 5 stars
To be honest, I love the first book better...

But, this book open our eyes that traveling is not about having fun in the luxurious place or because seeing famous building or beach...

It's about the local people in the country that was visited... How they spend their daily life or a place that overly promoted as it was not as beautiful as the picture...

One other thing, although I could take photos like crazy, I do agree with her that when we took photos, we will More...
Jul 30, 2010
Elin rated it: 3 of 5 stars
beli yang kedua,karena temen punya yang pertama.tinggal pinjem aja.hahaha.bagus sih,cuman kadang2 bosen bacanya.menurut gue lebih baik mbak trinity nulis bukunya per bab nya dibeda-bedakan berdasarkan lokasi.jadi kita tau musti ngapain,ato tau hal2 unik jika kita pergi ke lokasi itu.bukan berdasar per isu yang dibahas,seperti sekarang.