Sorry, that group is secret
by
3.22 of 5 stars
Saat Nabil dan Sarah masih 'sayang' dan 'cinta', semuanya berjalan begitu indah. Ternyata, hidup menikah tidak semudah kelihatannya. Pernikahan... read full description

reviews

Oct 04, 2011
Lily_Zhang rated it: 5 of 5 stars
buku pertama penulis muda Sefryana sudah mengocok emosiku. dari tenang sampai tegang, dari bahagia sampai sedih, dari konflik yang kecil sampai yang besar.

GREAT! baru pertama kali kutemui penulis muda yang mampu membawaku masuk ke dalam cerita dan berempati di dalamnya.

selama ini banyak membaca banyak buku novel namun tidak ada yang menyusupkan perasaan yang begitu dalam hingga membuat hanyut pembacanya. memang bacaannya lebih ringan dari para penulis yang lama berkecimp More...
Oct 05, 2010
Ri-Rin rated it: 2 of 5 stars
Sebagai refreshing setelah pikiran dipenuhi berbagai "sampah", akhirnya setelah melihat review di multiply, saya memutuskan untuk mengambil novel ini di sebuah toko buku kecil, sepi, bahkan hanya sayalah satu-satunya pengunjung saat itu.
Tepat, novel ini memang mengalir, tanpa sumbatan yang berarti. Sehingga saya pun dapat menyelesaikannya dalam waktu tak lebih dari dua hari, di sela-sela nonton tv dan melayani si kecil. Tak terlalu banyak tokoh yang terlibat, konflik yang dibangu More...
Aug 24, 2010
Fairynee rated it: 3 of 5 stars
Mungkin karena aku lebih dulu membaca RINDU, jadi sedikit banyak aku membandingkan keduanya. Apalagi di novel Rindu benar-benar menguras emosi saya sebagai pembaca.

Secara konsep, saya salut dengan penulisnya. Penulis pintar menyajikan polemik dalam rumah tangga menjadi tulisan yang menarik.
Konflik utama dalam novel ini adalah pencarian kebahagian dengan berbagai cara tanpa tahu apa sebenarnya bahagia itu sendiri. Di sini, Nabil sebagai tokoh pria digambarkan sebagai orang yang More...
Oct 10, 2009
Cukubiku rated it: 5 of 5 stars
Kalau Cinderella berakhir sampai hari pernikahannya, maka Dongeng Semusim akan melanjutkan kisahnya. Begitu kiranya kata-kata Christian Simamora, editor novel ini, di Ngobrol Buku Dongeng Semusim, Jumat 9 Oktober 2009.

Sarah, wanita karir yang bekerja di majalah kuliner menikah dengan Nabil, seorang fotografer yang bekerja di ad agency. Mereka memutuskan menikah sampai Sarah memilih pindah keyakinan demi pernikahannya itu, namun masalah mulai bermunculan karenanya. Sarah teguh untuk m More...
Oct 08, 2009
Roos rated it: 3 of 5 stars
Membaca Dongeng Semusim ini membuat saya berpikir kembali mengenai 'jodoh'. Seorang teman pernah menanyakan mengenai bagaimana kita tahu kalau seseorang itu adalah jodoh yang tepat untuk kita. Waktu itu saya tidak bisa menjawab, karena memang sangat sulit menentukan apakah seseorang itu tepat atau tidak untuk kita. Dan saya menemukan jawabannya di kisah Nabil dan Sarah, bahwa ternyata jodoh itu tidak diukur dengan tepat atau tidaknya seseorang untuk kita atau sampai akhir hayat memisahkan. Justr More...
6 comments like (1 person liked it)
Nov 22, 2009
indri rated it: 2 of 5 stars
'Sayang' dan 'Cinta' tak pernah cukup untuk mempertahankan sebuah pernikahan. Kedewasaan dan tanggung jawab mutlak untuk melengkapinya.
Pernikahan bagaikan 'Kisah Romantis' ala lagu Glenn Fredly. Bila hatimu sudah menentukan pilihan, jalanilah dengan penuh tanggung jawab, konsekuensi dan rasa cinta. Ketika disana ada cinta, ada sayang, ada kebahagiaan, juga ada pengorbanan, kejujuran dan saling mengerti.

Lalu apakah kedewasaan dan tanggung jawab akan memenjarakan? Seperti berubah More...
Oct 04, 2011
Stefanie rated it: 3 of 5 stars
hmmm :| setelah selesai membaca novel ini, sedikit sulit untuk menentukan apakah buku ini buku yang bagus atau tidak. mungkin menurutku novel Dongeng Semusim ini terletak di antaranya: biasa-biasa saja. karena secara pribadi aku merasa ada beberapa bagian yang bagus, tetapi ada juga yang kurang.

novel ini berkisah tentang Sarah dan Nabil; yang pada awalnya diceritakan bahwa mereka akan menikah. Nabil adalah seorang lelaki dengan sifat yang keras, tidak menyukai aturan, dan hanya ingin More...
Nov 18, 2009
Winna rated it: 3 of 5 stars
Baru selesai membacanya semalam. Beberapa adegan sangat bittersweet :) covernya juga sangat manis.

Hanya saja, ada beberapa hal yang menurutku kurang melebur dengan baik, misalnya perasaan, emosi dan sifat para karakternya seringkali berlawanan pada adegan yang sama. Jadi kadang aku agak bingung saat membaca perubahan emosi yang sangat cepat dan mendadak.

Overall, a sweet book about marriage, love and commitment.

:)
1 comment like (2 people liked it)
Apr 08, 2011
Nuning rated it: 4 of 5 stars
Cinta memang buta ...
Sarah langsung jatuh cinta pada Nabil saat pertama bertemu

Cinta memang tidak pakai logika ...
Demi Nabil, Sarah rela berpindah keyakinan meski pernikahan mereka tidak direstui oleh ayah dan kakak Sarah

Cinta tidaklah selalu manis ...
Pernikahan tidaklah seindah yang dibayangkan Sarah. Nabil tidak bisa menerima saat Sarah hamil, dan semakin kesal saat Sarah benar-benar mempelajari agama barunya. Padahal semua itu dilakukan Sarah hanya demi Nabi More...
Jan 06, 2010
anisa rated it: 5 of 5 stars
baguss,,itu pertama yg terucap stlh baca novel inii,,
novel ini menceritakan susahnya menikah, kdg yg terlihat cm bahagianya..menyadarkan ada kehidupan lain setelah pesta pernikahan usai..
menyadarakan menikah itu tidak hanya butuh cinta..
ditunggu novel selanjutnyaa..
Jan 28, 2012
Iyad rated it: 4 of 5 stars
bagaimana ketika setelah pernikahan itu, dia tidaklah seperti yang kamu bayangkan selama ini?

buku ini mengajarkan saya bagaimana kekuatan commitment itu begitu besar untuk membuat cinta berubah menjadi pilar-pilar yang menyandang rumah tangga Nabil dan Sarah :)
Oct 12, 2009
Fiary rated it: 3 of 5 stars
Indahnya pernikahan hanyalah dongeng semusim….setelah itu yang ada gimana menyesuaikan ego dengan kehidupan baru. Gimana memahami, menjaga komitmen dan kompromi. Dalam pernikahan gak ada yang memang dan kalah………
Feb 18, 2010
Nur rated it: 3 of 5 stars
mesq blm nikah, membaca novel ini menambah wawasan bahwa sayang n cinta tak pernah cukup untuk menikah, dibutuhkan kompromi...kompromi..terus menerus..:-)
Sep 13, 2010
Risha rated it: 5 of 5 stars
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here
0 comments like (1 person liked it)
May 19, 2011
Bernadeth rated it: 5 of 5 stars
sedih banget ceritanya
tapi endingnya keren..
salut buat Sefrayana Khairil yg bisa bikin novel sekeren ini..
Oct 12, 2009
Ratih marked it as to-read
I'm defintely going to read this one.
Aug 24, 2011
Melinda rated it: 4 of 5 stars
no other term. i'm tears.
Feb 11, 2010
Artyka added it
i love this book..
1 comment like (1 person liked it)
Mar 17, 2010
Emhie rated it: 5 of 5 stars
Rela melakukan semuanya buat orang yg dicintai, why not????
1 comment like (1 person liked it)
Oct 20, 2009
Ayu rated it: 2 of 5 stars
2.5
Oct 21, 2009
Windry rated it: 2 of 5 stars
(review menyusul)
Jul 12, 2011
sulis rated it: 4 of 5 stars
Sukses membuat mataku berkaca-kaca. Suka sama tokoh Sarah, dia tegar banget, kalau ak pasti lebih memilih menceraikan Nabil. Kata-kata Sefry sangat indah, romantis. Satu hal yg saya pelajari baca novel ini, nikah itu nggak gampang :))
Mar 23, 2010
Nike rated it: 4 of 5 stars
Sangat menyentuh. Berasa kejadian didepan mata. Ahhh.... saya sampai menitikkan air mata :)
Jun 24, 2011
Minie added it
konflik dalam rumah tangga yang diramu apik oleh penulisnya.
Feb 04, 2012
Tiara rated it: 4 of 5 stars
Jan 29, 2012
Sylviadharto rated it: 2 of 5 stars
Jan 13, 2012
Noviita added it
Jan 13, 2012
Puty rated it: 4 of 5 stars
Jan 18, 2012
Non rated it: 3 of 5 stars