Giganto: Primata Purba Raksasa di Jantung Borneo
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Giganto: Primata Purba Raksasa di Jantung Borneo

by
3.34 of 5 stars 3.34  ·  rating details  ·  102 ratings  ·  44 reviews
Setelah menunggu selama bertahun-tahun, akhirnya Novel Giganto, Primata Purba di Jantung Borneo, terbit juga. Penerbitnya Edelweiss, Lini penerbitan Iiman. Novel ini adalah novel fiksi ilmiah berlatar belakang palaentologi.

Kisahnya tentang ekspedisi pencarian untuk melacak keberadaan seorang peneliti orangutan yang hilang di rimba Kalimantan. Ternyata mereka harus berhadap...more
Paperback, 440 pages
Published August 2009 by Edelweiss (first published 2009)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Giganto, please sign up.

Be the first to ask a question about Giganto

Community Reviews

(showing 1-30 of 157)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
e.c.h.a
Baca bareng bulan ini dan biar makin menjiwai
pas Jelajah Giganto-nya.

*********************************************

Jarang ada novel Indonesia yang menceritakan tentang kehidupan Peneliti Indonesia. Sempat bikin gw berpikir begini kah kehidupan dari para peneliti? Yang terkadang karena kecintaan dengan dunianya, bisa membuat diri mereka sendiri melupakan kehidupannya demi melindungi temuannya.

Secara tema, Giganto ini termasuk tema yang populer. Pencarian sesuatu yang bisa membuat orang sekitarnya...more
Nurul
Membaca Giganto, saya seperti terbawa kembali ke 'Congo' nya Michael Crichton, situasi dan misterinya. Hutan Borneo biarpun semakin banyak bolongnya oleh logging tetap menyediakan suatu misteri di dalamnya. Langit yang 'sungup' oleh hawa mistis, membuat hutan menjadi semakin kelam.

Beberapa tokohnya membuat saya bertanya-tanya. Seperti misalnya Dr. Tran itu. Maklum, saya jarang bertemu expat peneliti yg bekerja di Indonesia selain orang Amerika atau Eropa . Tetapi semakin dibaca, semakin menging...more
Miss Kodok
Baru terima kiriman bukunya dari Nita kemaren (27/09/2009).
Ada tanda tangan Mas Koen-nya. Thx ya Nit...

-----------------------------------------------------------

Setelah bergelut dengan susah payah mencuri waktu buat membaca, akhirnya selesai juga (meskipun udah terlambat krn keduluan sama acara "Jelajah Giganto"nya).

Udah banyak yang bikin ripiuna, jadi bingung mau mulai dari mana.

Waktu pertama kali liat buku ini, jujur aja, sama sekali enggak tertarik sama judulnya yang aneh banget di telinga....more
indri
Buka hal 217 dan silahkan ngaca!!
Maka kau boleh pilih seberapa mirip dirimu..

Susur sungai, masuk hutan, berjuang di riam, memasuki goa, lewat kolam bawah tanah, sampai berada di balik air terjun, membayangkan bagaimana kita dalam situasi seperti itu, seperti dibawa dalam film ala Jurrasic Park, Anakonda, atau film2 petualangan pencarian harta karun. Gaya bercerita mengalir dan Hollywood banget. (Aku rasa mas Koen pasti menonton film-film ini juga). Aku belum pernah baca Michael Crichton sih, jad...more
nila
Sekelompok orang yang terdiri dari peneliti, ilmuwan, pemburu profesional dan beberapa penduduk lokal masuk kedalam jantung hutan di Kalimantan (tidak disebutkan di bagian Kalimantan yang mana) dalam rangka mencari seorang peneliti dan bocah setempat yang hilang serta Giganto, kera raksasa purba yang dianggap telah punah tapi menjadi mitos dari komunitas lokal.
Tujuan ekspedisi tercapai, kemudian yang jahat kena hukuman dan yang baik selamat (gak nyangka kalau novel ini ceritanya berdarah-darah)

P...more
Truly
Buku ini membuat saya jadi mengetahui beberapa jenis primata yang ada. Gambar dibeberapa halaman, memperkaya pengetahuan saya, tanpa saya merasa digurui.Menegangkan sampai akhir! Apalagi kalimat yang dicetak miring di akhir bab, seakan mempertegas situasi atau pikiran seseorang saat itu. Kita akan merasa berada disana, seakan mengikuti petualangan Chaudry, Ruhai, Edward, Ruth dan Martin tanpa perlu basah-basah tekena badai atau mengarungi sungai.

Membaca buku Mas Koen yang ini, mengingatkan saya...more
Harun Harahap
Merasa kurang greget di bab2 awal, tapi seperti halnya film, novel ini mulai seru ketika sudah memasuki bagian inti cerita. Mas Koen mengajak kita untuk ikut bertualang mencari legenda Batutut atau Gigantopithecus Blacki bersama Erwin, Dr Tran, Ruth, Chaudry dan lainnya.

Sejak awal cerita gw kesal dengan sosok anak kecil bernama Ruhai, ya ampun ini anak kok nyusahin banget. Gak bisa diam dan kabur meninggalakan kedua orang tuanya yang kebingungan mencari.

Menurut gw, akhir ceritanya mudah ditebak,...more
Sian
Oct 07, 2009 Sian rated it 4 of 5 stars
Shelves: novel
Menarik, seru... Memperoleh pengetahuan tambahan tentang "homo" tanpa harus mengerutkan dahi, malah asik.

Bagian yang "menonjok" ialah percakapan antara Ruth dan Erwin di halaman 329:
"Apakah aku kelihatan seperti pecundang, Ruth?"
"Mengapa laki-laki selalu takut kelihatan lemah?"
"Aku tak tahu. Itu pertanyaan bagus. Mungkin itu tertanam dalam alam bawah sadar kami. Akan kupikirkan lagi."
 Δx Δp ≥ ½ ħ
akhirnya, tamat juga bukunya :)

bab 1: wow... deskripsi yang detail, cukup meyakinkan... description

bab 2: ok nih description

bab 3: hmmmmm description

bab 4: lha.. kok? [image error]

bab 5: euhh... kok jadi ginih? [image error]

bab 6: yah.. sayang... description

saia terpesona dengan bagian bab pertamanya, tapi pas bab-bab berikutnya.... [image error]

selain banyak typo (misal di buku kan ada header-nya, utk halaman ganjil headernya memakai judul tiap bab, halaman genap nama pengarang. tapi di bab satu, judul bab adalah "Ruhai" sesuai judul di...more
Alisyah Samosir
Ada Giganto di Kalimantan Timur? Di Indonesia? Serius?

Itulah pertanyaan-pertanyaan yang membangkitkan gairah saya untuk membaca buku ini. Sebelumnya belum tau Giganto itu apa. Tapi melihat cover-nya, saya bisa menebak kalau Giganto adalah sejenis orang utan yang ukurannya jauh lebih besar. Kebetulan kampung saya daerah hutan juga :D, jadi mitos mengenai "Kera Gede" juga berkembang di sana. Tentu kami tidak mengenalnya dengan kata Giganto, tetapi Imbo (baca: Ibbo).

Membaca buku ini sangat memuaska...more
Zahwa az-Zahra
Hilangnya seorang bocah bernama Ruhai di Hutan Larangan menjadi alasan yang menguatkan Chaudry Teja untuk melibatkan Erwin Danu dalam ekspedisi bersama timnya. Tujuan utama Chaudry ke Hutan Larangan adalah untuk menemukan Dr. Yudha Komara yang hilang selama enam tahun terakhir di hutan tersebut. Namun di balik itu semua, ada sebuah ambisi untuk mencari jejak lain: seekor Gigantopithecus, primata purba setinggi 3 m yang konon sudah punah ratusan ribuan tahun yang lalu tetapi masih lestari di peda...more
an
Feb 03, 2010 an rated it 2 of 5 stars
Shelves: hibah, punya
terlepas dari editorial yg g gitu mulus (bahasa na sering ngeganggu klo pas lagi asik" na melaju bersama cerita, tiba" mentok di bahasa or prmilihan kata yg kurang pas), panggilan pak or dok or dr. yg g konsisten...
hebat memang klo ilmuan dah benar" ilmuan
maka ketenaran bukan lagi soal, cukup melindungi apa yg diyakini na dalam usaha pelestarian dari apa yang dia cari. salut buat dokter komara na
dari segi cerita sendiri, ini tipe cerita yg bisa di-ending-in ma pembaca na. serasa ga perlu baca se...more
Nita Taufik
1. Ga selamanya belajar ttg biologi, ilmu pengetahuan alam dan sejarah itu membosankan. Ternyata mas Koen dgn cerdasnya mampu mengangkat ketiga materi tersebut ke dalam rangkaian kisah fiksi dan tanpa disadari setelah selesai membaca buku ini selain terhibur dgn kisahnya kitapun menambah pengetahuan ttg ketiga bidang tadi;

2. Persahabatan itu bisa dijalin dengan siapa saja. Hati yang tulus dan rasa kasih merupakan landasan utamanya. Dalam novel ini diwakili dengan sosok Ruhai, seorang bocah yang...more
Ardani Subagio
Mencoba membaca ulang, dan tidak bisa melanjutkan. Entah kenapa beberapa penulis lokal suka banget bikin tokoh utama mereka serba bisa dan paling jago dari semua karakternya. Aku dapet kesan tokoh utama di sini juga begitu, dan aku jadi makin males baca.

Selain itu, teknik flashback di tengah2 dialog itu bikin jengkel. Lagi asik2nya dialog, kok tau2 ada penjelasan nan luar biasa panjang tentang prestasi akademis seseorang?

Padahal secara teknis penulisan ga terlalu banyak masalah. Tanda baca oke,...more
Tyas
Being trained in biology, and brought up in Kalimantan, I really cheered for the book’s theme: finding gigantic primates living in a secluded forest of Kalimantan. Gear up for an adventure (rather) close to home, folks!

I just wish the character of Erwin Danu is more developed. I think he’s supposed to be the main character, but even Professor Nguyen and Chaundry have more colours and interesting sides than Erwin has.
Fr. News
Buku ini bercerita tentang seorang peneliti yang sedang mencari binatang purba yang sudah lama punah yaitu giganto.Giganto sudah punah sejak 100.000 ribu tahun yang lalu.IA percaya bahwa giganto masih hidup dan sekarang giganto itu berada di jantung borneo tepatnya di kalimantan.Apakah peneliti ini akan menemukan giganto atau dia yang dibunuh oleh makhluk buas tersebut.Untuk kelanjutan kisahnya baca aja bukunya.
Biondy
Buku yang menarik. Jarang ada buku Indonesia dengan tema seperti ini. Penjabaran settingnya menarik, penjabaran tentang binatang2 di dalamnya juga menarik. Hanya sayang ceritanya terasa kurang klimaks dan endingnya sedikit mengecewakan. Erwin sebagai tokoh utamanya juga terasa redup kalau dibandingkan tokoh pendukung seperti Tran atau Ruhai.

Empat bintang u/ tema, penjabaran setting, dan cover bukunya :)
Cyntiara Devianinda
aku suka banget baca buku ini. isi dari buku ini nggak hanya menggambarkan tentang petualangan di jantung borneo saja, namun juga isinya berisi tentang ilmu-ilmu yang ada di hutan. serasanya kalau baca buku ini nggak cuma seakan-akan imajinasi kita diajak untuk ikut berpetualang, namun juga sekaligus belajar mengenai istilah-istilah baru juga. sukses buat Koen Setiawan aku tunggu karya barunya lagi :)
Indah Threez Lestari
Seperti keterangan bintang 2, it was ok...

Sayangnya cerita yang dibangun sudah bisa ditebak dari awal, jadi nggak ada twist-nya. Baca sampai belakang juga cuma untuk mengkonfirmasi yang sudah ketahuan dari awal.

Nilai plusnya dari gambar beberapa spesies binatang yang ada di belantara Kalimantan, sayang cuma ada sedikit. Tapi kalau banyak, nanti bukan novel lagi, malah jadi ensiklopedi fauna :D
Meita
novelnya keren,,
memadukan antara mitos dan ilmiah, serta cerita dan ilmu pengetahuan.
membaca cerita ini seakan akan kita terhisap dalam buku ini dan berpetualang bersama Dr. erwin dan kawan kawannya menjelajahi alam pedalaman Kalimantan.


mungkin ini hanyalah cerita fiksi,, tapi siapa tau,, di pedalaman Kalimantan yang sesungguhnya ada Giganto sungguhan. (siapa tau)
hohoho
Mila
Nov 17, 2009 Mila rated it 2 of 5 stars
Shelves: fiksi
Ceritanya cukup menarik dan seru...namun bagian awalnya terlampau lambat dan pengembangan karakternya pun terasa abu2 (yg jahat tidak terasa seperti orang jahat)...

Tapi...tetap angkat topi buat penulis untuk observasi hutan Kalimantan yang luar biasa detail dan kesediaan berbagi pengetahuan mengenai primata di Kalimantan... Salute...
Nanny SA
Penjelajahan ke Hutan Larangan di rimba Kalimantan oleh satu tim dengan tujuan mencari seorang ilmuwan dan seorang anak kecil yang hilang di dalam belantara rimba, tapi sebetulnya masing-masing anggota tim mempunyai kepentingan yang berbeda..

......blm selesai..nih riviewnya..
Adhe
Buku tentang ekspedisi mencari jejak mahluk prasejarah di belantara Hutan Larangan didaerah Borneo, KalTim. Baca buku ini jd inget film Kingkong...ngebayangin sosok Giganto sama sprt Kingkong.
Tp apa bener Giganto=Kingkong yach???

sinta nisfuanna
seru ceritanya, bisa nambah wawasan tentang manusia purba...yang pasti, suka dengan ide ceritanya yang lain daripada yang lain, bikin nuansa lain di antara tumpukan buku yang dikoleksi. Tetapi satu yang bikin gak sreg, BANYAK typo
F.A. Purawan
Dec 11, 2009 F.A. Purawan is currently reading it
Kesan pertama... sampulnya ca'em!

Well selanjutnya,... belum bisa banyak komen karena masih OTW baca. Tempo cerita di depan agak lambat, kurasa. Tapi detail alam dan teknisnya oke banget.
Whisnu F. Afrianto
Saya suka judulnya, covernya juga. Secara isi lumayan menarik juga. Karya science fiction-biologi- yang penuh dengan ilmu. Catatannya sih, agak ngerasa mirip dengan Goril
Bunga Mawar
Petualangan di hutan... akhirnya diselesaikan dibaca saat terjebak kemacetan dalam P6 di sekitar Mampang menuju Senayan, Jumat malam... :p
Pandasurya
ada nama sayah dan tanda tangan penulisnyah di lembar pertama buku ini..
thanks to penjawab kuisnya yang katanya dapet kaos kegedeaan..:-p
Natha
May 30, 2011 Natha marked it as to-read
Dapet tandatangannya~ XD XD
Tapi masih belum dibaca. :3 Semangat menyelesaikan yang dihutangi dahulu soalnya. :p
Serpentwitch
Nov 17, 2009 Serpentwitch marked it as to-read
Blom baca, tp tertarik dengan covernya yg IMO sukses menggeser Xar&Vichattan. Banyak unsur fantasynya kah?
« previous 1 3 4 5 6 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
Kemamang Menangkap Unicorn Anakonda Kadal Bertanduk (Animal Survival) Jojo Kucing Naik Apa?

Share This Book