Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Negeri 5 Menara (Negeri 5 Menara, #1)” as Want to Read:
Negeri 5 Menara (Negeri 5 Menara, #1)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Negeri 5 Menara (Trilogi Negeri 5 Menara #1)

by
4.04  ·  Rating Details ·  9,787 Ratings  ·  1,047 Reviews
Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.

Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jaw
...more
Paperback, 432 pages
Published August 2009 by Gramedia (first published July 2009)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
lita
Aug 31, 2009 lita rated it really liked it
Shelves: novel-indonesia
I moved this review to my blog
Harun Harahap
Nov 04, 2009 Harun Harahap rated it really liked it
Shelves: punya, fiksi, indonesian
MAN JADDA WA JADA!!!

Kalimat dari bahasa arab ini berarti: "Siapa yang bersungguh-sungguh, akan BERHASIL". Kalimat ini dilang berkali-kali dalam buku ini hingga mendiami bagian relung di otak saya. Sehingga setelah saya menyelesaikan buku ini, energi positif langsung menjalari tubuh saya.

Kisah persahabatan dengan sudut pandang pertama, Alif Fikri atau Ahmad Fuadi, di sebuah pesantren modern Madania atau lebih dikenal dengan Gontor ditulis dengan bahasa yang apik, segar dan membuat saya enggan unt
...more
Irwan
Dec 04, 2009 Irwan rated it it was ok
Shelves: finished, 2009
Sebuah tulisan yang tampak jelas dibuat untuk memotivasi remaja dalam menuntut ilmu, serta sederet nilai-nilai lainnya. Dikemas dalam konteks kehidupan pondok pesantren modern dengan sistem nilainya yang dirasa lengkap dan satu-satunya, termasuk cara memandang realita di dunia ini.

Kalau ini adalah kisah nyata - hanya nama tokoh dan tempat yang disamarkan - maka saya akan mengerti struktur dan jalan cerita yang ditampilkan.

Kalau ini adalah sebuah novel, saya duga bentuk memoar lah yang sengaja d
...more
Nisah Haron
Apr 02, 2010 Nisah Haron rated it really liked it
Novel ini karya Ahmad Fuadi Ahmad Fuadi, penulis Minang yang sempat saya temui ketika berurusan dengan pihak PTS beberapa bulan yang lalu. Kebetulan ini telah menyebabkan saya berkesempatan mendengar sebahagian promosi buku Negeri 5 Menara (N5M) yang bakal diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu dan diterbitkan oleh PTS. Saya juga diminta memberikan testimoni untuk buku ini.

Novel ini boleh dimasukkan di bawah novel Islami yang memfokus kepada isu pendidikan. Pastinya, apabila saya menyebut novel Islami, ada
...more
Clara
Aug 22, 2009 Clara rated it it was amazing
One of the must read books of the year. Buku ini sangat inspiratif dan membangkitkan semangat juang kepada siapapun yang membacanya.

Cara penlisan buku ini mengalir, jernih, dan lugas. Ciri khas tulisan wartawan yang berusaha memberikan gambaran apa adanya tentang suatu kejadian dimasa lampau.

Saya adalah Non Muslim. Tapi saya sangat menikmati buku ini. Menurut saya Negeri 5 Menara membuka mata saya tentang islam dengan filosofi dibaliknya. Buku ini lintas agama,dan suku.

Selama ini saya selalu be
...more
Syifa Luthfianingsih
Nov 24, 2012 Syifa Luthfianingsih rated it it was amazing

Inti hidup adalah kombinasi antara niat ikhlas, kerja keras, doa, dan tawakkal.




Negeri 5 Menara merupakan salah satu bacaan paling berpengaruh bagi hidup saya. Cerita Alif Fikri selama 'mondok' di Pondok Madani, yang diceritakan merupakan sebuah keterpaksaan yang kemudian berubah menjadi kesyukuran, memberikan saya banyak inspirasi.
Buku inilah yang membuat saya ingin memiliki ukhuwah seperti Sahibul Menara, yang membangkitkan minat saya terhadap karya sastra seperti Menara 4 dan 5, yang membuat
...more
erry
Oct 24, 2009 erry rated it did not like it
Shelves: true-story
Satu kata: “biasa saja”

Setelah membaca buku ini, saya mendapat kesan yang biasa saja tentang buku ini. Maklum, mungkin sebelum membacanya saya cukup terpengaruh dengan pendapat dan review beberapa orang. Apalagi buku ini sempat dibahas di GRI. Jadi jujur saja, setelah membacanya, saya agak sedikit kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi awal.

Saya bilang biasa saja karena :
1. Ide ceritanya standar. Tentang perjuangan hidup seseorang atau beberapa orang untuk meraih mimpi. Cerita model begi
...more
Roswitha Muntiyarso
Jun 15, 2011 Roswitha Muntiyarso rated it it was amazing
Sungguh membaca buku ini membuat pikiran saya kembali terbang ke masa2 MAN saya dahulu. Hidup di asrama dengan segala peraturan ketatnya yang sangat islami dan benar-benar DISIPLIN tak kalah dengan sekolah-sekolah militer. Sekolah saya, Insan Cendekia mengadopsi sistem pesantren dan menerapkan beberapa nilai yang juga dijabarkan di buku ini.

Sungguh mengesankan mengingat betapa besarnya semangat juang para anak pesantren ini dalam menghadapi 'penggojlokan' iman, jiwa dan raga dalam 'penjara suci'
...more
Edy
Sep 02, 2010 Edy rated it it was amazing
Buku ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Alif Fikri, seorang anak Minang dari keluarga sederhana yang atas amanah bundanya masuk menempuh pendidikan di Pondok Madani atau Pondok Pesantren Modern Gontor – Jawa Timur yang terkenal itu. Di Pondok Madani dia berkarib dengan Said yang keturunan Arab, Raja yang anak Batak, Atang yang dari Sunda, Dulmajid yang keturunan Madura dan Baso keturunan Bugis. Sebuah persahabatan yang penuh kesetiakawanan dan kebersamaan terjalin di pondok itu, tanpa meli ...more
Ataventis
Apr 15, 2010 Ataventis rated it really liked it
“ Layak dibaca para ibu yang bermimpi membesarkan anak-anak terbaik” HTR, Sastrawan dan Dosen UNJ. Tanpa meneliti buku ‘tester’ seperti biasa, saya merasa cukup dengan berbekal sepotong kalimat singkat di atas. Dengan impulsif, saya mengambilnya dari rak pajangan dan bergegas ke kasir.

Saya berharap sesi ‘belanja kilat’ kali itu mampu memberikan saya barang-barang berkualitas, walaupun hanya berdurasi 20 menit. Bukan hanya jam terbang belanja yang jauh sedikit, tapi memang, hari itu adalah hari
...more
Sam
Aug 08, 2009 Sam rated it liked it
Shelves: travelogue, novel
Sayangnya buku ini datang setelah Laskar Pelangi jd kesannya agak 'membuntuti' tp bang Fuadi berhasil menghantarkan begitu banyak detil, dari sekolah PM Madani sampai keseharian masing-masing sahibul menara plus keseluruhan penduduk pondokan. Seorang teman pagi ini laporan, "Gw dah beres baca bukunya, git... baru tau klo Gontor itu begitu ya, g mlah cek lsg dan mang bener.. hebat!! bukunya bagus," cerocosnya.

Aq ingat pertama kali kenapa menginginkan buku ini,
dan ternyata hal itu juga yg 'menghad
...more
Nanny SA
Nov 12, 2009 Nanny SA rated it really liked it
Shelves: novel, 2009
Ahmad Fuadi bercerita tentang kehidupan di sebuah Pondok Pesantren yaitu Pondok Madani, dalam buku ini dikisahkan oleh Alif seorang remaja dari Minangkabau tepatnya dari sebuah desa di dekat D. Maninjau Sumatra Barat.

Alif yang pada awalnya memilih dengan setengah hati untuk belajar di Pondok Pesantren karena sebetulnya dia ingin melanjutkan sekolah ke SMA akhirnya dapat meleburkan diri dengan warna-warni kehidupan di sana, bersama dengan kelima sahabatnya (yang berasal dari berbagai daerah) mel
...more
Avridita
Jan 06, 2013 Avridita rated it it was amazing
This novel is the first book written by A. Fuadi. Negeri 5 Menara is inspired by the true story of the writer when he lives in an Islamic boarding school located in East Java. It's published in 2009.

The main character of this novel is Alif Fikri Chaniago. He is from Maninjau, West Sumatra, and he never goes far from his village. When he has finished his education in a Madrasah Tsanawiyah (an Islamic school which has the same level with Junior High School) his dream is to continue his education i
...more
Primadonna
Mar 07, 2012 Primadonna rated it it was ok
Entahlah. Mungkin karena formulanya bagiku terlalu mirip Laskar Pelangi. Atau karena penuturannya yang menurutku agak-agak pretentious. Atau bisa jadi karena aku tidak merasa simpati dengan karakter-karakternya. Atau memang seleraku saja.

Semua seolah datar saja. 200 halaman pertama, rasanya lambat dan bertele-tele, baru ketika masuk bagian pertengahan, agak mendingan. Bahkan menjelang akhir aku harus membaca ulang beberapa bagian, ini siapa sih? Karakternya seolah sulit menempel di benakku (samp
...more
Ika
Aug 14, 2012 Ika rated it it was amazing
Bagi yang telah tahu, saya pembaca tegar buku- buku Indonesia. Gaya bahasa dan penyampaiannya bersahaja dan cukup cantik, kalau dibanding dengan Bahasa Melayu, yang kadang- kadang bila ditulis/ dibaca, maksud dan pemahamannya tidak begitu sampai ke jiwa. Atau memang kerana saya punya soft spots towards Indonesia. Ketika hidup berkelana di Bandung dahulu, selepas kelas saya akan naik angkot ke Gramedia terdekat di depan Bandung Indah Plaza. Hidup waktu itu cukuplah merana dan indah, merana kerana ...more
Kiky
Nov 14, 2009 Kiky rated it really liked it
n my opinion, this book is a combination between Laskar Pelangi and Malory Tower serials (If your childhood during the 80’s,I bet you read this serial as well – and owh….I read the translated ones of course back in those year ;) ) or probably Harry Potter suits better ?

Cerita tentang persahabatan enam anak bangsa ini dari sudut dari sisi seorang Alif Fikri, lelaki asal Sumatra Barat yang awalnya dipaksa oleh Amak (ibunya) untuk belajar di Pesantren Modern ini. Bersama 5 temannya berjuang menuntu
...more
Weni
May 25, 2011 Weni rated it really liked it
Shelves: may-2011
seru, inspiratif, filosofis. ngebuka wawasan dan semangat buat terus berjuang dan ikhlas. kunci utama hidup, man jadda wajada :)
Pera
Jan 24, 2010 Pera rated it liked it
Kesan pertama memang membuat penasaran saat membaca sampul belakang buku ini. Bagaimana tidak, potongan komentar kekaguman bergulir dari orang-orang yang cukup dikenal dalam skala nasional. Seperti BJ Habiebie, Riri Rija, Kak Seto, Ary Ginanjar Agustian, Helvy Tiana Rosa. Biasanya celoteh komentar itu tak membuatku bergeming, tapi nama BJ Habibie berhasil membuatku mencoba membuka lembaran buku ini. Baru kali ini kutemukan tokoh teknologi memberi komentar dalam novel.


Lembar demi lembar kulahap d
...more
Black Panther
Kisah ini diawali lima sahabat yang sedang mondok di sebuah pesantren, dan kemudian bertemu lagi ketika mereka sudah beranjak dewasa. Uniknya, setelah bertemu, ternyata apa yang mereka bayangkan ketika menunggu Azhan Maghrib di bawah menara masjid benar-benar terjadi. Itulah cuplikan cerita novel laris Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi.

Ahmad Fuadi yang berperan sebagai Alif di novel itu berkisah, ia tak menyangka dan tak percaya bisa menjadi seperti sekarang ini. Pemuda asal Desa Bayur, Maninj
...more
ibnumaroghi
Jul 28, 2010 ibnumaroghi rated it it was ok
Shelves: milik, fiksi-negeri
I just have read ‘Negeri 5 Menara’ book. So excellently. Haha : D keren deh, pokoknya! Menurut gua, buku ini ditujukan khusus untuk para remaja [so, orang dewasa tidak ada larangan untuk membacanya, ya:]. Untuk remaja yang akan & sedang merajut mimpi-mimpinya. Mereka yang tumbuh dalam lingkungan pendidikan formil.

Secara keseluruhan, buku yang ditulis oleh A. Fuadi ini bagus banget untuk meotivasi diri seseorang. Apalagi ia menggunakan sudut pandang agamis, yang jarang sekali dipakai oleh keb
...more
Mohammad Faiz Hidayatulloh
Oct 26, 2011 Mohammad Faiz Hidayatulloh rated it really liked it
Resensi Buku "Negeri 5 Menara"

IDENTITAS:
Judul : Negeri 5 Menara
Pengarang : Ahmad Fuadi
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2009
Jumlah halaman: 432

SINOPSIS:
Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.

Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah
...more
Pras
Sep 16, 2009 Pras rated it liked it
Sampulnya keren, itu yang terpikir waktu melihat tumpukan buku di depan eskalator Gramedia Matraman. Niat awal membeli Arok Dedes nya Pramudya malah mendapat tambahan buku ini. Sekilas membaca sinopsis pada sampul belakang, saya langsung membayangkan cerita laskar pelangi. Dan kerika saya lihat halaman awal, bahwa buku ini baru terbitan pertama, saya langsung membelinya.
Cerita negeri 5 menara dibuka dengan deskripsi detil tentang situasi Washington DC. Ahmad Fuadi berkisah dengan cara kilas bal
...more
Haryadi Yansyah
Oct 12, 2009 Haryadi Yansyah rated it really liked it
Penulis Negeri 5 Menara –Ahmad Fuadi, memang pernah mondok di Gontor, jadi wajar saja kalau cerita mengenai keseharian di pesantren dapat dikupas dengan baik. Di Negeri 5 Menara, Faudi menjelma menjadi sosok Alif yang setengah hati menjalankan keinginan sang Ibu untuk belajar di Pondok Madani, Jawa Timur.

Di Pondok Madani, Alif bertemu dengan Raja, Said, Majid, Atang dan Baso. Karena telat datang ke Masjid untuk Shalat di hari pertama mereka mondok, mereka semua dihukum. Itulah awal keakraban me
...more
Felicita Putri
Dec 14, 2009 Felicita Putri rated it liked it
dengan membaca buku ini..saya bisa memperkaya ilmu..
ilmu untuk memahami dan menghargai ajaran agama lain yang berbeda dengan saya..
cukup menyenangkan membaca buku ini..

yang paling menyentuh saya..adalah saat dimana ada pepatah ini..
"birrul walidain"..berbakti kepada orang tua..
Mereka berdua adalah tempat pengabdian penting bagi kita di dunia. Jangan pernah menyebutkan kata kasar dan menyebabkan mereka berduka. Selama mereka tidak membawa kepada kekafiran, wajib hukumnya untuk patuh..

ngobrol-ngob
...more
Diah Ayu
Dec 06, 2009 Diah Ayu rated it it was amazing
aku menemukan banyak kesamaan antara buku ini dibandingkan dg Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata. gaya bahasanya mirip, meskipun buku ini lebih simpel karena kalimat2 yg dipake gak sepanjang kalimat2nya Andrea Hirata yg penuh dg word-order berlapis2 itu. temanya juga sama, ttg pendidikan dalam versi 'alternatif'. plusnya, buku ini bercerita soal pendidikan agama di sebuah pondok modern - yg aku hampir yakin adalah pondok modern Gontor - dg segala seluk beluknya, mulai dari sistem pembelajaran baha ...more
Ditta
Oct 18, 2009 Ditta rated it liked it
Shelves: indonesian
Minggu lalu tanggal 15 ketemu sama penulisnya, mas fuadi (atau uda ya??heheh) di gramed Pejaten Village.
Udah lama denger tentang novel ini,,sempet ngeliat display yg lucu en kreatif banget di gramed Matraman, tapi belum ada keinginan buat beli en baca...
Pas ketemu,,sempet nanya tentang perasaan dia kalo dibanding-bandingin sama AH...
Mas Fuadi jawab dengan senyum kalo dia malah merasa tersanjung kalo ada orang yg ngebandingin dia sama AH...
Akhirnya baru sempet beli di library and publisher expo,,
...more
melissa madjid
Nov 29, 2009 melissa madjid rated it it was amazing
dari pertama baca langsung suka..
teringat terakhir kali baca buku seni'mat ini pas baca LP, menikmati tiap kata-kata yang ditulis penulis..deskriptif ...

cerita seorang penulis yang mengatas-namakan Alif di buku ini, dengan kisah perjuangannya bersekolah di pesantren PM ; gontor..
mel terinspiratif dengan kesungguhannya dalam belajar dan mengejar prestasi, bahkan dengan melawan banyak gangguan dihadapannya..

dari sini mel bisa tahu banyak tentang pendidikan di gontor itu..bikin 'iri' , beruntungnya
...more
Palsay
Jan 06, 2010 Palsay rated it liked it
Shelves: indonesian, memoar
Akhirnya saya tahu gimana sih kehidupan di dalam pesantren Gontor yang selama ini sudah banyak menelurkan orang-orang hebat di negeri ini. Soalnya lumayan penasaran juga...hehehe...

Makasih buat penulis yang dengan gaya jurnalistiknya berhasil menuangkan memori masa remaja dengan begitu cermat, membuat saya terinspirasi dan lebih memandang positif pada gaya pendidikan pesantren.

Dari dulu sih sudah positif, bahkan anak pertama saya juga ingin saya masukkan ke pesantren, yang modern, tentunya.

Tap
...more
Indah Threez Lestari
576 - 2013

#Program BUBU

================== Pertama dibaca 6 Jan 2010

Menyesal kenapa tidak baca dari kemarin-kemarin... soalnya, waktu tahu temanya pesantren, sempat mengira gaya penuturannya model A2C atau KCB yang bikin aku bosan bacanya. Ternyata beda banget, mungkin karena penulisnya mantan wartawan TEMPO ya.

Kesan pertama baca... buatku tidak senada dengan Laskar Pelangi, tapi malah senada Harry Potter, atau cerita tentang anak-anak sekolah asrama lainnya. Ada kompetisi antar asrama (lebih rea
...more
Moby F.
Jul 24, 2012 Moby F. rated it really liked it
Paling ambil masa yang panjang untuk habis baca sebab terlalu sibuk dengan dunia (eish!). Macam biasa, karya seberang memang selalunya tak menghampakan aku. Dari jalan cerita, watak, pesan-pesan yang bagus juga 'kamus bahasa arab' di tiap sudut halaman bawah, susun bahasa yang indah dan tidak dikias keterlaluan- bacaan yang tidak bosan. Novel yang buat aku mengelamun terkenang zaman sekolah, sahabat lama dan cita-cita yang diputus harap *sigh*. Anyway, 4 bintang untuk inspirasi dan semangat, jug ...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
topics  posts  views  last activity   
Sekuel N5M sedang ditulis 5 68 Dec 23, 2012 07:01PM  
u must read 1 10 Dec 10, 2012 08:32PM  
RANAH 3 WARNA, sekuel Negeri 5 Menara 13 169 Oct 08, 2011 02:32AM  
Sekuel N5M sedang ditulis 1 8 Oct 14, 2009 02:28AM  
Sekuel N5M sedang ditulis 1 9 Oct 14, 2009 02:25AM  
  • Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3)
  • Hafalan Shalat Delisa
  • Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan
  • Ketika Cinta Bertasbih
  • Negeri van Oranje
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • 5 cm
  • Madre: Kumpulan Cerita
  • Selimut Debu
  • Di Bawah Lindungan Ka'bah
3012699
Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau tahun 1972, tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.

Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.

Gontor pula yang membukakan hat
...more
More about Ahmad Fuadi...

Other Books in the Series

Trilogi Negeri 5 Menara (3 books)
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Rantau 1 Muara (Negeri 5 Menara, #3)

Share This Book



“Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar.” 100 likes
“Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup.” 95 likes
More quotes…