Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “The Four Fingered Pianist” as Want to Read:
The Four Fingered Pianist
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

The Four Fingered Pianist

3.57 of 5 stars 3.57  ·  rating details  ·  30 ratings  ·  7 reviews
Hardcover, 277 pages
Published February 2008 by Hikmah
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about The Four Fingered Pianist, please sign up.

Be the first to ask a question about The Four Fingered Pianist

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-29 of 41)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Helvry Sinaga
Saya mengira buku ini adalah buku tentang musik karena melihat judulnya The Four Fingered Pianist. Saya juga mengira di dalamnya akan dibahas tentang karya-karya para pemusik yang dimainkan oleh pianis. Ternyata dugaan saya tidak sepenuhnya benar. Buku ini lebih menceritakan bagaimana keras dan sulitnya hidup. Kenyataan hidup seringkali begitu kejam tanpa pernah berkompromi.

Hee Ah Lee dan ibunya, Woo Kap Sun adalah tokoh sentral buku ini. Hee Ah Lee yang terkenal dengan pianis 4 jari (The Four F
...more
Endah
Untuk kedua kalinya Hee Ah Lee datang ke Indonesia. Yang pertama, tahun lalu, demi kepentingan konser tunggalnya di Jakarta, sedangkan yang berikutnya adalah untuk promosi buku memoar–ah..lebih tepat sebetulnya sketsa kehidupan–nya yang ditulis oleh cerpenis kita, Kurnia Effendi.

Kehidupan Hee Ah Lee memang sangat menarik untuk ditulis dan kemudian dibaca oleh banyak orang. Bagaimana tidak? Gadis kelahiran 22 tahun silam ini laksana sebuah keajaiban yang diturunkan Tuhan ke dunia. Gadis mungil y
...more
Dona
Sep 14, 2010 Dona rated it 3 of 5 stars
Shelves: minjam
Aku juga kurang tahu pasti berapa jari minimal yang dibutuhkan pada saat bermain piano, tapi aku rasa, 4 jari belum cukup. Namun bagi Hee Ah Lee, seorang gadis asal Korea Selatan yang terlahir sebagai penderita down syndrome, memiliki kaki sebatas lutut dan hanya memiliki 4 jari, itu sudah cukup.

Ibunyalah, Woo Kap Sun, yang pertama kali memperkenalkannya piano sebagai terapi, dengan tujuan awal hanya agar otot-otot jari Hee Ah bisa kuat. Ternyata terapi itu mengubah hidupnya di kemudian hari. Ib
...more
Alisyah Samosir
Woo Kap Sun sangat senang ketika mengetahui bahwa dirinya mengandung, beberapa tahun setelah pernikahan mereka. Namun sayangnya, bayi di dalam kandungan tersebut didiagnosa akan lahir dalam keadaan cacat. Adapun penyebabnya adalah kebiasaan Woo mengkonsumsi obat-obat batuk, flu atau semacamnya.

Dokter menganjurkan agar kandungan tersebut digugurkan saja. Pun keluarga-nya setuju dengan anjuran tersebut. Namun Woo bertekad akan memelihara bayinya. Dia yakin bisa merawatnya, dan alasan lainnya takut
...more
Chi
KIsah yang mengharukan tentang perjuangan melawan keterbatasan. Dimana peran seorang ibu sangatlah nyata dan besar, memompa semangat Ah Lee untuk terus memainkan denting piano. Melodi sempurna yang mengalun dari sebuah ketidak sempurnaan. Nyaris dipisahkan dari sang ibu, untuk dibawa ke Kanada, namun jalan hidup menakdirkan Ah Lee tumbuh dan besar di Korea Selatan, melewati suka, duka dan cinta. Buku ini membuat kita bercermin, apa yang mampu kita lakukan dengan fisik yang lengkap? Sementara Ah ...more
Nike
Oh, satu lagi buku yang saya beli dengan harga hanya 15rb saja :D

Kisah Hee Ah Lee membawa kita untuk selalu bersyukur dengan semua yang telah diberikan Tuhan pada kita. Dengan 4 jari saja Hee Ah mampu menjadi pianis ternama dan tak luput dari peran besar sang Ibu.
Jawa Sandho
Good for my soul...
Monicajcn
Monicajcn marked it as to-read
Mar 25, 2014
Hally
Hally marked it as to-read
Feb 16, 2014
Eka Surya
Eka Surya marked it as to-read
May 16, 2013
Nabilafrhn
Nabilafrhn marked it as to-read
May 12, 2013
Sreevidhya
Sreevidhya marked it as to-read
Feb 07, 2013
Abrar Ahmad
Abrar Ahmad marked it as to-read
Jan 18, 2013
anna
anna marked it as to-read
Jan 18, 2013
Martin Tangel
Martin Tangel marked it as to-read
Oct 02, 2012
Thata
Thata marked it as to-read
Sep 09, 2011
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
911161
Kurnia Effendi, lahir di Tegal, 20 Oktober 1960. Ia menulis cerpen dan puisi untuk publik pertama kali tahun 1978, melalui majalah Gadis, Aktuil dan surat kabar Sinar Harapan, ketika masih sekolah di STM Pembangunan Semarang. Sepanjang tahun 80-an aktif mengikuti pelbagai sayembara fiksi dan puisi. Sejak itu berbagai penghargaan telah diraihnya. Ia merupakan penulis nasional yang sangat produktif. ...more
More about Kurnia Effendi...
Burung Kolibri Merah Dadu Senapan Cinta Kincir Api Anak Arloji Bercinta di Bawah Bulan

Share This Book