Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Negeri Para Peri” as Want to Read:
Negeri Para Peri
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Negeri Para Peri

3.97  ·  Rating Details  ·  191 Ratings  ·  41 Reviews
Negeri Para Peri adalah kumpulan cerpen tergelap yang pernah saya jumpai. Mata dan darah, yang menjadi citra citra dominan, berleburan dengan hitamnya warna dasar cerpen, membangun kontras kontras penuh kekerasan. tebaran ungkapan liris dalam hampir setiap cerpen bukannya mengusik kemutlakan kuasa kegelapan ini, tapi malah menambah sangitnya ironi ironi yang mejadi marka k ...more
Paperback, 171 pages
Published 2009 by andramartin publication
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Negeri Para Peri, please sign up.

Be the first to ask a question about Negeri Para Peri

Community Reviews

(showing 1-30 of 923)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
gieb
Sep 28, 2010 gieb rated it really liked it
Yang gelap, kadangkala lebih terang dari arti kata terang itu sendiri. Kira-kira begitu yang saya dapat saat menyimak cerita-cerita dalam Negeri Para Peri karya Avianti Armand ini. Avianti Armand, seperti kata GM dalam endorsement, menyentak kita, lalu menarik kita ke dalam gerak kata dan imaji. Di sinilah, menurut saya, penulis berhasil menerjemahkan yang terbatas menjadi tidak terbatas. Tidak seperti agama dan filsafat. Meski memang menenangkan tetapi terbatas.

Hampir semua cerita dalam buku i
...more
Ita
Mar 19, 2010 Ita rated it liked it
Membaca buku
NEGERI PARA PERI
Oleh Avianti Armand
Andramation Publication
2009
173 halaman

Bagaimana kalau seorang arsitek yang sehari-hari bergulat dengan garis-garis tegas menuliskan perasaannya dalam karya fiksi? Hasilnya buku ini. Negeri Para Peri yang berisi 16 kisah. Cerita-cerita khas masyarakat urban. Kesibukan dan impian. Cinta terlarang dan pengkhianatan. Luka dan pesta. Alkohol dan Jimmy Choo. Juga kisah ibu-anak yang memberi ruang jeda untuk merenung.

Hampir semua konten cerita bertutur s
...more
Harun Harahap
May 03, 2010 Harun Harahap rated it really liked it
Shelves: punya, fiksi, indonesian
Cover yang menarik dengan warna yang adem namun kontras dengan kehadiran sesosok makhluk anak kecil yang terlihat menyeramkan. Hal ini membuat saya tertarik untuk membaca buku ini, ditambah lagi ilustrasi didalam buku ini yang tak kalah menariknya. Dari sekian cerpen yang ada dalam buku ini, ada beberapa yang berkesan buat saya.

Cerpen pertama berjudul "Ayah" membuat saya berkata "Ya Tuhaaannn..." saat mengakhiri cerpen itu. Ditambah lagi kepala anak kecil yang mengintip itu membuat saya tersenta
...more
e.c.h.a
Feb 15, 2010 e.c.h.a rated it it was amazing
Recommends it for: Mbak Roos, Pandasurya, Mbak Miaa, Momo Ivashkov, Gurita Centil, Buzenk
Amazing yeah amazing, amaze me. Menakjubkan, mengejutkan, itu yang gw rasakan terhadap kumpulan cerpen ini. Dari awal saat gw melihat buku ini bersanding di rak di TB Gramedia, buku ini telah memikat gw untuk menyentuhnya. Ilustrasi di setiap kisah di buat berbeda untuk mendukung dari kisah masing-masing. Kumpulan cerita dengan beragam perasaan.

Satu kisah yang menyentuh gw "Pangeran Kecil" :
"Ya, pangeran kecilku, aku akan ada di sana. Di satu bintang. Menjagamu. Selalu"
"Dan saat malam tiba, anak
...more
Fairynee
Oct 10, 2012 Fairynee rated it really liked it
Shelves: short-stories, gift
Sebenarnya saya berniat memberi bintang 3,5, tapi karena tidak ada jadi saya bulatkan ke atas (Untuk membulatkan ke bawah, saya tidak tega) dengan pertimbangan sulitnya mencari buku ini, sampul buku yang sederhana tapi menarik, dan untuk beberapa cerpen yang memberi kesan dalam.

Kumpulan cerpen ini dibuka dengan cerita berjudul Ayah. Judul telah bercerita tentang banyak hal (mungkin keseluruhan cerita ini), jadi saya tidak terlalu terkejut dengan isi bahkan twisted ending yang dikasih penulis tid
...more
Ana siLara
Apr 03, 2013 Ana siLara rated it really liked it
avianti seolah mencalit lukisan pada satah kanvas. Abstrak. terlalu. dan kita yang menikmati lukisannya hanya mampu berilusi dalam dalam dunia anggapan sendiri.

dan dia seorang akitek sepertiku.
miaaa
Feb 01, 2013 miaaa rated it really liked it
Shelves: indonesian
#2013-4

The best thing I can say it: It's crazy! It knocked me off, kicked me out of my personal comfort zone which I assumed is vague at it's best. Apparently not.

Reading it, from page one, made me shivers. Uncomfortable. The similar feeling I got when reading Edgar Allan Poe's.

***

Sejak membaca kisah pertama rasa tidak nyaman selalu membayangi, menunggu dengan sabar saat untuk menerkamku. Menertawaiku. Sama seperti ketika membaca kisah-kisah karya Edgar Allan Poe. Membuatmu sadar ada banyak hal
...more
Theresia Astrid
Feb 21, 2010 Theresia Astrid rated it liked it
saya tidak tahu kalau 'kegelapan' bisa ditulis dengan sedemikian 'indah'nya... membacanya seperti ditancap pisau di pergelangan tangan, namun karena begitu kuat kata2nya, saya merelakan pisau itu terseret ke sekujur tubuh saya yg lain. seandainya tema2nya tidak penuh dengan kekerasan, sudah saya beri bintang 5. badan saya remuk2 setelah membacanya. betul2 membekas...
Aria Anggana
Mar 15, 2013 Aria Anggana rated it liked it
Shelves: romance, kumcer, ebook
Okeey. Jadi beginilah buku ini berakhir. Setelah dipusingkan oleh segala macan persoalan, perasaan, eksploitasi seluas-luas mengenai perempuan, cinta, luka, air mata. Penulis menggiring pembaca ke satu perasaan : keinginan untuk terbang.

Dan saya memiliki satu alasan untuk belajar terbang. Yuuk, mencari gedung tinggi ~
eti
Jun 15, 2013 eti rated it really liked it
Shelves: ebook
#16 - 2013

dari blog penulisnya :

Karena tidak ada keinginan membuat cetakan kedua dari Negeri Para Peri (2009), Avianti Armand memutuskan untuk membagikannya dalam format digital.

link-nya : http://aviantiarmand.files.wordpress....
Adji Nugroho
Mar 20, 2014 Adji Nugroho rated it really liked it
Shelves: fiction
saya lupa dimana saya menemukan buku ini. tapi hal itu tidak menjadi masalah ketika saya mulai membacanya.

gelap. satu kesan yang paling kuat ketika buku ini selesai saya baca. dan saya tidak menyangka itu kegelapan itu lahir dari buku yang memiliki cover dan judul buku semanis ini. kegelapan itu dihadirkan dengan bahasa seringan novel teenlit. membuat saya tidak menyadari telah sampai pada halaman terakhir buku karena pikiran saya terlalu asik merangkai imajinasi dari cerita-cerita yang ada di b
...more
Sweetdhee
Jul 10, 2011 Sweetdhee marked it as wishlist
pengen nyoba baca
katanya bagus.. tapi sudah menghilang dari peredaran..
ada yang mau minjemin ga ya?

tapi kalau aku pengen baca buku ini cuma karena katanya bagus, aku ga termasuk orang yang gemar membaca dan intelek, kah?
*nyemil lupis dan cilok*
Winna
Jul 22, 2011 Winna rated it really liked it
Saya suka konsep, layout dan kovernya!
Isinya pun menakjubkan :) banyak cerpen kelas berat yang dituliskan dengan indah, dan saat membacanya selalu terpikir.. wah, sangat sastra.

I don't know, I just get that vibe from her words.
Rise
Jan 16, 2014 Rise rated it liked it
"Kita tidak akan pernah merasa kehilangan. Tapi aku sudah kehilanganmu sejak pertama kali mengenalmu."

Ini adalah kumpulan cerpen keempat yang saya baca di 2014. Kumpulan cerpen ini dibuka dengan cerita berjudul "Ayah" yang sesuai dengan dugaan saya bahwa judul dan ceritanya memang berhubungan (ada kalanya judul dan cerita seolah tak saling terkait). Kemudian disusul cerita-cerita lain dengan tema yang beragam. Tidak semua cerita yang ada bisa saya nikmati. Ada beberapa yang membuat dahi saya be
...more
Darnia
Gelap banget kisah-kisahnya. Paling suka Pada Suatu Hari Ada Ibu dan Radian sama Cahaya. Nggak semua gampang dicerna, tapi total satu tema: gelap. Gelap yg nyata hingga luberan dari mimpi. Diksi-diksinya agak ngingetin gw sama Rahasia Selma: Kumpulan Cerita-nya Linda Christianty, sama-sama bikin gw agak garuk-garuk kepala heheheh

Btw, terima kasih buat Mba Avianti Armand yg sudah berbaik hati 'membagikan' eBook ini secara gratis di laman blognya :)
Virencia
Feb 24, 2013 Virencia rated it really liked it
For those who do suffer from unquenchable thirst for dark stories, I dare you. I double dare you to read this.

...Through which I came to know that darkness deserves more solidified depiction than mere 'being absence of light'. For it creeps, it clutches, it entwines you within it.

It lives. It actually lives. Within the very part of you that you used to perceive as sanctuary: the very back of your head.

And you'll start to reconsider whether is it really light that possesses natural inclination to
...more
Fatma
Dec 03, 2009 Fatma rated it really liked it
Shelves: kumpulan-cerpen
Negeri Para Peri merupakan buku yang sangat menarik, meminjam komentar dari Goenawan Mohammad, bahwa narasinya merupakan perjalanan yang tidak dikendalikan oleh alur, melainkan oleh impuls yang membuat puisi lahir.

Avanti Armand, agaknya menganut gaya tulisan yang surealis, membuat pembaca perlu mengulang-ulang beberapa bagian cerita. Buku ini dibuka oleh cerpen Ayah yang bisa dipahami siapa tokoh kamu yang dicintai oleh tokoh aku, setelah pembaca selesai membacanya.

Salah satu cerpen yang menari
...more
Vidi
Oct 17, 2010 Vidi rated it really liked it
....
Ketepatan itu mengerikan. Betapa waktu telah menjadi sebuah energi potensial luar biasa yang mengatur hidup manusia-manusia dalam kecepatan yang tertata dan terukur. Juga menghentakan mereka dari satu tempat ke tempat lain. Detik demi detik. Terus menerus. Jadi satu aliran yang tak terputus.
....
(dikutip dari cerpen Mata)

Betapa jeli dan benarnya, Avianti Armand menangkap realita dalam kehidupan urban yang amat jelas sekaligus tidak disadari oleh kebanyakan dari kita.

Sebuah prosa dalam puisi,
...more
Nia Nurdiansyah
May 20, 2010 Nia Nurdiansyah rated it liked it
Buku ini bagus. Sayang, saya malah nggak baca bagian cerita yang judulnya Negeri Para Peri, karena bagian itu, di buku saya cetakannya tak terbaca. Hurufnya bergaris-garis, seperti diprint dengan tinta yang hampir habis. Itu cuma masalah teknis, sih. Dibandingkan dengan isi ceritanya, kekecewaan karena halaman yang rusak itu cukup tergantikan.

Isinya cukup menggelitik nalar. Cerita diawali dengan cerpen berjudul Ayah. Lau berlanjut ke berbagai cerita lain, yang rata-rata berkisah tentang hubungan
...more
Andrea Ika
Apr 28, 2013 Andrea Ika rated it really liked it
Shelves:
Buku ini saya dapatkan. Free karena pengarangnya membagikan pdf gratis di blognya.

Tampilan fisik
Kesan misterius didapatkan dengan memandang tampilan fisik novel ini. Minimalis gambar di sampul novel.sampul buku yang sederhana tapi menarik. Avanti juga kreatif seperti membuat halaman yang terlihat seperti bekas gambar anak kecil, latar hitam warna huruf putih

Isi buku dan ide cerita
penulis berhasil menerjemahkan yang terbatas menjadi tidak terbatas. Tidak seperti agama dan filsafat. Meski memang
...more
Ernest Junius
The stories are patronising and somewhat dreamy. The good thing about them is they lead you to the dark side. But the way it's told are more like chaotic ramble that has no sense of order, that feels like abstract painting which you don't know whether it is a good painting.

The ramblings feel too vague that I couldn't picture the story very well—they are blurry, like bad photographs.

There are a lot of surprise tactics and twists. But not only that, there are also many other tricks applied to make
...more
Sdfghjk
good
Yoga Pradipta
Oct 29, 2012 Yoga Pradipta rated it liked it
Gaya bahasanya menarik, mengoyak kaidah bahasa yang ada. Cerita-ceritanya surreal dan gelap, selalu bertemakan manusia dan keputusasaan. Keputusasaan, mungkin itu kekuatan utama Avianti Armand dalam menuliskan kisahnya. Sebuah awal yang buruk untuk memulai minggu dengan membaca buku ini. Beberapa ceritanya kuat namun lebih banyak yang membingungkan, mungkin karena saya membacanya sambil lewat sehingga seringkali hanya menorehkan rasa pusing di kepala.
Biondy
Sekian lama nyari buku ini, ternyata di blog pengarangnya ada pdfnya dibagikan gratis. Seneng banget. Gak nyesel baca kumpulan cerpen ini. Saya suka gaya bahasanya. Saya suka tema cerita yang diangkat. Saya suka kreatifitasnya di beberapa cerita, misalkan dengan membuat halaman yang terlihat seperti bekas gambar anak kecil, latar hitam warna huruf putih, dsb.

Keren bangetlah kumpulan cerpen ini.
fahmi ristianty
Nov 28, 2010 fahmi ristianty rated it it was amazing
my favourite quote :

aku mencintaimu. dan itu ternyata menyakitkan.
kamu tidak tahu betapa setiap kali kamu berpaling, aku sangat menderita.
aku seperti orang yang sedang menoreh nadi dan meneteskan darah perlahan-lahan.
semakin lama aku jadi semakin lemah hingga darah habis terkuras.
karena itu aku pergi…
aku harus menjauh darimu.

~ page 44 ~
Meliana Ningrum
Jul 15, 2013 Meliana Ningrum rated it it was ok
Negeri Para Peri memaksa saya berpikir keras untuk bisa memahami ceritanya. Ada beberapa bagian yang sampai saya baca ulang karena keterbatasan otak ini. Fiuh cerita di buku ini cukup bikin saya gimana gitu... hmm gimana ya. Cerita kelam yang kebanyakan bertema perempuan dalam buku ini cukup emosional.
Robin Hartanto
Mar 17, 2012 Robin Hartanto rated it it was amazing
Menakjubkan. Buku yang tepat apabila ingin menyaksikan kemampuan teks dalam membangun imaji. Cerita-cerita di dalam buku ini cenderung gelap dan sering tak terduga, namun yang membuatnya spesial adalah bagaimana penulisnya "menyangatkan" impresi.
febriani
Aug 02, 2009 febriani rated it it was amazing
I really like most of stories in this book. some contribute really good feeling to my imagination. some have tricky surprising end. although some also quiet freaked me out like "Cahaya" (not a big fan of torture description, I am).
Dini Happy
Jul 31, 2012 Dini Happy rated it it was amazing
Shelves: favorite, minjem
Saya lega, karena telah membaca buku ini setidaknya sekali dalam hidup. Karena bukunya hasil minjem, keinginan buat ngelonin buku ini lama-lama gak kesampaian :(
Ada yang jual buku ini tidak ya, susah amir nyarinya!!
tikatikaa
Dec 05, 2009 tikatikaa rated it it was amazing
Negeri para peri ini menyuguhkan jenis cerpen yang menggunakan kata-kata puitis untuk pembacanya. Kata-kata puitisnya mengalir sempurna dan merepresentasikan apa yang sesungguhnya dirasakan penulis--
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 30 31 next »
topics  posts  views  last activity   
Ada yang mau jual Negeri Para Peri? 1 12 Mar 13, 2012 11:51PM  
Ada yang mau jual Negeri Para Peri? 1 6 Mar 13, 2012 11:51PM  
  • Kuda Terbang Maria Pinto
  • Linguae
  • Bidadari yang Mengembara
  • Orang-Orang Bloomington
  • Rumah Bambu: Kumpulan Cerpen Pertama dan Terakhir
  • Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Balada Ching-Ching dan Balada Lainnya
  • Kau Memanggilku Malaikat
  • Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia
  • Malaikat Jatuh dan Cerita-Cerita Lainnya
  • Tanah Tabu
  • Seribu Kunang-kunang di Manhattan
  • Kubah
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta
  • Falling
  • Kisah Langit Merah
2995590
Avianti Armand adalah seorang penulis, dosen, dan arsitek. Kumpulan puisinya, Perempuan yang Dihapus Namanya (2011), memenangkan Khatulistiwa Literary Award untuk kategori puisi. Buku tersebut merupakan reinterpretasi atas tokoh-tokoh perempuan dalam kitab suci. Avianti telah menulis dua kumpulan cerpen: Negeri Para Peri (2009) dan Kereta Tidur (2011). Cerpennya, "Pada Suatu hari, Ada Ibu dan Ra ...more
More about Avianti Armand...

Share This Book



“aku mencintaimu.
dan itu ternyata menyakitkan.
kamu tidak tahu betapa setiap kali kamu berpaling, aku sangat menderita.
aku seperti orang yang sedang menoreh nadi dan meneteskan darah perlahan-lahan.
semakin lama aku jadi semakin lemah hingga darah habis terkuras.
karena itu aku pergi…
aku harus menjauh darimu.”
34 likes
“Tapi Tuhan juga seperti punya jatah waktu yang boleh kita habiskan
berdua. Sia-sia bertahan, sia-sia melawan.”
5 likes
More quotes…