reviews
Aug 19, 2009
Well,
emang baru nyampe hal 153, dan sebelumnya sudah cukup terpukau ketika kopdar dengan si empunya buku AKA mba penulis-nya :)
At first buat para penjalan biasa,
u'll find this book a bit too much... karena mba tita demen bgt ngasi kita hadiah berdetil-detil, dari mulai soal bandar udara, ngaben, angkor wat vs borobudur, plus printilan cerita pribadi yang menjadikan buku ini very personal to her -- i suppose
But for those of u who're thinking abt jumping out of More...
emang baru nyampe hal 153, dan sebelumnya sudah cukup terpukau ketika kopdar dengan si empunya buku AKA mba penulis-nya :)
At first buat para penjalan biasa,
u'll find this book a bit too much... karena mba tita demen bgt ngasi kita hadiah berdetil-detil, dari mulai soal bandar udara, ngaben, angkor wat vs borobudur, plus printilan cerita pribadi yang menjadikan buku ini very personal to her -- i suppose
But for those of u who're thinking abt jumping out of More...
May 23, 2011
Catatan Pembaca:
1. Bukunya santai dalam bercerita. Tidak memaksa dan tidak pula terpaksa. Cara menceritakannya pun seperti berbicara. Tapi dalam beberapa cerita agak menggantung dan seperti belum tuntas untuk diceritakan. Seperti beberapa bab menjelang akhir buku: Borobudur versus Angkor Wat, Prajurit Jogja dan Prajurit Inggris, Warung Migran, dan Argo Kuda Pacuan.
2. Gambarnya kurang. Meski sang penulis menceritakan (bahkan memberikan tips) kalau ke mana-mana ia membawa k More...
1. Bukunya santai dalam bercerita. Tidak memaksa dan tidak pula terpaksa. Cara menceritakannya pun seperti berbicara. Tapi dalam beberapa cerita agak menggantung dan seperti belum tuntas untuk diceritakan. Seperti beberapa bab menjelang akhir buku: Borobudur versus Angkor Wat, Prajurit Jogja dan Prajurit Inggris, Warung Migran, dan Argo Kuda Pacuan.
2. Gambarnya kurang. Meski sang penulis menceritakan (bahkan memberikan tips) kalau ke mana-mana ia membawa k More...
Sep 01, 2010
Sebagai penyuka travelling, Tita sudah memilih jalan yang benar dengan ngotot kuliah di Antropologi. Hasrat jalan-jalannya pun tersalurkan di sela-sela kuliah. Nggak kayak saya, kuliahnya sih Hubungan Internasional, tapi go-international-nya belum begitu kesampean hehehe..
Kemudian, seperti yang pernah saya singgung, para traveller ini sepertinya memang punya garis tangan yang berbeda. Jadi mau keadaan kayak apa pun pasti adaaa aja kesempatan untuk jalan dan menjelajah tempat-tempat More...
Kemudian, seperti yang pernah saya singgung, para traveller ini sepertinya memang punya garis tangan yang berbeda. Jadi mau keadaan kayak apa pun pasti adaaa aja kesempatan untuk jalan dan menjelajah tempat-tempat More...
0 comments
like
(2 people liked it)
Jan 25, 2012
Selalu ada cerita dalam setiap perjalanan.
Cerita paling favorit "Sensasi di atas Angkot", menurut gue paling afdol dalam setiap perjalanan itu ya harus nyobain angkutan umumnya. Dari angkutan umum bisa tergambar kebudayaan serta kehidupan sosial masyarakat setempat seperti apa. Dan pas banget saat di bagian itu, gue sedang menikmati naik bus umum antar kota antar provinsi dan sedang di oper di tengah jalan hahahaha Belum lagi harus berhenti di setiap terminal untuk menc
Cerita paling favorit "Sensasi di atas Angkot", menurut gue paling afdol dalam setiap perjalanan itu ya harus nyobain angkutan umumnya. Dari angkutan umum bisa tergambar kebudayaan serta kehidupan sosial masyarakat setempat seperti apa. Dan pas banget saat di bagian itu, gue sedang menikmati naik bus umum antar kota antar provinsi dan sedang di oper di tengah jalan hahahaha Belum lagi harus berhenti di setiap terminal untuk menc
Jul 05, 2009
Interesting! Jadi membangun hasrat untuk jalan-jalan. Walau masih agak ragu. Bagaimana menjadikan travelling bukan sebagai kegiatan mubazir atau untuk kesenangan pribadi aja. Bener kata Tita, caranya adalah menjadikan travelling sebagai sesuatu yang produktif bukan sekedar plesiran.
This is a highly recommended book buat yang baru mau memulai travelling ala backpacker!
This is a highly recommended book buat yang baru mau memulai travelling ala backpacker!
Jan 09, 2011
This book define traveling as meet locals and experience different cultures. Things might need to learn by many travelers to fill their traveloque.
Dec 19, 2010
seperti biasa..gw suka sama buku2 travelling..termasuk buku ini..gw suka dengan pembagian chapternya yang bisa kita baca tanpa takut untuk berhenti dan kehilangan jalan cerita..semuanya terasa menarik..
tapi ni buku terasa sekali kental budaya jawanya yah..mungkin karena matatita nya sendiri asli jawa ya..jadi sambil memperkenalkan budaya dan adat istiadat jawa...
sebenernya pengen ngasih lima bintang..tapi 1 bintangnya dipangkas karena fotonya dikit dan desain halaman dale More...
tapi ni buku terasa sekali kental budaya jawanya yah..mungkin karena matatita nya sendiri asli jawa ya..jadi sambil memperkenalkan budaya dan adat istiadat jawa...
sebenernya pengen ngasih lima bintang..tapi 1 bintangnya dipangkas karena fotonya dikit dan desain halaman dale More...
Jun 08, 2011
Dapet di Istora saat Gramedia Book Fair 27 Januari 2011 seharga 15 rebu perak saja! wohoho
Feb 06, 2012
Feb 04, 2012
Dec 11, 2011
Dec 18, 2011
Sep 03, 2011
Aug 28, 2011
Jul 30, 2011
Jul 21, 2011
Jul 18, 2011
Jun 07, 2011
May 29, 2011
May 18, 2011
Apr 10, 2011
Jan 11, 2012
Mar 02, 2011
Feb 11, 2011
Jan 20, 2011
Jan 19, 2011
Nov 29, 2010
