Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Negeri Sukun” as Want to Read:
Negeri Sukun
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Negeri Sukun

by
3.32  ·  Rating Details  ·  38 Ratings  ·  8 Reviews
“Orang-orang harus mengerti bahwa Negeri Sukun merupakan negeri yang unik. Negeri Sukun adalah negeri dengan ribuan sukun. Bila tidak sukun pun, rupanya adalah dhammatain. Sehingga setiap kali disebut, yang terdengar di akhir nama penduduknya adalah –un. Semua rata, tidak ada yang tidak sama. Kiai Badrun, Jarun, Muslimun, Hindun, Manun, Lailatun, Qomariyatun, Makmun. Semua ...more
Paperback, 238 pages
Published March 2009 by Penerbit Republika
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Negeri Sukun, please sign up.

Be the first to ask a question about Negeri Sukun

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 84)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Truly
Aug 30, 2009 Truly rated it liked it
Ahmad Fuady, yang belum lama lulus dari FKUI, sering dipanggil "Brother Ahmed" oleh teman2 karibnya karena kemampuan Berbahasa Arabnya yang fasih nian, merupakan sosok pria bersahaja dan sayang Ibu.Buktinya, dalam buku ini ada satu bab yang khusus membahas mengenai ibu.

Pintar, rendah hati dan pembawaannya yang tenang, membuat teman2 butuh waktu untuk sadar bahwa buku yang menarik ini dibuat oleh seseorang yang selama ini duduk dalam 1 ruang kuliah yang sama.
Tulisannya menunjukkan bahwa kedewasa
...more
Suzan Oktaria
Aug 21, 2010 Suzan Oktaria rated it liked it
Berbagai tema dirangkum dalam satu risalah pembuka dan empat puluh enam bab. Tema politik, sosial kemasyarakatan, renungan pribadi, keluarga, ritual keagamaan, hingga persoalan cinta dibahas dengan menarik. Tokoh Jarun yang sontoloyo dan Kiai Badrun yang penuh hikmah menjadi rangkaian cerita yang sesekali akan membuat pembaca tertawa, tergelitik, atau bahkan tersindir, sekaligus memberikan masukan dan nasihat yang berharga dalam kehidupan.

Secara umum, buku ini merangkai nasihat lewat cerita yang
...more
Sa`ad Ahyat Hasan
May 09, 2013 Sa`ad Ahyat Hasan rated it liked it
Shelves: pinjam-di-perpus
Well, waktu pertama lihat covernya, saya kira penulis buku ini adalah bang Ahmad Fuadi penulis Negeri 5 Menara. Tapi ternyata saya salah. :D Parahnya lagi, saya baru sadar setelah selesai membacanya. Waktu saya baca biodatanya di halaman terakhir, saya kaget, "loh, Ahmad Fuadi bukannya asli Sumatera Barat ya? kok ini tempat tanggal lahirnya di Jakarta?"

Dan setelah saya baca lengkap biodatanya, barulah saya sadar kalau ternyata yang menulis buku ini bukanlah orang yang sama dengan yang menulis Ne
...more
Arini Rusda
Apr 19, 2012 Arini Rusda rated it really liked it
Recommends it for: young
Shelves: wishlist
Tertarik ma buku ini gegara ada kutipan di tumblr, jadi pingin beli tapi keknya bukunya uda pada out of stock dimana-mana. Cetakan 2009 bung! Akhirnya mutusin nyari di toko onlen, nekat mesen walopun ga ada tulisan ready stocknya. Dan ternyata emang stocknya ga lagi ga ada dan saya memutuskan untuk tetep nunggu sampe ada. Alhamdulillah seminggu kemudian ada berita baik, yey! *ini kok malah cerita gapenting .
Well, buku ini berisi sekitar 40-an cerita pendek tentang lika-liku kehidupan di Negeri S
...more
Fauziyyah Arimi
Jan 30, 2012 Fauziyyah Arimi rated it really liked it
layaknya menyimak cerita-cerita hikmah yang lain, sepertinya buku ini akan cukup menyenangkan untuk dibaca :-)
Siti Zulaichah
Feb 15, 2013 Siti Zulaichah rated it liked it
tausiyah yang disajikan dengan cara berbeda, cerdas, dan sangat menarik.
Indah Threez Lestari
Nov 14, 2015 Indah Threez Lestari rated it liked it
Shelves: indonesian, weeded
991st - 2011
Yulia Syros
Apr 21, 2011 Yulia Syros rated it liked it
Buku bagus.
Romadhon Quraysi
Romadhon Quraysi marked it as to-read
Sep 06, 2015
Abanfauziid
Abanfauziid rated it liked it
Aug 24, 2015
Fernita Leo
Fernita Leo marked it as to-read
Mar 19, 2015
Nurhuda
Nurhuda marked it as to-read
Feb 09, 2015
Rahma Alya
Rahma Alya marked it as to-read
Jan 22, 2015
Ichlas
Ichlas marked it as to-read
Dec 30, 2014
Muhammad Rifqi Saifudin
Muhammad Rifqi Saifudin marked it as to-read
Dec 07, 2014
Dyah Sulanjari
Dyah Sulanjari rated it really liked it
Nov 26, 2014
Rashif Usman
Rashif Usman rated it it was amazing
Sep 14, 2014
Irha Apriliani
Irha Apriliani rated it liked it
Sep 08, 2014
Ufo Pramigi
Ufo Pramigi marked it as to-read
Jul 23, 2014
Ali
Ali rated it really liked it
Jul 20, 2014
Noryunita Rahmah
Noryunita Rahmah rated it liked it
Aug 13, 2014
elli
elli rated it liked it
Apr 22, 2014
Ayu Putri Kharina
Ayu Putri Kharina marked it as to-read
Apr 16, 2014
Aldilas Achmad Nursetyo
Aldilas Achmad Nursetyo marked it as to-read
Mar 12, 2014
Hamda Rizani
Hamda Rizani marked it as to-read
Mar 11, 2014
Uziera
Uziera added it
Feb 19, 2014
Abdul
Abdul marked it as to-read
Feb 18, 2014
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
2929018
Ahmad Fuady adalah dokter muda dengan kecintaan kepada kata-kata yang sedari dulu memikatnya. Begitu, katanya. Lahir di lingkungan madrasah, beranjak besar di pesantren, dan menjejaki kehidupan nyata lewat studi kedokteran membuatnya menikmati hidup tanpa harus terus mengeluh.

Buku pertamanya, "Negeri Sukun: Kelakar Sang Kiai untuk Negeri" ditulisnya semasa masih menjalani pendidikan kedokteran di
...more
More about Ahmad Fuady...

Share This Book



No trivia or quizzes yet. Add some now »

“Justru karena cinta, kamu memelihara dirimu dan dirinya agar tetap mulia. Bila ia mendekat, tetaplah duduk. Karena itu yang menjaga emosi agar tak meletup. Bila ia menjauh, jangan dekati dia sebelum waktunya. Sabar itu jauh lebih istimewa. Atau kalau tak tahan lagi, segeralah datang ke rumah orang tuanya! Itu lebih mulia.” 6 likes
“Dunia memang sudah semakin tua. Entah sudah berapa milyar kali dia mengelilingi matahari sampai membuat isinya berbolak-balik tidak karuan. Sampai manusia lupa bahwa apa yang seharusnya dikatakan dan dilakukan malah terlupa untuk dipraktikkan sendiri.” 4 likes
More quotes…